{"id":39143,"date":"2018-04-01T17:09:40","date_gmt":"2018-04-01T10:09:40","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=39143"},"modified":"2018-04-01T17:09:40","modified_gmt":"2018-04-01T10:09:40","slug":"mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/","title":{"rendered":"Mengenal Sosok K.H Sanusi, Seorang Ulama yang Seharusnya Menjadi Pahlawan Nasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI &#8211; Aksi dukungan agar KH. Ahmad Sanusi sebagai Pahlawan Nasional kembali didengungkan. Aksi dukungan ini semakin masif mendorong ditetapkannya kyai sohor itu sebagai pahlawan nasional itu pun disusun. Seperti Rencana aksi terkait ini yang \u00a0akan digelar pada 8 April 2018 mendatang. Aksi ini berupa penggalangan surat permohonan terbuka dari seluruh lembaga, institusi, organsiasi masyarakat dan komunitas di Kota Sukabumi dan Jawa Barat.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSesuai persyaratan dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Barat, harus ada surat dukungan sebanyak-banyaknya dari seluruh instansi, lembaga, ormas dan komunitas untuk mengusulkan ke Presiden Jokowi agar memberikan gelar pahlawan nasional ke KH. Ahmad Sanusi,\u201d kata Ketua Panitia Aksi Fajar Laksana pada minggu 1 april 2018.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lanjut fajar, berdasarkan hasil kajian dari para pakar sejarah bahwa KH Ahmad Sanusi sebagai ulama yang menjadi Anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) telah memberikan sumbangsih terhadap pembentukan negara Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cHasil kajian berupa penelitian dan seminar juga sudah lengkap ada di tim TP2GD Jawa Barat,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cNantinya surat dukungan yang ditujukan kepada Pak Jokowi menggunakan kop surat lembaga, ditandatangani oleh ketua dengan cap basah. Isi suratnya memohon kepada Pak Presiden RI agar KH Ahmad Sanusi diberi gelar sebagai pahlawan nasional,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Diungkapkannya, bagi lembaga, institusi, ormas atau komunitas yang ingin membuat surat pernyataan dukungan bisa langsung menghubungi dirinya di nomor 0816634475 dan Ketua DPD PUI Sukabumi Munandi Saleh di 081546833649.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKami harap pada saat aksi 8 April nanti semua surat dukungan sudah terkumpul, semoga KH. Ahmad Sanusi sebagai ulama dan pejuang dapat diberi gelar sebagai pahlwan nasional,\u201d harap Fajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Siapa KH Ahmad Sanusi ?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ahmad Sanusi\u00a0atau dikenal dengan sebutan\u00a0Kiai Haji Ahmad Sanusi\u00a0atau\u00a0Ajengan Genteng\u00a0(lahir\u00a018 September\u00a01889\u00a0di Desa Cantayan,\u00a0Kecamatan Cikembar,\u00a0Kabupaten Sukabumi\u00a0&#8211; meninggal tahun\u00a01950\u00a0di\u00a0Sukabumi\u00a0pada umur 61 tahun) adalah tokoh\u00a0Sarekat Islam\u00a0dan pendiri Al-Ittahadul Islamiyah (AII), sebuah organisasi di bidang\u00a0pendidikan\u00a0dan\u00a0ekonomi. \u00a0Pada awal Pemerintahan\u00a0Jepang, AII dibubarkan dan secara diam-diam ia mendirikan\u00a0Persatuan Umat Islam Indonesia\u00a0(PUII). \u00a0Ia juga pendiri\u00a0Pondok Pesantren\u00a0Syamsul Ulum, Sukabumi.\u00a0Selain itu, Kiai Sanusi juga pernah menjadi anggota\u00a0Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun\u00a01945.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kiai Sanusi adalah putera dari Ajengan Haji Abdurrahim bin Yasin, pengasuh Pesantren Cantayan di Sukabumi. Sebagai putera seorang ajengan (kiai), ia telah belajar ilmu-ilmu keislaman sejak ia masih kanak-kanak, selain ia juga banyak belajar dari para\u00a0Santri\u00a0Senior|senior di pesantren ayahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menginjak usia dewasa, Kiai Sanusi mulai mengaji di beberapa pesantren di\u00a0Jawa Barat. Pada usia 20 tahun, ia menikah dengan Siti Juwariyah binti Haji Afandi yang berasal dari Kebon Pedes,\u00a0Baros, Sukabumi.\u00a0Setelah menikah, ia dikirim ayahnya ke\u00a0Mekah\u00a0untuk menunaikan\u00a0ibadah haji\u00a0sekaligus memperdalam ilmu-ilmu keislaman. Ia belajar di Mekah selama tujuh tahun. Disana Kiai Sanusi mendapat gelar\u00a0imam besar\u00a0Masjidil Haram.\u00a0ia berguru kepada ulama-ulama terkenal, khususnya dari kalangan al-Jawi (Melayu).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada tahun 1915, sepulang belajar dari Mekah, Kiai Sanusi kembali ke\u00a0Indonesia\u00a0untuk membantu ayahnya mengajar di Pesantren Cantayan. Setelah tiga tahun membantu ayahnya, ia mulai merintis pembangunan pondok pesantrennya sendiri yang terletak di Kampung Genteng, sebelah utara desa Cantayan, sehingga ia kemudian dikenal dengan sebutan Ajengan Genteng. Pesantrennya tersebut ia beri nama Pondok Pesantren Syamsul Ulum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketika belajar di Mekah, Kiai Sanusi telah mengenal ide-ide pembaharuan dari\u00a0Syeikh Muhammad &#8216;Abduh,\u00a0Syeikh Muhammad Rasyid Ridla, dan\u00a0Jamaluddin al-Afghani, melalui buku-buku dan majalah aliran pembaharuan di\u00a0Mesir, sehingga pengaruh tersebut menjadikannya ulama pembaharu ketika pulang ke Indonesia.\u00a0Namun demikian, ia tetap tidak meninggalkan mahzabnya, ia tetap mengikuti\u00a0mazhab Syafi&#8217;i\u00a0sebagaimana yang dilakukan kedua gurunya, Syeikh Ahmad Khatib dan Syeikh Mukhtar at-Tarid.