{"id":25969,"date":"2015-07-06T15:16:07","date_gmt":"2015-07-06T15:16:07","guid":{"rendered":"http:\/\/banyuasin.buanaindonesia.com\/?p=20606"},"modified":"2015-07-06T15:16:07","modified_gmt":"2015-07-06T15:16:07","slug":"ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/","title":{"rendered":"Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Petani Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan saat ini resah, pasalnya ribuan areal sawah yang telah ditanami padi saat ini terancam gagal panen. Lantaran air mengering bahkan tanah mulai retak-retak. Hal ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seperti yang dikatakan Mahasan Alam, petani Desa Gelebak Dalam. Dia menjelaskan, padi yang sudah ditanam diareal sawah, awalnya berair kini mengering lantaran kemarau yang cukup panjang. Bahkan, padinya kini terancam gagal panen. Dan hal ini bukan hanya dirasakan dirinya melainkan puluhan petani lainnya. Setidaknya ada sekitar 500 hektare sawah yang telah tanam yang tanahnya mengering dan mengalami retak-retak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kami kebingungan, untuk mengangkut air ke sawah cukup jauh, makanya usaha kami terasa sia-sia saja mengingat areal yang kering ini mencapai ratusan hektare. Lihatlah saja, tanah kering tak ada air sedikitpun, dan kini tanah mulai retak-retak. Jika dalam satu bulan ke depan tidak ada hujan atau tidak disiram dengan air yang cukup, maka padi kami ini akan kering dan akhirnya mati. Sudah jelas, tahun ini kami terancam gagal panen,&#8221; ungkap dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia berharap agar pihak terkait dapat segera bertindak, dengan meminjamkan mesin pompa air, untuk mengalirkan air ke areal persawahan yang mulai kekeringan. Mengingat untuk menggunakan mesin pompa biasa tidak bisa maksimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kita berharap ada bantuan mesin pompa air dari Distannak, sebab memang sudah ada bantuan, itu baru diberikan kepada Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Sungai Pinang, hanya satu. Sementara yang kekeringan ini hampir menyeluruh tentunya tidak akan mampu mengkover kebutuhan. Kami minta tolong Distannak untuk segera bertindak cepat,&#8221; harapnya.(muh)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25969\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25969\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Petani Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan saat ini resah, pasalnya ribuan areal sawah yang telah ditanami padi saat ini terancam gagal panen. Lantaran air mengering bahkan tanah mulai retak-retak. Hal ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir. Seperti yang dikatakan Mahasan Alam, petani Desa Gelebak Dalam. Dia menjelaskan, padi yang sudah ditanam diareal [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25969\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25969\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":20607,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Petani Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan saat ini resah, pasalnya ribuan areal sawah yang telah ditanami padi saat ini terancam gagal panen. Lantaran air mengering bahkan tanah mulai retak-retak. Hal ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir. Seperti yang dikatakan Mahasan Alam, petani Desa Gelebak Dalam. Dia menjelaskan, padi yang sudah ditanam diareal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-07-06T15:16:07+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/\",\"name\":\"Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-07-06T15:16:07+00:00\",\"dateModified\":\"2015-07-06T15:16:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":20711,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/5-000-hektare-sawah-kekeringan\/","url_meta":{"origin":25969,"position":0},"title":"5.000 Hektare Sawah Kekeringan","date":"29 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Sekitar 5.000 hektare lahan persawahan yang ada di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen. Pasalnya lahan sawah mengalami kekeringan lantaran tidak adanya pasokan air selama kemarau panjang ini. Ya, setidaknya sawah petani yang berada di Dusun 4 dan Dusun 5 Desa Tebing Abang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":27590,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ditengah-musim-hujan-petani-daerah-ini-malah-kekeringan\/","url_meta":{"origin":25969,"position":1},"title":"Ditengah Musim Hujan Petani Daerah ini Malah Kekeringan","date":"22 Desember 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL, MUARA ENIM -\u00a0Meski belum genap satu bulan pasca tanam, puluhan hektar tanaman padi milik para petani di Desa Kepur Kecamatan Kota Muara Enim, tepatnya di areal persawahan tadah hujan Ataran Ulak Himbe kawasan Islamic Center saat ini dilanda kekeringan. Jika tidak segera turun hujan dalam waktu dekat, dipastikan tanaman\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/12\/Petani.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20617,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-5-desa-di-kecamatan-rambutan-kekeringan\/","url_meta":{"origin":25969,"position":2},"title":"Petani 5 Desa di Kecamatan Rambutan Kekeringan","date":"6 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Menanggapi kekeringan yang melanda petani di Kecamatan Rambutan, Anggota DPRD Banyuasin, Juprianto membenarkan hal tersebut. Menurut dia, berdasarkan pantauan langsung dirinya mendapati setidaknya ada lima desa yang darurat pertanian akibat kekeringan. Luasan sawah yang terancam gagal panen ini mencapai ribuan hektare. Lima desa tersebut yakni Desa Sungai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Herman Sawiran saat melakukan aksi damai poto: Aulia)","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/Herman-Sawirana.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1556,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-di-semende-kesulitan-cari-lokasi-penyemaian-padi-2\/","url_meta":{"origin":25969,"position":3},"title":"Petani di Semende Kesulitan Cari Lokasi Penyemaian Padi","date":"20 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"MUARAENIM, Buanaindonesia.com- Para petani di wilayah Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) dan Semende Darat Tengah (SDT) mengeluhkan kesulitan mencari lokasi untuk menyemai benih padi akibat lahan persawahan yang kering akibat kemarau panjang. Padahal menurut mereka, sesuai dengan jadwal tidak lama lagi berdasarkan hitungan kalender sudah mulai masuk masa olah tanah.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/ilustrasi-kekeringan.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":25973,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-4-desa-mulai-panen\/","url_meta":{"origin":25969,"position":4},"title":"Petani 4 Desa Mulai Panen","date":"31 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUSIN, Buanaindonesia.com \u2013 Petani di Kecamatan Rambutan saat ini cukup gembira, pasalnya meski kekeringan melanda sejumlah petani diberbagai daerah, namun hal itu tidak berpengaruh pada sawah mereka. Ya, saat ini petani di empat desa di Kecamatan Rambutan sudah memasuki masa panen. Keempat desa itu yakni Desa Pangkalan Gelebek, Sungai Pinang,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":21510,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-padi-berkurang-50\/","url_meta":{"origin":25969,"position":5},"title":"Produksi Padi Berkurang 50%","date":"4 September 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Akibat kemarau panjang, produksi sawah petani di Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan turun drastis. Sejumlah petani mengaku padi yang dihasilkan hanya rata-rata 50 %, bahkan ada hanya berhasil 30 % saja. Seperti yang diakui Alamsyah, menurut dia, dari padi yang telah dipanen, biasanya bisa menghasilkan 100 kaleng\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25969"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25969"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25969\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}