{"id":22670,"date":"2016-01-20T17:45:09","date_gmt":"2016-01-20T10:45:09","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=22670"},"modified":"2016-01-21T07:47:05","modified_gmt":"2016-01-21T00:47:05","slug":"langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/","title":{"rendered":"Langkah Kusrin Sampai Ketemu Menteri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Buanaindonesia.com- Tahun 2009 lalu Muhammad Kusrin (41) masih bekerja sebagai tukang bangunan. Hingga ketika dia bekerja di Jakarta, dia <em>iseng<\/em> untuk membeli radio rusak seharga Rp 80.000 di pasar Jatinegara yang berhasil dia perbaiki dan dia jual kembali dengan harga Rp 200.000.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Uang itu, saya <em>beliin<\/em> pesawat FM jarak jauh untuk komunikasi dengan temen tukang servis. Lalu saya belajar sama mereka,&#8221; ujar Kusrin seperti dilansir dilaman kompas, Rabu 20 Januari 2016<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari relasinya itulah Kusrin belajar banyak soal TV dan elektronik. Bahkan bersama beberapa temannya mereka membuat jasa servis elektronik sendiri sekitar 4 tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Terus ada teman <em>nunjukin bikin<\/em> TV ternyata dari tabung komputer bekas. Waktu itu belum sempurna cuma diambil tabungnya, untuk lainnya masih pake alat TV,&#8221; ujar Kusrin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari situ ide merakit televisi sendiri muncul. Setelah mempunyai modal yang cukup, pada tahun 2011 dia mulai merintis usaha merakit televisinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan modal yang dikumpulkan selama 4 tahun menjadi tukang servis, Kusrin mulai menggeluti bisnis perakitan televisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bukan dari pinjaman. Dulu saya kerja jadi teknisi 4 tahun,&#8221; tegas dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika awal merintis, dia dan 3 orang karyawannya mampu merakit 30 hingga 40 televisi per hari. Televisi yang dia produksi merupakan TV tabung berukuran 15 inci hingga 17 inci.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Televisi itu, dia jual dengan kisaran harga sebesar Rp 300.000 &#8211; Rp 400.000. Usahanya terus berkembang, hingga tahun 2015 dia sudah mempekerjakan 32 karyawan dan dapat memproduksi hingga 150 unit TV per hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Teknisi rata-rata berpendidikan SMA dan dapat pendapatan setara UKM Karanganyar,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya pada Maret 2015 lalu, bisnis perakitan televisi Kusrin ini digerebek oleh polisi karena tidak mempunyai SNI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usaha perakitan TV Kusrin dianggap melanggar Undang-Undang No 3\/2014 Tentang Perindustrian serta Perubahan Permendagri tentang Pemberlakuan Barang Standard Nasional Indonesia (SNI).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya, Kusrin divonis enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun serta denda Rp 2,5 juta subsider dua bulan kurungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya itu, seluruh televisi rakitan Kusrin, sebanyak 118 buah dimusnahkan Kejaksaan Negeri Karanganyar. Pemusnahan sejumlah televisi milik Kusni itu mengakibatkan kerugian finansial bagi Kusni sebesar Rp 56 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Modal yang saya kumpulkan 4 tahun habis dalam 5 menit. Kenyataannya begitu,&#8221; keluh Kusrin langsung di hadapan Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Selasa (19\/1)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tapi saya akan tetap lanjut bagaimanapun caranya. Yang sekarang saya perjuangkan itu adalah bagaimana agar karyawan-karyawan saya tetap bisa punya pekerjaan,&#8221; tambah Kusrin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat menyerahkan Sertifikat SNI kepada Kusrin, Menteri Perindustrian Saleh Husin berharap kejadian yang dialami oleh Kusrin tidak terulang lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia juga mengajak pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam mendeteksi kreativitas masyarakat daerah yang selama ini belum terekspos.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-22670\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-22670\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buanaindonesia.com- Tahun 2009 lalu Muhammad Kusrin (41) masih bekerja sebagai tukang bangunan. Hingga ketika dia bekerja di Jakarta, dia iseng untuk membeli radio rusak seharga Rp 80.000 di pasar Jatinegara yang berhasil dia perbaiki dan dia jual kembali dengan harga Rp 200.000. &#8220;Uang itu, saya beliin pesawat FM jarak jauh untuk komunikasi dengan temen tukang [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-22670\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-22670\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":22672,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/01\/KUsrin.jpg?fit=720%2C360&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Langkah Kusrin Sampai Ketemu Menteri - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Buanaindonesia.com- Tahun 2009 lalu Muhammad Kusrin (41) masih bekerja sebagai tukang bangunan. Hingga ketika dia bekerja di Jakarta, dia iseng untuk membeli radio rusak seharga Rp 80.000 di pasar Jatinegara yang berhasil dia perbaiki dan dia jual kembali dengan harga Rp 200.000. &#8220;Uang itu, saya beliin pesawat FM jarak jauh untuk komunikasi dengan temen