{"id":23660,"date":"2016-03-24T15:16:00","date_gmt":"2016-03-24T08:16:00","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=23660"},"modified":"2016-03-24T18:25:31","modified_gmt":"2016-03-24T11:25:31","slug":"aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/","title":{"rendered":"AJI \u2013 STN Prakarsai Tim Penyambutan Petani Jambi,"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang dan Serikat Tani (STN) Sumatera Selatan, tadi malam, Rabu 23 Maret 2016 memprakarsai pembentukan Tim Penyambutan Petani Jambi yang melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara.\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara yang digelar di Angkringan Nasi Bakar Kopi Hitam (NBKH) di Jalan Jenderal Sudirman (Simpang Sekip Pangkal) Palembang ini menghasilkan satu tim penyambutan yang mereka namakan Solidaritas Rakyat Sumatera Selatan untuk Petani Jambi (SRSPJ).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Darwin Syarkowi, Ketua AJI Palembang mengatakan gagasan melakukan pembentukan Tim Penyambutan ini hasil diskusi antara STN Sumsel dan Ketua Partai Rakyat Demokratis Sumsel, Jaimarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAwaknya hanya berbincang ringan saja, tetapi kemudian mengerucut pada ide perlunya pembentukan tim khusus untuk menyambut petani Jambi. Ini kita lakukan, karena para aktifias perlu ruang diskusi yang rilek, santai tapi tetap cerdas, makanya kita pilih di angkringan Kopi Hitam. Suasananya enak, elegan dan tidak eleitis,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim penyambutan ini dibentuk sehubugan dengan aksi 1000 petani Jambi yang sedang tercekik konflik agraria di Jambi, seperti Suku Anak Dalam (SAD), Petani Dusun Mekar Jaya (Sarolangun), Petani Kunangan Jaya I dan II (Batanghari) dan Petani Tanjung Jabung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada pertemuan itu, Ketua Umum STN, Ahmad Rifai mengungkapkan, persoalan konflik agria sudah dimulai awal kemerdekaan.<br \/>\n\u201cUpaya melakukan perubahan dalam sistem agraria warisan Belanda sejak di era Soekarno,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini dilakukan, menurut Rifai karena memang tatanan agaria di negeri sebagai warisan belanda sangat timpang, dengan meredistribusi tanha bagi buruh tani serta petani miskin. Hal ini sudah muncul di kalagan pemerintah, partai polisik dan organsiasi rakyat. Pada umumnbya, menurut Rifai tuntutan adanya perubahan sistem agraria atau reforma agraria setelah proklamasi kemerdekaan di era 1945-1950, lebih banyak muncul dari para petani penggarap tanah partikelir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cModel Partikelir ini sudah bermuncullan sejak adanya Undang-Undang Agraria produk kolonial belanda di era 1870,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu aktifis 1998, Tumpal Si Mare-Mare menilai pemerintah tidak pernah serius dalam menyelesaikan persoalan agraria. Menurutnya, konflik agraria ini bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berdasa warsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0Tapi menurut Tumpa, karena pemeritah memang tidak punya kemauan politik dalam proses penyeelsaiakn kasus dan konflik tanah, akibatnya persoalan agraria ini tidak pernha tuntas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalaupun ada bantuan alat berat ke petani, itu hanya simbolitik saja, agar ada peniliaan kalau bantuan sudah disalurkan. Jadi petan saat ini hanya menajdi obyek proyek dari sekelompok orang yang secara sengaja menempatkan petani sebagai kaum yang dilemahkan,\u201d tegas<strong> (T.Pamungkas-Wardoyo-Imron Supriyadi)<\/strong><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-23660\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-23660\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang dan Serikat Tani (STN) Sumatera Selatan, tadi malam, Rabu 23 Maret 2016 memprakarsai pembentukan Tim Penyambutan Petani Jambi yang melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara.\u00a0 Acara yang digelar di Angkringan Nasi Bakar Kopi Hitam (NBKH) di Jalan Jenderal Sudirman (Simpang Sekip Pangkal) Palembang ini menghasilkan satu tim [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-23660\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-23660\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":23662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[10],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/aKTIVIS.jpg?fit=960%2C720&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"AJI \u2013 STN Prakarsai Tim Penyambutan Petani Jambi, - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang dan Serikat Tani (STN) Sumatera Selatan, tadi malam, Rabu 23 Maret 2016 memprakarsai pembentukan Tim Penyambutan Petani Jambi yang melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara.\u00a0 Acara yang digelar di Angkringan Nasi Bakar Kopi Hitam (NBKH) di Jalan Jenderal Sudirman (Simpang Sekip Pangkal) Palembang ini menghasilkan satu tim [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-24T08:16:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-03-24T11:25:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/aKTIVIS.jpg?fit=960%2C720&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@buanaindonesia1\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/aKTIVIS.jpg?fit=960%2C720&ssl=1\",\"width\":960,\"height\":720},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/\",\"name\":\"AJI \\u2013 STN Prakarsai Tim Penyambutan Petani