{"id":26000,"date":"2015-12-30T17:14:34","date_gmt":"2015-12-30T10:14:34","guid":{"rendered":"http:\/\/banyuasin.buanaindonesia.com\/?p=23582"},"modified":"2015-12-30T17:14:34","modified_gmt":"2015-12-30T10:14:34","slug":"ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/","title":{"rendered":"Ratusan Hektar Sawah di Air Saleh Terancam Gagal Panen"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong><a href=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/banyuasin\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/12\/akun.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignleft size-medium wp-image-23587\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.com\/news\/banyuasin\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2015\/12\/akun-300x151.jpg?resize=300%2C151\" alt=\"akun\" width=\"300\" height=\"151\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/a>BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Para petani di Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen akibat kekeringan dan penyakit blas\/kresek. Hama penyakit tidak hanya menyerang tanaman padi varietas ciherang tapi hampir disetiap varietas yang ditanam petani dikecamatan ini. Prihal ini dikatakan Atep rezza cell lewat tulisan di account facebooknya selasa (29\/12\/15).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam accountnya, Atep rezza mempostingkan beberapa poto sawah yang padinya terserang penyakit, sehingga diprediksi akan mengalami gagal panen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Postingan ini disukai oleh 45 orang dan 19 komentar. Salah satu komentar ditulis Emi Sumitra yang saat ini menjabat sebagai anggota dewan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam komentarnya Emi menginginkan seluruh masyarakat mengetahui mana yang berjuang atas nama rakyat, dan mana yang berjuang menjual rakyat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Dan masyarakat hendak nya mulai menyadari dan. Bisa membedakan siapa yg berjuang atas nama. rakyat dan siapa yg berjuang menjual nama rakyat&#8221; komentar Emi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ditambah emi Perjuangannya di DPRD Banyuasin tidak beraryi apa-apa kalau dari masyarakatnya hanya diam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;kami sendiri di dprd tidak berarti apa2 krn masyarakat hanya diam dan membiarkan keadaan yg terjadi&#8221; tambanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu Arip Rohman mengomentari bahwa masyarakat itu dibodoh bodohi, ujung-ujungnya cuman jadi alat orang-orang yang tidak bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Masyrkat itu dibdohi , ujung2nya cm jd alat org2 yg tak brtggungjwb,,diperalt dmi kpentingan perut mreka&#8230;&#8230; Dmi mnjga nma baik dan mnjga posisi, msyarakat dikorbankan,, ksihn jg nsib rakyat,trutama sidoharjo.. \u00a0Mrsakn panen 1 butir aja nggak diblg berhasil,&#8221; tulis Arip.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu Muladi kasi Perlindungan tanaman dinas pertanian Kabupaten Banyuasin mengaku, pihaknya baru menerima laporan kemaren (29\/12) dari Unit Pelaksana Tehnis dinas pertanian dan peternakan kecamatan Air Saleh sehubungan dengan masalah itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia mengakui bahwa ada puluhan hektar di beberapa desa yang terserang penyakit. Diantaranya, Desa Srikaton, Saleh Mukti, Bintaran, Srimulyo, Sidoarjo dan Upang, dengan jumlah 577 Hektar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Penyebabnya akibat serangan hama dan penyakit ini dikarena curah hujan yang rendah dan beberapa lahan yang tinggi. Sedangkan kendala lainya, di beberapa lokasi air pasang belum bisa dimanfaatkan karna, skunder belum ada pintu air serta kondisi air yang masam<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kemarin sudah kita tawarkan untuk mengirimkan bantuan obat-obatan namun, KUPTD menolak dengan alasan masih bisa ditanggulangi&#8221; kata Muladi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Muladi membantah keras jika pihaknya terlambat antisipasi kejadian itu walau sudah ratusan hektar padi sawah terancam gagal panen.&#8221;Ini kehendak alam kita tak bisa melawanya.&#8221; ujarnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"line-height: 1.5\">Muladi mengungkapkan bahwa sawah yang terserang hama tikus sebanyak 358 Hk. Hama lembing 100 hektar dan penyakit Blast dan keasaman sebanyak 577 Hektar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"line-height: 1.5\">Meski demikian Muladi \u00a0mengatakan bahwa, kejadian tersebut tidak akan berpengaruh terhadap target pencapayan swasembada pangan. karna, yang terserang hanya beberapa persen dari jumlah total sawah yang ada di kabupaten Banyuasin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Editor: Karnadi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-26000\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-26000\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Para petani di Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen akibat kekeringan dan penyakit blas\/kresek. Hama penyakit tidak hanya menyerang tanaman padi varietas ciherang tapi hampir disetiap varietas yang ditanam petani dikecamatan ini. Prihal ini dikatakan Atep rezza cell lewat tulisan di account facebooknya selasa (29\/12\/15). Dalam accountnya, Atep rezza mempostingkan beberapa [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-26000\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-26000\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":23586,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ratusan