{"id":29321,"date":"2017-03-12T23:05:35","date_gmt":"2017-03-12T16:05:35","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.com\/news\/sumsel\/?p=29321"},"modified":"2017-03-12T23:05:35","modified_gmt":"2017-03-12T16:05:35","slug":"polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/","title":{"rendered":"Polres Banyuasin Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL &#8211; Polres Banyuasin berhasil mengamankan Satwa dilindungi. Antara lain empat ekor kangguru Papua, satu ekor burung kakak tua maluku, dua ekor tupai jelatang, dan enam ekor burung jenis belibis, burung jalak kerbau serta burung perlin mata merah. Saat Gelar Razia Cipta Kondisi diwilayah Polsek Talang kelapa Sabtu (11\/3\/2017) sekiranya pukul 23:00 wib,<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Aneka satwa dilindungi itu didapat dari penumpang mobil Antar Lintas Provinsi (ALS) serta Ramayana. &#8220;Saat gelar Razia rutin kita memeriksa Kendaraan antar lintas provinsi yang di tumpangi 20 orang. saat memeriksa di Bagasi Mobil itu di dapati satwa-satwa yang dilindungi.&#8221; kata Kapolres Banyuasin AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH, di dampingi Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik Minggu (12 \/3\/2017)<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Kapolres Banyuasin AKBP Andre S di dampingi Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik menyampaikan diamankannya Satwa-satwa tersebut dari Mobil antar lintas provinsi, dengan nama ALS dan Ramayana yang melintas di Jalinteng palembang-betung, dari Kota Jakarta menuju ke kota Medan, Sumatera Utara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat gelar Razia rutin kita memeriksa Kendaraan antar lintas provinsi yang di tumpangi 20 orang itu dan saat memeriksa di Bagasi Mobil itu di dapati satwa-satwa yang dilindungi itu.&#8221; kata Kapolres Banyuasin AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH Kepada <a href=\"http:\/\/BUANAINSUMSEL.COM\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\">BUANAINSUMSEL.COM<\/a>, Minggu (12 \/3\/2017)<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Dikatakanya, penemuan hewan langkah tersebut saat petugas memeriksa bagasi mobil yang dihentikan saat razia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Didalam bagasi terdapat Kangguru Papua, kakak tua maluku, dua ekor tupai jelatang, dan enam ekor burung jenis belibis, burung jalak kerbau serta burung perlin mata merah, kesemuanya itu setelah di selidiki ternyata tidak ada izinnya atau surat surat kepemilikan Satwa tersebut, Jelas ini ilegal karna tidak ada surat suratnya dan Satwa ini di lindungi,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Ditambahkannya,\u00a0 hasil pemeriksaan petugas, Sopir bus ALS (PP) berumur 32 tahun di titipi satwa tersebut dan di upah untuk membawanya ke Medan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan guna untuk di proses lebih lanjut.&#8221; Kita juga sudah kordinasi dengan pihak BKSDA Sumsel, dan pelaku kita akan proses lebih lanjuti,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-29321\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-29321\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL &#8211; Polres Banyuasin berhasil mengamankan Satwa dilindungi. Antara lain empat ekor kangguru Papua, satu ekor burung kakak tua maluku, dua ekor tupai jelatang, dan enam ekor burung jenis belibis, burung jalak kerbau serta burung perlin mata merah. Saat Gelar Razia Cipta Kondisi diwilayah Polsek Talang kelapa Sabtu (11\/3\/2017) sekiranya pukul 23:00 wib, Aneka [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-29321\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-29321\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":29322,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170312_224037.jpg?fit=640%2C320&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Polres Banyuasin Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL &#8211; Polres Banyuasin berhasil mengamankan Satwa dilindungi. Antara lain empat ekor kangguru Papua, satu ekor burung kakak tua maluku, dua ekor tupai jelatang, dan enam ekor burung jenis belibis, burung jalak kerbau serta burung perlin mata merah. Saat Gelar Razia Cipta Kondisi diwilayah Polsek Talang kelapa Sabtu (11\/3\/2017) sekiranya pukul 23:00 wib, Aneka [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-12T16:05:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170312_224037.jpg?fit=640%2C320&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"320\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170312_224037.jpg?fit=640%2C320&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":320,\"caption\":\"di dampingi Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/\",\"name\":\"Polres Banyuasin Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-03-12T16:05:35+00:00\",\"dateModified\":\"2017-03-12T16:05:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":29647,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polisi-kembali-amankan-komplotan-penjual-satwa-dilindungi\/","url_meta":{"origin":29321,"position":0},"title":"Polisi Kembali Amankan Komplotan Penjual Satwa Dilindungi","date":"22 Maret 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Jajaran Polres Banyuasin berhasil mengamankan komplotan penjualan hewan dilindungi, dari Perkembangan kasus mengangkut dan memperdagangkan hewan yang dibawa oleh tersangka Paras Pardomuan (sopir bus ALS) yang sebelumnya,\u00a0 telah diamankan pada hari Sabtu malam 11\/03\/ 2017 lalu. Baca : Polres Banyuasin Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka. Kamis\u00a0 16\/03\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170322_235129.