{"id":11285,"date":"2014-02-27T11:20:48","date_gmt":"2014-02-27T04:20:48","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=11285"},"modified":"2014-02-27T11:20:48","modified_gmt":"2014-02-27T04:20:48","slug":"kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/","title":{"rendered":"KPK: Pemerintah Tidak Perlu Panik Sikapi RUU KUHAP-KUHP"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>JAKARTA, buanaindonesia.com<\/strong>&#8211; Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menilai, pemerintah telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta terkait penyusunan rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Hukum Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP). Misalnya, pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin yang mengatakan bahwa KPK sudah dilibatkan dalam penyusunan dua RUU tersebut.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Diusulkan, tidak perlu panik dan membuat pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta dan kebenaran untuk merespons suatu proses yang keliru dan materi draf perundangan yang bertentangan dengan filosofi dan politik yang sudah ditetapkan TAP MPR dan menjadi pegangan politik penegakan hukum selama ini,&#8221; kata Bambang melalui pesan singkat, Kamis (27\/2\/2014).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bambang menilai, penyusunan RUU KUHP-KUHAP oleh pemerintah tidak mengikuti prinsip open goverment atau pemerintahan yang terbuka dan melibatkan partisipasi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Salah satu syarat untuk itu, maka setiap perubahan adalah pembuatan undang-undang yang menyangkut hidup rakyat banyak harus bersifat terbuka dan mengundang partisipasi publik yang luas,&#8221; kata Bambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terkait RUU KUHP-KUHAP ini, KPK telah mengirimkan surat kepada Presiden, pimpinan DPR, dan pimpinan panitia kerja (panja) RUU KUHP dan KUHAP di DPR. Surat tersebut berisi rekomendasi agar pembahasan dua RUU itu dihentikan dan dibahas oleh DPR dan pemerintah periode 2014-2019. Namun, menurut Bambang, sampai saat ini KPK belum menerima surat balasan resmi dari Presiden, DPR, maupun panja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;De facto, surat itu belum pernah dijawab, kecuali oleh Menteri Hukum dan HAM,&#8221; kata Bambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bambang berpendapat, terkait RUU KUHP-KUHAP ini, pihaknya telah melakukan tata krama birokrasi. Sebelum menyampaikan penolakan secara terbuka kepada media, Bambang mengatakan, KPK sudah dua kali berdiskusi dengan mengundang Menteri Hukum dan HAM serta wakilnya, Denny Indrayana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain itu, lanjutnya, dalam pembicaraan informal, KPK juga sudah meminta untuk dilibatkan dalam pembahasan di DPR. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban KPK untuk menjelaskan kepada publik melalui media sikap penolakan KPK mengenai pembahasan RUU KUHP-KUHAP ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Bila kepentingan publik yang diwakili media ditanyakan kepada KPK, maka wajib bagi KPK menjelaskan secara jelas dan tuntas seluruh pokok pikiran KPK yang ditujukan untuk kepentingan publik itu,&#8221; kata Bambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto meminta KPK tidak banyak bicara ke media terkait penolakan RUU KUHAP-KUHP. KPK dan lembaga penolak lainnya diminta menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM) terkait pasal-pasal yang dianggap melemahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Djoko menegaskan, tidak ada lembaga mana pun, termasuk pemerintah, yang ingin mengebiri kewenangan KPK. RUU usulan pemerintah itu, lanjutnya, sudah disusun sejak 12 tahun lalu, bahkan sebelum KPK berdiri. Penyusunnya pun, katanya, melibatkan para pakar hukum. <em><strong>(kps)<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-11285\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-11285\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, buanaindonesia.com&#8211; Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menilai, pemerintah telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta terkait penyusunan rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Hukum Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP). Misalnya, pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin yang mengatakan bahwa KPK sudah dilibatkan dalam penyusunan dua RUU tersebut.