{"id":22256,"date":"2015-12-06T15:20:36","date_gmt":"2015-12-06T08:20:36","guid":{"rendered":"http:\/\/sumsel.buanaindonesia.com\/?p=22256"},"modified":"2015-12-06T15:20:36","modified_gmt":"2015-12-06T08:20:36","slug":"paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/","title":{"rendered":"Paslon Akisropi Ayub-Andi Wijaya Diduga Lakukan Money Politik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>MURATARA, Buanaindonesia.com- Memasuki detik-detik pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015 di Kabupaten Muratara, dari pasangan calon (Paslon) Akisropi Ayub-Andi Wijaya diduga telah melakukan politik uang (money politik), yang tertangkap tangan oleh timses paslon lainnya dan telah dilaporkan ke Panwaslu Setempat<\/strong>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua Panwaslu Muratara Wawan Putra, mengakui adanya laporan tersebut. Menurutnya laporan langsung ditindaklanjuti dengan memeriksa, dan meminta keterangan dari pihak terkait (pelapor dan terlapor).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKita terima laporan itu dan sudah kita tindak lanjuti. Kita panggil dari pelapor, dan kita panggil dari terduga (terlapor),\u201d ungkap Wawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dikatakan Wawan, dari keterangan pelapor atas nama Fikri, warga Desa Sungai Baung, Rawas Ulu, diketahui dugaan politik uang tersebut berawal ketika Fikri, dan warga lainnya melihat mobil Strada Nopol BG 9162 C warna Biru, yang melintas dengan kecepatan tinggi. Karena mobil tersebut dianggap mencurigakan, lalu Fikri, yang merupakan timses Syarif \u2013 Devi ini, bersama warga lainnya mengejar dan menyetop mobil tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah mobil berhasil disetop di Jalan Desa Napalicin, Kecamatan Ulu Rawas, Muratara, ternyata mobil bawa karung berisi kain sarung. Barang bukti kain sarung diduga juga berisi uang Rp 50 ribu persarung itu, diduga akan diberikan terlapor\/terduga atas nama Mahmud bin Hambali, warga Desa Muara Kulam, Ulu Rawas, kepada masyarakat\/pemilih di Muratara.\u00a0Mahmud sendiri, diduga merupakan timses salah satu paslon peserta Pilkada Muratara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementra itu, lanjut Wawan, terlapor (Mahmud) saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan. Sedangkan Barang Bukti (BB) berupa kain telah diamankan di sentral gakkumdu (penegakan hukum terpadu), yakni Polres Mura.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJadi kita belum tahu apakah ada uangnya atau hanya kain. Karena sekarang sedang dalam proses pemeriksaan,\u201d kata Wawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kendati begitu, lanjut Wawan, pemberian sarung yang diduga dilakukan oleh paslon atau timses sudah diluar aturan pasal 26 PKPU No. 7\/2015, merupakan pelanggaran. Karena, yang dibolehkan di dalam PKPU tersebut seperti ball poin, payung. Selain itu pihaknya juga melihat bahwa masa kampanye sudah lewat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terpisah Tim Advokasi paslon nomor urut 3 Ilham Fatahillah, menjelaskan padaJumat (4\/12), sekitar pukul 02.00 WIB lalu ada warga melihat dan menangkap Barang bukti (BB) berupa kain dan uang. Setelah dilapor ke panwaslu, dan ditindak lanjuti ke gakkumdu, ternyata indikasinya BB dibawa terlapor atas perintah paslon nomor urut 1 (Akisropi Ayub \u2013 Andi Wijaya).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cItu informasinya. Tapi ini sedang dalam proses, menurut perantara orang bawa BB seperti itu,\u201d kata Ilham. Menurut Ilham, berdasarkan peraturan UU No.8\/2015 bahwa money politik itu bisa ditindaklanjuti dengan pidana. \u201cSesuai UU No.8\/2015 bahwa money politik bisa ditindak lanjuti dengan pidana, dan diatur lebih lanjut dengan UU yang berlaku dalam hal ini KUHP Pasal 149,\u201d jelas Ilham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Didalam UU No.8\/2015 tersebut, lanjut Ilham, juga disebutkan setelah diposes dan terbukti di pengadilan paslon yang melakukan money politik, bisa didiskualifikasi. Sesuai aturan tenggang waktu untuk proses selama 42 hari.