Jambi, - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-03-24T08:16:00+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-24T11:25:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aji-stn-prakarsai-tim-penyambutan-petani-jambi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/559ca6059752d07b19bcc0d170a8e69f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\",\"https:\/\/twitter.com\/@buanaindonesia1\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":52666,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/krass-minta-jokowi-libatkan-serikat-tani-gabung-dalam-satgas-mafia-tanah\/","url_meta":{"origin":23660,"position":0},"title":"Krass Minta Jokowi Libatkan Serikat Tani Gabung Dalam Satgas Mafia Tanah","date":"26 Mei 2022","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG- Sambut instruksi Presiden Joko Widodo untuk menindak tegas mafia tanah, Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (Krass) mendukung penuh dalam pembentukan satgas mafia tanah dan meminta untuk melibatkan serikat tani dalam satuan tugas itu. Dikatakan, Sekretaris Jendral Eksekutif Harian Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan,Ki Edi Susilo, jika dukungan itu\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2022\/05\/IMG_20220526_092521.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":56386,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-ketua-tp-pkk-kabupaten-banyuasin-hj-merry-ibu-harus-miliki-kecerdasan-spiritual-dan-kecerdasan-emosi\/","url_meta":{"origin":23660,"position":1},"title":"Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Hj. Merry: Ibu Harus Miliki Kecerdasan Spiritual Dan Kecerdasan Emosi","date":"12 Oktober 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Pengajian Rutin Bulanan dan Silahturahmi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. A. Fatoni, M.Si dan Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Tyas Fatoni digelar di Griya Agung, Kamis, (12\/10\/23). Pengajian rutin ini dilakukan guna mengeratkan silahturahmi dan mensharing ilmu spiritual. Pengajian rutin\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/10\/acara-keagamaan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":16980,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-provinsi-di-sumatera-bahas-perbatasan\/","url_meta":{"origin":23660,"position":2},"title":"Dua Provinsi di Sumatera Bahas Perbatasan","date":"8 Maret 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melalui Asisten I Pemerintahan H Rusli, SP, MM didampingi Kabag Penyelesaian Perbatasan Drs. M Hifni Fithri menghadiri rapat koordinasi tim PBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan tim PBD Provinsi Jambi membahas batas antara kedua provinsi. Rapat yang dilaksanakan, Jumat (6\/3), di Ruang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":27292,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jalan-lintas-timur-palembang-jambi-kian-memprihatinkan\/","url_meta":{"origin":23660,"position":3},"title":"Jalan Lintas Timur Palembang Jambi Kian Memprihatinkan","date":"29 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kondisi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang menuju Provinsi Jambi kian memprihatinkan. Termasuk di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin. Sumsel. Ini diduga dampak dari tidak adanya siring dipinggir jalan. Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi jalan negara tersebut, sebab akibat jalan tersebut rusak aktivitas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/IMG-20161128-WA0026.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":30103,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/walikota-palembang-sambut-tim-mafesripala-palembang-emas-seven-summit-xpedition\/","url_meta":{"origin":23660,"position":4},"title":"Walikota Palembang Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition","date":"6 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Walikota Palembang H Harnojoyo Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition, yang berhasil menancapkan\u00a0 visi Palembang Emas di\u00a0 Puncak Tertingi\u00a0 Carstenz Pyramid (4.884 mdpl),\u00a0 mengibarkan Bendera Palembang Emas\u00a0 \"Saya Kaget dan cemas Mendengar cerita tim Mafesripala, yang diterpa badai salju, namun berhasil mencapai puncak\"ungkap H Harnojoyo,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"Walikota Palembang Sambut Tim Mafesripala Palembang Emas Seven Summit Xpedition","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/IMG_20170406_154856.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60943,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/plasma-sawit-di-empat-lawang-tak-jalan-joncik-muhammad-ungkap-petani-hanya-terima-rp50-ribu-per-bulan\/","url_meta":{"origin":23660,"position":5},"title":"Plasma Sawit di Empat Lawang Tak Jalan, Joncik Muhammad Ungkap Petani Hanya Terima Rp50 Ribu per Bulan","date":"27 Januari 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad mengungkap persoalan serius konflik agraria di wilayahnya akibat kewajiban kebun plasma sawit yang tidak dijalankan perusahaan perkebunan. Dari total 2.453 hektare lahan yang dibebaskan, realisasi kebun plasma bagi masyarakat disebut tidak sampai dua persen, sehingga petani hanya menerima sekitar Rp50 ribu per bulan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Empat Lawang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/Jakarta.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23660"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23660"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23660\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23665,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23660\/revisions\/23665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23660"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23660"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23660"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}