{"id":48854,"date":"2019-08-01T23:27:16","date_gmt":"2019-08-01T16:27:16","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?p=48854"},"modified":"2019-08-01T23:27:16","modified_gmt":"2019-08-01T16:27:16","slug":"lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/","title":{"rendered":"Lepas Dari Ketertinggalan Bupati Minta Pemerintah Pusat Tidak Mengabaikan Pandeglang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-33042\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2017\/10\/Profil-benny-1.png?resize=300%2C91&#038;ssl=1\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"91\" data-recalc-dims=\"1\" \/>BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Berdasarkan lampiran Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, nomor 79 tahun 2019 tentang penetapan Kabupaten Daerah tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019, bahwa Kabupaten Pandeglang sudah terentaskan. Namun Pemerintah Kabupaten Pandeglang masih butuh perhatian Pemerintah Pusat karena masih banyak pekerjaan yang belum terentaskan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya menginginkan Pemerintah Pusat tetap memberikan perhatian meski sudah terentaskan, karena masih banyak Desa yang harus segera terentaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Kami berharap pemerintah pusat tidak meninggalkan kami, karena kami masih banyak PR, karena penduduk kami masih miskin, Desa-Desa masih ada yang tertinggal yang harus didampingi menjadi Desa yang mandiri, sehingga saya berharap tidak ada pengurangan perhatian,&#8221; ucapnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis 1 Agustus 2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia mengatakan, dirinya bersyukur setelah ditetapkan menjadi Daerah yang terentaskan dari ketertinggalan, dengan demikian akan membuat peradaban madani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Pertama saya bersyukur, alhamdulilah ini upaya kita semua. Karena tadi, indikatornya pasti ada yang terentaskan, tidak hanya infrastrukur saja, di Pandeglang semakin naik peradaban,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurutnya, saat ini masih terdapat belasan Desa yang masih tertinggal, karena lepas dari kategori tertinggal bukan berarti terentaskan secara keseluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8221; Ada indikator yang dinilai sudah terentaskan dari tertinggal menjadi tidak tertinggal lagi. Tetapi bukan tidak ada Desa tertinggal, masih banyak Desa tertinggal, dari saya memimpin dengan Pak Tanto masih ada 75 Desa tertinggal, tapi sudah terentaskan setiap tahun, sekarang tinggal 17 Desa yang tetinggal lagi&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masih kata Irna, dirinya sering mendapat bullyan dari berbagai Daerah, sebab menjadi Daerah yang dekat dengan Ibu Kota akan tetapi masih tertinggal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Malah ini nama baik dan kehormatan, karena kadang saya juga di bully dekat dengan Ibu Kota tapi masih tertinggal,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, Kadis DPMPD Pandeglang, Taufik Hidayat menuturkan, terdapat kriteria dalam Desa membangun, yang pertama Desa sangat tertinggal, kemudian tertinggal, kemudian berkembang, maju dan mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kriterianya seperti itu, jadi kalau upamanya kita memang masih ada Desa yang sangat tertinggal, kemudian yang tertinggal juga masih ada, jadi tidak menyatakan bahwa Pandeglang tertinggal atau tidak tertinggal, tapi sampai hari ini beberapa Kabupaten di Provinsi Banten itu kan, Pandeglang, Lebak, Tangerang dengan Kabupaten Serang masih tetap kategorinya Desa tertinggal,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia mengatakan, pihaknya terus membangun kabupaten sesuai dengan kebutuhan kebutuhan yang ada desa, karena sudah menjadi kewajiban kabupaten.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Meskipun kita sudah dikatakan desa tidak tertinggal, ya Pandeglang tetap membangun, masa sudah dikatakan tidak tertinggal sama kita ditinggalin kan salah. Kaitan dengan pengentasan kemiskinan Desa yang tertinggal, setiap tahunnya ada belasan Desa yang dientaskan, ada yang 15, ada yang 16, ada yang 17 Desa. Pada tahun ini, ada 16 Desa yang harus kita entaskan, dari Desa tertinggal itu kan banyak parameter yang betul-betul harus dipenuhi, dan harus dientaskan. Contoh, sekarang dari sisi kelistrikan bahwa seluruh warga yang ada di sekitar itu sudah berlistrik sekitar 80 persen lah, kemudian juga kalau mereka bersekolah juga bagus, begitu juga kalau mereka membutuhkan fasilitas kesehatan fasilitas kesehatan juga ada&#8221; Ucap Kepala DPMPD dengan gamblang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Berdasarkan lampiran Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, nomor 79 tahun 2019 tentang penetapan Kabupaten Daerah tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019, bahwa Kabupaten Pandeglang sudah terentaskan. Namun Pemerintah Kabupaten Pandeglang masih butuh perhatian Pemerintah Pusat karena masih banyak pekerjaan yang belum terentaskan. Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":48855,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[268],"tags":[79,4293,52],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2019\/08\/IMG-20190801-WA0066.jpg?fit=1040%2C780&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lepas Dari Ketertinggalan Bupati Minta Pemerintah Pusat Tidak Mengabaikan Pandeglang - BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG &#8211; Berdasarkan lampiran Surat Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, nomor 79 tahun 2019 tentang penetapan Kabupaten Daerah tertinggal yang terentaskan tahun 2015-2019, bahwa Kabupaten Pandeglang sudah terentaskan. Namun Pemerintah Kabupaten Pandeglang masih butuh perhatian Pemerintah Pusat karena masih banyak pekerjaan yang belum terentaskan. Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANAJABAR.CO.ID\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Buanaindonesia@facebook.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-01T16:27:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2019\/08\/IMG-20190801-WA0066.jpg?fit=1040%2C780&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"780\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/\",\"name\":\"BUANAJABAR.CO.ID\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2019\/08\/IMG-20190801-WA0066.jpg?fit=1040%2C780&ssl=1\",\"width\":1040,\"height\":780},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/\",\"name\":\"Lepas Dari Ketertinggalan Bupati Minta Pemerintah Pusat Tidak Mengabaikan Pandeglang - BUANAJABAR.CO.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-08-01T16:27:16+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-01T16:27:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/lepas-dari-ketertinggalan-bupati-minta-pemerintah-pusat-tidak-mengabaikan-pandeglang\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/#\/schema\/person\/c5c5a9070669bf4140db7e22b02dcb27\",\"name\":\"Benni Madsira\",\"sameAs\":[\"Buanaindonesia@facebook.com\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48854"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48856,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48854\/revisions\/48856"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/jabar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}