\u201cKalau terbukti kita minta paslon tersebut didiskulifikasi, dengan harapan gakkumdu menindaklanjuti secara objektif,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sedangkan, kabar lain yang diterima dari narasumber yang tak mau disebutkan namanya, barang bukti yang disita itu sebanyak 900 lembar kain sarung serta baju batik. Konon kabarnya, setiap kain sarung atau baju itu, diduga berisi uang Rp 50 ribu. \u2018\u2019Namun, idak seluruh kain sarung itu berisi duet Kak,\u201d tutur sumber tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor: Karnadi<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-22256\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-22256\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MURATARA, Buanaindonesia.com- Memasuki detik-detik pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015 di Kabupaten Muratara, dari pasangan calon (Paslon) Akisropi Ayub-Andi Wijaya diduga telah melakukan politik uang (money politik), yang tertangkap tangan oleh timses paslon lainnya dan telah dilaporkan ke Panwaslu Setempat. Ketua Panwaslu Muratara Wawan Putra, mengakui adanya laporan tersebut. Menurutnya laporan langsung ditindaklanjuti dengan memeriksa, [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-22256\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-22256\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":33,"featured_media":22260,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[19],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/12\/akisropi-ayub.jpg?fit=640%2C322&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Paslon Akisropi Ayub-Andi Wijaya Diduga Lakukan Money Politik - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MURATARA, Buanaindonesia.com- Memasuki detik-detik pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015 di Kabupaten Muratara, dari pasangan calon (Paslon) Akisropi Ayub-Andi Wijaya diduga telah melakukan politik uang (money politik), yang tertangkap tangan oleh timses paslon lainnya dan telah dilaporkan ke Panwaslu Setempat. Ketua Panwaslu Muratara Wawan Putra, mengakui adanya laporan tersebut. Menurutnya laporan langsung ditindaklanjuti dengan memeriksa, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-12-06T08:20:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/12\/akisropi-ayub.jpg?fit=640%2C322&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"322\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/12\/akisropi-ayub.jpg?fit=640%2C322&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":322},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/\",\"name\":\"Paslon Akisropi Ayub-Andi Wijaya Diduga Lakukan Money Politik - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-12-06T08:20:36+00:00\",\"dateModified\":\"2015-12-06T08:20:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/paslon-akisropi-ayub-andi-wijaya-diduga-lakukan-money-politik\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\",\"name\":\"M. Irfan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60fec7a54d966933d93eb1e8722ade97?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M. Irfan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":36118,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diduga-lakukan-money-politic-massa-pendukung-tiga-paslon-minta-pilkada-ulang\/","url_meta":{"origin":22256,"position":0},"title":"Diduga Lakukan Money Politic, Massa Pendukung Tiga Paslon Minta Pilkada Ulang","date":"29 Juni 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM - Ratusan massa dari tiga pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Muara Enim nomor urut satu Syamsul-Hanan, Paslon dua Nurul-Thamrin dan Paslon tiga Sinta-Syuryadi melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muara Enim, Kamis (28\/06\/2018). Massa menuntut agar Panwaslu Kabupaten Muara Enim\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muara Enim&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/06\/Demontrasi.jpg?fit=640%2C363&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":22289,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpu-muratara-gagal-mengaktakan-nota-kesepakatan-damai-pilkada\/","url_meta":{"origin":22256,"position":1},"title":"KPU Muratara Gagal Mengaktakan Nota Kesepakatan Damai Pilkada","date":"7 Desember 