{"id":44847,"date":"2018-12-21T02:51:52","date_gmt":"2018-12-20T19:51:52","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=44847"},"modified":"2018-12-21T02:54:41","modified_gmt":"2018-12-20T19:54:41","slug":"desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/","title":{"rendered":"Desa Sukalaksana Menjadi Desa OVOC"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-33044\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=300%2C91&#038;ssl=1\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"91\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=300%2C91&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=768%2C233&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=1024%2C311&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=696%2C212&amp;ssl=1 696w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?resize=1068%2C325&amp;ssl=1 1068w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?w=1349&amp;ssl=1 1349w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-deden-solihin-1.png?w=1280&amp;ssl=1 1280w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8212; Mengatasi masalah ketimpangan di Jawa Barat, salah satunya bisa diupayakan dengan menggali potensi desa, dan sentralisasi produksi agar menciptakan nilai tambah.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat sendiri, memiliki 5.312 desa, sehingga memerlukan strategi pemerataan yang khusus karena wilayahnya yang begitu luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Desa-desa ini harus mandiri karena Jawa Barat itu masalahnya ketimpangan. Karena tidak ada daya upaya, potensi, tidak ada ilmu, orang-orang desa frustasi, dan pergi pindah ke kota,&#8221; kata Gubernur yang akrab dipanggil Emil ini, pada Desa Juara Launching Program One Village One Company (OVOC), di Desa Sukalaksana, Kab. Garut, Kamis 20 Desember 2018.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Maka dengan program satu desa satu perusahaan, lanjut Emil, diharapkan masyarakat tetap tinggal di desa, dengan memiliki pekerjaan, dengan penghasilan yang diharapkan setara dengan pendapatan di kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terkait pemasaran, kata Gubernur, dirinya telah membentuk &#8220;off- taker forum&#8221;, atau forum pembeli, untuk memastikan calon pembeli produk-produk yang dihasilkan di desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Setelah ada yang beli, nanti kita bagi ke desa- desa,&#8221; kata Emil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Itulah yang beda dari program yang digagas Gubernur Emil, dimana Pemprov Jabar lah yang mencari pasar. Jika pasar sudah ada, Pemprov Jabar akan mencari desa yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasar yang telah dibuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Rencana modal dasar Rp.100 juta, selanjutnya setelah perusahan bergulir, masuklah ke ekonomi yang sebenarnya, selanjutnya perusahaan desa bisa mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Maka, lewat OVOC inilah, kesejahteraan Indonesia mulai dibangun dari desa-desa Juara di Jawa Barat. Pun cita- cita tersebut harus diraih dengan sinergi semua pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Ini yang disebut teori pentahelix, ada pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat. Teori ini akan kita terus gunakan membangun Jawa Barat,&#8221; kata Gubernur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tak sampai disitu, Emil juga melihat potensi keberadaan perguruan tinggi, yang juga sangat diperlukan dalam mensukseskan program ini dalam hal peningkatan sumber daya manusia, dan menerapkan teknologi-teknologi yang menjadi temuan perguruan tinggi di masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kita tantang nanti alumni-alumni, milenials perguruan tinggi untuk mau tinggal di desa, membuat business plant dan pengembangan desa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu Bupati Garut menyampaikan, bahwa suatu kehormatan Garut menjadi kabupaten terpilih dalam pencanangan program OVOC ini dari sekian ratus desa dan kelurahan yang ada di Jawa Barat, dalam kesempatan itu pula Bupati Garut menyampaikan berbagai potensi yang ada di kabupaten Garut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Garut merupakan daerah yang sangat komplit mulai dari pesisir laut hingga ketinggian gunung ada di kabupaten Garut&#8221;, jelas Bupati Rudy Gunawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sambung Rudy Gunawan, potensi panas bumi yang ada di Garut membawa dampak yang sangat besar bagi pembangunan di kabupaten Garut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Dari bagi hasil dan bonus dari tiga perusahaan panas bumi, Garut mendapatkan lebih dari 55 Milyar Rupiah, belum termasuk CSR yang diberikan perusahaan&#8221;, ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terakhir Rudy Gunawan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Ridwan Kamil atas beberapa bantuan diantaranya bantuan untuk pengembangan obyek wisata Situ Bangendit senilai 30 Milyar rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Tentunya dengan bantuan ini, diharapkan Situ Bagendit bukan saja menjadi tempat wisata bagi Om Wisnu dan Tante Wisnu ( Wisatawan Nusantara ) tetapi Om Wisman dan Tante Wisman ( Wisatawan Mancanegara )&#8221; pungkas Rudy Gunawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saat ini desa Sukalaksana menjadi alah satu desa yang telah menggulirkan &#8216;bisnis&#8217; pariwisatanya dengan memasarkan paket Desa Wisata Ciburial pada aplikasi market pariwisata Jabar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8212; Mengatasi masalah ketimpangan di Jawa Barat, salah satunya bisa diupayakan dengan menggali potensi desa, dan sentralisasi produksi agar menciptakan nilai tambah. Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat sendiri, memiliki 5.312 desa, sehingga memerlukan strategi pemerataan yang khusus karena wilayahnya yang begitu luas. &#8221; Desa-desa ini harus mandiri karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":22,"featured_media":44848,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[2026],"tags":[3447,3446,1847,233,1444],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/12\/rudy.jpg?fit=808%2C570&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Desa Sukalaksana Menjadi Desa OVOC - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT &#8212; Mengatasi masalah ketimpangan di Jawa Barat, salah satunya bisa diupayakan dengan menggali potensi desa, dan sentralisasi produksi agar menciptakan nilai tambah. Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jawa Barat sendiri, memiliki 5.312 desa, sehingga memerlukan strategi pemerataan yang khusus karena wilayahnya yang begitu luas. &#8221; Desa-desa ini harus mandiri karena [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-12-20T19:51:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-12-20T19:54:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/12\/rudy.jpg?fit=808%2C570&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"808\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"570\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/12\/rudy.jpg?fit=808%2C570&ssl=1\",\"width\":808,\"height\":570,\"caption\":\"Gubernur Jawa Barat Moch Ridwan Kamil didampingi Bupati Garut H Rudy Gunawan saat sesi penanaman Pohon dalam kegiatan One Village One Company di desa Sukalaksana Kec Samarang kabupaten Garut\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/\",\"name\":\"Desa Sukalaksana Menjadi Desa OVOC - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-12-20T19:51:52+00:00\",\"dateModified\":\"2018-12-20T19:54:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/8307d9388d6a6dc67dde0e06da65ad55\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/desa-sukalaksana-menjadi-desa-ovoc\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/8307d9388d6a6dc67dde0e06da65ad55\",\"name\":\"Deden Solihin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44847"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/22"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44847"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44850,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44847\/revisions\/44850"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}