{"id":10986,"date":"2014-02-21T13:38:39","date_gmt":"2014-02-21T06:38:39","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=10986"},"modified":"2014-02-21T13:38:39","modified_gmt":"2014-02-21T06:38:39","slug":"184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/","title":{"rendered":"184 Ibu Hamil Masih Tinggal di Pengungsian Sinabung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>MEDAN, buanaindonesia.com<\/strong> &#8211; Sebanyak 184 ibu hamil masih tinggal di Kabanjahe dengan menempati posko penampungan pengungsi erupsi Gunung\u00a0 Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung di\u00a0 Kabanjahe, Jhonson Tarigan ketika dihubungi dari Medan, Jumat (21\/2\/2014),\u00a0 mengatakan pengungsi tersebut dalam keadaan sehat dan tetap diawasi Dinas Kesehatan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Para pengungsi yang hamil itu, menurut dia, tetap diberi makanan bergizi tinggi sehingga diharapkan anak yang mereka lahirkan dalam keadaan sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kita menginginkan pengungsi yang hamil tersebut dapat melahirkan dengan selamat dan tidak ada masalah,&#8221; ucap Jhonson.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia menyebutkan, pengungsi hamil itu, kalau nantinya akan\u00a0 melahirkan diberikan tempat di RSUD Kabanjahe.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tidak mungkin pengungsi tersebut melahirkan di Posko Penampungan, dan tempatnya juga sangat kecil, serta banyaknya warga yang tinggal di lokasi itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo tetap memperhatikan warganya yang hamil dan khususnya penduduk ditimpa bencana alam erupsi gunung Sinabung,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jhonson menambahkan, semakin berkurangnya pengungsi hamil di Posko Penampungan, karena sebagian dari mereka sudah pulang ke rumah masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Pengungsi yang kembali ke desa mereka, karena berada di luar radius 5 kilometer dari kawah kaki gunung Sinabung, dan tempat mereka zona aman,&#8221;\u00a0 ucap juru bicara Pemkab Karo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Data yang diperoleh di Posko Penanggulangan Bencana Sinabung di Kabanjahe, jumlah pengungsi erupsi Sinabung, Kamis (20\/2\/2014) tercatat sebanyak 20.489 orang atau 6.556 kepala keluarga (KK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mereka terdiri dari 8.071 orang laki-laki, dan 8.213 perempuan, 1.808 lanjut usia (lansia), ibu hamil 184 orang dan 1.045 bayi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jumlah pengungsi Sinabung, Selasa (18\/2\/2014) tercatat sebanyak 24.299 orang atau 7.770 KK, 11.491 laki-laki, dan 11.561 perempuan. Pengungsi lanjut usia 1.905 orang, Ibu hamil\u00a0 201 orang dan bayi 1.163 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan status Gunung Sinabung dari level &#8220;Siaga&#8221; menjadi &#8220;Awas&#8221; terhitung mulai Minggu, (24\/11) sekitar pukul 10.00 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Status Awas tersebut berpotensi menyebabkan makin meluasnya lontaran material berukuran 3-4 cm yang jaraknya diperkirakan mampu mencapai 4 kilometer sehingga masyarakat yang bermukim dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung direkomendasikan untuk diungsikan. <em><strong>(kps)<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10986\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10986\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEDAN, buanaindonesia.com &#8211; Sebanyak 184 ibu hamil masih tinggal di Kabanjahe dengan menempati posko penampungan pengungsi erupsi Gunung\u00a0 Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-10986\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-10986\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":10987,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[17],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"184 Ibu Hamil Masih Tinggal di Pengungsian Sinabung - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MEDAN, buanaindonesia.com &#8211; Sebanyak 184 ibu hamil masih tinggal di Kabanjahe dengan menempati posko penampungan pengungsi erupsi Gunung\u00a0 Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-02-21T06:38:39+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/\",\"name\":\"184 Ibu Hamil Masih Tinggal di Pengungsian