{"id":10162,"date":"2014-02-02T17:56:56","date_gmt":"2014-02-02T10:56:56","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=10162"},"modified":"2014-02-02T17:56:56","modified_gmt":"2014-02-02T10:56:56","slug":"desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/","title":{"rendered":"Desa Burai Oi Banyak Menyimpan Sejarah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>OGAN<\/strong> <strong>ILIR<\/strong>, <strong>buanaindonesia.com-\u00a0<\/strong>Desa Burai kecamatan Tanjung Batu dengan jarak tempuh berkilo-kilo meter dari kota Kabupaten yang mayoritas masyarakatnya peladang dan petani ternyata menyimpan beragam peninggalan sejarah dan makam tua masa zaman kerajaan Sriwijaya<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satunya adalah pemakaman tua yang sudah ada sejak jaman nenek moyang mereka<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk sampai ke desa burai tadi nya bisa dilalui denagn tansportasi air seperti tongkang dan perahu, namun seiring dengan pemerataan pembangunan di wilayah OI, desa tersebut kini dapat di lalui kendaraan melalui perkantoran terpadu dan dari ibukota kecamatan tanjung batu sekitar dengan jarak tempuh 15 KM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">menurut ceritra nama desa burai sendiri diambil dari kata &#8220;Bumi Raja-Raja Islam&#8221; dimana pada zaman dahulu banyak perantuan dari bangsa arab, bangsa minang dan bangsa komering yang datang untuk berdagang, ataupun pelarian dan menetap di desa tersebut hingga beranak pinak<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masyarakat setempat\u00a0percaya kuburan kuburan tua itu telah ada sejak nenek moyang masyarakat desa burai belum menempati yang notabene nya daerah perarairan dan berbukit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tercatat ada delapan makam tua di dalam desa burai namun makam yang terkenal dan sering didatangi peziarah dari luar kota makam puyang si darah biru dan makam tuan sait yang konon bermarga komering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Makam tuan sait seringkali di kunjungi oleh marga komering yang berhajat datang untuk melihat makam puyang meraka, lain halnya dengan makam\u00a0Sang darah \u00a0putih yang dipercaya oleh masyarakat setempat darah nya berwarna putih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun \u00a0Hingga kini nama asli dari sang darah putih belum diketahui begitu juga \u00a0jenis kelamin nya. dan Makam makam tersebut dudah ada sejak zaman sriwijaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun sayang nya kondisi makam-makam bersejarah tersebut agak kurang terawat dan sedikit kumuh, diharapkan pemerintah kabupaten OI dan Pemerintah Provinsi Sumsel dapat mengagarkan perbaikan kondisi atap dan pagar dari kuburan kuburan bersejarah tersebut. Ungkap saili sekretaris desa Burai saat di bincangi media kemarin (2\/2\/2014).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal senada dikatakan Kepala Desa Burai, Feriyanto. Kondisi kedelapan makam tua tersebut kini tidak terawat dan memprihatinkan padahal makam tua tersebut sudah ada sejak zaman keemasan kerajaan sriwijaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Melalui publikasi media diharapkan agar kira nya pemerintah daerah OI, maupun pemerintah Provinsi Sumatera selatan dapat mengaggarkan rehab bangunan atap makam dan dindingnya agar kondisi peninggalan \u00a0bersejarah dapat terawat dan existensi nya tetap bertahan sampai 3-10 dekade mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Karna percaya atau tidak, benar ada nya atau tidak ada kebenaran nya, bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai pejuang dan tidak melupakan sejarah. Pungkas kepala desa (mie)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10162\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10162\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OGAN ILIR, buanaindonesia.com-\u00a0Desa Burai kecamatan Tanjung Batu dengan jarak tempuh berkilo-kilo meter dari kota Kabupaten yang mayoritas masyarakatnya peladang dan petani ternyata menyimpan beragam peninggalan sejarah dan makam tua masa zaman kerajaan Sriwijaya<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10162\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10162\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":10166,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[6],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Desa Burai Oi Banyak Menyimpan Sejarah - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OGAN ILIR, buanaindonesia.com-\u00a0Desa Burai kecamatan Tanjung Batu dengan jarak tempuh berkilo-kilo meter dari kota Kabupaten yang mayoritas masyarakatnya peladang dan petani