{"id":16239,"date":"2015-01-29T22:04:36","date_gmt":"2015-01-29T15:04:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=16239"},"modified":"2015-01-29T22:04:36","modified_gmt":"2015-01-29T15:04:36","slug":"warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/","title":{"rendered":"Warga Limau Pertanyakan Proyek Normalisai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin mempertanyakan proyek Normalisasi Sungai Batanghari Limau. Pasalnya, saat dilakukan Launching oleh Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian bulan Mei tahun 2014 yang lalu, hingga kini alat belum sampai ke Muara<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua BPD Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin saat diwawancarai di areal lokasi terakhir normalisasi sungai limau mengharap ada kelanjutan proyek atau program tahun 2014 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0&#8220;Setahu kami saat Bupati melaunching, program normalisasi sungai Limau itu \u00a0hingga tembut ke laut, tapi belum sampai kelaut, alat tersebut malah pindah ke Sungai Langkan dan Pulau Harapan atau desa sebelah, sementara kedua sungai tersebut muaranya ada di Limau,&#8221; Kata Madina kamis (29\/01\/14)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Madina mengungkapkan, jika normalisasi itu tidak sampai ke muara batang hari, dihawatirkan akan sia-sia sebab akan mengalami pendangkalan kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kalau pengerukan ditembuskan ke Muara Batanghari Sungai Limau niscaya diharapkan akan dapat menanggulangi banjir di hulu sungai Limau tepatnya di Dusun 1 Desa Limau,&#8221; Kata Madina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dikatakan Madina, Program atau proyek yang menggunakan dana APBD dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuasin yang belum rampung dikerjakan tersebut sepanjang kurang lebih 3 Km lagi dari Muara Sungai Desa Limau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Akibat normalisasi sungai Desa Limau yang nyaris belum rampung itu, menyebabkan transportasi \u00a0warga dusun 1 Desa Limau yang 90 persen pengrajin atap nipa dan nelayan kesulitan melaut dan memetik daun nipa,&#8221; Katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kalau normalisasi ini diselesaikan 3 KM lagi ke muara besar, pastilah warga akan sangat mudah berlayar, dan perekonomian kami akan kembali meningkat,&#8221; Jelas Madina<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua BPD Limau menjelaskan, \u00a0pada tahun 80 an didaerah tersebut adalah jalur transportasi air dari berbagai daerah, namun akibat pendangkalan, saat ini hampir tidak lagi dimanfaatkan (Dk)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-16239\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-16239\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin mempertanyakan proyek Normalisasi Sungai Batanghari Limau. Pasalnya, saat dilakukan Launching oleh Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian bulan Mei tahun 2014 yang lalu, hingga kini alat belum sampai ke Muara. Ketua BPD Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin saat diwawancarai di areal lokasi terakhir normalisasi sungai limau [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-16239\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-16239\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[10],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Limau Pertanyakan Proyek Normalisai - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Warga Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin mempertanyakan proyek Normalisasi Sungai Batanghari Limau. Pasalnya, saat dilakukan Launching oleh Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian bulan Mei tahun 2014 yang lalu, hingga kini alat belum sampai ke Muara. Ketua BPD Desa Limau Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin saat diwawancarai di areal lokasi terakhir normalisasi sungai limau [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-01-29T15:04:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/\",\"name\":\"Warga Limau Pertanyakan Proyek Normalisai - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"datePublished\":\"2015-01-29T15:04:36+00:00\",\"dateModified\":\"2015-01-29T15:04:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-limau-pertanyakan-proyek-normalisai\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":16547,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/normalisasi-sungai-di-banyuasin-diduga-molor\/","url_meta":{"origin":16239,"position":0},"title":"Normalisasi Sungai di Banyuasin Diduga