{"id":39013,"date":"2018-03-28T08:16:38","date_gmt":"2018-03-28T01:16:38","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=39013"},"modified":"2018-03-28T08:16:38","modified_gmt":"2018-03-28T01:16:38","slug":"sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/","title":{"rendered":"Sepanjang Rel Kereta Api Banjar &#8211; Cijulang Banyak Rel dan Bantalan Hilang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-large wp-image-36185\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/Profildede-gumilar-1024x311.png?resize=640%2C194\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"194\" data-recalc-dims=\"1\" \/><br \/>\n<strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, Kota Banjar &#8211; Wacana pemerintah pusat akan mengaktifkan kembali jalur kereta api Banjar- Cijulang masih menyisakan tanda tanya besar, jalur rel yang menghubungkan stasiun Banjar\u00a0dengan stasiun Cijulang itu memiliki panjang sekitar 82,2 Kiometer. Hampir sepanjang jalur tersebut sebagian rel kereta api sudah hilang, entah kemana. Rabu, 28 Marer 2018.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Masyarakat yang saat ini menempati tanah PT. KAI tersebut mulai mempertanyakan prosedur penggantian rumah mereka, tak hanya itu warga sebantaran jalur kereta api di dua kecamatan Banjar dan Pataruman berharap pemerintah mensosialisasikan langsung kepada warga yang tinggal di bantaran jalur kereta api Banjar &#8211; Cijulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Semasa jayanya kereta api Banjar &#8211; Cijulang ini sangat disukai banyak orang, namun sayang, pada tahun 80-an jalur yang berada di bawah kendali\u00a0Daerah Operasi (Daop) II Bandung dinyatakan dinon aktifkan. Semenjak jalur tersebut dinon aktifkan banyak masyarakat yang menggunakan jalur kereta api untuk bangunan, yang sangat disayangkan sepanjang 82, 2 Km 70% rel dan bantalannya hilang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Berdasarkan informasi dari lapangan, salah satu warga yang tinggal di bantaran rel kereta Oji (36) mengatakan, dirinya sudah puluhan tahun menempati tanah PT. KAI, ada yang digunakan untuk rumah, toko, bengkel, dan kontrakan. Oji menyayangkan bahwa jalur rel yang hilang itu diduga akibat dicuri orang yang tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSemenjak dinon aktifkan jalur ini, saya menduga banyak orang yang tidak bertanggung jawab dan tangan-tangan jahil mereka mencuri rel dan bantalan kereta api,\u201d ungkap Oji kepada reporter BUANA INDONESIA NETWORK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Jojon (55) pemilik Rumah makan yang di atas jalur kereta api di Banjar, menuturkan, kalau memang pemerintah akan mengaktifkan kembali jalur Banjar &#8211; Cijulang pemerintah harus mensosialisasikan kepada kami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Silahkan, tapi sayang banyak rel dan material jembatan kereta api setiap besi jembatan yang berada di jalur rel Banjar-Cijulang ikut raib. Tanpa ada penanganan kasusnya.&#8221; Terang Jojon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Tokoh pemuda setempat, Fauzi (40), menyebutkan, sejak tahun 2007, seluruh bangunan yang berdiri di atas tanah milik PT KAI sepanjang 2 Kilometer itu telah menempuh perjanjian hak guna pakai antara warga dengan pihak PT KAI. Masyarakat bayar sewa kepada PT KAI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSetiap warga yang tinggal dan mendirikan bangunan atau usaha di bantaran rel , warga harus membayar iuran ke bagian aset\u00a0PT KAI\u00a0besaran yang bervariasi antara Rp. 600.000 per tahun hingga Rp. 900.000 tergantung besar dan kecilnya bangunan tersebut,\u201d Tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Editor : NA<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-large wp-image-38019\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03-1024x640.jpg?resize=640%2C400\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=1024%2C640&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=300%2C188&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=768%2C480&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=696%2C435&amp;ssl=1 696w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=1068%2C668&amp;ssl=1 1068w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?resize=672%2C420&amp;ssl=1 672w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Adv-gaza-R03.jpg?w=1182&amp;ssl=1 1182w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, Kota Banjar &#8211; Wacana pemerintah pusat akan mengaktifkan kembali jalur kereta api Banjar- Cijulang masih menyisakan tanda tanya besar, jalur rel yang menghubungkan stasiun Banjar\u00a0dengan stasiun Cijulang itu memiliki panjang sekitar 82,2 Kiometer. Hampir sepanjang jalur tersebut sebagian rel kereta api sudah hilang, entah kemana. Rabu, 28 Marer 2018. Masyarakat yang saat ini menempati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":168,"featured_media":39012,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[2326],"tags":[926,2606,316,327],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Rel-KA-Banjar.jpg?fit=1037%2C633&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sepanjang Rel Kereta Api Banjar - Cijulang Banyak Rel dan Bantalan Hilang - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, Kota Banjar &#8211; Wacana pemerintah pusat akan mengaktifkan kembali jalur kereta api Banjar- Cijulang masih menyisakan tanda tanya besar, jalur rel yang menghubungkan stasiun Banjar\u00a0dengan stasiun Cijulang itu memiliki panjang sekitar 82,2 Kiometer. Hampir sepanjang jalur tersebut sebagian rel kereta api sudah hilang, entah kemana. Rabu, 28 Marer 2018. Masyarakat yang saat ini menempati [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-03-28T01:16:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Rel-KA-Banjar.jpg?fit=1037%2C633&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1037\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"633\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/03\/Rel-KA-Banjar.jpg?fit=1037%2C633&ssl=1\",\"width\":1037,\"height\":633,\"caption\":\"Berjejer bangunan dan tempat usaha diatas jalur kereta api Banjar - Cijulang.( BUANA INSONESIA NETWORK \/ Dede Gumilar ).\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/\",\"name\":\"Sepanjang Rel Kereta Api Banjar - Cijulang Banyak Rel dan Bantalan Hilang - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-03-28T01:16:38+00:00\",\"dateModified\":\"2018-03-28T01:16:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/f5c9f81eafe55f2beda4b71def7815e2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/sepanjang-rel-kereta-api-banjar-cijulang-banyak-rel-dan-bantalan-hilang\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/f5c9f81eafe55f2beda4b71def7815e2\",\"name\":\"Dede Gumilar\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39013"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/168"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39013"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39014,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39013\/revisions\/39014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}