{"id":28072,"date":"2017-02-01T21:11:27","date_gmt":"2017-02-01T14:11:27","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=28072"},"modified":"2017-02-01T21:11:27","modified_gmt":"2017-02-01T14:11:27","slug":"diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/","title":{"rendered":"Diguyur Hujan, Jalan Pandan Banyuasin Kian Memprihatinkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/BUANAINSUMSEL.COM\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\">BUANAINSUMSEL.COM<\/a>, BANYUASIN &#8211; Sungguh ironis, kondisi jalan Dusun IV Pandan, Desa Lubuk Lancang,\u00a0 Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Jalan selalu dilewati oleh masyarakat, Termasuk para pekerja perusahaan dan para pelajar menuju sekolah. Serta, akses menuju Ibu Kota Kabupaten, mengalami kerusakan parah.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerusakan jalan berada di tengah pemukiman warga Dusun IV Pandan, yang diketahui sudah lama belum mendapatkan perbaikan, warga berharap baik kepada Pemerintah Desa, DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk dapat mengaloksikan anggaran ke Dusun IV tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya bagi warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebelumnya Alhamdulilah kepada bapak Ilham hadi dan Pak kades yang sudah membangun jalan yang sebelumnya mengalami banjir, namun sayang jalan tersebut berada didepan, sedangkan jalan didalam pemukiman warga seperti ini kondisinya rusak parah dan belum mendapatkan perbaikan&#8221;Ucap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Kepada, <a href=\"http:\/\/BUANAINSUMSEL.COM\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\">BUANAINSUMSEL.COM<\/a>, Rabu. (01\/02\/ 17).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya menambahkan, akibat jalan tersebut rusak parah, masyarakat sering mengalami kesulitan untuk beraktivitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sering mobil terparter melewati jalan ini, tadi pagi saja ada mobil pembawa anak sekolah terpaksa balik kanan, karena tidak bisa lewat&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Senada dikatakan Nur (45) Warga Pandan, dirinya mengaku sulit untuk menuju Kota Pangkalan balai saat Jalan selesai diguyur hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalau selesai diguyur hujan, jalan kami ini sudah tidak berbentuk lagi, air hujan menggenangi jalanan, jadi kalau berkendara sering suami saya masuk lobang ban motornya, sebab lobangnya tidak terlihat tertutup oleh air&#8221;ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya berharap, baik Kepala Desa, maupun Anggota DPRD dapat memperbaiki Jalan yang berada di tengah pemukiman warga seperti ini dapat segera diperbaiki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Harapan kami supaya jalan di cor, dan coran yang sudah dilakukan agar dilanjutkan sampai ke dalam pemukiman kami ini,\u00a0 sehingga jalan\u00a0 tidak lagi licin, kasian anak-anak kami mau berangkat sekolah\u00a0\u00a0 seragam mereka jadi kotor, pernah ada yang motor mereka terjatuh,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkannya, selain pengguna jalan tersebut anak-anak sekolah, pengguna jalan tersebut dilalui oleh warga yang selalu membawa hasil karet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mayoritas yang melewati jalan ini petani karet kalau membawa karet pakai motor, enak sekali\u00a0 kalau jalannya di cor, karena jalan ini sudah ramai dilewati warga, baik yang mau ke Dusun pandan maupun ke Desa Bengkuang&#8221;tukasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor : Cepi<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-28072\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-28072\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Sungguh ironis, kondisi jalan Dusun IV Pandan, Desa Lubuk Lancang,\u00a0 Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Jalan selalu dilewati oleh masyarakat, Termasuk para pekerja perusahaan dan para pelajar menuju sekolah. Serta, akses menuju Ibu Kota Kabupaten, mengalami kerusakan parah. Kerusakan jalan berada di tengah pemukiman warga Dusun IV Pandan, yang diketahui sudah [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-28072\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-28072\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":28073,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295],"tags":[664],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Jalan-rusak.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diguyur Hujan, Jalan Pandan Banyuasin Kian Memprihatinkan - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN &#8211; Sungguh ironis, kondisi jalan Dusun IV Pandan, Desa Lubuk Lancang,\u00a0 Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Jalan selalu dilewati oleh masyarakat, Termasuk para pekerja perusahaan dan para pelajar menuju sekolah. Serta, akses menuju Ibu Kota Kabupaten, mengalami kerusakan parah. Kerusakan jalan berada di tengah pemukiman warga Dusun IV Pandan, yang diketahui sudah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-01T14:11:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Jalan-rusak.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Jalan-rusak.