{"id":24233,"date":"2016-09-08T18:55:32","date_gmt":"2016-09-08T11:55:32","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=24233"},"modified":"2016-09-08T22:48:30","modified_gmt":"2016-09-08T15:48:30","slug":"setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/","title":{"rendered":"Setelah Dicari Empat Puluh Jam, Menantu Kepala Desa ini Ditemuka Tidak Bernyawa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MURATARA, Buanaindonesia.com \u2013 Nurdin (34) warga Desa Pantai Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara, akhirnya ditemukan oleh Tim Penanggulangan Bencana (Tagana) setelah 40 jam sejak diketahui tenggelam di Sungai Rupit, Selasa (6\/9\/2016) sekitar pukul 18.15 WIB dekat rumah korban.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nurdin saat ditemukan sudah tidak lagi bernyawa, kondisi badannya juga membengkak akibat terlalu lama di dalam air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, Zainal Aripin menyatakan rasa syukurnya ketika Tim Tagana berhasil menemukan jenazah Nurdin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAlhamdulillah jenazah Nurdin Bin Mulyanto ditemukan,\u201d ungkapnya, Kamis (8\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diceritakan Zainal Aripin kejadian tersebut bermula ketika korban baru saja pulang dari kebunnya dan hendak menuju rumah dengan menyebrangi Sungai Rupit, karena tidak ada perahu akhirnya Nurdin bersama dengan temannya, DT (50) berinisiatif menebang sebatang pohon pisang untuk menyebrang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNurdin menyebrangi Sungai Rupit menggunakan pohon Pisang, namun belum setengah perjalanan yang dilalui korban lemas sehingga tanggannya yang memegang pohon Pisang terlepas. Menyadari hal tersebut, DT menoleh ke belakang, namun sosok Nurdin sudah tidak terlihat lagi. Nurdin ini memang tidak bisa berenang,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usai menerima laporan dari warga, bahwa ada orang yang tenggelam, Tim Tagana langsung melakukan pencarian sampai dengan malam hari. bahkan, sejumlah warga juga turut mencari Nurdin. Sayangnya pencarian malam itu tidak membuahkan hasil.\u201cUntunglah setelah pencarian selama dua hari, Nurdin berhasil ditemukan sekitar\u00a0700 meter dari lokasi dirinya terjatuh,\u201d jelas Zainal Aripin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber yang berhasil dihimpun di lapangan, Nurdin meripakan\u00a0warga asli Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Ia tinggal di Muratara karna menikah dengan anak Kepala Desa Pantai, Tamani. Dalam kesehariannya, bekerja mengurus kebun karet yang cukup jauh dari rumahnya, bahkan harus menyebrangi Sungai Rupit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semoga arwah Almarhum Nurdin diterima disisi Tuhan YME, serta ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya. Untuk keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dengan kejadian ini.&#8221; Imbuh Zaenl (Aulia Azan Siddiq)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-24233\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-24233\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MURATARA, Buanaindonesia.com \u2013 Nurdin (34) warga Desa Pantai Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara, akhirnya ditemukan oleh Tim Penanggulangan Bencana (Tagana) setelah 40 jam sejak diketahui tenggelam di Sungai Rupit, Selasa (6\/9\/2016) sekitar pukul 18.15 WIB dekat rumah korban. Nurdin saat ditemukan sudah tidak lagi bernyawa, kondisi badannya juga membengkak akibat terlalu lama di dalam air. [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-24233\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-24233\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":33,"featured_media":24234,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[317],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/09\/korban.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Setelah Dicari Empat Puluh Jam, Menantu Kepala Desa ini Ditemuka Tidak Bernyawa - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MURATARA, Buanaindonesia.com \u2013 Nurdin (34) warga Desa Pantai Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara, akhirnya ditemukan oleh Tim Penanggulangan Bencana (Tagana) setelah 40 jam sejak diketahui tenggelam di Sungai Rupit, Selasa (6\/9\/2016) sekitar pukul 18.15 WIB dekat rumah korban. Nurdin saat ditemukan sudah tidak lagi bernyawa, kondisi badannya juga membengkak akibat terlalu lama di dalam air. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-08T11:55:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-09-08T15:48:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/09\/korban.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/09\/korban.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/\",\"name\":\"Setelah Dicari Empat Puluh Jam, Menantu Kepala Desa ini Ditemuka Tidak Bernyawa - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-09-08T11:55:32+00:00\",\"dateModified\":\"2016-09-08T15:48:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/setelah-dicari-empat-puluh-jam-menatu-kepala-desa-ini-ditemuka-tidak-nernyawa\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/794c32942dc068d2318496e678d1cac4\",\"name\":\"M. Irfan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/60fec7a54d966933d93eb1e8722ade97?