{"id":25989,"date":"2015-11-26T20:19:44","date_gmt":"2015-11-26T13:19:44","guid":{"rendered":"http:\/\/banyuasin.buanaindonesia.com\/?p=23096"},"modified":"2015-11-26T20:19:44","modified_gmt":"2015-11-26T13:19:44","slug":"saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/","title":{"rendered":"Saluran Dangkal, Hasil Perkebunan Terhambat"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Masyarakat Kecamatan Makarti Jaya yang mayoritas sebagai petani kelapa dalam, mengeluhkan dengan adanya pendangkalan sekuder yang mengakibatkan sulitnya mengeluarkan hasil perkebunan. Akibatnya, kelapa petani di Desa Sungai Semut dan Pendowo Harjo kalah bersaing dengan petani lainnya.<\/strong><\/p>\n<p>Mendangkalnya saluran sekunder ini terungkap saat reses anggota DPRD Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III, Kamis (26\/11). Seperti yang diungkapkan Kades Sungai Semut, Herman menjelaskan jika sekunder yang dangkal ini mulai dari SP 1 hingga ke SP 2 sepanjang kurang lebih 5 Km butuh direhab.<\/p>\n<p>\u201cPetani kami di Desa Sungai Semut ini adalah petani kelapa, karena mendangkalnya sekunder ini membuat terhambatnya transportasi petani untuk mengangkut hasil kebun. Bayangkan saja, saat petani kami akan membawa keluar, sangat susah. Satu minggu baru bisa keluar, akibatnya kualitas kelapa petani kami tidak bisa bersaing dengan petani desa lainnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Senada dikatakan, Kades Pendowo Harjo Ambo Ako. Dia menjelaskan jika pendangkalan sekunder Desa Pendowo Harjo yang letaknya berseberangan dengan Desa Sungai Semut. Sekunder ini pernah dilakukan perehaban pada tahun 2006 dan sayangnya hingga saat ini belum lagi adanya perehaban sehingga kondisinya makin mendangkal.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap saluran sekunder yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Selama ini untuk mengangkut kelapa dari kebun untuk dibawa keluar sangat susah dan lama. Seringkali tidak bisa keluar karena kondisi sekunder yang kering. Memang sudah seharusnya dilakukan perehaban,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, anggota DPRD Banyuasin Dapil III, Emi Sumitra menjelaskan jika untuk tahun ini pihaknya mendapatkan informasi bahwasanya di Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuasin tidak memiliki anggaran untuk melakukan perehaban saluran irigasi.<\/p>\n<p>\u201cNamun kita berharap untuk perehaban ini ada bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Untuk itu kita harus menunggu mudah-mudahan ada bantuan untuk rehab di Kecamatan Makarti Jaya dan seluruh kecamatan lainnya,\u201d jelasnya.(muh)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25989\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25989\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Masyarakat Kecamatan Makarti Jaya yang mayoritas sebagai petani kelapa dalam, mengeluhkan dengan adanya pendangkalan sekuder yang mengakibatkan sulitnya mengeluarkan hasil perkebunan. Akibatnya, kelapa petani di Desa Sungai Semut dan Pendowo Harjo kalah bersaing dengan petani lainnya. Mendangkalnya saluran sekunder ini terungkap saat reses anggota DPRD Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III, Kamis (26\/11). [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-25989\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-25989\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":23097,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saluran Dangkal, Hasil Perkebunan Terhambat - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com &#8211; Masyarakat Kecamatan Makarti Jaya yang mayoritas sebagai petani kelapa dalam, mengeluhkan dengan adanya pendangkalan sekuder yang mengakibatkan sulitnya mengeluarkan hasil perkebunan. Akibatnya, kelapa petani di Desa Sungai Semut dan Pendowo Harjo kalah bersaing dengan petani lainnya. Mendangkalnya saluran sekunder ini terungkap saat reses anggota DPRD Banyuasin Daerah Pemilihan (Dapil) III, Kamis (26\/11). [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-11-26T13:19:44+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/\",\"name\":\"Saluran Dangkal, Hasil Perkebunan Terhambat - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-11-26T13:19:44+00:00\",\"dateModified\":\"2015-11-26T13:19:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/saluran-dangkal-hasl-perkebunan-terhambat\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":54156,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kepala-dinas-lingkungan-hidup-banyuasin-perusahaan-tidak-boleh-merubah-alur-sungai-ini-alasannya\/","url_meta":{"origin":25989,"position":0},"title":"Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin, Perusahaan Tidak Boleh Merubah Alur Sungai, Ini Alasannya","date":"18 