\u00a0Bahkan dalam bidang ilmu\u00a0fikih\u00a0yang juga merupakan keahliannya, Kiai Sanusi terkenal sangat kritis terhadap dalam menentukan hukum\u00a0Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam bidang ilmu\u00a0al-Qur&#8217;an, Kiai Sanusi berpendapat bahwa terdapat empat kategori hukum dalam al-Qur&#8217;an, yaitu Berkaitan dengan keimanan dan kebebasan beragama dalam memilih dan menjalankan ketentuan-ketentuan agama, Berkaitan dengan rumah tangga dan pergaulannya seperti pernikahan dan perceraian, keturunan dan kewarisan, Berkaitan dengan prinsip kerjasama antarsesama umat manusia seperti jual-beli, sewa-menyewa, gadai dan lain-lain dan berkaitan dengan pemeliharaan kehidupan, yaitu berupa peraturan pidana dan perdata untuk menghukum di antara sesama manusia yang melakukan kesalahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kanzur ar-Rahmah wa Luth fi Tafsir Surah al-Kahfi, Tajrij Qulub al-Mu\u2019minin fi Tafsir Surah Yasin, Kasyf as-Sa\u2019adah fi Tafsir Surah Waqi\u2019ah, Hidayah Qulub as Shibyan fi Fadlail Surah Tabarak al-Mulk min al-Qur\u2019an, Kasyf adz-Dzunnun fi Tafsir Layamassuhu ilaa al-Muthahharun adalah sejumlah karya Kyai ini dibidang tafsir. Dalam Bidang ilmu fikih, K.H Ahmad Sanusi juga dengan karyanya Tahdzir al-\u2018Awam fi Mufiariyat Cahaya Islam, Al-Mufhamat fi Daf\u2019I al-Khayalat, At-Tanbih al-Mahir fi al-Mukhalith dan masih banyak lagi. Sedang dibidang tasawuf Kyai sohor ini juga dikenal dengan karyanya Mathla\u2019ul al-Anwar fi Fadhilah al-Istighfar, Al-Tamsyiyah al-Islam fi Manaqib al-Aimmah, Fakh al-Albab fi Manaqib Quthub al-Aqthabdan. Tidak hanya tafsir, tasawuf dan fiqih, karya KH Ahmad Sanusi juga dikenal dengan bidang kalam Miftah al-Jannah fi Bayan ahl as-Sunnah wa al-Jama\u2019ah, Tauhid al-Muslimin wa \u2018Aqaid al-Mu\u2019minin, Alu\u2019lu an-Nadhid dan sederet karya kalam lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dari apa yang telah KH Ahmad Sanusi berikan pada bangsa ini, kiranya sudah sangat layak jika pemerintah dan seluruh bangsa ini memberikan penghormatan yang tinggi dengan gelar pahlawan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Anda bisa memberikan dukungan secara nyata terhadap\u00a0gerakan ini dengan cara mendownload format surat dukungan disini :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><a href=\"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/04\/surat-permohonan-penobatan-KH-A-Sanusi-sebagai-pahlawan-nasional.docx\">surat permohonan penobatan KH A Sanusi sebagai pahlawan nasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Silakan download, tambahkan kop surat lembaga, bubuh tandatangan anda dan cap lembaga. Setelah itu mohon kirimkan pada kami ke alamat :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI &#8211; Aksi dukungan agar KH. Ahmad Sanusi sebagai Pahlawan Nasional kembali didengungkan. Aksi dukungan ini semakin masif mendorong ditetapkannya kyai sohor itu sebagai pahlawan nasional itu pun disusun. Seperti Rencana aksi terkait ini yang \u00a0akan digelar pada 8 April 2018 mendatang. Aksi ini berupa penggalangan surat permohonan terbuka dari seluruh lembaga, institusi, organsiasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":39144,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1496],"tags":[2620,47,1075],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/04\/Ajengan_ahmad_sanusi.jpg?fit=199%2C253&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Sosok K.H Sanusi, Seorang Ulama yang Seharusnya Menjadi Pahlawan Nasional - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI &#8211; Aksi dukungan agar KH. Ahmad Sanusi sebagai Pahlawan Nasional kembali didengungkan. Aksi dukungan ini semakin masif mendorong ditetapkannya kyai sohor itu sebagai pahlawan nasional itu pun disusun. Seperti Rencana aksi terkait ini yang \u00a0akan digelar pada 8 April 2018 mendatang. Aksi ini berupa penggalangan surat permohonan terbuka dari seluruh lembaga, institusi, organsiasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-01T10:09:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/04\/Ajengan_ahmad_sanusi.jpg?fit=199%2C253&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"199\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"253\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/04\/Ajengan_ahmad_sanusi.jpg?fit=199%2C253&ssl=1\",\"width\":199,\"height\":253},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/\",\"name\":\"Mengenal Sosok K.H Sanusi, Seorang Ulama yang Seharusnya Menjadi Pahlawan Nasional - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-04-01T10:09:40+00:00\",\"dateModified\":\"2018-04-01T10:09:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/mengenal-sosok-k-h-sanusi-seorang-ulama-yang-seharusnya-menjadi-pahlawan-nasional\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\",\"name\":\"M. Irfan\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39143"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39143"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39143\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39145,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39143\/revisions\/39145"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39144"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}