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-11285\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-11285\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":11286,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[17],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KPK: Pemerintah Tidak Perlu Panik Sikapi RUU KUHAP-KUHP - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, buanaindonesia.com&#8211; Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto menilai, pemerintah telah menyampaikan pernyataan yang tidak sesuai dengan fakta terkait penyusunan rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Hukum Undang-Undang Acara Pidana (KUHAP). Misalnya, pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin yang mengatakan bahwa KPK sudah dilibatkan dalam penyusunan dua RUU tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-02-27T04:20:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/\",\"name\":\"KPK: Pemerintah Tidak Perlu Panik Sikapi RUU KUHAP-KUHP - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2014-02-27T04:20:48+00:00\",\"dateModified\":\"2014-02-27T04:20:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-pemerintah-tidak-perlu-panik-sikapi-ruu-kuhap-kuhp\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":11031,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-chandra-hamzah-tak-dilibatkan-bahas-ruu-kuhpkuhap\/","url_meta":{"origin":11285,"position":0},"title":"KPK: Chandra Hamzah Tak Dilibatkan Bahas RUU KUHP\/KUHAP","date":"22 Februari 2014","format":false,"excerpt":"JAKARTA, buanaindonesia.com- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membantah pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin yang mengatakan Chandra M Hamzah dilibatkan dalam tim Tim Persiapan Pembahasan rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) ketika Chandra menjadi pimpinan KPK sekitar 2011. \"Saya coba konfirmasi ke Chandra\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11019,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/menkumham-tak-ada-maksud-mengebiri-kpk\/","url_meta":{"origin":11285,"position":1},"title":"Menkumham: Tak Ada Maksud Mengebiri KPK","date":"22 Februari 2014","format":false,"excerpt":"JAKARTA, buanaindonesia.com- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusi (Menkumham) Amir Syamsuddin menegaskan, tidak ada maksud pemerintah dan tim penyusun rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kibat Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) untuk mengebiri kewenangan KPK melalui revisi dua undang-undang tersebut. Amir mengatakan, penyusunan kedua RUU tersebut dilakukan atas dasar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":10922,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/abraham-dilemahkan-kpk-tetap-berjalan\/","url_meta":{"origin":11285,"position":2},"title":"Abraham : Dilemahkan, KPK Tetap Berjalan","date":"20 Februari 2014","format":false,"excerpt":"JAKARTA, buanaindonesia.com- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyatakan, konsentrasi lembaganya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi tidak akan terpecah meskipun ada upaya dari pihak-pihak tertentu untuk melemahkan KPK, di antaranya melalui sejumlah poin dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). \"Kita tetap berjalan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":21412,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/icw-koruptor-hukumannya-harus-double-bukan-diampuni\/","url_meta":{"origin":11285,"position":3},"title":"ICW: Koruptor Hukumannya Harus Double Bukan Diampuni","date":"8 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"JAKARTA, Buanaindonesia.com- Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai RUU Pengampunan Nasional tidaklah tepat. ICW menilai RUU Pengampunan adalah bentuk dari sesat pikir dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. \"Ya tentu tidak tepat dong. Apa iya orang korupsi tapi karena mengembalikan harta lalu diampuni,\" ujar Kepala Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz. Seperti\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/08-10-2015-ICW.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20564,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/","url_meta":{"origin":11285,"position":4},"title":"Empat Pimpinan DPRD Muba Jadi Tersangka Kasus Suap","date":"21 Agustus 2015","format":false,"excerpt":"JAKARTA-Buanaindonesia.com- Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba, Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba. Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar, Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH, Islan Hanura dan Aidil Fitri\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":55707,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-apriyadi-ingatkan-warga-jangan-membuka-lahan-kebun-dan-hutan-dengan-cara-membaka\/","url_meta":{"origin":11285,"position":5},"title":"Pj Bupati Apriyadi Ingatkan Warga Jangan Membuka Lahan, Kebun dan Hutan Dengan Cara Membakar","date":"3 Juni 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- NAGARA.ID \u2013 Kebakaran atau pembakaran hutan dan lahan menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan. Selain musnahnya ekosistem, kabut asap yang ditimbulkannya menjadi momok yang merusak kehidupan. Pembakaran hutan atau lahan harus diperangi secara komprehensif oleh setiap pihak. Kepala BPBD Kabupaten Muba Pathi Ridwan mengatakan, pelaku pembakaran hutan atau lahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/08\/muba-18-1.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11285"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11285"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11285\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}