{"id":19033,"date":"2015-04-27T14:35:12","date_gmt":"2015-04-27T07:35:12","guid":{"rendered":"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/?p=19033"},"modified":"2015-04-27T14:35:12","modified_gmt":"2015-04-27T07:35:12","slug":"harga-dukuh-kini-melonjak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/","title":{"rendered":"Harga Buah Duku Kini Melonjak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Musim buah duku di Kabupaten Muara Enim sekarang ini sudah mulai berakhir. Terpaksa pedagang buah duku di Kota Tanjung Enim kembali mendatangkan buah terkenal manis tersebut dari luar daerah. Seperti buah duku yang berasal dari Muara Enim, Ujan Mas, dan Benakat sudah habis.<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_19034\" aria-describedby=\"caption-attachment-19034\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.buanaindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/FT-berita-3-buah-duku.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-19034 size-medium\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/www.buanaindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/FT-berita-3-buah-duku-300x150.jpg?resize=300%2C150\" alt=\"Prdagang buah dukuh di Muaraenim\" width=\"300\" height=\"150\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-19034\" class=\"wp-caption-text\">Prdagang buah dukuh di Muaraenim<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Sekarang yang ada hanya buah duku dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), jumlahnya juga tidak terlalu banyak. Tetapi buah tersebut harganya cukup mahal dan mencapai Rp 10 ribu per kilogramnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kaget banget waktu nanya samo yang jual, katanya Rp 10 ribu per kilo. Padahal sebelumnya saya beli 3 kilogram Rp 10 ribu rupiah,&#8221;ucap Sella, warga Tanjung Enim, Senin (26\/04\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, dirinya tidak menampik, meski harganya cukup mahal tetapi rasanya tetap manis. Menurutnya, duku-duku tersebut dagingnya tebal dan buahnya lumayan besar. Ia mengakui, semenjak musim buah duku di wilayah Ujan Mas Muara Enim ini habis, tidak banyak lagi pedagang buah duku yang ada di Tanjung Enim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Sekarang memang sudah sedikit penjualnya. Dan pedagang pun tidak mempunyai stok banyak. Seperti pedagang buah duku yang mangkal di sekitar monpera itu,&#8221;imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ditambahkan Harto, warga lain mengungkapkan, musim buah duku memang sudah mulai habis. Akan tetapi, setiap hari di Kota Tanjung Enim masih saja ada pedagang duku yang menjual. Karena buah duku tersebut memang menjadi makanan kesukaan keluarganya, meski harganya mahal Ia tetap membeli buah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Masih tetap beli berapapun harganya, anak-anak saya seneng banget buah duku. Tetapi pas beli sempat kaget juga. Naiknya 3 kali lipat dari sebelumnya,&#8221;ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, hasil pantauan dibeberapa pedagang buah yang ada. Bahwa para pedagang mengaku sekarang ini buah duku sudah sulit didapat. Menurut mereka, buah duku yang berasal dari daerah lokal selama ini sudah habis. Sedangkan para pedagang mendapatkan buah tersebut dari luar daerah dengan jumlah yang terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Sudah tidak panen lagi duku lokalnya. Ini duku dari OKI, sebentar lagi juga sudah habis dari sana. Sudah sulit sekarang mencarinya,&#8221;ungkap salah seorang pedagang yang mangkal di sekitar monpera Tanjung Enim. (<strong>Siswanto<\/strong>)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/www.buanaindonesia.com\/2015\/03\/31\/harga-buah-dukuh-anjlok-ini-penyebabnya\">Harga Buah Dukuh Anjlok<\/a><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-19033\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-19033\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Musim buah duku di Kabupaten Muara Enim sekarang ini sudah mulai berakhir. Terpaksa pedagang buah duku di Kota Tanjung Enim kembali mendatangkan buah terkenal manis tersebut dari luar daerah. Seperti buah duku yang berasal dari Muara Enim, Ujan Mas, dan Benakat sudah habis. Sekarang yang ada hanya buah duku dari Kabupaten Ogan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-19033\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-19033\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":19056,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[10],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/04\/pejual-buah-duku.jpg?fit=620%2C310&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Harga Buah Duku Kini Melonjak - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Musim buah duku di Kabupaten Muara Enim sekarang ini sudah mulai berakhir. Terpaksa pedagang buah duku di Kota Tanjung Enim kembali mendatangkan buah terkenal manis tersebut dari luar daerah. Seperti buah duku yang berasal dari Muara Enim, Ujan Mas, dan Benakat sudah habis. Sekarang yang ada hanya buah duku dari Kabupaten