{"id":21051,"date":"2015-09-17T15:20:39","date_gmt":"2015-09-17T08:20:39","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=21051"},"modified":"2015-09-17T15:20:39","modified_gmt":"2015-09-17T08:20:39","slug":"uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/","title":{"rendered":"Uang Suap Muba Dimasukkan Dalam Kresek Bekas Cabe"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Ridwan alias Iwan, mantan sopir pribadi tersangka Bambang Karyanto mengaku mengetahui secara detail kronologis pemberian uang dari terdakwa Syamsudin Fei (Kepala DPPKAD Musi Banyuasin) dan Fiasyar (Kepala Bappeda Muba) kepada seluruh anggota DPRD Muba. Iwan diperintah untuk mengurusi pembagian uang suap pengesahan APBD Muba 2015 tersebut.<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_21052\" aria-describedby=\"caption-attachment-21052\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-21052 size-medium\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015-300x155.jpg?resize=300%2C155\" alt=\"Ilustrasi - Internet\" width=\"300\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?resize=300%2C155&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?w=620&amp;ssl=1 620w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-21052\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi &#8211; Internet<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal itu diungkapkan Iwan dalam kesaksiannya di sidang Pengadilan Negeri Tipikor Klas I Palembang, Kamis (17\/9). Di hadapan majelis hakim, dirinya disuruh Bambang Karyanto mengambil uang di rumah terdakwa Syamsudin Fei pada akhir Januari 2015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sesampai di rumah itu, Iwan bertemu dengan terdakwa Syamsudin Fei dan terdakwa Faisyar. Lalu, dia disuruh mengambil sendiri uang itu yang dimasukkan ke dalam dua tas berwarna coklat dan merah yang berjumlah Rp 2.650.000.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Iwan mengaku juga mengikuti rapat pembahasan rencana penyerahan uang suap tersebut di DPRD Muba. Rapat itu dihadiri seluruh ketua fraksi yang berjumlah delapan fraksi. Dari rapat itu diputuskan rincian pembagian uang untuk seluruh anggota dewan. Dengan rincian, Rp 50 juta untuk anggota, Rp 75 juta untuk ketua fraksi, dan Rp 100 juta jatah pimpinan dewan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Sidangnya dipimpin oleh Pak Bambang Karyanto. Intinya, semua ketua fraksi setuju menerima uang suap itu,&#8221; ungkap Iwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Beberapa hari kemudian, Iwan menyerahkan uang tersebut kepada seluruh anggota DPRD Muba yang berjumlah 45 orang. Uang itu diambil sendiri oleh masing-masing anggota yang diberikan di dua tempat, yakni di rumah mertua Bambang Karyanto dan mess DPRD Muba.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya sendiri yang serahkan. Anggota DPRD Muba datang sendiri mengambilnya, kecuali Pak Aidil Fitri yang diwakilkan. Uang itu saya masukkan ke dalam keresek bekas cabe,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Untuk anggota ada 33 orang, ketua fraksi 8 orang, dan pimpinan 4 orang. Penyerahannya selama tiga hari, selesai semua,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Beberapa pekan kemudian, Iwan berhenti sebagai sopir pribadi tersangka Bambang Karyanto dan memilih pekerjaan di Batam, Kepulauan Riau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saya sudah merasa dikejar-kejar polisi, jaksa, termasuk juga KPK. Saya sadar resikonya besar waktu itu,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada sidang sebelumnya, JPU KPK mendakwa dua terdakwa turut serta memberikan uang suap kepada dua tersangka anggota DPRD Muba, Bambang Karyanto dan Adam Munandar sebesar Rp 5,2 miliar. Uang tersebut diberikan tiga kali, yakni Rp 2,6 miliar, Rp 200 juta dan terakhir Rp 2,5 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Uang tersebut sesuai dengan permintaan tersangka Bambang Karyanto dan Adam Munandar kepada Bupati Muba Pahri Azhari sebesar Rp 20 miliar. Dari total permintaan suap, istri Bupati Muba, Lucianty diduga menyanggupi hanya mampu memberikan Rp 17,5 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Uang tersebut sebagai suap dan dibagikan kepada 30 anggota DPRD Muba agar menyetujui RAPBD 2015 Muba sebesar Rp 2 triliun.<br \/>\nAtas perbuatan itu, kedua terdakwa melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1, jo Pasal 64 ayat 1. <strong>(Erwan \u2013 Ward)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21051\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21051\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Ridwan alias Iwan, mantan sopir pribadi tersangka Bambang Karyanto mengaku mengetahui secara detail kronologis pemberian uang dari terdakwa Syamsudin Fei (Kepala DPPKAD Musi Banyuasin) dan Fiasyar (Kepala Bappeda Muba) kepada seluruh anggota DPRD Muba. Iwan diperintah untuk mengurusi pembagian uang suap pengesahan APBD Muba 2015 tersebut. Hal itu diungkapkan Iwan dalam kesaksiannya di [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21051\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21051\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":34,"featured_media":21052,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[19],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?fit=620%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uang Suap Muba Dimasukkan Dalam Kresek Bekas Cabe - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Ridwan alias Iwan, mantan sopir pribadi tersangka Bambang Karyanto mengaku mengetahui secara detail kronologis pemberian uang dari terdakwa Syamsudin Fei (Kepala DPPKAD Musi Banyuasin) dan Fiasyar (Kepala Bappeda Muba) kepada seluruh anggota DPRD Muba. Iwan diperintah untuk