{"id":36982,"date":"2018-02-28T13:13:26","date_gmt":"2018-02-28T06:13:26","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=36982"},"modified":"2018-03-01T15:56:37","modified_gmt":"2018-03-01T08:56:37","slug":"sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/","title":{"rendered":"Insiden di Masjid Terjadi Lagi di Jabar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-large wp-image-33524\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/11\/Profil-pitnijar-1024x311.png?resize=640%2C194\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"194\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8211; Kembali publik dikejutkan dengan penganiayaan didalam masjid. Kali ini menimpa seorang seorang muadzin masjid bernama Uyu. Ketika itu Uyu baru saja mengumandangkan adzan, tangan dan kakinya diikat. Entah memiliki kekuatan apa, para pelaku yang coba melukai korban dengan senjata tajam, lari tunggang langgang ketika mengetahui tubuh Muadzin tak bisa dilukai dengan senjata tajam. Kejadian ini terjadi di Masjid Agung Pameungpeuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu dini hari, 28 Februari 2018.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pameungpeuk KH. Hasan Basyari menyatakan, kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh orang yang tidak kenal kepada Uyu, tidak serta merta terjadi, sebelumnya ada teror yang mendahului kejadian naas itu. Beberapa kali diketemukan\u00a0tanda silang tak jauh dari rumahnya. Namun tanda silang ini selalu dihapus oleh petugas ronda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Ancaman dari dulu juga sudah ada sekitar satu minggu yang lalu, memang dari dulu juga sudah ada (yang sengaja memberi) tanda silang, cuman setiap kali ada tanda silang sama tukang ronda selalu dihapus ketika ada tanda silang tersebut, kemudian ketika ada tanda silang seminggu yang lalu \u00a0dan hari ini benar kejadian akan adanya penganiayaan kepada pihak Masjid. Mereka (orang tak dikenal )&#8217;tanya keberadaan saya ke pak Uyu, pak Uyu bilang saya sedang bepergian jauh, orang &#8211; orang itu bilang ke pak Uyu, pembohong kamu,&#8221; kata Hasan ketika dihubungi Buana Indonesia Network.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebelum kejadian penganiyaan, \u00a0Hasan juga mengaku telah mengingatkan kepada pihak Kepolisian. Bahkan ketika ada pertemuan dengan ulama, bahwa ancaman kepada para ulama itu nyata, bahkan dirinya dan muadzin sempat diancam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya ketika pertemuan dengan pihak Kapolres di pendopo, dengan para ulama, saya menyatakan bahwa ancaman kepada ulama itu bukan hoax, itu nyata ada ancaman kepada para ulama dimana-mana, termasuk saya yang diancam dan para muadzin di Pameungpeuk,&#8221; ujar Hasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu setelah kejadian tersebut, pihak pemerintah setempat berencana akan mengumpulkan Koramil, Polsek, MUI, kepala desa dan seluruh elemen masyarakat, untuk mebicarakan hal tersebut dalam rangka menjaga kondusifitas warga yang sampai akhir ini dibuat geger dengan kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mendengar kabar itu, Kapolres Garut\u00a0<span style=\"color: #444444;font-family: AcuminPro, arial, helvetica, sans-serif;font-size: 16px;line-height: 24px;background-color: #ffffff\">AKBP Budi Satria Wiguna<\/span><span style=\"color: #444444;font-family: AcuminPro, arial, helvetica, sans-serif;font-size: 16px;line-height: 24px;background-color: #ffffff\">\u00a0langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ketika dihubungi via telpon selulernya Kapolres meminta waktu mengalami kejadian ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kami mohon waktu ya, sedang di TKP, &#8220;kata Budi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/polling-calon-pemimpin-jabar\/\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-large wp-image-36940\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik-1024x705.jpg?resize=640%2C441\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"441\" srcset=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=1024%2C705&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=300%2C207&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=768%2C529&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=100%2C70&amp;ssl=1 100w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=218%2C150&amp;ssl=1 218w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=696%2C479&amp;ssl=1 696w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=1068%2C735&amp;ssl=1 1068w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?resize=610%2C420&amp;ssl=1 610w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/pilkada-klik.jpg?w=1182&amp;ssl=1 1182w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8211; Kembali publik dikejutkan dengan penganiayaan didalam masjid. Kali ini menimpa seorang seorang muadzin masjid bernama Uyu. Ketika itu Uyu baru saja mengumandangkan adzan, tangan dan kakinya diikat. Entah memiliki kekuatan apa, para pelaku yang coba melukai korban dengan senjata tajam, lari tunggang langgang ketika mengetahui tubuh Muadzin tak bisa dilukai dengan senjata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":152,"featured_media":36972,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[2026],"tags":[2267,115,35,1535],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/korban-tergeletak-depan-mimbar.jpg?fit=1080%2C607&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Insiden di Masjid Terjadi Lagi di Jabar - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8211; Kembali publik dikejutkan dengan penganiayaan didalam masjid. Kali ini menimpa seorang seorang muadzin masjid bernama Uyu. Ketika itu Uyu baru saja mengumandangkan adzan, tangan dan kakinya diikat. Entah memiliki kekuatan apa, para pelaku yang coba melukai korban dengan senjata tajam, lari tunggang langgang ketika mengetahui tubuh Muadzin tak bisa dilukai dengan senjata [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-28T06:13:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-03-01T08:56:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/korban-tergeletak-depan-mimbar.jpg?fit=1080%2C607&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"607\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/korban-tergeletak-depan-mimbar.jpg?fit=1080%2C607&ssl=1\",\"width\":1080,\"height\":607,\"caption\":\"Uyu, ditemukan warga tergeletak depan mimbar mesjid. Pakaian korban terkoyak diduga karena sabetan senjata tajam. Meski demikian tak ada luka ditubuh korban. Uyu diketahui telah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal pada Rabu, 28 Februari 2018.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/\",\"name\":\"Insiden di Masjid Terjadi Lagi di Jabar - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-02-28T06:13:26+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-01T08:56:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/bd45356f43ad3e2f973e0d704e81bd8d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sebelum-insiden-mesjid-pamengpeuk-terjadi-warga-dan-ketua-mui-temukan-tanda-tanda-ini-ada-hubungannya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/bd45356f43ad3e2f973e0d704e81bd8d\",\"name\":\"Fitnijar Prasetia\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36982"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/152"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36982"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36982\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37109,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36982\/revisions\/37109"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36982"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36982"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36982"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}