{"id":21343,"date":"2015-10-05T17:50:47","date_gmt":"2015-10-05T10:50:47","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=21343"},"modified":"2015-10-05T17:50:47","modified_gmt":"2015-10-05T10:50:47","slug":"kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/","title":{"rendered":"Kak Seto Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Angeline dan Putri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Dewan Konsultatif Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Seto Mulyadi atau yang kerap dipanggil Kak Seto menilai, setiap kasus kekerasan anak yang ditangani pihak kepolisian terkesan lamban. Padahal, kasus tersebut bisa saja menjadi gunung es yang bisa terulang kembali.<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_21344\" aria-describedby=\"caption-attachment-21344\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-21344 size-medium\" src=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1-300x155.jpg?resize=300%2C155\" alt=\"Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi. Foto :  Internet \" width=\"300\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg?resize=300%2C155&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg?w=620&amp;ssl=1 620w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-21344\" class=\"wp-caption-text\">Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi. Foto : Internet<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut dia, diantara contoh lambannya pengungkapan tersebut adalah kasus yang menimpa Angeline gadis yang tewas oleh orang tua angkatnya sendiri di Bali, dan yang baru kasus Putri Nur Fauziah bocah kelas 3 SD yang ditemukan warga di Jalan Sederhana, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta, pada Jumat malam lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n&#8220;Kasus itu (Angeline) sampai sekarang tidak berjalan maksimal, masih lamban, padahal sudah lama. Nah, kasus bocah Putri itu juga harus diungkap,&#8221; ujar Kak Seto saat berkunjung di Palembang, Senin (5\/10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nDikatakannya, jika pihak kepolisian mengambil tindakan tegas, kasus tersebut akan mudah terungkap dan pelakunya dapat dihukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n&#8220;Semestinya kasusnya cepat terungkap kalau kepolisian mengambil langkah tegas,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nDia menambahkan, jika penanganan kasusnya seperti ini, akan membahayakan anak-anak. Apalagi, beberapa tahun terakhir Indonesia sudah tergolong darurat kekerasan anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n&#8220;Ini seperti fenomena gunung es. Jangan dibiarkan. Seluruh kasus yang menimpa anak agar dapat diselesaikan oleh pihak kepolisian dengan cepat,&#8221; pungkasnya. <strong>(Erwan &#8211; Ward)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21343\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21343\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Dewan Konsultatif Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Seto Mulyadi atau yang kerap dipanggil Kak Seto menilai, setiap kasus kekerasan anak yang ditangani pihak kepolisian terkesan lamban. Padahal, kasus tersebut bisa saja menjadi gunung es yang bisa terulang kembali. Menurut dia, diantara contoh lambannya pengungkapan tersebut adalah kasus yang menimpa Angeline gadis yang tewas [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-21343\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-21343\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":34,"featured_media":21344,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[19],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg?fit=620%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kak Seto Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Angeline dan Putri - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Dewan Konsultatif Nasional Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Seto Mulyadi atau yang kerap dipanggil Kak Seto menilai, setiap kasus kekerasan anak yang ditangani pihak kepolisian terkesan lamban. Padahal, kasus tersebut bisa saja menjadi gunung es yang bisa terulang kembali. Menurut dia, diantara contoh lambannya pengungkapan tersebut adalah kasus yang menimpa Angeline gadis yang tewas [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-05T10:50:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg?fit=620%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO1.jpg?fit=620%2C320&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":320,\"caption\":\"Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Seto Mulyadi. Foto : Internet\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/\",\"name\":\"Kak Seto Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Angeline dan Putri - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-10-05T10:50:47+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-05T10:50:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/1278ef7e6c7b5a7546f8a3d33016e404\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-minta-polisi-segera-ungkap-kasus-angeline-dan-putri\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/1278ef7e6c7b5a7546f8a3d33016e404\",\"name\":\"Erwan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb89cf4410b0f31729f32675e5063bc9?