{"id":26987,"date":"2016-11-02T19:58:42","date_gmt":"2016-11-02T12:58:42","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=26987"},"modified":"2016-11-02T20:02:48","modified_gmt":"2016-11-02T13:02:48","slug":"penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/","title":{"rendered":"Penyu Temuan Warga Akhirnya di Evakuasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/BUNAINSUMSEL.COM\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\">BUNAINSUMSEL.COM<\/a>, BANYUASIN<\/strong> &#8211; Penyu raksasa terdampar di perairan Banyuasin, yang ditemukan warga Sako Makmur kecamatan Sembawa beberapa hari lalu akhirnya dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan. Rabu (02\/10\/16).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evakuasi penyu\u00a0dengan nama latin Chelonia mydas (penyu hijau) itu dilakukan rabu (02\/10\/16) sekitar pukul 15.00 wib. Hadir Kasi Analis Data pengawetan dan pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar, Doni Priana Muslihat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Doni mengatakan, penyu hijau yang terdampar di perairan Banyuasin lalu ditemukan warga Sako Makmur kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, sudah beradaptasi dengan kondisi Air Payau. Sebab beberapa hari bisa bertahan hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kejadian ini bisa terjadi karena, menurut Kades Sako Makmur, penyu dibawa langsung oleh air pasang laut dan menyesuaikan diri di perairan ini,&#8221; Kata Doni disela-sela mengevakuasi penyu tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Doni, penyu Chelonia mydas (penyu Hijau) sendiri satu satunya penyu terbesar dari seluruh jenis penyu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kedepan penyu tersebut akan dilepas ke laut. Kalau arahan kepala Balai\u00a0 Penyu tersebut diserahkan ke seksi berbak Taman Nasional (TN) Sembilang Sumsel. Soal titik dilepasnya penyu masih menunggu arahan kepala Balai. Penyu Chelonia mydas (penyu hijau) tergolong dilindungi Undang-undang,&#8221;jelas Doni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Doni, kriteria binatang dilindungi ada beberapa kriteria salah satunya karena endemik, terancam punah memang\u00a0 perkembangbiakannya sedikit, susah berkembang biak, terutama diburu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk jenis penyu hijau jumlahnya sudah menurun saking drastisnya akibat diburu. Begitu juga untuk telur penyu hijau sudah banyak diambil dan di jual belikan sehingga semakin lama semakin berkurang tidak menutup kemungkinan lama-lama punah,&#8221; jelas Doni.<\/p>\n<p>Masih dikatakan Doni, untuk habitat penyu Chelonia mydas (penyu hijau) disumsel tidak tahu persis dikepulauan mana.Tetapi, di kepulauan Bangka Belitung memang disana habitatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemungkinan berpindahnya penyu hijau tersebut, saat terjadi air pasang laut, penyunya masuk dalam sungai, kemudian ketemu air payau yang cocok di sini akhirnya sampai di sini kemudian ditemukan pak Jito.&#8221;tukasnya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-26987\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-26987\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUNAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Penyu raksasa terdampar di perairan Banyuasin, yang ditemukan warga Sako Makmur kecamatan Sembawa beberapa hari lalu akhirnya dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan. Rabu (02\/10\/16). Evakuasi penyu\u00a0dengan nama latin Chelonia mydas (penyu hijau) itu dilakukan rabu (02\/10\/16) sekitar pukul 15.00 wib. Hadir Kasi Analis Data pengawetan dan pemanfaatan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-26987\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-26987\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":26989,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295],"tags":[612,468,615,614],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Tim-BKSDA-Evakuasi-Penyu-langka.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penyu Temuan Warga Akhirnya di Evakuasi - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUNAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Penyu raksasa terdampar di perairan Banyuasin, yang ditemukan warga Sako Makmur kecamatan Sembawa beberapa hari lalu akhirnya dievakuasi oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan. Rabu (02\/10\/16). Evakuasi penyu\u00a0dengan nama latin Chelonia mydas (penyu hijau) itu dilakukan rabu (02\/10\/16) sekitar pukul 15.00 wib. Hadir Kasi Analis Data pengawetan dan pemanfaatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-02T12:58:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-11-02T13:02:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Tim-BKSDA-Evakuasi-Penyu-langka.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Tim-BKSDA-Evakuasi-Penyu-langka.