{"id":10844,"date":"2014-02-18T21:00:53","date_gmt":"2014-02-18T14:00:53","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=10844"},"modified":"2014-02-18T21:00:53","modified_gmt":"2014-02-18T14:00:53","slug":"nasib-k-2-belum-jelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/","title":{"rendered":"Nasib K-2 Belum Jelas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALEMBANG<\/strong>, <strong>buanaindonesia.com<\/strong>&#8211; Kebijakan Pemerintah Pusat dianggap kurang pas dan kurang memperhatikan terhadap kepentingan publik,<!--more--> demikian hal ini dikatakan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) Yuswar Hidayatullah menanggapi pengumuman K-2 Calon Pegawai Negeri sipil, jumat (14\/02) yang lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKalau kita perhatikan sangat minim sekali pengangkatan tahun ini yang menyangkut kepentingan publik, saran saya kepada pemerintah pusat, seharus memperhatikan para tenaga honorer yang sudah lama mengabdi didaerah itu sehingga harus mendapat prioritas utama,\u201dujarnya politisi Partai PKS ini selasa (18\/02)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dikatakannya, masih banyak kepentingan publik belum terpenuhi seperti kekurangan guru, tenaga kesehatan di daerah-daerah di wilayah Sumsel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia menambahkan, akan mempertanyakan kepada pemerintah pusat tentang nasib K-2 ini, apakah dirumahkan atau masih dikaryakan, kalau pemerintah tidak mampu memberi gaji solusi bagaimana? kita belum tau secara pasti. \u201cSampai sekarang saya belum tau secara pasti nasib K-2 ,\u201d imbuhnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, tenaga yang tidak lulus K-2 yang tidak mau disebut namanya mengatakan, Selayaknya pemerintah pusat atau daerah harus memperjelas terhadap nasib-nasib kami ini pasca pengumuman K-2 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cAku sudah mengabdikan sebagaian jiwaku kependidikan, mohon kiranya pemerintah memperhatikan nasib K-2 yang belum lulusnya ini,\u201d dengan nada melas. (War)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10844\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10844\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, buanaindonesia.com&#8211; Kebijakan Pemerintah Pusat dianggap kurang pas dan kurang memperhatikan terhadap kepentingan publik,<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10844\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10844\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[10],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nasib K-2 Belum Jelas - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG, buanaindonesia.com&#8211; Kebijakan Pemerintah Pusat dianggap kurang pas dan kurang memperhatikan terhadap kepentingan publik,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-02-18T14:00:53+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/\",\"name\":\"Nasib K-2 Belum Jelas - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"datePublished\":\"2014-02-18T14:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2014-02-18T14:00:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nasib-k-2-belum-jelas\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":10774,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/suhardi-harapkan-perhatian-dari-pemerintah\/","url_meta":{"origin":10844,"position":0},"title":"Suhardi Harapkan Perhatian Dari Pemerintah","date":"16 Februari 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, buanaindonesia.com- Suhardi (55) Warga Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin harapkan bantuan dari pemrintah, bagaimana tidak, diusiannya yang sudah lanjut Suhardi yang kesehariannya sebagai kuli ini hanya tinggal seorang diri digubuk reot dengan keadaan yang kurang memungkinkan. ironisnya\u00a0sudah lima tahun menetap di desa tersebut namun dirinya belum juga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10665,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-tanjung-agung-berebut-air\/","url_meta":{"origin":10844,"position":1},"title":"Warga Tanjung Agung Berebut Air","date":"13 Februari 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, buanaindonesia.com- Sungguh malang nasib yang dialami warga perumahan BTN Desa Tanjung Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, karna baru beberapa hari tidak ada turun hujan namun sudah kesusahan mendapatkan air bersih,\u00a0padahal jarak perumahan ke pusat ibukota Banyuasin hanya berkisaran 10 KM Untuk mendapatkan Air bersih warga terpaksa harus menuju\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":54998,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabar-gembira-pemkab-banyuasin-buka-2-732-formasi-guru-nakes-untuk-pppk-2023\/","url_meta":{"origin":10844,"position":2},"title":"Kabar Gembira, Pemkab Banyuasin Buka 2.732 Formasi Guru-Nakes untuk PPPK 2023","date":"19 Juni 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin akan membuka lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga kesehatan (nakes). Total ada 2.732 yang akan diterima. Bupati Banyuasin melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin Erwin Ibrahim. ST. MM, Mba. Menjelaskan bahwa Pemkab Banyuasin akan membuka penerimaan PPPK. Untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/06\/IMG-20230619-WA0053.jpg?fit=1200%2C1164&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":61001,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/perkuat-sinergi-pusat-dan-daerah-bupati-oku-selatan-hadiri-rakornas-2026-menuju-indonesia-emas-2045\/","url_meta":{"origin":10844,"position":3},"title":"Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati OKU Selatan Hadiri Rakornas 2026 Menuju Indonesia Emas 2045","date":"4 Februari 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BOGOR-\u00a0 Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., bersama Wakil Bupati Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2\/2\/2026). Rakornas 2026 mengusung tema \u201cSinergi Pusat dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Oku Selatann&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/02\/Berita.jpg?fit=480%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":48923,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dodi-thia-raih-penghargaan-manggala-karya-kencana-2\/","url_meta":{"origin":10844,"position":4},"title":"Dodi-Thia Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana","date":"5 September 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA-\u00a0 Musi Banyuasin tak pernah berhenti melakukan inovasi dan kontribusi besar terhadap masyarakat, kali ini atas komitmennya terhadap pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga di Bumi Serasan Sekate, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin beserta Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza meraih penghargaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/12\/muba-13.jpg?fit=640%2C421&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":17970,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bupati-ogan-ilir-pangkas-anggaran-skpd\/","url_meta":{"origin":10844,"position":5},"title":"Bupati Ogan Ilir Pangkas Anggaran SKPD","date":"8 April 2015","format":false,"excerpt":"OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Bupati Ogan Ilir H.Mawardi yahya, lakukan efisien anggaran tahun 2015 sebesar Rp 111 Milyar dengan cara memotong 11 kegiatan yang diajukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mawardi Yahya mengatakan dilakukannya pemangkasan anggaran tahun 2015 lantaran adanya pengurangan dana bagi hasil (DBH) Migas oleh pemerintah pusat ditahun 2015.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10844"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10844\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}