{"id":28178,"date":"2017-02-05T06:28:23","date_gmt":"2017-02-04T23:28:23","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=28178"},"modified":"2017-02-05T06:29:39","modified_gmt":"2017-02-04T23:29:39","slug":"pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/","title":{"rendered":"PKL Minta Diperhatikan dan Aparat Dalam Bertindak lebih Manusiawi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG &#8211; Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) memparakarsai diskusi \u00a0dengan tema &#8220;nasib pedagang kaki lima&#8221; di Hotel Ve, jalan Mayor Ruslan. Sabtu (04\/02\/2017).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam Fokus Group Diskusi (FGD) dimoderatori Syafran Suparno. Banyak keluh kesah tentang ketidak berpihakan pembuat kebijakan kepada <em>PKL<\/em>. Salah satinya Arham (50), salah satu PKL seputaran \u00a0pasar 16 Ilir. Ia mengeluhkan banyaknya pungutan yang menjadi bebannya sehari hari. Mulai dari pungutan Preman, Petugas Kebersihan, Oknum Pol PP hingga perangkat RT setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami ini bukan untuk kaya tapi untuk nyambung hidup. Tak mungkin kami bangun gedung dari <em>berdagang di kaki lima<\/em>,&#8221; ujarnya mengeluarkan keluh kesah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arham juga mennyampaikan, jika Oknum Pol PP harus dibayar. kalau tidak, mereka tidak boleh jualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pol PP harus dibayar, agar tak kena usir. Sehingga membuat para <em>pedagang<\/em> harus kucing-kucingan dengan Pol PP jadi seperti preman berseragam,&#8221; ungkap Arham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arham menghimbau kepada Pemerintah Kota Palembang untuk mengkoordinir para pedagang kaki lima dengan lebih \u00a0manusiawi agar tertib dan tidak liar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tolong \u00a0berilah kebijakan kepada kami dengan dasar kemanusiaa untuk <em>Pedagang<\/em> Kaki Lima. Kami minta di koordinir,&#8221; pintanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan yang sama, Dosen Senior Fisip UIN Drs. \u00a0H. Wijaya M.Si. Phd, \u00a0menilai Pemerintah Kota Palembang menganggap kehadiran <em>PKL<\/em> dipasar-pasar dilihat dalam dua Aspek. PKL bagaikan Musuh dan susah diatur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pertama PKL kadang dianggap sebagai musuh, kedua <em>PKL<\/em> kadang susah di atur. Padahal UMKM lah yang menjadi penopang ekonomi kota Palembang dalam menumbuhkan ekonomi, untuk itu Pemerintah harus sadar dan berbenah,&#8221; jelasnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua Pelaksana, Eka Syafrudin Zen mengatakan, tahun-tahun ini Kota Palembang mempunyai banyak problem, khususnya mengenai <em>PKL<\/em>. Banyaknya kebijakan yang tidak pro terhadap pedagang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;SPKL FGD menilai banyak kebijakan Pemerintah Kota Palembang tidak berpihak kepada PKL. Maka dari itu Perlu adanya kepastian Nasib <em>PKL<\/em> yang ada di Palembang ini,&#8221; ujarnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor : Juansyah<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-28178\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-28178\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG &#8211; Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) memparakarsai diskusi \u00a0dengan tema &#8220;nasib pedagang kaki lima&#8221; di Hotel Ve, jalan Mayor Ruslan. Sabtu (04\/02\/2017). Dalam Fokus Group Diskusi (FGD) dimoderatori Syafran Suparno. Banyak keluh kesah tentang ketidak berpihakan pembuat kebijakan kepada PKL. Salah satinya Arham (50), salah satu PKL seputaran \u00a0pasar 16 Ilir. Ia mengeluhkan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-28178\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-28178\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":118,"featured_media":28182,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23,412],"tags":[690,689,688],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/pedagang.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PKL Minta Diperhatikan dan Aparat Dalam Bertindak lebih Manusiawi - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG &#8211; Serikat Pedagang Kaki Lima (SPKL) memparakarsai diskusi \u00a0dengan tema &#8220;nasib pedagang kaki lima&#8221; di Hotel Ve, jalan Mayor Ruslan. Sabtu (04\/02\/2017). Dalam Fokus Group Diskusi (FGD) dimoderatori Syafran Suparno. Banyak keluh kesah tentang ketidak berpihakan pembuat kebijakan kepada PKL. Salah satinya Arham (50), salah satu PKL seputaran \u00a0pasar 16 Ilir. Ia mengeluhkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-04T23:28:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-02-04T23:29:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/pedagang.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/pedagang.