2015","format":false,"excerpt":"MURATARA, Buanaindonesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muratara gagal mengaktakan nota kesepakatan damai Pilkada, karena tidak ada satupun pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang menanda tanganinya. Acara yang dilangsungkan disalah metting room satu hotel di Lubuklinggau, Senin (7\/12) itu sendiri mengusung judul, ramah tamah dan penanda tangan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/12\/KPU-Muratara-Gagal-Mengaktakan-Nota-Kesepakatan-Damai-Pilkada.jpg?fit=640%2C329&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":22297,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kpps-buka-kotak-kpu-sebelum-pencoblosan\/","url_meta":{"origin":22256,"position":2},"title":"KPPS Buka Kotak KPU Sebelum Pencoblosan","date":"8 Desember 2015","format":false,"excerpt":"MURATARA, Buanaindonesia.com - Indikasi terjadinya kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Muratara kembali terjadi. Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Desa Karang Anyar Kecamatan Muara Rupit, Alex diduga membuka kotak suara yang sudah didistribusikan ke setiap Tempat Pemilihan Suara (TPS), Senin (7\/12\/15) sore. Dari data yang berhasil diperoleh, pembukaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/12\/KPPS-Buka-Kotak-KPU-Sebelum-Pencoblosan.jpg?fit=602%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":35970,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/panwaslu-banyuasin-ajak-semua-element-ciptakan-pilkada-damai\/","url_meta":{"origin":22256,"position":3},"title":"Panwaslu Banyuasin Ajak Semua Element Ciptakan Pilkada Damai","date":"11 Juni 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banyuasin menggelar acara Focus Grup Discussion (FGD)\u00a0Sosialisasi Pilkada Partisipatif dan Berintegritas pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin tahun 2018-2023. dipimpin langsung oleh Iswadi, S.Pd, dengan didampingi oleh Zulkifli. ST. Divisi Hukum,\u00a0Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Banyuasin. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/06\/Komisioner-KPU-bersama-awak-media-lokukan-poto-bersama.jpg?fit=640%2C402&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21622,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diduga-langgar-aturan-kampanye-paslon-2-melaporkan-paslon-1-ke-panwaslih-oi\/","url_meta":{"origin":22256,"position":4},"title":"Diduga \u00a0Langgar aturan Kampanye, Paslon 2 melaporkan Paslon 1 ke Panwaslih OI","date":"22 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia,Tim Advokasi pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 (Dua) \u00a0AW Noviadi-Ilyas Panji Alam, \u00a0Febur Rahman, Dhabi K Gumayra, \u00a0Muhammad Fadly\u00a0 melaporkan pasangan Paslon, nomor urut 1 (Satu) Helmy-Muchendi terkait dugaan pelanggaran kampanye di Kabupaten Ogan Ilir (OI) ke Panwaslih OI terkait dugaan kampanye dengan menggunakan fasilitas negara yang difasilitasi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/BARANG-BUKTI-OI.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":35745,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diduga-banyak-akun-palsu-warga-tuding-penyelenggara-pemilu-diam\/","url_meta":{"origin":22256,"position":5},"title":"Diduga Banyak Akun Palsu, Warga Tuding Penyelenggara Pemilu &#8220;Diam&#8221;","date":"12 Mei 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Banyaknya akun palsu dari tim Pasangan calon Bupati Banyuasin, akhir-akhir ini membuat suasana pesta demokrasi di Banyuasin terlihat panas, hal tersebut terbukti dari Akun yang diduga Palsu milik Agung budiman dan Abdul somad yang selalu melontarkan isu miring (Black campaingn) terhadap beberapa kandidat, hal tersebut mendapatkan tanggapan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Komisioner KPU Banyuasin Divisi Sosialisasi KPU Banyuasin, Salinan. S. Sos,","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/05\/Salinan-S-sos.jpg?fit=640%2C418&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22256"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22256"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22256\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}