Molor","date":"13 Februari 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Pengerjaan normalisasi sungai limau oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan kabupaten Banyuasin diduga molor, pasalnya sampai saat ini belum selesai dikerjakan. \"Sekarang lagi setop, kurang lebih dua mingguan, menurut infonya karna minyaknya habis\" ucap Jaini kepala desa Pulau kecamatan Sembawa Banyuasin lewat ponselnya jum'at (13\/02\/15) Dikatakannya bahwa Normalisasi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":31372,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/buaya-muara-sungai-limau-kembali-memakan-korban\/","url_meta":{"origin":16239,"position":1},"title":"Buaya Muara Sungai Limau Kembali Memakan Korban","date":"8 Juni 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID,\u00a0BANYUASIN - Buaya Muara Sungai limau kembali menelan korban, kali ini Ibrahim bin Abdul Wahid (26). Warga Desa\u00a0Santan Sari, kecamatan Sembawa kabupaten Banyuasin, ironisnya jasadnya sampai saat ini belum diketemukan. Gatot Saylendra Pelaksana Tugas kepala Desa Santan Sari saat dihubungi membenarkan ada warganya yang dimakan buaya. Dikatakannya, korban meninggalkan rumah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Buaya-muara.jpg?fit=640%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":36197,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/hendak-cuci-tangan-pemancing-ditarik-buaya\/","url_meta":{"origin":16239,"position":2},"title":"Hendak Cuci Tangan, Pemancing Ditarik Buaya","date":"8 Juli 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Warga Banyuasin kembali menjadi korban keganasan buaya muara yang selama ini hidup di perairan Desa Limau Kecamatan Sembawa Banyuasin. Kali ini yang menjadi korban, Arif (18) warga Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Sebelum menjadi korban serangan buaya di perairan Limau, Arif bersama kakaknya bwrnama Agus dan rekannya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/07\/Buaya.jpg?fit=1040%2C621&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":46309,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/babinsa-koramil-430-01-pangkalan-balai-kodim-0430-banyuasin-kawal-musrendes-desa-limau\/","url_meta":{"origin":16239,"position":3},"title":"Babinsa Koramil 430-01 Pangkalan Balai, Kodim 0430 Banyuasin Kawal Musrendes Desa Limau","date":"9 Juli 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Babinsa Koramil 430-01 Pangkalan Balai, Kodim 0430 Banyuasin mengawal Musrendes dan Musrendessus Desa Limau di Balai Pertemuan Desa Limau Kec.Sembawa Kab.Banyuasin kamis (09\/07\/20) Kegiatan Musrendes dan Musrendessus tersebut dipimpin oleh Kades Limau M.Dina dengan dihadiri oleh Babinsa Limau Serma Agusmanto, serta seluruh perangkat desa ,Pendamping desa dari Kecamatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/07\/banyuasin-11.jpg?fit=640%2C421&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":57358,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-banyuasin-turunkan-alat-berat-normalisasi-sungai-gasing\/","url_meta":{"origin":16239,"position":4},"title":"Pj Bupati Banyuasin Turunkan Alat Berat, Normalisasi Sungai Gasing","date":"9 Februari 2024","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Pemkab Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banyuasin akan melakukan normalisasi sungai gasing. Normalisasi ini dimulai dari perumahan Al Ghoni Kelurahan Tanah Mas Indah sampai dengan Kelurahan Sukajadi dan Sukajadi Timur Ujung Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Normalisasi sungai gasing sepanjang 3 Km tersebut merupakan instruksi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/05\/Banyuasin-3.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":16594,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/normalisasi-sungai-mandek-karna-bbm-habis\/","url_meta":{"origin":16239,"position":5},"title":"Normalisasi Sungai Mandek Karna BBM  Habis","date":"16 Februari 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Dinas PU Pengairan mengakui bahwa pengerjaan normalisasi sungai di banyuasin saat ini sedang mandek. Pasalnya dana APBD belum cair sehingga dinas belum bisa melakukan pembelian minyak untuk mobilisasi eksapator. Kepala Dinas PU Pengairan kabupaten Banyuasin Syahrial melalui kepala seksi rehabilitasi Firdaus menjelaskan, pekerjaan normalisasi sungai di banyuasin itu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16239"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16239"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16239\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}