{"id":20957,"date":"2015-09-12T23:10:37","date_gmt":"2015-09-12T16:10:37","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=20957"},"modified":"2015-09-12T23:10:37","modified_gmt":"2015-09-12T16:10:37","slug":"kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/","title":{"rendered":"Kabupaten Musi Rawas Dominasi Janda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com- Berdasarkan data yang ada di Pengadilan Agama (PA) setiap bulannya ada 100 wanita yang meminta cerai. 50 persen diantaranya dari Kabupaten Musi Rawas, 30 persen Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara 20 persen.<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_20960\" aria-describedby=\"caption-attachment-20960\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-20960\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas-300x151.jpg?resize=300%2C151\" alt=\"Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap \" width=\"300\" height=\"151\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg?resize=300%2C151&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg?w=640&amp;ssl=1 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-20960\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap mengatakan bahwa tingkat perceraian di Musi Rawas jauh lebih tinggi dibandingkan Kota dan Kabupaten dibawah naungan PA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Berdasarkan laporan yang kita terima dari staf setiap bulannya ada 100 masyarakat yang minta cerai yang terbagi dari 50 persen masyarakat Kabupaten Musi Rawas, 30 persen Lubuklinggau dan 20 Persen Wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara,&#8221; Jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan itu pula yang lebih dominan untuk minta pisah adalah kaum wanita dengan alasan mereka tidak dinafkahi, diduakan dan dilakukan kekerasan dalam rumah tangga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Hampir semua laporan itu yang melapor adalah kaum wanita dengan alasan mereka tidak suka dengan sifat suaminya yang mabuk-mabukan, judi dan tidak memberi nafka serta melakukan kekerasan pada istrinya sehingga para istri ini tidak betaah lagi dan langsung mengajukan gugatan cerai ke pengadilan agama,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Orang nomor satu di pengadilan agama yang membawahi tiga Kabupaten ini juga mengatakan berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya agar para kaum wanita ini tidak melakukan percerai dengan cara melakukan negosiasi dan mediasi diruangan tertutup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Upaya kami untuk mempersatukan lagi ibu-ibu yang melapor ini ternyata tidak sama sekali direspon dan mereka tetap bersih keras untuk melakukan cerai atau berpisah dengan sang suami meskipun anak harus jadi korban,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan tingginya angka perecarain ini dirinya menghimbau agar kiranya para kaum laki-laki untuk lebih bertangung jawab lagi kepada sang istri karena biar bagaimanapun sang istri adalah orang yang berperan penting dalam kehidupan ini jadi jangan sia-sia kan kaum istri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kita minta kepada kaum laki-laki agar kiranya lebih memperhatikan lagi para kaum istri ini dan hormati sumpah perkawaninan yang dahulu diungkapkan didepan penghulu serta sejumlah masyarakat ,&#8221; harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor: Karnadi<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-20957\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-20957\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com- Berdasarkan data yang ada di Pengadilan Agama (PA) setiap bulannya ada 100 wanita yang meminta cerai. 50 persen diantaranya dari Kabupaten Musi Rawas, 30 persen Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara 20 persen. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap mengatakan bahwa tingkat perceraian di Musi Rawas jauh [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-20957\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-20957\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":33,"featured_media":20960,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[298],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg?fit=640%2C322&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kabupaten Musi Rawas Dominasi Janda - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com- Berdasarkan data yang ada di Pengadilan Agama (PA) setiap bulannya ada 100 wanita yang meminta cerai. 50 persen diantaranya dari Kabupaten Musi Rawas, 30 persen Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara 20 persen. Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap mengatakan bahwa tingkat perceraian di Musi Rawas jauh [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-12T16:10:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg?fit=640%2C322&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"322\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/Ketua-Pengadilan-Agama-Musi-Rawas.jpg?fit=640%2C322&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":322,\"caption\":\"Kepala Pengadilan Agama Drs. H. Burhanudin Harahap\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/\",\"name\":\"Kabupaten Musi Rawas Dominasi Janda - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-09-12T16:10:37+00:00\",\"dateModified\":\"2015-09-12T16:10:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kabupaten-musi-rawas-dominasi-janda\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\",\"name\":\"M. Irfan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60fec7a54d966933d93eb1e8722ade97?