Sinabung - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2014-02-21T06:38:39+00:00\",\"dateModified\":\"2014-02-21T06:38:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/184-ibu-hamil-masih-tinggal-di-pengungsian-sinabung\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":9898,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sinabung-erupsi-karo-hujan-lumpur\/","url_meta":{"origin":10986,"position":0},"title":"Sinabung Erupsi, Karo Hujan Lumpur","date":"28 Januari 2014","format":false,"excerpt":"MEDAN, buanaindonesia.com- Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali bererupsi, dengan ketinggian kolom mencapai 4 kilometer dari puncaknya, Senin (27\/1\/2014) kemarin. Erupsi itu mengakibatkan hujan lumpur di sejumlah desa di bagian barat Gunung Sinabung. Erupsi terjadi Senin pukul 13.29 dengan luncuran awan panas hingga 4,5 kilometer dari puncak Sinabung.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10756,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/hujan-percepat-pemulangan-pengungsi-sinabung\/","url_meta":{"origin":10986,"position":1},"title":"Hujan Percepat Pemulangan Pengungsi Sinabung","date":"16 Februari 2014","format":false,"excerpt":"KARO, buanaindonesia.com - Setelah letusan Gunung Sinabung di Sumatra Utara 1 Februari 2014 yang menewaskan 17 orang, hujan tidak turun di wilayah itu hingga Jumat lalu.\u00a0 Pada dua hari lalu itu, hujan turun dengan intensitas ringan hingga lebat yang dimulai sejak sore hingga sekitar pukul 20.00 Wib. \"Hujan yang turun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11058,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dipulangkan-pengungsi-kelud-mengaku-telantar\/","url_meta":{"origin":10986,"position":2},"title":"Dipulangkan, Pengungsi Kelud Mengaku Telantar","date":"23 Februari 2014","format":false,"excerpt":"MALANG, buanaindonesia.com- Ratusan warga korban hujan abu vilkanik letusan Gunung Kelud, di Desa Pandasari, Kecamatan Ngantang, mengaku telantar. Hal itu terjadi setelah mereka dipulangkan dari pos pengungsian ke rumah mereka yang sudah hancur. Pengungsi semakin merasa telantar karena langka air bersih. Sumur yang selama ini menjadi tumpuannya tercemari abu vulkanik.Kondisi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11066,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polwan-cantik-hibur-pengungsi-kelud\/","url_meta":{"origin":10986,"position":3},"title":"Polwan Cantik Hibur Pengungsi Kelud","date":"23 Februari 2014","format":false,"excerpt":"MALANG, buanaindonesia.com- Belasan polisi wanita (polwan) menghibur korban letusan Gunung Kelud yang menempati Posko Waduk Selorejo, Batu, Sabtu (22\/2\/2014). Mereka bertugas mulai pagi hari hingga pukul 22.00 WIB.Para polwan ini memang mendapat tugas khusus dari Kapolresta Batu, AKBP Widiyanto Pratomo untuk menghibur dan menenangkan pengungsi sejak hari pertama dievakuasi. Di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10998,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/22-000-pengungsi-kelud-dipulangkan\/","url_meta":{"origin":10986,"position":4},"title":"22.000 Pengungsi Kelud Dipulangkan","date":"21 Februari 2014","format":false,"excerpt":"MALANG, buanaindonesia.com- Sebanyak 22.000 pengungsi korban abu vulkanik letusan Gunung Kelud di Kabupaten Malang dipulangkan ke rumah masing-masing, Jumat (21\/2\/2014). Warga yang dipulangkan tersebut adalah warga yang berada di pengungsian Kota Batu dan Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Para pengungsi diantar oleh beberapa truk milik TNI AD dan mobil PMI Kabupaten\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10763,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/caleg-tebar-pesona-pada-pengungsi-kelud\/","url_meta":{"origin":10986,"position":5},"title":"Caleg Tebar Pesona pada Pengungsi Kelud","date":"16 Februari 2014","format":false,"excerpt":"MALANG, buanaindonesia.com- Sejumlah politisi dari beberapa pengurus partai politik mulai tebar pesona di tempat pengungsian warga korban letusan gunung Kelud di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Bupati Malang, Rendra Kresna pun tak mempersoalkan ulah politisi tersebut. \"Biarkan saja calon anggota legislatif dan semua politisi datang. Saya cuek saja. Yang penting mereka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10986"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}