tukang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-01-20T10:45:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-01-21T00:47:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/01\/KUsrin.jpg?fit=720%2C360&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@buanaindonesia1\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/01\/KUsrin.jpg?fit=720%2C360&ssl=1\",\"width\":720,\"height\":360},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/\",\"name\":\"Langkah Kusrin Sampai Ketemu Menteri - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-01-20T10:45:09+00:00\",\"dateModified\":\"2016-01-21T00:47:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/langkah-kusrin-sampai-ketemu-menteri\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/559ca6059752d07b19bcc0d170a8e69f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\",\"https:\/\/twitter.com\/@buanaindonesia1\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":54225,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/banyuasin-gelar-bimtek-e-katalg-lokal-dan-toko-daring-untuk-ppk-pejabat-pengadaan-dan-pelaku-usaha\/","url_meta":{"origin":22670,"position":0},"title":"Banyuasin Gelar Bimtek E-Katalg Lokal dan Toko Daring untuk PPK, Pejabat Pengadaan dan Pelaku Usaha","date":"15 Februari 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN \u2013Menindaklanjuti kegiatan Launching Penyelenggaraan E Katalog Lokal Kabupaten Banyuasin yang sebelumnya telah dilaksanakan di Tahun 2022 serta Instruksi Bupati Banyuasin Nomor 027\/30\/INSTRUKSI\/I\/2020 Belanja tentang Produk Dalam Percepatan Negeri dan Produk Usaha Usaha Kecil dan Koperasi Mikro, melalui Katalog Elektronik Lokal Kabupaten Banyuasin. Plh. Asisten I Bachori AP,. M.Si\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/03\/Banyuasin-6.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":30359,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/miliki-keterbatasan-fisik-bangun-adi-optimis-jalani-hidup\/","url_meta":{"origin":22670,"position":1},"title":"Miliki Keterbatasan Fisik, Bangun Adi  Optimis Jalani Hidup","date":"17 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Bangun Adi (37), warga Desa Kepur Kecamatan Kota Muara Enim ini memiliki kondisi fisik berbeda dengan kebanyakan orang. Dirinya mengalami cacat tubuh sejak kecil. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya minder dan merasa rendah diri. Bahkan, dirinya selalu optimis dapat menjalani hidup sukses layaknya orang-orang yang bertubuh normal.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Miliki Keterbatasan Fisik, Bangun Adi Optimis Jalani Hidup","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/IMG_20170417_084835.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":8932,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/listrik-tak-stabil-alat-elektronik-warga-rusak\/","url_meta":{"origin":22670,"position":2},"title":"Listrik Tak Stabil Alat Elektronik Warga Rusak","date":"7 Januari 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, buanaindonesia.com- Belasan warga desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin mengeluhkan ketidak stabilan arus listrik yang mereka terima dari PLN. Pasalnya, ketidak stabilan arus listrik yang mencapai 350 Volt itu telah merusak sejumlah alat elektronik milik mereka.","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":25999,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/peduli-terhadap-perekonomian-masyarakat-dealer-tdm-adakan-roadshow\/","url_meta":{"origin":22670,"position":3},"title":"Peduli Terhadap Perekonomian Masyarakat, Dealer TDM Adakan Roadshow","date":"18 Desember 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Menyambut Hari Natal dan tahun baru 2016, serta untuk mendekatkan masyarakat terhadap produk unggulan\u00a0 Motor Honda, Dealer resmi\u00a0 Honda Tunas Dwipa Matra (TDM) yang berada di Jalan merdeka Suak bara Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera selatan Mengadakan Roadshow Melok Honda Bae (MHB) Fiesta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":50754,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jelang-idul-fitri-bupati-dra-bagikan-thr-kepada-tukang-becak-ojek-parkir-dan-dhuafa\/","url_meta":{"origin":22670,"position":4},"title":"Jelang Idul Fitri, Bupati DRA Bagikan THR kepada Tukang Becak, Ojek, Parkir dan Dhuafa","date":"12 Mei 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin bersama jajaran Pemkab Muba dan Baznas Muba membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah Kaum Dhuafa, tukang becak, tukang ojeg, tukang parkir dan tukang kebersihan. Pembagian THR diserahkan Bupati\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/07\/1625073630064.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":25524,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mendekati-hari-lebaran-pelanggan-bengkel-meningkat\/","url_meta":{"origin":22670,"position":5},"title":"Mendekati Hari Lebaran Pelanggan Bengkel Meningkat","date":"3 Juli 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com -Memasuki H-4 Lebaran idhul fitri 1437 H. Ternyata mebuat berkah tersendiri bagi bengkel, baik mobil maupun motor. Tidak terkecuali bengkel\u00a0Johan yang berada di Lingkungan IX Kelurahan Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel. Bengkel-bengkel itu kini ramai dikunjungi. Bahkan, jumlahnya sangat meningkat dari hari-hari biasanya. Sehingga terpaksa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Mendekati Hari Lebaran Pelanggan Bengkel Meningkat","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/07\/karyawan-bengkel-melakukan-servis-kendaraan-roda-dua.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22670"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22670"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22671,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22670\/revisions\/22671"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}