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":50099,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/","url_meta":{"origin":29321,"position":1},"title":"Polres Banyuasin Gagalkan Satwa Dilindungi Senilai Miliaran Rupiah","date":"28 April 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN Polres Banyuasin berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Lobster sebanyak 86900 ekor. Dari Bengkulu menuju Vietnam. Puluhan ribu benih lobster berjenis pasir dan mutiara dengan nilai kurang lebih 8,9 miliar ini digagalkan polres Banyuasin di jalan Tanjung Api-api desa Gasing kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan. Rencananya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/banyuasin-9.jpg?fit=640%2C444&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21040,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/populasi-harimau-sumatera-di-sumsel-tersisa-20-an-ekor\/","url_meta":{"origin":29321,"position":2},"title":"Populasi Harimau Sumatera di Sumsel Tersisa 20-an Ekor","date":"16 September 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Menyempitnya habitat menyebabkan populasi harimau Sumatera di wilayah Sumsel semakin berkurang. Diprediksi, satwa dilindungi itu kini tersisa tak lebih dari 20-an ekor saja. Koordinator Penyidikan dan Pengamanan Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel Edi Sopian mengungkapkan, di habitat harimau Sumatera tersebut hidup di enam hutan konservasi yang ada\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/09\/16-09-2015-macan.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":51258,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-lais-serahkan-siamang-langka-ke-bksda-sumsel\/","url_meta":{"origin":29321,"position":3},"title":"Warga Lais Serahkan Siamang Langka ke BKSDA Sumsel","date":"10 Agustus 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Satu ekor hewan Siamang langka (Symphalangus Syndact\u00adylus) dise\u00adrahkan Hairul Yusama warga Dusun III Desa Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke Petugas Balai Konservasi Sumb\u00ader Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (10\/8\/2021) Hairul sudah 10 tahun merawat siamang ini di rumahnya. Ia mendapatkan binatang langka ini dengan memb\u00adelinya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/muba-19.jpg?fit=640%2C438&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":29310,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-amankan-dua-penumpang-travel-palembang-lubuk-linggau\/","url_meta":{"origin":29321,"position":4},"title":"Polres Banyuasin Amankan Dua Penumpang Travel Palembang Lubuk Linggau","date":"11 Maret 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Langkah dua orang penumpang travel antar Kabupaten terpaksa terhenti di wilayah hukum Polres Banyuasin, pasalnya kedua penumpang ini kedapatan membawa barang narkoba. diduga akan diedarkan ke Kabupaten Lubuk Linggau. kedua penumpang tersebut berinisial, MS BIN ZA yang merupakan warga Jalan Banten IV RT.32 RT.08 kel.Silaberanti Kecamatan Seberang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Polres Banyuasin Amankan Dua Penumpang Travel Palembang Lubuk Linggau","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170311_060319.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20247,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pengedar-togel-gigerebek-saat-mandikan-burung\/","url_meta":{"origin":29321,"position":5},"title":"Pengedar Togel Gigerebek Saat Mandikan Burung","date":"31 Juli 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Sedang asyik memandikan burung Murai, Amrillah alias Erwin (44), kaget karena belasan polisi menggerebek rumahnya. Erwin ditangkap lantaran dituduhkan sebagai pengedar judi totol gelap (togel) yang sudah lama menjalankan bisnis itu. Penggerebekan itu dilakukan jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di rumah tersangka di Perumahan Griya Damai, Kelurahan Kenten\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/07\/317-tersangka-diamankan1.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29321"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29323,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29321\/revisions\/29323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}