mengurusi pembagian uang suap pengesahan APBD Muba 2015 tersebut. Hal itu diungkapkan Iwan dalam kesaksiannya di [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-17T08:20:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?fit=620%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015.jpg?fit=620%2C320&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":320,\"caption\":\"Ilustrasi - Internet\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/\",\"name\":\"Uang Suap Muba Dimasukkan Dalam Kresek Bekas Cabe - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-09-17T08:20:39+00:00\",\"dateModified\":\"2015-09-17T08:20:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/1278ef7e6c7b5a7546f8a3d33016e404\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/uang-suap-muba-dimasukkan-dalam-kresek-bekas-cabe\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/1278ef7e6c7b5a7546f8a3d33016e404\",\"name\":\"Erwan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb89cf4410b0f31729f32675e5063bc9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erwan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":21224,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saksi-kunci-suap-muba-dituduh-terima-uang-dan-mobil-dari-kpk\/","url_meta":{"origin":21051,"position":0},"title":"Saksi Kunci Suap Muba Dituduh Terima Uang dan Mobil dari KPK","date":"28 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Tidak terima dituduh menerima uang dan mobil dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ridwan alias Iwan (31), melapor ke polisi. Baginya, tuduhan itu tidak benar sama sekali dan mencemarkan nama baiknya. Kepada petugas, Iwan yang merupakan saksi kunci dalam kasus suap APBD Musi Banyuasin (Muba) itu menuturkan, tuduhan tersebut diterimanya usai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/28-09-2015-ridwan-alias-iwan-lapor-ke-polisi.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21048,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-suap-muba-kembali-digelar-jpu-kpk-hadirkan-8-saksi\/","url_meta":{"origin":21051,"position":1},"title":"Sidang Suap Muba Kembali Digelar, JPU KPK Hadirkan 8 Saksi","date":"17 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang kembali menggelar sidang dugaan suap RAPBD Musi Banyuasin dengan dua terdakwa Syamsudin Fei, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, Aset Daerah (DPPKAD) Muba dan Faisyar, Kepala Bappeda Muba, Kamis (17\/9). Dalam sidang ini, jaksa penuntut umum (JPU) KPK menghadirkan delapan saksi. Dari data\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/17-09-2015-sidang-suap-muba-di-pengadilan-tipikor-palembang.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20564,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/empat-pimpinan-dprd-muba-jadi-tersangka-kasus-suap\/","url_meta":{"origin":21051,"position":2},"title":"Empat Pimpinan DPRD Muba Jadi Tersangka Kasus Suap","date":"21 Agustus 2015","format":false,"excerpt":"JAKARTA-Buanaindonesia.com- Empat Pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 Bupati Muba, Pahri Azhari dan pengesahan APBD 2015 Kabupaten Muba. Ketua DPRD Muba, Riamon Iskandar, Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH, Islan Hanura dan Aidil Fitri\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/2108.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19854,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpk-dalami-inisiator-pemberi-suap-rapbd-p-muba\/","url_meta":{"origin":21051,"position":3},"title":"KPK Dalami Inisiator Pemberi Suap RAPBD-P Muba","date":"20 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami inisiator pemberian suap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel). Diduga, ada keterlibatan pihak lain, selain empat orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. \"Tentang inisiator sedang didalami,\" kata Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi, seperti\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Johan-Budi.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19880,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/orang-nomor-satu-di-muba-dicekal-kpk\/","url_meta":{"origin":21051,"position":4},"title":"Orang Nomor Satu di Muba Target Dicekal KPK","date":"21 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah mengajukan pencekalan untuk Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari, terkait penyidikan terhadap empat tersangka yang diciduk dalam operasi tangkap tangan, (OTT) Sabt 20 Juni 2015 yang lalu \"Sekarang ini, bupati sudah diajukan permohonan cekal oleh KPK ke Ditjen Imigrasi,\" kata Pelaksana Tugas Pimpinan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Pahri.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":23352,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-perdana-pahri-lucianty-didakwa-jpu-kpk-ancaman-maksimal-5-tahun\/","url_meta":{"origin":21051,"position":5},"title":"Sidang Perdana, Pahri \u2013 Lucianty Didakwa JPU KPK Ancaman Maksimal 5 Tahun","date":"3 Maret 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, BuanaIndonesia.com- \u00a0Terdakwa Bupati Muba non aktif Pahri Azhari dan Isterinya Lucianty Pahri, hari ini, Kamis 3 Maret 2016 menjalani sida\u200fng perdana di pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Palembang. Jl Kapten A.Rivai Terkait\u00a0 dugaan kasus suap pengesahan anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 dan Laporan Pertanggung Jawaban\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/IMG_20160303_220053.jpg?fit=720%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21051"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21051"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21051\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}