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M. Irfan\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":21514,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kebakaran-pasar-rupit-lahap-14-ruko\/","url_meta":{"origin":24233,"position":0},"title":"Kebakaran Pasar Rupit Lahap 14 Ruko","date":"19 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"MURATARA, Buanaindonesia.com - Kebakaran hebat melanda 14 rumah toko (Ruko) di Pasar yang terletak di Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Minggu (18\/10) pukul 20.35 WIB. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Miliaran rupiah. Menurut salah satu warga setempat Mengatakan api pertama kali terlihat di antara toko Mariam dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/kondisi-kebakaran.jpg?fit=640%2C384&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":33525,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/gara-gara-istri-muda-suami-disiram-cuka-para\/","url_meta":{"origin":24233,"position":1},"title":"Gara-gara Istri Muda, Suami Disiram Cuka Para","date":"4 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, LUBUKLINGGAU\u00a0 -\u00a0 Lamcaya Bilahi alias Bayi, Ibu rumah tangga (IRT) terpaksa berurusan dengan hukum. Itu lantaran dirinya melakukan tindak pidana kekerasan fisik dalam rumah tangga terhadap suaminya sendiri selaku korban yakni Syaparudin alias Nurdin dirumahnya di Jl Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Korban dan pelaku yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/10\/IMG_20171004_224227.jpg?fit=640%2C410&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":31318,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/begal-jalinsum-mengaku-polisi-tewas-dipelor-tim-buser\/","url_meta":{"origin":24233,"position":2},"title":"Begal Jalinsum Mengaku Polisi Tewas Dipelor Tim Buser","date":"2 Juni 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS - Berakhir sudah sepak terjang Norman (44) warga Desa Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara dalam aksi begal di wilayah hukum Polres Musi Rawas, yang sudah sangat meresahkan masyarakat, setelah berakhir di lumpuhkan oleh tim buser Polres Mura, sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Lintas Lubuklinggau-Jambi,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musirawas&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/06\/berita-musirawas.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":33135,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aniaya-istri-pake-linggis-rasdian-ditangkap-polisi\/","url_meta":{"origin":24233,"position":3},"title":"Aniaya Istri Pake Linggis, Rasdian Ditangkap Polisi","date":"8 September 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MURATARA - Hanya lantaran belum menyiapkan makan dan tidak mengangkat telepon, seorang suami nekat menganiaya istrinya, menggunakan linggis. hingga mengalami luka memar ditangan dan kaki. Dan akibatnya pelaku terpaksa harus merasakan dinginnya hotel prodeo Mapolsek Muara Rupit, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi melalui Kapolsek Muara Rupit\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/09\/IMG_20170908_080100.jpg?fit=640%2C378&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":28296,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bandit-spesialis-bobol-rumah-akhirnya-meringkuk-di-sel\/","url_meta":{"origin":24233,"position":4},"title":"Bandit Spesialis Bobol Rumah Akhirnya Meringkuk di Sel","date":"8 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANASUMSEL.COM, MURATARA - Berakhir sudah sepak terjang FA warga Desa Pantai Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, setelah berhasil dibekuk oleh satreskrim Polsek Rupit usai melakukan aksi bobol rumah milik Maria Ulfa, saat korban sedang pergi yasinan. Rabu (8\/2\/2017). Dan harus meringkuk di jeruji besi tahanan Mapolsek Rupit. Kapolres Musi Rawas AKBP\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Tersangka-pembobol-rumah.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":30283,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mura-pimpin-langsung-penangkapan-begal-anggota-brimob-bengkulu\/","url_meta":{"origin":24233,"position":5},"title":"Kapolres Mura Pimpin Langsung Penangkapan Begal Anggota Brimob Bengkulu","date":"13 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, \u00a0SUMSEL - Aksi begal kembali terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di daerah Karang Anyar, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara. Baru-baru ini menimpah Aprialdi (32) \u00a0Anggota Den A Satbrimobda Bengkulu beserta keluarganya. Dibegal saat melalui Jalinsum dari Jambi hendak menuju Bengkulu. Membuat Kapolres Musi Rawas berang dan turun langsung\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"Mura Pimpin Langsung Penangkapan Begal Anggota Brimob Bengkulu","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/IMG_20170413_203715.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24233"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24233"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24233\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24239,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24233\/revisions\/24239"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}