Ogan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-04-27T07:35:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/04\/pejual-buah-duku.jpg?fit=620%2C310&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"310\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/04\/pejual-buah-duku.jpg?fit=620%2C310&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":310},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/\",\"name\":\"Harga Buah Duku Kini Melonjak - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-04-27T07:35:12+00:00\",\"dateModified\":\"2015-04-27T07:35:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-dukuh-kini-melonjak\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":17559,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-buah-dukuh-anjlok-ini-penyebabnya\/","url_meta":{"origin":19033,"position":0},"title":"Harga Buah Dukuh Anjlok, Ini Penyebabnya","date":"31 Maret 2015","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Harga buah dukuh di kabupaten Muaraenin mengalami penurunan yang cukup drastis, \u00a0dari Rp 18 ribu per kilo anjlok menjadi Rp 2 ribu per kilo. Eman (35), salah seorang pedagang duku di Pasar Kota Tanjung Enim, Muaraenim mengatakan, sekarang buah duku dipasaran anjlok karna panen serentak sehingga membanjiri\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":305,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jembatan-gantung-rusak-hasil-panen-susah-diangkut\/","url_meta":{"origin":19033,"position":1},"title":"Jembatan Gantung Rusak, Hasil Panen Susah Diangkut","date":"2 Juni 2015","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Petani di Desa Padang Bindu Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim mengeluh sulit mengeluarkan hasil buminya karena jembatan gantung di desanya mengalami rusak berat. Para Petani terpaksa harus mengangkut hasil panennya dengan cara memikul dan berjalan kaki berkilometer menuju desa mereka. Karena papan jembatan gantung yang setiap hari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"jembatan gantung rusak","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/jembatan-gantung-di-Muara-Enim.jpg?fit=620%2C310&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1218,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kejari-muara-enim-tahan-kades-kepur\/","url_meta":{"origin":19033,"position":2},"title":"Kejari Muara Enim Tahan Kades Kepur","date":"18 November 2015","format":false,"excerpt":"MUARAENIM, Buanaindonesia.com - Setelah dinyatakan P21, akhirnya penyidik Polres Muara Enim melimpahkan berkas perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Kepur Kecamatan Muara Enim, Sumardi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Enim. Tersangka Kades Kepur Sumardi ditahan Kejari Muara Enim dengan dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan selama 20\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/11\/korban-kades-beserta-keluarganya.jpg?fit=640%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":29022,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polisi-ungkap-pelaku-pencurina-buah-sawit\/","url_meta":{"origin":19033,"position":3},"title":"Polisi Ungkap Pelaku Pencurina Buah Sawit PT PN","date":"2 Maret 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL -\u00a0Tim Opsnal Polsek Betung kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencuri buah sawit milik PTPN VII. Pelaku ditangkap berjumlah dua orang, antara lain Iran Sosiawan bin Ujud Junaidi (Alm) warga Desa Sukamulya Rt.05 Kelurahan Betung Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel dan Arianto Bin Sardi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/pelaku-pencuri-buah-sawit-saat-diamankan-polisi.jpg?fit=640%2C626&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1977,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/strawberry-semende-potensi-ekonomi-warga\/","url_meta":{"origin":19033,"position":4},"title":"Strawberry Semende Potensi Ekonomi Warga","date":"11 Maret 2016","format":false,"excerpt":"MUARAENIM, Buanaindonesia.com-\u00a0Sumber daya alam (SDA) di wilayah Semende sungguh luar biasa. Khususnya di bumi Semende Darat Ulu (SDU), kebun strawberry milik petani setempat mempunyai potensi bagus untuk ekonomi warga selain hasil kopi. Salah satunya kebun strawberry PURBA yang ada di Desa Segamit. Tempat itu sudah dua tahun terakhir menjadi tempat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/Strawberry-Semende-Potensi-Ekonomi-Warga.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":38898,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/gubernur-sumsel-hadiri-festival-durian-muara-enim\/","url_meta":{"origin":19033,"position":5},"title":"Gubernur Sumsel Hadiri Festival Durian Muara Enim","date":"31 Januari 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM - Kabupaten Muara Enim resmi melaunching ajang Colorful Muara Enim Festival 2019 yang dihelat di Kawasan Wisata Air Terjun Curup Tenang, Desa Bedegung , Kecamatan Tanjung Agung, Rabu (30\/01\/2019).\u00a0 Colorful Muara Enim Festival 2019 diawali Festival Buah Durian yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muara Enim&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/01\/siswanto.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19033"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}