{"id":1371,"date":"2014-03-07T09:35:04","date_gmt":"2014-03-07T02:35:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=1371"},"modified":"2014-03-07T09:35:04","modified_gmt":"2014-03-07T02:35:04","slug":"fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/","title":{"rendered":"Fadel Sakit Perut Lihat Garam Impor"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">\n<p><strong><a title=\"Permanent Link to Jabodetabek\" href=\"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/jabodetabek\/\">JAKARTA<\/a><\/strong><strong>, <\/strong><strong><a title=\"Permanent Link to Tentang Kami\" href=\"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/bok-redaksi\/tentang-kami\/\" rel=\"bookmark\">buanaindonesia.com<\/a><\/strong>&#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura.<!--more--> Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &#8220;berdamai&#8221; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.<br \/>\n&#8220;Saya Jumat besok ke Pamekasan. Itu di kapal di Pamekasan bawa garam lagi. Sakit perut saya baca laporan tadi pagi mengenai garam impor,&#8221; ungkap Fadel ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13\/9\/2011).<br \/>\nMenurutnya, kapal tersebut membuat 17 ribu ton garam impor. Padahal, sebelumnya telah ada dukungan dari berbagai pihak untuk mengutamakan garam lokal.<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimana <em>enggak <\/em>saya sakit? Setop impor ini <em>insya Allah <\/em>seterusnya. Setop impor sampai garam kita sedikit dan kita kekurangan. Saya usahakan selama-lamanya. Teman-teman DPR kan dukung, katanya tidak mau impor lagi?&#8221; tutur dia.<\/p>\n<p>Dia mengaku mengenai adanya garam masuk ini akan kembali diekspor atau reekspor, karena menurut Fadel garam dari petani lokal masih menutupi kebutuhan garam nasional. &#8220;Kita bisa reekspor. Kebutuhan kan 1,6 juta ton,&#8221; tambahnya.<br \/>\nSampai sekarang ini Fadel juga mengatakan telah melakukan reekspor garam sebanyak 22 ribu ton. Fadel kekeuh tidak akan melakukan impor lagi walaupun akan ini akan terus melihat kebutuhan garam dalam negeri.<br \/>\n&#8220;Tidak mau saya, pokoknya jangan kita hitung-hitungan dululah. Total reekspor 22 ribu ton, itu total yang direekspor,&#8221; pungkasnya.<br \/>\n<strong>(Sumber: okyzn)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-1371\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-1371\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &#8220;berdamai&#8221; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.<\/p>\n<p>Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &#8220;berdamai&#8221; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.<\/p>\n<p>Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &#8220;berdamai&#8221; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-1371\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-1371\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fadel Sakit Perut Lihat Garam Impor - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &quot;berdamai&quot; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &quot;berdamai&quot; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Jakata, Buanaindonesia- Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah &quot;berdamai&quot; dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-03-07T02:35:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/\",\"name\":\"Fadel Sakit Perut Lihat Garam Impor - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"datePublished\":\"2014-03-07T02:35:04+00:00\",\"dateModified\":\"2014-03-07T02:35:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fadel-sakit-perut-lihat-garam-impor\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":10534,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-kembali-panggil-sengman\/","url_meta":{"origin":1371,"position":0},"title":"KPK Kembali Panggil Sengman","date":"11 Februari 2014","format":false,"excerpt":"JAKARTA, buanaindonesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan pengusaha Sengman Tjahja, Selasa (11\/2\/2014) terkait penyidikan kasus dugaan suap kuota impor daging sapi. Pengusaha yang disebut dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dipanggil sebagai saksi bagi tersangka Maria Elizabeth Liman. \"Diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan suap kuota impor daging\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11743,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kehadiran-mea-bisa-jadi-peluang-sekaligus-ancaman\/","url_meta":{"origin":1371,"position":1},"title":"Kehadiran MEA Bisa Jadi Peluang Sekaligus Ancaman","date":"7 Maret 2014","format":false,"excerpt":"JAKARTA, buanaindonesia.com- Kehadiran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dipandang sebagai peluang sekaligus ancaman bagi sektor pertanian Indonesia. Sebab, MEA memberi kesempatan untuk meningkatkan ekspor, namun di sisi lain dapat mengalahkan komoditas pangan dalam negeri. Melihat hal tersebut, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Muslim Salam menyarankan pemerintah untuk fokus pada\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":22014,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/hj-eliza-alex-noerdin-terima-penghargaan-gemarikan\/","url_meta":{"origin":1371,"position":2},"title":"Hj. Eliza Alex Noerdin Terima Penghargaan Gemarikan","date":"13 November 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Hj Eliza Alex Noerdin Kamis \u00a013 November 2015 menerima penghargaan gerakan memasyaraktkan gemar makan ikan (gemarikan) dari Direktorat\u00a0 Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan, di Jakarta Internasional Expo (JIE) Kemayoran Jakarta. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sri Dewi Titi Sari mengatakan bahwa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/11\/Hj-Eliza.jpg?fit=620%2C310&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12166,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/12166\/","url_meta":{"origin":1371,"position":3},"title":"Cara Membuat Pempek Palembang","date":"13 Maret 2014","format":false,"excerpt":"Buanaindonesia.com - Seluruh Warga Kota palembang Provinsi Sumatera Selatan tidak mungkin lagi jika tidak mengetahui makanan yang namanya Pempek, karena makanan tersebut merupakan makanan khas daerahnya. Bahkan mungkin semua orang palembang bisa membuatnya semua, namun bagi anda yang ada diluar wilayah palembang dan ingin mengetahui bagaimana cara membuat pempek palembang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":11851,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/cara-membuat-siomai-bandung\/","url_meta":{"origin":1371,"position":4},"title":"Cara Membuat Siomai Bandung","date":"8 Maret 2014","format":false,"excerpt":"Untuk Akhir pekan ini tidak ada salahnya kalo mencoba\u00a0 Resep Siomay Bandung, bisa dibilang susah-susah gampang cara membuatnya karna tidak banyak orang yang mengetahui cara pembuatannya. Siomay bandung merupakan makanan ringan yang biasa dijumpai di pinggir jalan atau di tempat makan. Walaupun berasal dari bandung, tapi makanan yang satu ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":12260,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/cara-membuat-pindang-tulang\/","url_meta":{"origin":1371,"position":5},"title":"Cara Membuat Pindang tulang","date":"15 Maret 2014","format":false,"excerpt":"Buanaindonesia.com - Masakan Pindang Tulang ini merupakan Masakan Khas Sumatera Selatan, selain rasanya yang menggugah selera ternyata pindang tulang ini banyak juga yang meminati, terlihat hampir disepanjang rumah makan banyak yang menyediakan menu pindang tulang ini. Berikut ini resep cara membuat pindang tulang\u00a0bagi anda yang ingin mencoba membuatnya dirumah, siapkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1371"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1371\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}