{"id":25980,"date":"2015-09-16T21:38:56","date_gmt":"2015-09-16T14:38:56","guid":{"rendered":"http:\/\/banyuasin.buanaindonesia.com\/?p=21843"},"modified":"2015-09-16T21:38:56","modified_gmt":"2015-09-16T14:38:56","slug":"produksi-karet-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/","title":{"rendered":"Produksi Karet Menurun"},"content":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Kemarau panjang yang diprediksi hingga November mendatang memang membuat masyarakat kalang kabut. Tak terkecuali yang harus dihadapi petani karet di Kecamatan Air Kumbang. Ya, sudah berbulan-bulannya hujan tak turun berakibat pada menurunnya produksi getah karet yang dihasilkan.<\/p>\n<p>Tentu saja kondisi ini makin membuat petani karet menjerit. Betapa tidak, makin tak kunjung sehatnya harga karet membuat mereka makin terpuruk.<\/p>\n<p>Suwarno, warga Desa Rimba Jaya mengatakan jika sejak musim kemarau produksi getah karet turun. Jika  biasanya setiap dua minggu dalam satu hektar, petani bisa menghasilkan getah karet sebanyak 150 kilogram. Sekarang akibat kemarau dirinya hanya mendapatkan 30 hingga 50 kilogram getah karet.<\/p>\n<p>\u201cSejak dulu baru sekarang produksi karet yang turunnya sangat besar, ini membuat kita sebagai petani karet kesulitan, terlebih saat ini harga kebutuhan pokok sangat tinggi. Sementara pendapatan kita justru mengalami penurunan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara untuk harga karet saat ini untuk harga karet bulanan hanya  Rp 7.200 per kilogram. Jika dibandingkan harga beras, harga karet tersebut jauh lebih murah. Bagi petani karet yang tidak memiliki sumber penghasilan lain turunnya produksi serta rendahnya harga karet tentu sangat memberatkan. Terlebih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. <\/p>\n<p>\u201cSaya tidak ada pekerjaan dan usaha lain selain berkebun karet. Jika harga karet murah dan hasil sadapan kita turun tentu semakin membuat kita susah. Apalagi harga kebutuhan sekarang terus naik,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dia juga mengatakan, sebagian besar masyarakat di desa tempatnya tinggal selama ini beprofesi sebagai petani karet. Sehingga masyarakat sangat tergantung dengan produksi dan harga karet. <\/p>\n<p>\u201cMemang ada warga yang bersawah tapi sebagian besar kita memilih berkebun karet karena dulu harga karet pernah tinggi sehingga semakin membuat masyarakat semangat untuk berkebun karet,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Rachmat, petani karet lainnya mengaku, hanya bisa pasrah dengan kondisi harga karet yang anjlok seperti sekarang. Karena sebagai seorang petani dirinya sadar tidak bisa berbuat apa-apa karena naik maupun turunnya harga karet tergantung pasar dunia.<\/p>\n<p>\u201dNamun saya sebagai masyarakat berharap pemerintah memperhatikan petani karet agar jangan lebih susah, apalagi sekarang harga kebutuhan hidup sehari-hari sangat mahal tidak sebanding dengan penghasilan dari berkebun karet,\u201d harapnya.(muh)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25980\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25980\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Kemarau panjang yang diprediksi hingga November mendatang memang membuat masyarakat kalang kabut. Tak terkecuali yang harus dihadapi petani karet di Kecamatan Air Kumbang. Ya, sudah berbulan-bulannya hujan tak turun berakibat pada menurunnya produksi getah karet yang dihasilkan. Tentu saja kondisi ini makin membuat petani karet menjerit. Betapa tidak, makin tak kunjung sehatnya [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25980\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25980\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":21519,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Produksi Karet Menurun - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Kemarau panjang yang diprediksi hingga November mendatang memang membuat masyarakat kalang kabut. Tak terkecuali yang harus dihadapi petani karet di Kecamatan Air Kumbang. Ya, sudah berbulan-bulannya hujan tak turun berakibat pada menurunnya produksi getah karet yang dihasilkan. Tentu saja kondisi ini makin membuat petani karet menjerit. Betapa tidak, makin tak kunjung sehatnya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-16T14:38:56+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/\",\"name\":\"Produksi Karet Menurun - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-09-16T14:38:56+00:00\",\"dateModified\":\"2015-09-16T14:38:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/produksi-karet-menurun\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":1461,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/harga-karet-masih-murah-petani-makin-lesu\/","url_meta":{"origin":25980,"position":0},"title":"Harga Karet Masih Murah, Petani Makin Lesu","date":"4 Januari 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com-\u00a0Harapan para petani di Kecamatan Tanjung Agung dan Lawang Kidul agar harga karet dinaikkan sulit terwujud. Pada awal 2016 ini, harga karet masih dikisaran Rp4 ribu sampai Rp5 ribu per kilogram. Tidak jauh berbeda dengan harga karet tahun-tahun sebelumnya. Petani karet di wilayah itu mulai lesu karena hasil\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/01\/kebon-karet.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26005,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/karet-petani-kembali-anjlok\/","url_meta":{"origin":25980,"position":1},"title":"Karet Petani Kembali Anjlok","date":"1 Februari 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Meski kenaikan harga karet petani dalam setahun terakhir ini tidak begitu signifikan dan cenderung mengalami penurunan, namun ternyata hasil komoditi kebun itu kembali anjlok. Di sejumlah desa di Kecamatan Air Kumbang, kini harganya anjlok hingga Rp 3.000\/Kg. Tentu saja kondisi ini makin membuat terpuruknya perekonomian masyarakat. Terlebih\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/08\/IMG-20160826-WA0005.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":25978,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-karet-gigit-jari\/","url_meta":{"origin":25980,"position":2},"title":"Petani Karet Gigit Jari","date":"4 September 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Anjloknya harga komiditi perkebunan, seperti karet membuat petani karet di Kabupaten Banyuasin menjerit. Tak terkecuali yanv dialami oleh petani karet di Desa Nusa Makmur Kecamatan Air Kumbang, setahun lebih mereka menderita akibat murahnya harga jual karet. Saat ini, harga karet bertahan di level Rp 4.000\/Kg. Asep, salah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":1789,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/musim-hujan-petani-karet-kian-terjepit\/","url_meta":{"origin":25980,"position":3},"title":"Musim Hujan, Petani Karet Kian Terjepit","date":"1 Februari 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com - Belum membaiknya harga getah karet serta masuknya musim hujan membuat petani karet di Kabupaten Muara Enim, kian terjepit. Bagaimana tidak, dengan telah masuknya musim hujan apalagi intensitas hujan tinggi yang turun akhir-akhir ini menyebabkan aktivitas penyadapan terganggu. Bahkan sampai tidak bisa menyadap getah karet sama sekali.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/Musim-Hujan-Petani-Karet-Kian-Terjepit.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":27197,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-karet-mulai-tersenyum\/","url_meta":{"origin":25980,"position":4},"title":"Petani Karet Mulai Tersenyum, ini Harga Terbaru","date":"21 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL, MUARA ENIM - Setelah sempat anjlok mencapai Rp4 ribu per kilogram, kini harga getah karet ditingkat petani mulai berangsur naik hingga mencapai Rp8 ribu - Rp9 ribu per kilogram. Dengan kenaikan harga komiditi ini tentu saja membuat para petani sedikit senang. Petani berharap harga karet tidak kembali turun atau\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/penjual-karet.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21329,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/disbun-ajak-masyarakat-bertani-karet-organik\/","url_meta":{"origin":25980,"position":5},"title":"Disbun Ajak Masyarakat Bertani Karet Organik","date":"4 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"MUSIRAWAS, Buanaindonesia.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengajak masyarakat untuk bertani karet organik. Sebab Menurutnya, karet organik diklaim lebih bergetah dibandingkan karet yang non organik dan sistem perawatannya pun menggunakan pupuk yang bisa didapatkan dilingkungan sekitar. \"Saat ini budidaya karet organik dilakukan secara berkelanjutan yang memanfaatkan bahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Mura&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/Ramdani-Lubis.jpg?fit=258%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25980"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25980"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25980\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}