{"id":24505,"date":"2016-02-19T00:09:55","date_gmt":"2016-02-18T17:09:55","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/banyuasin\/?p=24505"},"modified":"2016-02-19T00:09:55","modified_gmt":"2016-02-18T17:09:55","slug":"masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/","title":{"rendered":"Masyarakat Ramai-ramai Memancing Ikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Selama musim penghujan tahun ini menjadi keberkahan setiap orang, salah satunya dengan banyaknya ikan yang hidup di lahan lebak di kawasan Kecamatan Rambutan. Di sepanjang jalan provinsi mulai dari Desa Sungai Pinang hingga ke Sungai Dua terlihat sejumlah warga yang asyik memancing ikan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ya, pemandangan ini biasa bisa dilihat saat musim penghujan atau saat pasang naik, sebab lahn yang sebelumnya kering ini terisi penuh dengan air sehingga menjadi habitat ikan hidup didalamnya. Salah satu ikan yang hidup adalah jenis betok, gabus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Siti, salah satu pemancing mengatakan jika memancing ini hanya sekedar mengisi waktu luang. Dalam sehari, dirinya bisa membawa setengah kilogram ikan betok dan gabus. Dengan berbekal pancing dan umpan seadanya dirinya bisa memberikan lauk kepada keluarganya, tanpa harus membeli di pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cBiasanya kalau pekerjaan di rumah sudah selesai, baru pergi memancing. Sekitar jam 2 siang mulai menajur kail, menjelang sore baru pulang ke rumah. Ya lumayan, bisa hampir seperempat kilo bahkan sampai setengah kilo. Ikannya memang kecil-kecil, tapi rasanya sangat manis. Ada betok, seluang dan gabus,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mendapatkan ikan, dirinya harus perpindah-pindah tempat memancing, tidak hanya bersiri pada satu posisi saja. Apalagi jika ada pemancing lainnya, tentu akan berpengaruh pada pendapatan ikan yang bisa dibawa pulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cYang mancing di sepanjang sawah ini ka bukan saya sendiri, banyak. Jadi kalau tidak dapat-dapat ikan, harus cari posisi lain. Karena memancing di lahan begini gampang-gampang susah juga. Ya, namanya juga iseng, seberapa pun dapat ya dibawa. Karena hanya buat dimakan sendiri bukan untul dijual,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Senada dikatakan Yeni, pemancing lainnya. Diirinya juga hanya sekedar iseng memancing di lokasi ini mengingat banyaknya yang memancing. \u201cLagi nyuci mobil, sembari nunggu cucian mobil selesai, ya mancing. Lumayan sih dapat ikan betok dan gabung. Buat makan sendiri, sebab ikan mancing disini rasanua beda dengan yang dijual dipasar, lebih manis,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor: Karnadi<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-24505\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-24505\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Selama musim penghujan tahun ini menjadi keberkahan setiap orang, salah satunya dengan banyaknya ikan yang hidup di lahan lebak di kawasan Kecamatan Rambutan. Di sepanjang jalan provinsi mulai dari Desa Sungai Pinang hingga ke Sungai Dua terlihat sejumlah warga yang asyik memancing ikan. Ya, pemandangan ini biasa bisa dilihat saat musim penghujan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-24505\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-24505\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":24506,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/IMG_20160218_234009.jpg?fit=640%2C384&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masyarakat Ramai-ramai Memancing Ikan - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Selama musim penghujan tahun ini menjadi keberkahan setiap orang, salah satunya dengan banyaknya ikan yang hidup di lahan lebak di kawasan Kecamatan Rambutan. Di sepanjang jalan provinsi mulai dari Desa Sungai Pinang hingga ke Sungai Dua terlihat sejumlah warga yang asyik memancing ikan. Ya, pemandangan ini biasa bisa dilihat saat musim penghujan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-02-18T17:09:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/IMG_20160218_234009.jpg?fit=640%2C384&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"384\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/IMG_20160218_234009.jpg?fit=640%2C384&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":384},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/\",\"name\":\"Masyarakat Ramai-ramai Memancing Ikan - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-02-18T17:09:55+00:00\",\"dateModified\":\"2016-02-18T17:09:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/masyarakat-ramai-ramai-memancing-ikan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":36197,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/hendak-cuci-tangan-pemancing-ditarik-buaya\/","url_meta":{"origin":24505,"position":0},"title":"Hendak Cuci Tangan, Pemancing Ditarik Buaya","date":"8 Juli 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Warga Banyuasin kembali menjadi korban keganasan buaya muara