{"id":27320,"date":"2016-11-30T22:42:44","date_gmt":"2016-11-30T15:42:44","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=27320"},"modified":"2016-11-30T22:42:44","modified_gmt":"2016-11-30T15:42:44","slug":"program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/","title":{"rendered":"Program Bupati Banyuasin Di Stop ini Alasanya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Dana Inprastuktur Desa (DID) merupakan Program\u00a0unggulan bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (YAF). yang kini jadi tersangka kasus proyek Ijon dana DAK di Dinas Pendidikan Banyuasin tamat sudah. Pasalnya, anggaran tahun 2017 bukan bertambah malah berkurang, dipangkas pusat sebesar 200 Milyar. Sehingga dipastikan tidak bisa mengalokasikan untuk program DID.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan pemangkasan dana sebesar 200 Milyar itu, dana APBD tahun 2017 mendatang menurun. dari 2,1 Triliun di tahun 2016 menjadi 1,8 Triliun di tahun 2017 mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PLT Bupati Banyuasin Ir SA supriono saat dimintai keterangannya, Seusai Paripurna Penyampaian hasil pembahasan komisi-komisi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2017 membenarkan tahun 2017 tidak lagi menganggarkan untuk program DID. Sebab, dana sebesar Rp 200 M hilang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, kata Supriono, desa tetap akan mendapatkan alokasi dana. Tetapi tidak lebih dari 10 persen dari total APBD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tahun 2016 APBD kita masih 2,1 Terliun setelah dipangkas tinggal 1,8 Terliun, kalau DID dipaksakan dana kita tidak cukup,&#8221; Kata PLT Bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan dikuranginya anggaran pusat, sambung Supriono, Banyuasin harus menggenjot PAD. &#8220;Kami akan segera menyampaikan nota RAPBD tahun 2017 ini secepatnya, mudah-mudahan bisa selesai akhir desember, dan awal Januari 2017 sudah bisa digunakan.&#8221; Ujar PLT Bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditanya terkait keterbatasan dana untuk pembangunan infrastruktur jalan kabupaten yang banyak rusak PLT Bipati sudah menyiapkan anggaran sebesar 22,3 Milyar.<br \/>\nDana itu memang sangat kecil dibanding dengan luas dan panjang jalan di Kabupaten akan tetapi akan diupayakan minta dana bantuan dari pusat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dana 22,3 M memanang terlalu kecil untuk pembangunan jalan di Banyuasin. Namun Nanti kita upayakan untuk minta bantu pusat. Solusinya lain. Akan kita pilah-pilah jalan mana yang paling rusak,&#8221;Tandas PLT Bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, Rapat Paripurna Penyampaian hasil pembahasan tethadap RAPBD diwarnai intruksi. Serta, sempat dua kali di sekor. Sebab, jumlah anggota Dewan yang hadir tidak memenuhi quorum<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk diketahui RAPBD 2017 sebesar Rp 1,8 T. Masing masing terbagi atas Pendapatan asli daerah (pajak daerah) serta hasil retribusi daerah. 7 M. Hasil kekayaan yang diusahakan. Lain-lain\u00a0PAD sah 40 M.<br \/>\nAda Dana Perimbangan, bagi hasil pajak dan bukan pajak 1,2 T. Bagihasil\u00a0pajak dan bukan pajak 195 M. Kemudian, Dana Alokasi Umum (DAU) 930 M. DAK 295 M lain2\u00a0pad sah. Lalu,\u00a0dana bagi hasil pajak dari provinsi Rp 77 M dana penyesuain dan otonomi kusus Rp 200 M.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dana sebesar 1,8 Triliun ini terbagi untuk belanja tidak langsung 1.39 T dan belanja belanja langsung Rp 844 M. Lalu Pembiayaan, ada penerimaan pembiayaan Rp 41 M dan pengeluaran pembiayaan Rp 5 M<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-27320\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-27320\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Dana Inprastuktur Desa (DID) merupakan Program\u00a0unggulan bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (YAF). yang kini jadi tersangka kasus proyek Ijon dana DAK di Dinas Pendidikan Banyuasin tamat sudah. Pasalnya, anggaran tahun 2017 bukan bertambah malah berkurang, dipangkas pusat sebesar 200 Milyar. Sehingga dipastikan tidak bisa mengalokasikan untuk program DID. Dengan pemangkasan dana sebesar [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-27320\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-27320\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":27324,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295,4],"tags":[604,468,27],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/DSCN1708-1288x966-1.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Program Bupati Banyuasin Di Stop ini Alasanya - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Dana Inprastuktur Desa (DID) merupakan Program\u00a0unggulan bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (YAF). yang kini jadi tersangka kasus proyek Ijon dana DAK di Dinas Pendidikan Banyuasin tamat sudah. Pasalnya, anggaran tahun 2017 bukan bertambah malah berkurang, dipangkas pusat sebesar 200 Milyar. Sehingga dipastikan tidak bisa mengalokasikan untuk program DID. Dengan pemangkasan dana sebesar [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-30T15:42:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/DSCN1708-1288x966-1.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/DSCN1708-1288x966-1.