ternyata menyimpan beragam peninggalan sejarah dan makam tua masa zaman kerajaan Sriwijaya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-02-02T10:56:56+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/\",\"name\":\"Desa Burai Oi Banyak Menyimpan Sejarah - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2014-02-02T10:56:56+00:00\",\"dateModified\":\"2014-02-02T10:56:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/desa-brunai-oi-banyak-menyimpan-sejarah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":9373,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-daging-sapi-di-oi-tetap-stabil\/","url_meta":{"origin":10162,"position":0},"title":"Harga Daging Sapi Di OI Tetap Stabil","date":"16 Januari 2014","format":false,"excerpt":"OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Harga Daging Sapi yang ada diPasaran wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI) tetap stabil, hal ini terbukti sejak","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11327,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/2014-pkh-oi-sentuh-16-kecamatan\/","url_meta":{"origin":10162,"position":1},"title":"2014 PKH OI Sentuh 16 Kecamatan","date":"27 Februari 2014","format":false,"excerpt":"OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) pada tahun 2014 ini akan menyentuh di 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten OI. Demikian dikatakan kepala dinas sosial kabupaten OI Drs.H.Syarkowi, MSi kepada Buanaindonesia.com Kamis (27\/0214) di ruang kerjanya. Karena menurut Syarkowi PKH untuk tahun 2013 kemarin\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10665,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-tanjung-agung-berebut-air\/","url_meta":{"origin":10162,"position":2},"title":"Warga Tanjung Agung Berebut Air","date":"13 Februari 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, buanaindonesia.com- Sungguh malang nasib yang dialami warga perumahan BTN Desa Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, karna baru beberapa hari tidak ada turun hujan namun sudah kesusahan mendapatkan air bersih,\u00a0padahal jarak perumahan ke pusat ibukota Banyuasin hanya berkisaran 10 KM Untuk mendapatkan Air bersih warga terpaksa harus menuju\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":226,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ditemukan-lagi-air-terjun-baru-di-tanjung-agung\/","url_meta":{"origin":10162,"position":3},"title":"Ditemukan Lagi Air Terjun Baru Di Tanjung Agung","date":"24 Mei 2015","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Masyarakat Kecamatan Tanjung Agung, kembali menemukan lokasi objek wisata air terjun baru, setelah sebelumnya berhasil menemukan air terjun Lemutu, Air Terjun Anak Tehis, dan yang baru-baru ini warga mengenalkan air terjun baru bernama Curup Selingsih, yang berada di Dusun III Desa Tanjung Agung. Menurut warga Desa setempat,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"Warga Temukan Air Terjun Baru","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/05\/FT-Berita-Air-terjun-selingsing-Tanjung-Agung.jpg?fit=620%2C310&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10331,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/asisten-iii-buka-lomba-bidar-di-teluk-serdang\/","url_meta":{"origin":10162,"position":4},"title":"Asisten III Buka Lomba Bidar di Teluk Serdang","date":"6 Februari 2014","format":false,"excerpt":"OGAN ILIR, buanaindonesia.com-\u00a0Lomba\u00a0 bidar yang digelar di Teluk Serdang Desa Tanjung Atap\u00a0 di buka langsung\u00a0 Asisten III Pemkab Ogan Ilir (OI) Wilson Effendi, SH,MSi Rabu (5\/2) 2014 berlangsung meriah. Lomba bidar yang akan berlangsung\u00a0 selama satu pekan ini dalam rangka memperingati HUT Kabupaten OI ke 10 dan Hari jadi Desa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10444,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-sakatiga-minta-perbaiki-drainase\/","url_meta":{"origin":10162,"position":5},"title":"Warga Sakatiga  Minta Perbaiki Drainase","date":"9 Februari 2014","format":false,"excerpt":"\u00a0OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Warga\u00a0 Sakatiga Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir\u00a0 minta diperbaiki drainase Sepanjang jalan mulai dari kantor Kepala Desa hingga jembatan di Dusun satu Sakatiga. Karena drainase yang ada sudah banyak yang tidak berfungsi lagi, ada yang ditumbuhi rumbut bahkan ada yang mulai rusak. \"Disayangkan jika drainase yang ada\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10162"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10162"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10162\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}