Hektar Sawah di Air Saleh Terancam Gagal Panen - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Para petani di Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen akibat kekeringan dan penyakit blas\/kresek. Hama penyakit tidak hanya menyerang tanaman padi varietas ciherang tapi hampir disetiap varietas yang ditanam petani dikecamatan ini. Prihal ini dikatakan Atep rezza cell lewat tulisan di account facebooknya selasa (29\/12\/15). Dalam accountnya, Atep rezza mempostingkan beberapa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-12-30T10:14:34+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/\",\"name\":\"Ratusan Hektar Sawah di Air Saleh Terancam Gagal Panen - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2015-12-30T10:14:34+00:00\",\"dateModified\":\"2015-12-30T10:14:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-hektar-sawah-di-air-saleh-terancam-gagal-panen\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":25969,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ribuan-hektare-sawah-terancam-gagal-panen\/","url_meta":{"origin":26000,"position":0},"title":"Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen","date":"6 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Petani Desa Gelebak Dalam Kecamatan Rambutan saat ini resah, pasalnya ribuan areal sawah yang telah ditanami padi saat ini terancam gagal panen. Lantaran air mengering bahkan tanah mulai retak-retak. Hal ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir. Seperti yang dikatakan Mahasan Alam, petani Desa Gelebak Dalam. Dia menjelaskan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":42112,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-rantau-bayur-terancam-gagal-panen\/","url_meta":{"origin":26000,"position":1},"title":"Petani Rantau bayur Terancam Gagal Panen","date":"17 Agustus 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Petani Padi yang ada di Desa Rantau bayur tepatnya di Desa Penandingan bisa terancam gagal panen, pasalnya padi yang sudah tumbuh besar dan berbuah kini banyak di makan oleh hama wereng, dari itu warga berharap Pemkab Banyuasin dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut, agar petani tidak mengalami gagal\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Kondisi Sawah Warga Desa Penandingan","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/08\/kondisi.jpg?fit=640%2C441&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20711,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/5-000-hektare-sawah-kekeringan\/","url_meta":{"origin":26000,"position":2},"title":"5.000 Hektare Sawah Kekeringan","date":"29 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Sekitar 5.000 hektare lahan persawahan yang ada di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen. Pasalnya lahan sawah mengalami kekeringan lantaran tidak adanya pasokan air selama kemarau panjang ini. Ya, setidaknya sawah petani yang berada di Dusun 4 dan Dusun 5 Desa Tebing Abang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":26001,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pemerinta-diharapkan-cepat-tanggap\/","url_meta":{"origin":26000,"position":3},"title":"Pemerintah Diharapkan Cepat Tanggap","date":"31 Desember 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Emi Simitra Anggota DPRD Banyuasin meminta kepada pihak pemerintah kabupaten Banyuasin bersikap cepat tanggap terhadap persoalan para petani dikecamatan Air Saleh, yang diprediksi akan mengalami gagal panen, akibat terserang penyakit. buntut dari kemarau panjang. Menurut Emi, meskipun gagal panen di kecamatan Air Saleh tidak berpengaruh terhadap swasembada pangan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":2421,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diserang-angin-puting-beliung-ratusan-hektar-padi-gagal-panen\/","url_meta":{"origin":26000,"position":4},"title":"Diserang Angin Puting Beliung, Ratusan Hektar Padi Gagal Panen","date":"20 Juni 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com - Ratusan hektar tanaman padi sawah milik warga dikawasan Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) dan Semende Darat Ulu (SDU) dipastikan gagal panen, karena mengalami rusak parah setelah diterjang angin putibg beliung, Sabtu (18\/06\/2016) lalu. Berdasarkan data yang berhasil dihimpung dilapangan, Minggu (19\/06\/2016) menyebutkan, akibat peristiwa badai angin\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Diserang Angin Puting Beliung, Ratusan Hektar Padi Gagal Panen","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/06\/padi-terkena-puting-beliung.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":24614,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-desa-sako-bakal-panen-raya\/","url_meta":{"origin":26000,"position":5},"title":"Petani Desa Sako Bakal Panen Raya","date":"5 Maret 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Petani di Desa Sako Kecamatan Rambutan yang menanam IP 200, tidak lama lagi akan merasakan hasilnya. Saat ini ratusan hektare padi yang telah ditanam kini sudah mulai menguning dan diperkirakan sekitar satu minggu ke depan akan bisa dipanen raya. Tentu saja panen ini sangat dinantikan petani, yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/IMG_20160305_071039.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26000"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26000"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26000\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23586"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}