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M. Irfan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":33535,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dob-muratara-dinilai-berhasil\/","url_meta":{"origin":20957,"position":0},"title":"DOB Muratara Dinilai Berhasil","date":"5 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"BANAINDONESIA.CO.ID, MATARAM - Daerah otonomi baru (DOB)\u00a0 Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dinilai berhasil berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan DOB pembentukan tahun 2012-2014. Hal ini disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo melalui Ditjen Otda, Dr. Sumarsono di ballroom hotel golden Palace Hotel,\u00a0 Mataram, NTB, Kamis (5\/10). \"Progress 18 DOB termasuk Muratara\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/10\/IMG_20171005_131027.jpg?fit=640%2C419&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":28503,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bupati-musi-rawas-peran-ulama-cukup-penting-dalam-menjaga-nkri\/","url_meta":{"origin":20957,"position":1},"title":"Bupati Musi Rawas: Peran Ulama Cukup Penting Dalam Menjaga NKRI","date":"13 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawa dan Kapolres Musi Rawas, AKB Hari Brata, Dandim 0406 Letkol M Tohir, Bupati Musi Rawas Utara (Muaratara), H Syrif Hidayat dan Tokoh agama dari Nadatul Ulama (NU) dan Muhamadia Kabupaten Musi Rawas\u00a0 (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara), serta Majelis\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musirawas&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Hendra-Gunawan.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":48497,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pa-banyuasin-juara-ii-nasional\/","url_meta":{"origin":20957,"position":2},"title":"PA Banyuasin Juara II Nasional","date":"11 Agustus 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Pengadilan Agama Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin walau terbilang masih berusia sangat muda, dibentuk tahun 2018, namun PA Pangkalan Balai telah menoreh prestasi membanggakan menjadi PA terbaik ke 2 Nasional. Bisa dicapainya prestasi tersebut, selain kerja keras serta inovasi yang dilaksanakan oleh jajaran PA Pangkalan Balai, juga tidak lepas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/11\/banyuasin-25.jpg?fit=640%2C406&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21324,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/189-cpns-k2-ikut-diklat-prajabatan\/","url_meta":{"origin":20957,"position":3},"title":"189 CPNS K2 Ikut Diklat Prajabatan","date":"4 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"MURATARA, Buanaindonesia.com \u2013 Sebanyak 189 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur Kategori II (K2) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengikuti diklat prajabatan di gedung Bandiklat Kota Lubuklinggau, diklat prajabatan ini rencananya berlangsung selama dua minggu. Kepala Bagian (Kabag) Kepegawaian dan Diklat setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara, Arahap melalui\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/Logo-Musirawas-Utara.jpg?fit=640%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21388,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penderita-hiv-di-mura-meningkat-50-persen\/","url_meta":{"origin":20957,"position":4},"title":"Penderita HIV di Mura Meningkat 50 Persen","date":"7 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"MUSI RAWAS, Buanaindonesia.com - Nampaknya Dinas kesehatan Kabupaten Musi Rawas harus lebih ekstra keras lagi melakukan sosialisasi dampak dari pada seks bebas, pasalnya, pada 2015 ini penderita HIV diketahui Meningkat hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tjahjo Kuntjoro melalui Kasi Pengendalian Penyakit Ns Iwan Joko menjelaskan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Mura&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/penyakit-hiv-aids.jpg?fit=640%2C345&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":56058,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-apriyadi-jamu-makan-malam-ketua-pengadilan-tinggi-agama-palembang\/","url_meta":{"origin":20957,"position":5},"title":"Pj Bupati Apriyadi Jamu Makan Malam Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang","date":"17 Oktober 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- Penjabat (Pj) Bupati Muba Drs H Apriyadi Mahmud gelar ramah tamah dan jamuan makan malam bersama Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs H Zulkifii Yus MH beserta jajaran, di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (17\/10\/2023). Silaturahmi yang dibalut dengan makan malam ini turut dihadiri, Ketua TP\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/10\/muba-1.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20957"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20957"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20957\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}