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/\",\"name\":\"PKL Minta Diperhatikan dan Aparat Dalam Bertindak lebih Manusiawi - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-02-04T23:28:23+00:00\",\"dateModified\":\"2017-02-04T23:29:39+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e3807e450256e78ecde9ae5be7e81cee\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pkl-minta-diperhatikan-dan-aparat-dalam-bertindak-lebih-manusiawi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/e3807e450256e78ecde9ae5be7e81cee\",\"name\":\"Echa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1da2c5234acb2480a748385d477008d3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Echa\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":24678,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/tatang-dukadireja-tertibkan-kambang-iwak-dari-pkl\/","url_meta":{"origin":28178,"position":0},"title":"Tatang DukaDireja Tertibkan Kambang Iwak dari PKL","date":"30 Juli 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) kota Palembang, Tatang Duka Direja, turun tangan menertibkan pedagang liar dan pedagang kaki lima di sekitar Taman Kambang Iwak. Tindakan ini lakukan Kasat Pol PP setelah melihat beberapa pedagang yang membuka lapak di kambang iwak Menurut Tatang, tindakan ini dilakukannya sebelum para\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/07\/Tatang.jpg?fit=600%2C450&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":29632,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-bj-harapkan-kepedulian-walikota-omset-dagangan-menurun\/","url_meta":{"origin":28178,"position":1},"title":"Pedagang BJ Harapkan Kepedulian Walikota, Omset Dagangan Menurun","date":"22 Maret 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Pengahasilan Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pakaian Bekas atau yang sering dikenal dengan Pakain BJ, Merosot tajam sejak dipindahkan dari Ampera Underbridge empat bulan lalu. Hal ini dikeluhkan salah satu PKL BJ Kemas Fikri saat menggelar dagangannya di Blok A pasar 16 Ilir yang kini mulai tampak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"Pedagang BJ Harapkan Kepedulian Walikota, Omset Dagangan Menurun","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170322_193547.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":23500,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/larang-pkl-berjualan-di-depan-rumdin-kapolres-pol-pp-pasang-traffing-cone\/","url_meta":{"origin":28178,"position":2},"title":"Larang PKL Berjualan Di depan Rumdin Kapolres,\u00a0Pol-PP pasang Traffing Cone","date":"11 Maret 2016","format":false,"excerpt":"OKU, Buanaindnesia.com - Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) terus di galakkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU). Hal ini terlihat sat Pol PP memasang Traffic Cone (Kerucut lalu lintas) di dua titik yakni di depan rumah dinas Kapolres OKU dan di depan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;OKU&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/Larang-PKL-Berjualan-Di-depan-Rumdin-Kapolres-Pol-PP-pasang-Traffing-Cone.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":19947,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-petasan-berdaya-ledak-tinggi-disita\/","url_meta":{"origin":28178,"position":3},"title":"Ratusan Petasan Berdaya Ledak Tinggi Disita","date":"24 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Lantaran kerap mendapat laporan masyarakat, ratusan petasan berbagai jenis disita dari pedagang kaki lima (PKL). Diantara petasan tersebut memiliki daya ledak tinggi yang membahayakan sekitarnya. Petasan tersebut diamankan dari belasan PKL yang berjualan di bilangan Pasar Lemabang dan Pasar Kuto, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Rabu (24\/6), pukul 16.00 WIB.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/barang-bujti-diamankan.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":28465,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sambut-asean-games-kpk-beri-pelatihan-kursus-gratis\/","url_meta":{"origin":28178,"position":4},"title":"Sambut Asean Games, KPK Beri Pelatihan Kursus Gratis","date":"12 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANASUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam rangka menyukseskan dan menyambut Asian Games 2018 mendatang, Perlunya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Palembang, untuk berinteraksi (berkomunikasi) kepada para wisatawan asing yang nanti akan berkunjung di Kota Palembang. Demikian yang disampaikan Ketua Komisi Pemuda Kebangsaan (KPK) Erry Gusdian di sela-sela meninjau kursus\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/IMG_20170212_184318.jpg?fit=1198%2C646&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21028,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-pkl-terjerat-rentenir\/","url_meta":{"origin":28178,"position":5},"title":"Ratusan PKL Terjerat Rentenir","date":"16 September 2015","format":false,"excerpt":"JAKARTA, Buanaindonesia.com- Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kawasan Wisata Perkampungan Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, terhubung dengan rentenir yang sangat-sangat menjerat leher.\u00a0Hal ini baru diketahui saat Ketua Umum DPP Asosisasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Ali Mahsun didampingi Wabendum Aktavia Zaputra, Ketua DPD APKLI Jaksel H. Abidin saat melakukan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Nasional&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/pedagang-kaki-lima.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28178"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/118"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28178"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28185,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28178\/revisions\/28185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}