Maret 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Izromaita memastikan Perusahaan Perkebunan Sawit yang beroperasi di Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Diduga Menyalahi aturan dan UU yang berlaku, hal tersebut terungkap saat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, Ir. Izromaita. di bincangi awak media, Jumat, 17\/3\/23. Kemarin. Dikatakannya, untuk melakukan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/03\/IMG_20230318_114937.jpg?fit=800%2C450&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":32015,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/34-desa-terisolir-di-pulau-rimau-dikunjungi-tim-nawacita\/","url_meta":{"origin":25989,"position":1},"title":"34 Desa Terisolir Di Pulau Rimau Dikunjungi Tim Nawacita","date":"23 Juli 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Tim Nawacita Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Minggu (23\/7\/2017), Joko Daryanto adik Presiden Selaku Dewan Pembina diwakili oleh tim Nawacita Ruri Jumar Saef didampingi tim lainya dan sesepuh Banyuasin Haidir, bertolak ke Desa Rawah Banda Kecamatan Pulau Rimau, menyerap dan mendengar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"34 Desa Terisolir Di Pulau Rimau Dikunjungi Tim Nawacita","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/07\/Berita-Banyuasin-11.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20280,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/musim-kemarau-25-ribu-hektar-lahan-pertanian-di-sumsel-rusak\/","url_meta":{"origin":25989,"position":2},"title":"Musim Kemarau, 25 ribu Hektar Lahan Pertanian di Sumsel Rusak","date":"5 Agustus 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Sebanyak 25 ribu hektar lahan pertanian di Provinsi Sumsel mengalami kerusakan akibat musim kemarau tahun ini. Meski demikian, kondisi ini tidak menyebabkan kekurangan pangan. Kepala Dinas Pertanian Sumsel Edwin Noorwibowo mengungkapkan, dampak musim kemarau tahun ini sangat terasa bagi lahan pertanian di provinsi itu. Lahan yang rusak tersebut terdiri dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/58-tananm-padi1.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":226,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ditemukan-lagi-air-terjun-baru-di-tanjung-agung\/","url_meta":{"origin":25989,"position":3},"title":"Ditemukan Lagi Air Terjun Baru Di Tanjung Agung","date":"24 Mei 2015","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com- Masyarakat Kecamatan Tanjung Agung, kembali menemukan lokasi objek wisata air terjun baru, setelah sebelumnya berhasil menemukan air terjun Lemutu, Air Terjun Anak Tehis, dan yang baru-baru ini warga mengenalkan air terjun baru bernama Curup Selingsih, yang berada di Dusun III Desa Tanjung Agung. Menurut warga Desa setempat,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"Warga Temukan Air Terjun Baru","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/05\/FT-Berita-Air-terjun-selingsing-Tanjung-Agung.jpg?fit=620%2C310&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":57358,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-banyuasin-turunkan-alat-berat-normalisasi-sungai-gasing\/","url_meta":{"origin":25989,"position":4},"title":"Pj Bupati Banyuasin Turunkan Alat Berat, Normalisasi Sungai Gasing","date":"9 Februari 2024","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Pemkab Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banyuasin akan melakukan normalisasi sungai gasing. Normalisasi ini dimulai dari perumahan Al Ghoni Kelurahan Tanah Mas Indah sampai dengan Kelurahan Sukajadi dan Sukajadi Timur Ujung Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. Normalisasi sungai gasing sepanjang 3 Km tersebut merupakan instruksi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/05\/Banyuasin-3.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":24761,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-pilih-jual-kebun-karet\/","url_meta":{"origin":25989,"position":5},"title":"Petani Pilih Jual Kebun Karet","date":"17 Maret 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.con \u2013 Makin merosotnya harga karet, membuat petani tidak untuk menyadap karetnya, bahkan hingga memilih untuk menjual kebun karetnya yang masih produktif. Kondisi ini pun terjadi dan dialami oleh petani karet di Desa Sungai Dua Kecamatan Rambutan. Akibat harga karet yang makin tak menentu, tak menyadap karet pun menjadi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/Getah-karet-yang-tengah-disadap.jpg?fit=565%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25989"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25989"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25989\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}