yang selama ini hidup di perairan Desa Limau Kecamatan Sembawa Banyuasin. Kali ini yang menjadi korban, Arif (18) warga Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Sebelum menjadi korban serangan buaya di perairan Limau, Arif bersama kakaknya bwrnama Agus dan rekannya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/07\/Buaya.jpg?fit=1040%2C621&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":49289,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/eks-dermaga-boom-berlian-bakal-di-jadikan-destinasi-wisata\/","url_meta":{"origin":24505,"position":1},"title":"Eks Dermaga Boom Berlian Bakal Di Jadikan Destinasi Wisata","date":"17 Februari 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Bekas Dermaga terbesar di Kabupaten Banyuasin, tepatnya di Bom berlian Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Bakal menjadi destinasi wisata pemancingan dan wisata keluarga, hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Kelembagaan dan Industri Pariwisata Disporapar Banyuasin, Lisa Octaria. Dirinya mengungkapkan Boom Berlian bakal di optimalkan keberadaannya mengingat dahulunya merupakan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/02\/banyuasin-8.jpg?fit=640%2C607&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":47589,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/edukasi-cegah-karhutbunlah-sambil-mancing-mania%e2%80%8b\/","url_meta":{"origin":24505,"position":2},"title":"Edukasi Cegah Karhutbunlah Sambil Mancing Mania\u200b","date":"9 Agustus 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA - Musim kemarau yang saat ini melanda Kabupaten Musi Banyuasin juga diiringi dengan musim ikan. Memanfaatkan dua musim tersebut, tampak sudah beberapa pekan belakangan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menyisir daerah pelosok untuk edukasi sekaligus sosialisasi pencegahan karhutbunlah sembari memancing ikan di Sungai, minggu (9\/8\/2020). Beni Hernedi beserta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/10\/IMG_20201011_143611.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":34393,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kembangkan-sarana-promosi-potensi-perikanan-pt-medco-gelar-lomba-mancing\/","url_meta":{"origin":24505,"position":3},"title":"Kembangkan Sarana Promosi Potensi Perikanan, PT Medco Gelar Lomba Mancing","date":"4 Februari 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Salah satu cara yang dilakukan PT Medco E&P Indonesia untuk mengembangkan potensi perikanan khususnya dikabupaten Musi Banyuasin (Muba) dengan menyelenggarakan festival mancing di desa Danau Cala kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Festival yang dipandu oleh panitia yang dibentuk dari pemuda karang taruna dan Pemerintah desa Danau\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Kembangkan Sarana Promosi Potensi Perikanan, PT Medco E&amp;P Gelar Lomba Mancing","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/02\/Manager-West-Area-CARE-Bondan-Brillianto-saat-menyerahkan-hadiah-pemenang-lomba-mancing-1.jpg?fit=645%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":39239,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bupati-buka-serunya-muara-enim-fisheries-2019\/","url_meta":{"origin":24505,"position":4},"title":"Bupati Buka Serunya Muara Enim Fisheries 2019","date":"25 Februari 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM - Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Hj Sumarni Ahmad Yani secara resmi membuka festival ke-2 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim yakni ajang lomba mancing spektakuler dengan tema Serunya Muara Enim Fisheries (SMF) 2019. Kegiatan yang dipusatkan dikawasan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muara Enim&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Hj Sumarni Ahmad Yani memukul gong. Menadai dibukanya acara ajang lomba mancing spektakuler dengan tema Serunya Muara Enim Fisheries (SMF) 2019.","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/02\/Bupati-Muaraenim.jpg?fit=640%2C392&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26079,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aliran-parit-di-belakang-mayora-banyuasin-tercemar-puluhan-ikan-mati\/","url_meta":{"origin":24505,"position":5},"title":"Aliran Parit di Belakang Mayora Banyuasin Tercemar, Puluhan Ikan Mati","date":"16 September 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Aliran parit yang terletak dibelakan pabrik mayora kelurahan sukamoro kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin tercemar limbah berhahaya.\u00a0Akibatnya puluhan ikan gabus dan ikan lainya mati. Jum'at (16\/09\/16). Selain mengganggu habitat ikan-ikan yang hidup di aliran sepanjang parit tersebut, akibat tercemarnya air, warga kelurahan sukamoro khususnya yang tinggal disepanjang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/09\/Warga-sekitar-saat-menujukan-ikan-ikan-mati.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24505"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24505\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}