{"id":34827,"date":"2018-01-21T15:22:11","date_gmt":"2018-01-21T08:22:11","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=34827"},"modified":"2018-01-21T15:23:03","modified_gmt":"2018-01-21T08:23:03","slug":"begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/","title":{"rendered":"Begini Cara Mereka Lestarikan Pencak Silat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-33042 size-medium\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-benny-1-300x91.png?resize=300%2C91\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"91\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG &#8211; Padepokan Pencak Silat Madali Putra (PPSMP) menggelar kegiatan milad yang pertama, dengan jumlah anggota 400 orang dan dilaksanakan langsung di depan halaman Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada 21 januari 2018.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tujuan lahirnya padepokan ini adalah untuk menjaga tradisi nusantara serta melestarikan seni budaya. Dalam milad yang pertama ini, juga dihadiri oleh seni bela diri ormas, H. Heri Heryana, SE.MM, Ketua Satgas Banten, Kesti TTKDH (Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir) dan seluruh anggota padepokan pencak silat Madali Putra, H. Ade Asnawi, Ketua Paguyuban Pendekar Cibaliung, H. Ali Balpas serta tokoh masyarakat Panimbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ahmad Saeroji, Ketua Padepokan Pencak Silat Madali Putra, mengatakan, kegiatan milad yang pertama ini untuk melestarikan budaya bangsa agar tidak tergerus oleh budaya luar yang sekarang banyak yang masuk ke wilayah Banten khususnya di Kabupaten Pandeglang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kami menggelar kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi seluruh anggota padepokan Pencak Silat Madali Putra untuk mempertahankan serta menjaga seni kebudaya bangsa. Memang kami tidak memiliki materi, namun kami punya badan yang siap untuk mengembangkan budaya lokal dan menjaga keutuhan NKRI,&#8221; kata Ahmad Saeroji saat ditemui dilokasi kegiatan, tepatnya di Kampung Soge Ciliman, Desa Panimbang Jaya, Panimbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pihaknya menjelaskan anggota PPSMP kurang lebih sekitar 400 orang, ia menyarankan kepada seluruh anggota untuk dapat melestarikan budaya bangsa lantaran siapa lagi yang bisa menjungjung tinggi seni budaya kalau bukan bangsanya Indonesia sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya akan berpegang teguh untuk terus bisa melestarikan seni budaya dan menjaga tradisi nusantara agar bisa membawanya ke mancanegara,&#8221; lanjut Ahmad Saeroji.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bangbang Sudrajat, Ketua pelaksana kegiatan milad yang pertama, menyampaikan agar pihak Pemerintah megetahui dengan keberadaan Padepokan Pencak Silat Madali Putra, karena selama ini sama sekali belum tersentuh oleh Pemerintah, maka dari itu pihaknya menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk diketahui oleh semua kalangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Terima kasih kepada Muspika Kecamatan Panimbang atas kesediaan tempatnya, lantaran kegiatan ini untuk menyambut dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan tetap mengedepankan budaya bangsa ini harus dilestarikan,&#8221; ujar Bangbang Sudrajat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">AKP L. Wahyu Bintarno, Kapolsek Panimbang, \u00a0menyampaikan, kegiatan ini meskipun hanya yang pertama kalinya, akan tetapi suatu bentuk bahwa ini adalah untuk meningkatkan kebersamaan dari macam-macam Padepokan yang ada di daerah Panimbang, khususnya secara umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Karena sampai saat ini budaya pencak silat kita sudah sedikit terkuras oleh budaya budaya luar jadi siapa lagi kalau bukan masyarakat, dan juga khususnya pembinaan-pembinaan ini berjalan terus untuk mengaktifkan dari semenjak kecil agar menanamkan mereka khususnya dari tingkat SD, SMP serta tingkat SLTA dan secara umum agar mereka mengerti tentang budaya-budaya yang ada dari nenek moyang kita,&#8221; terang Wahyu Bintarno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pihaknya menerangkan, seni budaya khususnya kelompok-kelompok ataupun padepokan-padepokan yang ada, bisa mengikuti event-event yang selalu diselenggarakan seperti kegiatan ini. Khususnya dalam rangka menjaga Kamtibmas secara umum di daerah Panimbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Padepokan Pencak Silat Madali Putra, maka dari itu kegiatan ini harus didukung penuh agar semua antar padepokan untuk dapat berkumpul dan saling bersilaturhami,&#8221; pungkas Wahyu Bintarno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Editor NA<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG &#8211; Padepokan Pencak Silat Madali Putra (PPSMP) menggelar kegiatan milad yang pertama, dengan jumlah anggota 400 orang dan dilaksanakan langsung di depan halaman Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada 21 januari 2018. Tujuan lahirnya padepokan ini adalah untuk menjaga tradisi nusantara serta melestarikan seni budaya. Dalam milad yang pertama ini, juga dihadiri oleh seni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":34828,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[2],"tags":[801,1689,1321],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/01\/pencak-silat.jpg?fit=1131%2C718&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Begini Cara Mereka Lestarikan Pencak Silat - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG &#8211; Padepokan Pencak Silat Madali Putra (PPSMP) menggelar kegiatan milad yang pertama, dengan jumlah anggota 400 orang dan dilaksanakan langsung di depan halaman Kantor Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada 21 januari 2018. Tujuan lahirnya padepokan ini adalah untuk menjaga tradisi nusantara serta melestarikan seni budaya. Dalam milad yang pertama ini, juga dihadiri oleh seni [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-01-21T08:22:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-01-21T08:23:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/01\/pencak-silat.jpg?fit=1131%2C718&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1131\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"718\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/01\/pencak-silat.jpg?fit=1131%2C718&ssl=1\",\"width\":1131,\"height\":718},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/\",\"name\":\"Begini Cara Mereka Lestarikan Pencak Silat - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-01-21T08:22:11+00:00\",\"dateModified\":\"2018-01-21T08:23:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/begini-cara-mereka-lestarikan-pencak-silat\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\",\"name\":\"Benni Madsira\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34827"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34830,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34827\/revisions\/34830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}