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/\",\"name\":\"Penyu Temuan Warga Akhirnya di Evakuasi - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-11-02T12:58:42+00:00\",\"dateModified\":\"2016-11-02T13:02:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penyu-temuan-warga-akhirnya-di-evakuasi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":26971,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-sako-makmur-temukan-penyu-raksasa\/","url_meta":{"origin":26987,"position":0},"title":"Warga Sako Makmur Temukan Penyu Raksasa","date":"1 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Jito (48) Warga Rt 04 dusun 2 Desa Sako Makmur Kecamatan Sembawa Banyuasin menyelamatkan seekor penyu raksasa berdiameter hampir 1 meter persegi dengan berat hampir 80 Kg. Penyu dilindungi tersebut, jenisnya Chelonia mydas (penyu hijau). ditemukan Jito saat dia bersama anaknya hendak melihat kebun ubi. dengan melewati\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Penyu-Raksasa.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":51258,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-lais-serahkan-siamang-langka-ke-bksda-sumsel\/","url_meta":{"origin":26987,"position":1},"title":"Warga Lais Serahkan Siamang Langka ke BKSDA Sumsel","date":"10 Agustus 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Satu ekor hewan Siamang langka (Symphalangus Syndact\u00adylus) dise\u00adrahkan Hairul Yusama warga Dusun III Desa Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke Petugas Balai Konservasi Sumb\u00ader Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (10\/8\/2021) Hairul sudah 10 tahun merawat siamang ini di rumahnya. Ia mendapatkan binatang langka ini dengan memb\u00adelinya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/muba-19.jpg?fit=640%2C438&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60341,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-psr-di-banyuasin-jadi-tanda-tanya-publik\/","url_meta":{"origin":26987,"position":2},"title":"Program PSR di Banyuasin Jadi Tanda Tanya Publik","date":"16 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN \u2013 Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) digadang-gadang sebagai penyelamat perkebunan sawit rakyat di Indonesia. Di atas kertas, PSR menjanjikan kesejahteraan petani melalui peremajaan tanaman tua dengan bibit unggul baru. Namun di sejumlah desa di Kecamatan Sembawa, Banyuasin, kenyataan di lapangan nampaknya justru jauh dari harapan. Sejak diluncurkan, PSR\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Screenshot_2025_0916_142422.jpg?fit=513%2C310&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":28855,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bagi-yang-kehilangan-anggota-keluarga-ada-mister-x-di-temukan-di-air-sale\/","url_meta":{"origin":26987,"position":3},"title":"Bagi Yang Kehilangan Anggota Keluarga, Ada Mister X di Temukan di Air Sale","date":"26 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Masyarakat Desa Upang induk Kecamatan Air saleh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Minggu,\u00a0 26\/02\/2017 sekiranya pukul 12.00 wib dihebohkan dengan penemuan mayat Laki-Laki berusia\u00a0 (50)\u00a0 di Perairan Sungai kembang dusun 1 Desa\u00a0 upang induk Kecamatan air salek. Informasi yang didapat, mayat pertama kali ditemukan oleh Zaenudin bersama Trimo, saat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Mister-X-ditemukan-di-Air-Sale.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":27031,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-hilang-diseret-buaya-muara-ditemukan-tidak-utuh\/","url_meta":{"origin":26987,"position":4},"title":"Warga Hilang Diseret Buaya Muara Ditemukan Tidak Utuh","date":"8 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Pencarian korban Maulana Bin Fauzi (16) warga Dusun 2 Rt 4 Desa Santan Sari Kecamatan Sembawa\u00a0 Kabupaten Banyuasin yang dimangsa buaya muara Sungai Banyuasin atau sungai Rengit sejak Senin 07 November pukul 17.00 wib hingga Selasa (08\/10\/16) akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan tergeletak di pasir saat air\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/Buaya-muara.jpg?fit=640%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":57365,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pj-bupati-banyuasin-monitoring-pembangunan-jalan-di-tiga-kecamatan-hasilnya-mengejutkan\/","url_meta":{"origin":26987,"position":5},"title":"PJ Bupati Banyuasin Monitoring Pembangunan Jalan di Tiga Kecamatan, Hasilnya Mengejutkan","date":"18 Mei 2024","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN - Penjabat (PJ) Bupati Banyuasin, H. Hani Syopiar Rustam, SH didampingi Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan Ruang Kabupaten Banyuasin Ir. Apriansyah, ST., MM melakukan monitoring Pembangunan Jalan di Tiga Kecamatan yang tengah dikerjakan. antara lain Pengecoran Jalan Purwo Sari Kecamatan Sembawa, pembangunan Jalan Sedang kecamatan Suak Tapeh\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/05\/PJ-Bupati-Banyuasin-lakukan-Monitoring-Jalan.jpg?fit=640%2C428&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26987"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26987"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26987\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26990,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26987\/revisions\/26990"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26987"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26987"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26987"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}