{"id":23045,"date":"2016-02-17T15:38:26","date_gmt":"2016-02-17T08:38:26","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=23045"},"modified":"2016-02-17T17:44:15","modified_gmt":"2016-02-17T10:44:15","slug":"mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/","title":{"rendered":"Mukti Sulaiman : Data Kependudukan Masih Jadi Masalah di Sumsel"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Masalah kependudukan membuat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengangkat sendiri pejabat daerah yang mengurusi kependudukan seperti Kepala Dinas Catatan Sipil agar dapat menyelesaikan masalah kependudukan dengan benar dan segera.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada beberapa hal yang menjadi masalah kependudukan salah satunya banyak pendudukan yang belum tercatat yang nantinya bisa mengganggu pendataan sepeti untuk sensus, daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan umum, dan program-program lain yang memerlukan data kependudukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda.jpg\" rel=\"attachment wp-att-23047\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignright wp-image-23047 size-medium\" src=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda-300x175.jpg?resize=300%2C175\" alt=\"Sekda\" width=\"300\" height=\"175\" srcset=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda.jpg?resize=300%2C175&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda.jpg?w=720&amp;ssl=1 720w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>Diruang auditorium Bina Praja Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), dilakukan penandatanganan serah terima jabatan pejabat yang mengurusi kependudukan oleh Sekretaris Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman, Rabu 17 Februari 2016<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMengapa ini dibuat dan diatur sendiri oleh Kemendagri agar masalah kependudukan menjadi sukses, karena program kependudukan menelan dana yang tidak sedikit,\u201d ujar Mukti Sulaiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lanjut Ia mengatakan, bagaimana masalah ini harus cepat diselesaikan dengan cara membekali para pejabat kependudukan dengan hal-hal yang dapat menunjang kinerja mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBagaimana ini bisa cepat tentulah perlu dukungan, sumber daya manusia, dana, dan kebijakan yang tepat,\u201d ungkap Sekda Sumsel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya masalah catatan sipil ini sudah mulai terselesaikan sekitar empat tahun yang lalu setelah Mendagri pada saat itu Gamawan Fauzi meluncurkan program KTP Elektronik (E-KTP), untuk Sumsel sendiri saat ini ada sekitar 8,3 juta penduduk dan yang sudah tercatat mencapai 73%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nantinya E-KTP akan digunakan seumur hidup, selain sebagai tanda pengenal, E-KTP juga dapat digunakan sebagai alat transaksi pembayaran seperi <em>Debit Card atau Credit Card<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya Mukti Sulaiman menuturkan, penjabat kependudukan tidak boleh cepat berpindah atau berubah-ubah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPejabat ini tidak boleh berpindah dalam waktu dua tahun karena pejabat itu sudah melewati pelatihan khusus,\u201d tutur Mukti Sulaiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mukti suliman juga mengakui dalam menyelesaikan program kependudukan tentulah menghadapi masalah dalam pelaksanaanya, seperti akses yang sulit ke sebuah kecamatan dan kendala lain seperti listrik yang belum tersedia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u201cMasih ada kecamatan yang belum mempunyai akses yang mantap dan listrik yang belum masuk karena wilayahnya yang jauh,\u201d beber Mukti Sulaiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam serah terima yang dihadiri Para Pejabat yang mengurusi kependudukan dan Sekda Kabupaten\/kota seSumsel ini hanya satu kabupaten yang belum memperoleh keputusan dari Mendagri yaitu Kab OKU Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAda satu yang belum mendapat keputusan yaitu Kab OKU Timur karena mereka terlambat pada saat penyerahan berkas pejabat kependudukan yang baru,\u201dpungkasnya. <strong>(Wardoyo)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-23045\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-23045\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Masalah kependudukan membuat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengangkat sendiri pejabat daerah yang mengurusi kependudukan seperti Kepala Dinas Catatan Sipil agar dapat menyelesaikan masalah kependudukan dengan benar dan segera. Ada beberapa hal yang menjadi masalah kependudukan salah satunya banyak pendudukan yang belum tercatat yang nantinya bisa mengganggu pendataan sepeti untuk sensus, daftar pemilih [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-23045\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-23045\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":23046,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[10],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda-1.jpg?fit=720%2C420&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mukti Sulaiman : Data Kependudukan Masih Jadi Masalah di Sumsel - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Masalah kependudukan membuat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengangkat sendiri pejabat daerah yang mengurusi kependudukan seperti Kepala Dinas Catatan Sipil agar dapat menyelesaikan masalah kependudukan dengan benar dan segera. Ada beberapa hal yang menjadi masalah kependudukan salah satunya banyak pendudukan yang belum tercatat yang nantinya bisa mengganggu pendataan sepeti untuk sensus, daftar pemilih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-17T08:38:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-02-17T10:44:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda-1.jpg?fit=720%2C420&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@buanaindonesia1\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Sekda-1.jpg?fit=720%2C420&ssl=1\",\"width\":720,\"height\":420},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/\",\"name\":\"Mukti Sulaiman : Data Kependudukan Masih Jadi Masalah di Sumsel - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-02-17T08:38:26+00:00\",\"dateModified\":\"2016-02-17T10:44:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mukti-sulaiman-data-kependudukan-masih-jadi-masalah-di-sumsel\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/559ca6059752d07b19bcc0d170a8e69f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\",\"https:\/\/twitter.com\/@buanaindonesia1\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":19503,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/data-ganda-jadi-dilema-kpu\/","url_meta":{"origin":23045,"position":0},"title":"Data Ganda Jadi Dilema KPU","date":"28 Mei 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com- Data pemilih akan semakin akurat dengan menerapkan program sistem pendataan pemilih setelah menerima data agregat kependudukan (DAK-2) dan data penduduk potensial pemilih (DP4) dari pemerintah. Penambahan calon pemilih meliputi penduduk yang baru datang dari daerah lain, pensiunan atau berhenti dari TNI\/Polri dan belum tercatat baik perorangan maupun keluarga. Kondisi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Politik&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/05\/Aspahani-rekap.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":56535,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-muba-hadiri-rakornas-dukcapil-tahun-2023\/","url_meta":{"origin":23045,"position":1},"title":"Pj Bupati Muba Hadiri Rakornas Dukcapil Tahun 2023","date":"25 Oktober 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG, - Pj Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi Mahmud MSi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Rakornas Dukcapil) Tahun 2023, di Hotel Novotel Palembang, Selasa (24\/10\/23). Kegiatan yang digelar Ditjen Dukcapil Kemendagri kali ini mengusung tema \"Penguatan Dukcapil untuk Pelayanan Publik dan Suksesnya Pemilu Serentak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/11\/Pj-Bupati.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":51400,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/disdukcapil-muba-terima-kunjungan-pansus-ii-dprd-kota-lubuklinggau\/","url_meta":{"origin":23045,"position":2},"title":"Disdukcapil Muba Terima Kunjungan Pansus II DPRD Kota Lubuklinggau","date":"19 Agustus 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Dengan ramah kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Banyuasin Hj Asmarani SSos MSi, beserta jajarannya sambut Kunjungan Kerja Panitia Khusus II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau di Aula Disdukcapil Muba, Kamis (19\/08\/21). Kunjungan Panitia Khusus II DPRD Kota Lubuk Linggau ini dalam rangka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/muba-34.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20826,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sepekan-pelayanan-dan-perekaman-ektp-stop\/","url_meta":{"origin":23045,"position":3},"title":"Sepekan, Pelayanan dan Perekaman E- KTP Stop","date":"4 September 2015","format":false,"excerpt":"LUBUK LINGGAU, Buanaindonesia.com- Hampir sepekan pelayanan dan perekamanan e-KTP di 8 Kecamatan wilayah Lubuklinggau terhenti akibat adanya perbaikan data center di pusat. Sehingga pelayanan dan perekaman eKTP untuk sementara stop sampai menunggu informasi lebih lanjut.\u00a0 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lubuklinggau, Johan Iman Sitepu menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/ilustrasi-e-KTP.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":35281,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/disdukcapil-banyuasin-layani-pembuatan-identitas-diri-dihari-libur-asn\/","url_meta":{"origin":23045,"position":4},"title":"Disdukcapil Banyuasin Layani Pembuatan Identitas Diri Dihari Libur ASN","date":"10 April 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN, -Kepala Dinas Kependudukan Banyuasin Bapak Saukani,SE.MM,. Menyerahkan KTP Elektronik kepada dua Kecamatan dan satu Kelurahan. Selasa\u00a0 (10\/04\/18) Penyerahan KTP elektronik itu di serahkan langsung Oleh Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil kepada Camat Air Salek,Camat Sumber Marga Telang dan Lurah kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin yang di terima\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil menyerahkan data kependudukan kepada Camat Air Salek","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/Saukani.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":52247,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/nara-pidana-lapas-kelas-iia-kabupaten-banyuasin-mendapat-kesempatan-rekam-e-ktp-dukcapil\/","url_meta":{"origin":23045,"position":5},"title":"Nara Pidana Lapas Kelas IIA Kabupaten Banyuasin Mendapat Kesempatan Rekam e-KTP Dukcapil","date":"15 Februari 2022","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Lapas Kelas IIA Banyuasin mengundang dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Banyuasin dalam rangka pendataan warga binaan yang belum mempunyai Nomor Induk Kependudukan berdomisili di Kabupaten Banyuasin. \"Pendataan warga binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin, yang belum mepunyai nomor induk kependudukan di maksudkan untuk Keperluan pendataan warga binaan yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Petugas Dukcapil Keliling ketika melakukan Proses Rekaman E-KTP ke Napi Lapas Kelas IIA Kabupaten Banyuasin","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2022\/02\/Petugas-Dukcapil-Keliling-ketika-melakukan-Proses-Rekaman-E-KTP-ke-Napi-Lapas-Kelas-IIA-Kabupaten-Banyuasin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23045"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23045"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23045\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23050,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23045\/revisions\/23050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23046"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23045"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23045"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23045"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}