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/\",\"name\":\"Program Bupati Banyuasin Di Stop ini Alasanya - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2016-11-30T15:42:44+00:00\",\"dateModified\":\"2016-11-30T15:42:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/program-bupati-banyuasin-di-stop-ini-alasanya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":26857,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dprd-banyuasin-dukung-dana-did-stopstop\/","url_meta":{"origin":27320,"position":0},"title":"DPRD Banyuasin Dukung Dana DID Stop","date":"25 Oktober 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Rencana Pelaksana Harian Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM untuk menyetop sementara pelaksanaan dana infrastruktur desa (DID) tahun anggaran 2017 dan mengalihkan anggaran tersebut untuk pembangunan jalan poros antar desa, kecamatan menuju jalan Kabupaten, mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuasin. Dewan sendiri berharap Pemkab\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/10\/H.-Agus-Salam.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":25579,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/adanya-program-did-dan-add-ini-kata-wakil-bupati-s-a-supriyono\/","url_meta":{"origin":27320,"position":1},"title":"Adanya Program DID dan ADD, ini Kata Wakil Bupati S A Supriyono","date":"19 Juli 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com -\u00a0Wakil Bupati Banyuasin.Ir. SA.Supriyono MM. menghimbau kepada Kades dan lurah, tidak menyalah gunakan Dana program Infrastruktur Desa (DID) Rp 500 juta perdesa pertahun yang dicanangkan Bupati Yan Anton Ferdian serta Wakil Bupati S A. Supriyono, dan Dana Alokasi Desa (DAD) Rp 1 Milyar perdesa yang dicanangkan Presiden Joko\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Adanya Program DID dan ADD, ini Kata Wakil Bupati S A Supriyono","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/07\/Wakil-Bupati-Banyuasin-S-A-Supriono.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":33588,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bupati-banyuasin-ingatkan-desa-yang-belum-bayar-pajak\/","url_meta":{"origin":27320,"position":2},"title":"Bupati Banyuasin Ingatkan Desa Yang Belum Bayar Pajak","date":"13 Oktober 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Sebanyak 10 dari 288 Desa di Kabupaten Banyuasin yang terbesar membayar pajak bersumber dari Dana Desa (DD) menerima penghargaan berupa plakat dan piagam, yang diserahkan oleh Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM dan Kepala KPP Pratama Sekayu Rusdi M Diah di Gedung Graha Sedulang Setudung Kamis, 12\/10\/17.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/10\/IMG_20171013_222824.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":38854,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dodi-reza-alex-noerdin-gelontorkan-anggaran-pendidikan-di-muba\/","url_meta":{"origin":27320,"position":3},"title":"Diluar DAK dan DID, Alokasi Anggaran Pendidikan di Muba Tahun 2019 Tembus 20,72%","date":"29 Januari 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia meminta semua pemerintah daerah untuk mengalokasikan 20 persen dari APBD untuk pendidikan. Apalagi aturan itu telah tercantum dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Komintmen Pemkab Muba Terhadap Dunia Pendiidkan sebagai prioritas mengingat kabupaten Muba sejak Tahun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/01\/IMG_20190129_165023_766.jpg?fit=970%2C575&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26832,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kebijakan-plh-bupati-banyuasin-timbulkan-pro-kontra\/","url_meta":{"origin":27320,"position":4},"title":"Kebijakan Plh Bupati Banyuasin Timbulkan Pro Kontra","date":"24 Oktober 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kebijakan Plh Bupati Banyuasin tentang penyetopan Dana Insentif Daerah \u00a0(DID) banyak menuai pro dan kontra. Bahkan, tidak sedikit Kades yang mempersoalkan dana DID tersebut. Lain halnya dengan Kades Tanjung Tiga, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Kades ini tidak mempersoalkan dana DID di stop. karena, menurutnya, walaupun dana\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/10\/Proyek-bangun-jalan.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":40335,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/inspektorat-banyuasin-dinilai-tidak-transparan-warga-ancam-people-power\/","url_meta":{"origin":27320,"position":5},"title":"Inspektorat Banyuasin Dinilai Tidak Transparan, Warga Ancam People Power","date":"29 April 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Dua Warga Buana mukti Kecamatan Pulau rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Mendatangi Inspektorat Daerah Banyuasin, guna mempertanyakan hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap Kepala Desa Buana mukti, Nurohma yang diduga melakukan penyelewengan anggaran, dan tidak transparan dalam menentukan kebijakan Desa. \"Sebelumnya saya dan rekan menemui Wakil Bupati Banyuasin dulu tadi,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/04\/banyuasin-12.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27320"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27320"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27325,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27320\/revisions\/27325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}