{"id":21258,"date":"2015-10-01T00:33:09","date_gmt":"2015-09-30T17:33:09","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=21258"},"modified":"2015-10-01T00:33:09","modified_gmt":"2015-09-30T17:33:09","slug":"divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/","title":{"rendered":"Divonis Delapan Tahun, Pembunuh Brimob Belum Ditahan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com \u2013 Eing Iskandar (33) warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, divonis delapan tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IB Lubuklinggau, pada saat pembacaan putusan di ruang Cakra, Rabu (30\/9), akan tetapi terhadap putusan tersebut, terdakwa masih belum ditahan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignleft size-medium wp-image-21260\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar-300x141.jpg?resize=300%2C141\" alt=\"setelah sidang selesai digelar\" width=\"300\" height=\"141\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg?resize=300%2C141&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg?w=640&amp;ssl=1 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Kasus yang menewaskan Brigpol Barry Firman Wijaya (32), personel Brimob Kompi 7 Ogan Ilir, Januari lalu di portal L41 PT Bina Sain Lestari (BSL), Desa Sungai Pinang pada 23 Januari 2015 sekitar pukul 07.00 WIB<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sidang yang dikawal oleh ratusan personil dari Polres Lubuklinggau, Polres Musi Rawas, Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kompi Petanang dan Polisi Militer tersebut awalnya berlangsung dengan tertib, bahkan pengunjung sidang lebih didominasi oleh anggota Polri baik yang berpakaian seragam ataupun bebas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sekitar pukul 10.00 WIB terdakwa Eing Iskandar sudah duduk di kursi pesakitan, didampingi Penasehat Hukum Riko Saputra dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Budi Setiawan. Tidak lama berselang Ketua majelis, Syafrizal Fakhmi didampingi hakim anggota , Benny Arisandy dan Hendri Agustian, serta Panitera Pengganti Hasahatan Sormin masuk ke ruang sidang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua PN Lubuklinggau, Puji Harian, melalui Humas PN Klas IB Lubuklinggau, Eddy Sembiring, menjelaskan bahwa terdakwa Eing Iskandar memang telah dijatuhi hukuman 8 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai M Fahrizal Fakhmi, didampingi hakim anggota Benny Arisandy dan Hendri Agustian, serta panitera HT Sormin. Namun perintah eksekusi pada hari itu juga (pasca pembacaan vonis) tidak dapat dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saat putusan dibacakan terdakwa menyatakan pikir-pikir terhadap putusan tersebut,&#8221; ungkap Eddy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Artinya, lanjut Eddy, masih ada jedah waktu 7 hari bagi terdakwa untuk menentukan menerima vonis yang dijatuhkan atau sebaliknya melakukan upaya hukum (banding). &#8220;Dengan vonis yang telah dijatuhkan itu artinya tidak ada lagi kewenangan PN, kalau terdakwa Banding kewenangan berpindah ke PT,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ditambahkannya Eddy, dalam waktu 7 hari terdakwa belum bisa ditahan karena terhitung 19 Agustus 2015, penahanan terdakwa sudah ditangguhkan. &#8220;Setelah 7 hari, atau bisa kurang dari 7 hari, bila terdakwa menerima vonis yang dijatuhkan maka seketika itu juga dapat dilakukan eksekusi oleh kejaksaan, kalaupun tedakwa banding maka menjadi kewenangan PT untuk menentukan status tahanan terdakwa,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, pembacaan vonis terhadap terdakwa Eing Iskandar, dilakukan di sidang PN Lubuklinggau, Rabu (30\/9). Dalam amar putusannya, majelis menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan menurut hukum melanggar pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana. Atas dasar tersebut, terdakwa dijatuhkan hukuman 8 tahun penjara. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Budi Setiawan, yang meminta terdakwa dipidana 11 tahun penjarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Atas vonis tersebut terdakwa tidak langsung menerima melainkan menyatakan pikir-pikir terhadap putusan tersebut. Mendengar jawaban terdakwa majelis memberikan waktu 7 hari kepada semua pihak (terdakwa-JPU) yang tidak puas terhadap putusan tersebut untuk melakukan upaya hukum, sebelum mengetuk palu sebagai tanda sidang ditutup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tak ayal, hal itu diduga memicu rasa tidak puas keluarga korban, karena tidak ada kejelasan apakah selama 7 hari tersebut terdakwa ditahan atau tidak. Hal itu juga sempat memicu ketegangan. Namun kondisi berhasil dikendalikan karena pihak pengamanan dari Polres Lubuklinggau dan Polres Mura sudah siaga sebelum sidang berlangsung hingga sidang berakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pasalnya keluarga korban mendesak agar Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau langsung mengeluarkan perintah eksekusi terhadap terdakwa yang telah divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim. Namun perintah eksekusi tersebut tidak dapat dipenuhi PN karena terdakwa tidak langsung menerima putusan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor : Juan<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21258\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21258\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com \u2013 Eing Iskandar (33) warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, divonis delapan tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IB Lubuklinggau, pada saat pembacaan putusan di ruang Cakra, Rabu (30\/9), akan tetapi terhadap putusan tersebut, terdakwa masih belum ditahan. Kasus yang menewaskan Brigpol Barry Firman Wijaya (32), personel [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21258\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21258\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":33,"featured_media":21260,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[302],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg?fit=640%2C300&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Divonis Delapan Tahun, Pembunuh Brimob Belum Ditahan - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com \u2013 Eing Iskandar (33) warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, divonis delapan tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IB Lubuklinggau, pada saat pembacaan putusan di ruang Cakra, Rabu (30\/9), akan tetapi terhadap putusan tersebut, terdakwa masih belum ditahan. Kasus yang menewaskan Brigpol Barry Firman Wijaya (32), personel [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-30T17:33:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg?fit=640%2C300&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/setelah-sidang-selesai-digelar.jpg?fit=640%2C300&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":300},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/\",\"name\":\"Divonis Delapan Tahun, Pembunuh Brimob Belum Ditahan - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-09-30T17:33:09+00:00\",\"dateModified\":\"2015-09-30T17:33:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/divonis-delapan-tahun-pembunuh-brimob-belum-ditahan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\",\"name\":\"M. Irfan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60fec7a54d966933d93eb1e8722ade97?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M. Irfan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":21241,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pengunjung-sidang-putusan-kasus-tewasnya-anggota-brimob-akan-dibatasi\/","url_meta":{"origin":21258,"position":0},"title":"Pengunjung Sidang Putusan Kasus Tewasnya Anggota Brimob Akan Dibatasi","date":"29 September 2015","format":false,"excerpt":"LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com \u2013 Pengunjung sidang putusan yang akan dilaksanakan Rabu (30\/9) besok di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, atas kasus tewasnya anggota Brimob Polda Sumsel, Brigadir Barry Firman Wijaya bakal dibatasi. Hal ini seperti yang disampaikan oleh humas PN Lubuklinggau, Eddy Daulatta Sembiring, Selasa (29\/9). Sidang tersebut akan dilaksanakan di ruang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/humas-PN-Lubuklinggau-Eddy-Daulatta-Sembiring.jpg?fit=391%2C300&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20636,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-pelaku-curas-divonis-17-tahun\/","url_meta":{"origin":21258,"position":1},"title":"Dua Pelaku Curas Divonis 17 Tahun","date":"28 Agustus 2015","format":false,"excerpt":"LUBUK LINGGAU, Buanaindonesia.com- Dua orang pelaku curas, Denni Pradana (25) dan Irawan (27) divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau dengan hukuman 17 tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 365 ayat 4.\u00a0Putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Rendra dengan anggota Alfarobi dan Romi Sinatra serta Panitera Pengganti, Hamid tersebut confrom dengan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/Humas.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":23570,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/charles-simamora-divonis-1-tahun-5-bulan-kasus-narkoba\/","url_meta":{"origin":21258,"position":2},"title":"Charles Simamora Divonis 1 Tahun 5 Bulan Kasus Narkoba.","date":"15 Maret 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Terdakwa khairil anwar divonis majelis hakim yang diketuai charles simamora, dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 5 bulan dipersidangan pengadilan negeri palembang selasa kemarin. Menurut majelis hakim bahwa terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur pasal 127 (1) UU. No.35 \/tahun 2009 . Hal ini didasar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/IMG_20160315_151027.jpg?fit=900%2C1200&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60350,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-dana-pokir-dprd-sumsel-hakim-jatuhkan-vonis-2-tahun-jaksa-masih-pikir-pikir\/","url_meta":{"origin":21258,"position":3},"title":"Kasus Dana Pokir DPRD Sumsel: Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun, Jaksa Masih Pikir-Pikir","date":"17 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG \u2013 Drama persidangan kasus korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan berakhir lebih cepat dari perkiraan. Tiga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (17\/09\/2025), serentak menyatakan menerima vonis majelis hakim: 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta kepada masing-masing. Dalam putusan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250917_135430.jpg?fit=640%2C369&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":18506,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wakajati-sumsel-sesalkan-sidang-vonis-ketua-dprd-oi-ditunda\/","url_meta":{"origin":21258,"position":4},"title":"Wakajati Sumsel Sesalkan Sidang Vonis Ketua DPRD OI Ditunda","date":"16 April 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Penundaan sidang vonis terdakwa Ketua DPRD Ogan Ilir, Ahmad Yani di Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (16\/4) kemarin, mendapat sorotan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel. Pasalnya, penundaan sidang putusan tersebut seharusnya tak perlu dilakukan hanya gara-gara ada perdamaian antara korban dan terdakwa. Ahmad Yani tersandung kasus\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":61006,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jalan-rusak-parah-di-desa-pinang-banjar-muba-warga-terisolasi-saat-air-pasang-dan-surut\/","url_meta":{"origin":21258,"position":5},"title":"Jalan Rusak Parah di Desa Pinang Banjar Muba, Warga Terisolasi Saat Air Pasang dan Surut","date":"4 Februari 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA\u2014 Kondisi infrastruktur jalan di RT 01 Dusun 1 Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin terus menuai keluhan warga. Jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat tersebut dilaporkan rusak parah dan sangat bergantung pada pasang surut air sungai, sehingga kerap tidak dapat dilalui. Salah seorang warga,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/02\/Muba-4.jpg?fit=480%2C519&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21258"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21258"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21258\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}