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/\",\"name\":\"Diguyur Hujan, Jalan Pandan Banyuasin Kian Memprihatinkan - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-02-01T14:11:27+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-01T14:11:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/diguyur-hujan-jalan-pandan-banyuasin-kian-memprihatinkan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":50288,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-pandan-terisolir-harapkan-jalan-yang-layak\/","url_meta":{"origin":28072,"position":0},"title":"Warga Pandan Terisolir, Harapkan Jalan Yang Layak","date":"19 Mei 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Masyarakat Dusun Pandan mengeluhakan akses jalan mereka yang tidak layak dilalui, pasalnya jalan satu-satunya menuju Ibu Kota Pangkalan balai tersebut bertahun-tahun mengalami kerusakan, sehingga baik mobil maupun motor tidak bisa melewati jalan tersebut, diketahui dari informasi dilapangan Dusun Pandan yang merupakan masuk dalam wilayah geografis Desa Lubuk lancang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/05\/banyuasin-4.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":28273,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jalan-desa-pandan-rusak-warga-diminta-rajin-bersihkan-siring\/","url_meta":{"origin":28072,"position":1},"title":"Jalan Desa Pandan Rusak, Warga Diminta Rajin Bersihkan Siring","date":"7 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANASUMSEL.COM, BANYUASIN, Kerusakan Jalan yang dikeluhkan oleh warga dusun V Pandan, Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin Sumsel. Mendapat tanggapan langsung dari Kepala Desa Lubuk Lancang, menurut kepala Desa, Jalan sudah diusulkan untuk mendapatkan perbaikan, dan Jalan tersebut juga sebelumnya sudah dibangunkan Siring-siring dikiri kanan agar tidak mengalami\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Rusdi-tamrin-Kepala-Desa-Lubuk-Lancang.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":27125,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jalan-menuju-empat-desa-di-banyuasin-diterjang-banjir\/","url_meta":{"origin":28072,"position":2},"title":"Jalan Menuju Empat Desa di Banyuasin Diterjang Banjir","date":"16 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Sangat disayangkan kondisi jalan di Dusun 4, 5, dan 6 Pandan Desa Lubuk lancang Kecamatan Suak tapeh kabupaten Banyuasin Sumsel tergenang banjir. Padahal jalan tersebut selalu dilewati dua perusahaan besar. Seperti PT. Lancang Kuning dan PT. SAP. Sehingga, aktivitas warga tiga desa itu nyaris lumpuh total. Genangan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/jalan-menuju-tiga-desa-di-banyuasin.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":54473,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/solihan-korban-di-jalan-rusak-itu-sudah-ada-ini-korbannya\/","url_meta":{"origin":28072,"position":3},"title":"Solihan ; Korban Di Jalan Rusak Itu Sudah Ada, Ini Korbannya","date":"5 April 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Sebanyak 600 Kepala Keluarga yang berasal dari Desa Bengkuang, dan 400 Kepala Keluarga yang berasal dari Dusun 4 Pandan, Desa Lubuk Lancang mengeluhkan kondisi Jalan satu-satunya yang mereka lalui selama bertahun-tahun. Terlihat dari pantauan, Jalan Penghubung antara Desa Bengkuang dan Dusun Pandan Desa Lubuk Lancang ini, mengalami kerusakan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/04\/IMG_20230405_234146.jpg?fit=1024%2C576&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":38678,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dusun-pandan-dapat-bangunan-paud-dari-dana-desa-tahun-2018\/","url_meta":{"origin":28072,"position":4},"title":"Dusun Pandan Dapat Bangunan PAUD Dari Dana Desa Tahun 2018","date":"11 Januari 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN - Kegunaan dana Desa berdampak positif bagi masyarakat Suak tapeh, khususnya di Dusun V Pandan, Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh. Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Pasalnya. Kepala Desa Rusdi thamrin mengalokasikan bangunan PAUD di Dusun ini dengan menggunakan Dana Desa sebesar. 187 juta rupiah, dengan ukuran 4x6 meter sekaligus wc\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/01\/banyuasin-4.jpg?fit=640%2C581&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":27292,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jalan-lintas-timur-palembang-jambi-kian-memprihatinkan\/","url_meta":{"origin":28072,"position":5},"title":"Jalan Lintas Timur Palembang Jambi Kian Memprihatinkan","date":"29 November 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kondisi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang menuju Provinsi Jambi kian memprihatinkan. Termasuk di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh, Kabupaten Banyuasin. Sumsel. Ini diduga dampak dari tidak adanya siring dipinggir jalan. Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi jalan negara tersebut, sebab akibat jalan tersebut rusak aktivitas\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/11\/IMG-20161128-WA0026.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28072"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28072"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28074,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28072\/revisions\/28074"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}