{"id":20564,"date":"2015-08-21T16:35:04","date_gmt":"2015-08-21T09:35:04","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=20564"},"modified":"2015-08-21T16:35:04","modified_gmt":"2015-08-21T09:35:04","slug":"empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/","title":{"rendered":"Empat Pimpinan DPRD Muba Jadi Tersangka Kasus Suap"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_20565\" aria-describedby=\"caption-attachment-20565\" style=\"width: 620px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-20565\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?resize=620%2C320\" alt=\"Anggota DPRD Muba fraksi PDIP Bambang Karyanto (kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (20\/6). Dalam operasi tangkap tangan KPK di Muba, KPK menahan 4 tersangka yakni Kepala DPPKAD Syamsudin Fei, Kepala Bappeda Faisyar, Anggota DPRD fraksi PDIP Bambang Karyanto, dan dari fraksi Gerindra Adam Munandar. Foto : INT\" width=\"620\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?w=620&amp;ssl=1 620w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?resize=300%2C155&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20565\" class=\"wp-caption-text\">Anggota DPRD Muba fraksi PDIP Bambang Karyanto (kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (20\/6). Dalam operasi tangkap tangan KPK di Muba, KPK menahan 4 tersangka yakni Kepala DPPKAD Syamsudin Fei, Kepala Bappeda Faisyar, Anggota DPRD fraksi PDIP Bambang Karyanto, dan dari fraksi Gerindra Adam Munandar. Foto : INT<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>JAKARTA-Buanaindonesia.com- Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba, Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nKetua DPRD Muba, Riamon Iskandar, Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH, Islan Hanura dan Aidil Fitri ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik KPK menemukan dua alat bukti yang cukup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n&#8220;Setelah melakukan gelar perkara dari keterangan saksi dan tersangka, dan bukti-bukti yang ditemukan maka penyidik menyimpulkan terjadi dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh RI (Riamon Iskandar), DAH (Darwin AH), IH (Islan Hanura), dan AF (Aidil Fitri),&#8221; kata Pelaksana Tugas (Plt) Komisioner KPK, Johan Budi SP, seperti yang dilansir dilaman KPK<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nKeempat pimpinan DPRD Muba ini disangka menerima suap dari pihak Pemerintah Kabupaten Muba yang diserahkan melalui Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba Fasyar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nAtas tindakan tersebut, keempatnya dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b, atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 KUHP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n&#8220;Kalau dilihat dari pasal yang disangkakan kepada tersangka, tersangka-tersangka ini termasuk ke dalam kategori penerima (suap),&#8221; kata Johan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nDengan penetapan empat pimpinan DPRD Muba sebagai tersangka, KPK telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus ini. Termasuk Bupati Muba, Pahri Azhari, dan istrinya Lucianty Pahri yang juga anggota DPRD Sumsel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nSebelumnya, KPK terlebih dahulu menetapkan anggota DPRD Muba dari PDIP Bambang Karyanto, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Adam Munandar, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba, Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Beppeda) Muba, Fasyar ditetapkan sebagai tersangka. Keempat orang tersebut menjadi tersangka setelah ditangkap tangan tim Satgas KPK pada 19 Juni 2015 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nSaat penangkapan empat tersangka, penyidik KPK menemukan uang tunai sekitar Rp2,5 miliar dalam pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam tas merah marun yang diduga uang suap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nUang tersebut diduga terkait Rapat Paripurna DPRD Muba yang membahas LKPJ Bupati Muba, Pahri Azhari tahun 2014 dan pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nBerdasar informasi, uang yang disita KPK berasal dari urunan Dinas PUBM sebesar Rp 2 miliar, Dinas PUCK sebesar Rp 500 juta, Dispora dan Pariwisata sebesar Rp 35 juta, dan Kadinas Pendidikan Nasional sebesar Rp 25 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Uang tersebut merupakan bagian dari komitmen yang harus diberikan Pemkab Muba kepada pihak DPRD yang mulanya diminta sebesar Rp 20 miliar atau 1 persen dari nilai belanja Kabupaten Muba sebesar Rp 2 triliun. Namun, setelah negosiasi, pihak Pemkab dan DPRD sepakat dengan nilai komitmen sebesar Rp 17 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nSebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT), pihak Pemkab telah memberikan uang sebesar Rp 2,65 miliar kepada DPRD terkait pembahasan APBD 2015 dan Rp 200 juta untuk pengesahan APBD Muba 2015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nDiduga, uang sebesar Rp 2,65 miliar yang pertama kali diserahkan Pemkab kepada DPRD berasal dari kantong pribadi Lucianty Pahri, istri dari Pahri Azhari yang juga anggota DPRD Provinsi Sumsel 2014-2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nPasangan suami istri itu merupakan kader PAN. Dari kantong Lucy, uang sebesar Rp 2,65 miliar kemudian diberikan kepada Kepala DPPKAD Muba Syamsudin Fei untuk diberikan kepada pihak DPRD melalui seorang kurir pada bulan Februari lalu. Seluruh anggota DPRD Muba yang berjumlah 45 orang disebut menerima uang suap dengan nilai bervariasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nSebanyak 33 anggota DPRD Muba disebut masing-masing menerima Rp 50 juta. Delapan Ketua Fraksi masing-masing menerima Rp 75 juta, sementara Pimpinan DPRD yang berjumlah empat orang masing-masing menerima Rp 100 juta. <strong>(Ward)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-20564\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-20564\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA-Buanaindonesia.com- Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba, Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba. Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar, Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH, Islan Hanura dan Aidil Fitri ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-20564\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-20564\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":5,"featured_media":20565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[4],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?fit=620%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Empat Pimpinan DPRD Muba Jadi Tersangka Kasus Suap - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA-Buanaindonesia.com- Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba, Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba. Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar, Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH, Islan Hanura dan Aidil Fitri ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-21T09:35:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?fit=620%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?fit=620%2C320&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":320,\"caption\":\"Anggota DPRD Muba fraksi PDIP Bambang Karyanto (kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (20\/6). Dalam operasi tangkap tangan KPK di Muba, KPK menahan 4 tersangka yakni Kepala DPPKAD Syamsudin Fei, Kepala Bappeda Faisyar, Anggota DPRD fraksi PDIP Bambang Karyanto, dan dari fraksi Gerindra Adam Munandar. Foto : INT\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/\",\"name\":\"Empat Pimpinan DPRD Muba Jadi Tersangka Kasus Suap - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-08-21T09:35:04+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-21T09:35:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e1bfb7f65c7394cae9389d61fb9a1c9a\",\"name\":\"Koresponden\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/76f3b7852ae383e956870dba0654cb91?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Koresponden\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":21051,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/","url_meta":{"origin":20564,"position":0},"title":"Uang Suap Muba Dimasukkan Dalam Kresek Bekas Cabe","date":"17 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Ridwan alias Iwan, mantan sopir pribadi tersangka Bambang Karyanto mengaku mengetahui secara detail kronologis pemberian uang dari terdakwa Syamsudin Fei (Kepala DPPKAD Musi Banyuasin) dan Fiasyar (Kepala Bappeda Muba) kepada seluruh anggota DPRD Muba. Iwan diperintah untuk mengurusi pembagian uang suap pengesahan APBD Muba 2015 tersebut. Hal itu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19880,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/orang-nomor-satu-di-muba-dicekal-kpk\/","url_meta":{"origin":20564,"position":1},"title":"Orang Nomor Satu di Muba Target Dicekal KPK","date":"21 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengajukan pencekalan untuk Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari, terkait penyidikan terhadap empat tersangka yang diciduk dalam operasi tangkap tangan, (OTT) Sabt 20 Juni 2015 yang lalu \"Sekarang ini, bupati sudah diajukan permohonan cekal oleh KPK ke Ditjen Imigrasi,\" kata Pelaksana Tugas Pimpinan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Pahri.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19843,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-pejabat-birokrat-dan-dua-politisi-muba-di-sikat-kpk-di-sumsel\/","url_meta":{"origin":20564,"position":2},"title":"Dua Pejabat\u00a0 Birokrat, dan dua Politisi Muba di Sikat KPK di Sumsel","date":"20 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com-\u00a0 Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan\u00a0 Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sebuah hotel di Km 12 Sukarami, Palembang, \u00a0Jumat 19 Juni 2016. Hari ini, Sabtu 20 Juni 2015\u00a0 akan diterbangkan ke Jakarta. Para OTT tersebut, diterbangkan ke Jakartadengan menggunakan pesawat \u00a0Garuda dengan nomor penerbangan GA 111. Pejabat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/4-terduga-yang-ditangkap-KPK-diterbangkan.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19872,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pdi-perjuangan-sumsel-sudah-mengusul-ke-pusat-bkr-untuk-dipecat\/","url_meta":{"origin":20564,"position":3},"title":"PDI Perjuangan Sumsel, Sudah mengusulkan ke Pusat BKR untuk Dipecat","date":"21 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia- Kader Partai PDI Perjuangan, Bambang Karyanto, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (19\/6) yang lalu, diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat \u00a0(DPP) untuk dipecat dari keanggotaan Partai. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah \u00a0(DPD) PDI-Perjuangan Sumsel, H.M\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Giri.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21048,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-suap-muba-kembali-digelar-jpu-kpk-hadirkan-8-saksi\/","url_meta":{"origin":20564,"position":4},"title":"Sidang Suap Muba Kembali Digelar, JPU KPK Hadirkan 8 Saksi","date":"17 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang kembali menggelar sidang dugaan suap RAPBD Musi Banyuasin dengan dua terdakwa Syamsudin Fei, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, Aset Daerah (DPPKAD) Muba dan Faisyar, Kepala Bappeda Muba, Kamis (17\/9). Dalam sidang ini, jaksa penuntut umum (JPU) KPK menghadirkan delapan saksi. Dari data\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015-sidang-suap-muba-di-pengadilan-tipikor-palembang.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19854,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-dalami-inisiator-pemberi-suap-rapbd-p-muba\/","url_meta":{"origin":20564,"position":5},"title":"KPK Dalami Inisiator Pemberi Suap RAPBD-P Muba","date":"20 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami inisiator pemberian suap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel). Diduga, ada keterlibatan pihak lain, selain empat orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. \"Tentang inisiator sedang didalami,\" kata Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi, seperti\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Johan-Budi.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20564"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20564\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}