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erwan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":21340,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kak-seto-sebut-indonesia-darurat-kekerasan-anak\/","url_meta":{"origin":21343,"position":0},"title":"Kak Seto Sebut Indonesia Darurat Kekerasan Anak","date":"5 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) menyebut meski gerakan perlindungan anak sudah dicanangkan sejak tahun 1997, namun kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia semakin meningkat. Semakin banyak kasus itu membuat Indonesia kini sudah berlevel darurat kekerasan anak. Dewan Konsultatif Nasional Komnas Anak Seto Mulyadi atau yang kerap dipanggil Kak Seto\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/05-10-2015-SETO.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":10072,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-asusila-dilakukan-ayah-terhadap-anaknya-berlangsung-lama\/","url_meta":{"origin":21343,"position":1},"title":"Kasus Asusila  Dilakukan  Ayah Terhadap Anaknya  Berlangsung Lama","date":"30 Januari 2014","format":false,"excerpt":"GARUT, buanaindonesia.com- Kasus pencabulan ade ido alias ido sang ayah bejad terhadap anaknya sebut saja bunga ternyata sudah berlangsung lama, hal ini terungkap di persidangan yang dilakukan di pengadilan garut kamis (30\/01\/14). Dalam persidangan terungkap bahwa pencabulan tersebut telah berlangsung sejak bulan april hingga september tahun 2013,namun kelakuan bejad sang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":21283,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/merasa-dirugikan-eddy-minta-polisi-usut-kasus-tanah-basilica\/","url_meta":{"origin":21343,"position":2},"title":"Merasa Dirugikan, Eddy Minta Polisi Usut Kasus Tanah Basilica","date":"30 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Merasa dirugikan lantaran laporannya tak pernah diproses, Eddy Zakaria kembali melayangkan gugatan terkait kepemilikan tanah yang dibangun apartement The Basillica oleh PT Trinitas Properti Persada. Eddy menilai, tanah tersebut asli miliknya. Kepada wartawan, Mulyadi SH selaku kuasa hukum Eddy mengungkapkan, kliennya memiliki surat sertifikat pembelian dengan Martini selaku pemilik tanah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/30-09-2015-kuasa-hukum-edi-zakaria.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":9231,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/lamban-tangani-kasus-korupsi-kajati-sumsel-di-minta-mundur\/","url_meta":{"origin":21343,"position":3},"title":"Lamban Tangani Kasus Korupsi, Kajati Sumsel di minta mundur","date":"15 Januari 2014","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Dinilai lamban menangani sejumlah kasus yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan, Sekretariat Gabungan (Setgab) LSM meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel mundur dari jabatannya.","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":20184,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mahasiswa-sebut-di-muba-ada-bupati-kerja-di-rumah\/","url_meta":{"origin":21343,"position":4},"title":"Mahasiswa Sebut di Muba Ada Bupati Kerja di Rumah","date":"27 Juli 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,\u00a0Buanaindonesia.com-Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik komisi pemberantasan korupsi (KPK) terhadap pejabat dan anggota DPRD Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, ternyata sudah lama menjadi perhatian kalangan mahasiswa. Mahasiswa menyebut, prilaku korupsi yang terjadi termasuk melibatkan bupati Muba Pahri Azhari, lantaran ada dalang yang berkuasa di belakangnya.\u00a0Hal ini terungkap dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/07\/massa-mahasiswa-Muba.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":8974,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/16-kasus-kdrt-selesai-tanpa-jalur-hukum\/","url_meta":{"origin":21343,"position":5},"title":"16 Kasus KDRT Selesai Tanpa Jalur Hukum","date":"8 Januari 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, buanaindonesia.com- Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kabupaten Banyuasin Drs Abu Hasan,MSi mengatakan pihknya bekerja sama dengan Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (UPA) Polres Banyuasin selama tahun 2013 lalu telah menyelesaikan 16 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tanpa melalui jalur hukum.","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21343"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21343"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21343\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}