{"id":17439,"date":"2015-03-25T15:56:04","date_gmt":"2015-03-25T08:56:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=17439"},"modified":"2015-03-25T15:56:04","modified_gmt":"2015-03-25T08:56:04","slug":"korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/","title":{"rendered":"Korek-korek tanah, polisi di Aceh dapat batu mustika Rp 22 miliar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Anggota Polisi Air Kepolisian Daerah Aceh, Brigadir Kepala (Bripka) Safrizal menemukan batu Mustika Mani Gajah berawal dari mimpi. Setelah dua kali mimpi, setengah percaya, dirinya menuju ke lokasi yang dimimpikannya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saat tiba di lokasi, Bripka Safrizal mengambil kayu sepanjang dua meter mengorek-ngorek lokasi seperti petunjuk dalam mimpi sedalam 10 sentimeter. Lalu dia menemukan kantong plastik yang berisi batu tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya dapat pertama ini dalam mimpi, pertama saya tidak hirau, tetapi tiga hari setelah mimpi pertama, seakan-akan nyata adanya, maka saya datangi untuk mengambilnya,&#8221; kata Brikpa Safrizal, di Aceh,<em> seperti yang dilansir dilaman merdeka.com, Rabu (25\/3)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Batu fosil Mustika Mani Gajah ini ditemukan sekitar tiga minggu lalu di Kampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Setelah ditimbang di toko emas, batu fosil ini seberat 22,2 gram berwarna putih kristal dibandrol harga Rp 22,2 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah satu minggu ditemukannya fosil Mustika Mani Gajah ini, Bripka Safrizal mengaku mimpi bertemu dengan Presiden Jokowi dan bahunya ditepuk oleh orang nomor satu di Indonesia, seraya memberikan selamat kepadanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya sempat mimpi bertemu Presiden setelah dapat batu ini dan menepuk bahu saya, Pak Presiden bilang selamat untuk saya,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Awalnya, Bripka Safrizal tidak mengetahui sama sekali batu ini memiliki harga selangit. Karena dia suka dengan batu ini, lalu menggantungkannya di leher. &#8220;Baru kemudian dilihat oleh salah seorang kolektor batu, dibilang ini mahal harganya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lantas batu Mustika Mani Gajah yang dia temukan menarik perhatian beberapa orang kolektor. Seorang pengusaha showroom mobil di Banda Aceh sempat menawarkan Rp 5 miliar ditambah satu unit rumah seharga Rp 1 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kemudian seorang sipil yang bekerja di Kodam Iskandar Muda juga menginginkan mustika itu dengan harga Rp 2,5 miliar ditambah satu unit mobil Toyota Rush.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Belum saya lepaskan, saya tetap bertahan dengan harga Rp 1 miliar per gram, jadi totalnya Rp 22,2 miliar,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bila nantinya mustika Mani Gajah laku terjual dengan harga Rp 22,2 miliar, Bripka Safrizal bernazar akan membangun rumah panti suhan anak yatim seharga Rp 3 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rencananya, panti asuhan untuk anak yatim ini akan dibangun di lokasi tempat ditemukannya batu berharga ini yaitu di Kampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Bila tidak ada lahan, dirinya akan mencari lahan lain untuk dibangun panti asuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kalau belum peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan nanti, sepersen pun saya tidak makan uang hasil penjualan barang ini, saya bangun terlebih dahulu panti asuhan,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Barang berharga ini, jelasnya, saat ini disimpan di safety box di BCA Banda Aceh. Siapa pun nanti yang ingin membeli, Bripka Safrizal menyebutkan akan melakukan transaksi di bank ini. <strong>(***)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-17439\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-17439\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Anggota Polisi Air Kepolisian Daerah Aceh, Brigadir Kepala (Bripka) Safrizal menemukan batu Mustika Mani Gajah berawal dari mimpi. Setelah dua kali mimpi, setengah percaya, dirinya menuju ke lokasi yang dimimpikannya. Saat tiba di lokasi, Bripka Safrizal mengambil kayu sepanjang dua meter mengorek-ngorek lokasi seperti petunjuk dalam mimpi sedalam 10 sentimeter. Lalu dia menemukan kantong [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-17439\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-17439\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":17440,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Korek-korek tanah, polisi di Aceh dapat batu mustika Rp 22 miliar - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Anggota Polisi Air Kepolisian Daerah Aceh, Brigadir Kepala (Bripka) Safrizal menemukan batu Mustika Mani Gajah berawal dari mimpi. Setelah dua kali mimpi, setengah percaya, dirinya menuju ke lokasi yang dimimpikannya. Saat tiba di lokasi, Bripka Safrizal mengambil kayu sepanjang dua meter mengorek-ngorek lokasi seperti petunjuk dalam mimpi sedalam 10 sentimeter. Lalu dia menemukan kantong [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-03-25T08:56:04+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/\",\"name\":\"Korek-korek tanah, polisi di Aceh dapat batu mustika Rp 22 miliar - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-03-25T08:56:04+00:00\",\"dateModified\":\"2015-03-25T08:56:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korek-korek-tanah-polisi-di-aceh-dapat-batu-mustika-rp-22-miliar\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":36409,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nenek-asal-aceh-diamankan-polres-banyuasin\/","url_meta":{"origin":17439,"position":0},"title":"Nenek Asal Aceh Diamankan Polres Banyuasin","date":"5 Agustus 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Polres Banyuasin, Sumatera Selatan menangkap seorang kurir narkoba dengan barang bukti sabu seberat 1000 gram. Namun, secara mengejutkan sang kurir adalah seorang nenek berusia 55 tahun bernama Yulinar dengan 5 cucung yang menetap di jalan Merdeka Timur Kota Asan Dusuna Kecamatan Muara Dua Kabupaten Loksmawe Provinsi Aceh ini\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/08\/polres-banyuasin.jpg?fit=640%2C422&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":49320,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wakil-bupati-banyuasin-gelar-sosialisasi-bahaya-narkoba\/","url_meta":{"origin":17439,"position":1},"title":"Wakil Bupati Banyuasin Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba","date":"10 Februari 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Wakil Bupati Banyuasin H. Selamet menggelar sosialisasi Bahaya tentang bahaya Narkoba di SMP Yapi kelurahan Air Batu kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin Sumsel Rabu (10\/02\/21) \"Dengan sosialisasi tentang bahaya narkoba ini diharapkan dapat membuka wawasan para anak didik tentang bahayanya Narkoba bagi kehidupan generasi masa depan bangsa\" kata\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Wakil Bupati Banyuasin Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/02\/FB_IMG_1613802149232.jpg?fit=720%2C405&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13197,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/tiga-orang-warga-aceh-tewas-ditemba-orang-tak-dikenal\/","url_meta":{"origin":17439,"position":2},"title":"Tiga Orang Warga Aceh Tewas Ditemba Orang Tak Dikenal","date":"1 April 2014","format":false,"excerpt":"ACEH, Buanaindonesia.com- Tiga orang termasuk seorang bocah kecil, tewas ditembak sekelompok orang bersenjata dengan menaiki sepedah motor saat berada didalam kendaraan\u00a0 simpatisan Partai Aceh Bireuen di jalan Banda Aceh-Medan senin (31\/03\/14) malam. Tiga orang penumpang yang tewas tersebut merupakan satu keluarga , yakni Juwaini (29), Azirawati (28) dan Khairul Akbar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":61917,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mimpi-ekonomi-warga-pulau-harapan-yang-tertahan-di-bangunan-koperasi-mangrak\/","url_meta":{"origin":17439,"position":3},"title":"Mimpi Ekonomi Warga Pulau Harapan yang Tertahan di Bangunan Koperasi Yang Masih Mangrak","date":"28 Juli 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN \u2013 Di atas lahan yang seharusnya mulai berdenyut dengan aktivitas ekonomi warga, Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, justru berdiri bisu. Tidak ada deru mesin, tidak ada dentang palu, apalagi lalu lalang pekerja. Proyek yang digadang-gadang jadi tumpuan harapan baru bagi masyarakat desa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/07\/Bangunan.jpg?fit=640%2C339&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":32879,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kedapatan-membawa-sajam-dan-mengaku-orang-pintar-zakaria-diciduk-polisi\/","url_meta":{"origin":17439,"position":4},"title":"Kedapatan Membawa Sajam dan Mengaku Orang Pintar Zakaria Diciduk Polisi","date":"27 Agustus 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MURATARA - Zakaria alias Jake (47) warga desa Lesung Batu Muda Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib. Sebab ulahnya sudah meresahkan masyarakat, banyak ngelabuhi masyarakat dengan mengaku sebagai orang pintar. Pelaku berhasil diciduk polisi saat tengah sendirian berjalan kaki dari desanya menuju desa Batu gajah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"Kedapatan Membawa Sajam dan Mengaku Orang Pintar Zakaria Diciduk Polisi","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/08\/IMG-20170827-WA0086.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":30968,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sat-narkoba-polres-lubuklinggau-gagalkan-peredaran-sabu-senilai-15-miliar\/","url_meta":{"origin":17439,"position":5},"title":"Sat Narkoba Polres Lubuklinggau Gagalkan Peredaran Sabu Senilai 1,5 Miliar","date":"13 Mei 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA, LUBUKLINGGAU - Pemberantasan narkoba terus digiatkan oleh satuan narkoba Polres Lubuklinggau. Ini terbukti dengan digagalkannya peredaran Narkotika jenis sabu dengan berat total 700,34 gram senilai Rp 1,5 Miliar milik sindikat narkoba antar provinsi. Dan diketahui narkoba berasal dari Provinsi Aceh. Jum'at (12\/5\/2017). Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujanga, didampingi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Kriminal&quot;","img":{"alt_text":"Sat Narkoba Polres Lubuklinggau Gagalkan Peredaran Sabu Senilai 1,5 Miliar","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/05\/Polres-lubuk-linhgau.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17439"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17439\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}