Warga Keluang Keluhkan Limbah Perusahaan

901 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Masyarakat Desa Keluang Tepat nya di dusun 6 kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin mengeluhkan lingkungan mereka telah tercemar limbah yang di dugah berasal dari PT ODIRA Energy yang mengalir ke sungai serta ke pemukiman warga setempat.

Diketahui, kondisi air saat ini sudah berubah warna menjadi kehitaman dan berbau. Air tersebut diduga telah tercemar limbah milik PT ODIRA Energy yang bergerak di bidang Minyak dan Gas.

Tokoh masyarakat Dusun 6 Desa Keluang Sumedi. mengatakan masyarakat saat ini sudah resah oleh kelakuan pihak perusahaan yang seolah tidak perduli. dengan tercemarnya aliran sungai itu. ya  kita lihat saja sampai saat ini sungai dan sumur kami telah tercemar oleh limbah perusahaan dan dampak nya pun sangat banyak, membuat sejumlah Pohon karet mati di sepanjang aliran sungai tersebut serta menimbulkan bau yang sangat menyengat buat dada sesak dan kalau mandi badan jadi gatal-gatal dan mengakibatkan iritasi pada kulit.

“kalau dulu air dari sumur dan sungai ini  yang kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. baik itu untuk masak, dan lain nya dari sumur ini begitu juga air sungai untuk mencuci atau pun mandi, tapi setelah tercemar Jangankan di gunakan untuk keperluan sehari-hari, kini kondisi air berminyak dan bau yang sangat menyengat hingga menyesakkan dada,” katanya.

Sementara Jang cuk warga lainnya, juga menyampaikan perihal yang sama bahwa warga yang tinggal di dusun 6 Desa Keluang Dan Bertak, lingkungannya telah tercemar oleh limbah perusahaan.

Persoalan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT ODIRA Energy bukan yang pertama kali ini saja Tapi sudah dari dalu, kami sudah menyampaikan keluhan masyarakat kepada pihak perusahaan dan pemerintah setempat tapi tidak ada respon ataupun tindakan sampai saat ini.

“Kami meminta kepada Pihak PT ODIRA Energy agar lebih peduli akan kebersihan lingkungan terutama pada sepanjang lingkungan perusahaan untuk mencegah tercemar nya lingkungan di sekitar yang akan berdampak buruk kepada masyarakat setempat.” harapnya

Bagaimana Menurut Anda?