{"id":30959,"date":"2017-05-12T10:08:16","date_gmt":"2017-05-12T03:08:16","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=30959"},"modified":"2017-05-12T10:08:16","modified_gmt":"2017-05-12T03:08:16","slug":"media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/","title":{"rendered":"Media Massa Diajak Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">BUANAINDONESIA, YOGYAKARTA- Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kiai Haji Abdul Muhaimin menyatakan pemberitaan di media massa supaya memberi kesejukan dan tidak mengarah ke provokasi yang mengakibatkan pembacanya menjadi radikal. Akibat radikalisme, berpotensi terjadi aksi terorisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Harus membawa misi <em>peace jurnalisme<\/em>, titiknya ada di situ program kami,&#8221; kata Muhaimin, \u00a0seperti dilansir dilaman Tempo, Jumat , 12 \u00a0Mei 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Maraknya media daring dan mudahnya akses ke situs-situs berita maupun blog membuat masyarakat saat ini juga menjadi bagian yang kaget untuk memahami isi berita. <em>Shock culture<\/em> terjadi karena minimnya pemahaman literasi media. Apalagi saat ini sangat banyak media sosial yang isinya provokatif dan saling hujat serta mengandung ajaran terorisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sasaran forum koordinasi ini adalah para bloger, para santri, guru, pekerja media\u00a0 dan lain-lain untuk menularkan ajaran dan pemberitaan yang mengundang kedamaian. Bukan justru menyebarkan ajaran radikal yang tidak bisa diterima di negeri ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pengasuh Pesantren Nurul Ummahat Kotagede Yogyakarta ini menambahkan di era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju, media justru memiliki potensi menjadi sarana terjerembabnya seseorang ke dalam radikalisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut dia, berkembangnya paham radikalisme terorisme banyak melalui media cetak, media daring,\u00a0 dan media sosial. Bahkan, para pengikut paham ini dibaiat tanpa harus bertemu secara langsung, hanya dengan melalui telepon pintar saja sudah cukup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Angkatlah isu-isu kebudayaan untuk menumbuhkan rasa damai dalam kehidupan di masyarakat,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apalagi, Yogyakarta dijuluki dengan <em>City of Tolerance<\/em>. Maka harus dijaga dan diredam cara-cara radikal yang belakangan ini sering terjadi. Dengan kultur Yogyakarta yang damai, maka paham radikalisme terorisme bisa dicegah sedini mungkin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">FKPT juga melakukan dialog lierasi media sebagai upaya untuk mencegah dan menangkal radikalisme terorisme. Sebab, medialah yang menjadi salah satu sarana penyeimbang munculnya gerakan radikal yang menjurus ke aksi terorisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pelibatan media massa dalam pencegahan trorisme yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme\u00a0 dan FKPT di 32 provinsi se-Indonesia di sepanjang tahun 2017. Di Yogyakarta, acara ini diadakan pada Rabu, 10 Mei 2017 di hotel Alana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala Kepolisan Daerah Yogyakarta Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri menyatakan Yogyakarta termasuk daerah yang paling banyak menyebarkan berita tidak benar alias hoax di media sosial. Media massa justru mempunyai peran yang sangat strategis dalam membantu pencegahan terorisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Media massa harus menjadi penyeimbang,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, ia justru khawatir, media massa yang saat ini justru memuat berita atau tulisan untuk kepentingan pemodal atau politik suatu kelompok. Pemberitaan yang\u00a0 tidak sesuai fakta berpotensi menimbulkan gesekan di masyarakat dan memantik munculnya radikalisme.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk mencegah radikalisme dan terorisme. Dofiri menambahkan, harus melibatkan seluruh komponen masyarakat, mengajak insan pers, pegiat media sosial dan elemen masyarakat lainnya. Penyebaran paham ini cukup masif di media terutama media sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Media massa <em>mainstream<\/em> dan televisi bisa mengedukasi masyarakat,&#8221; kata Dofiri.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-30959\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-30959\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA, YOGYAKARTA- Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kiai Haji Abdul Muhaimin menyatakan pemberitaan di media massa supaya memberi kesejukan dan tidak mengarah ke provokasi yang mengakibatkan pembacanya menjadi radikal. Akibat radikalisme, berpotensi terjadi aksi terorisme. &#8220;Harus membawa misi peace jurnalisme, titiknya ada di situ program kami,&#8221; kata Muhaimin, \u00a0seperti dilansir dilaman Tempo, Jumat , 12 [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-30959\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-30959\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":30960,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/05\/Tempo-1205-2017.jpg?fit=620%2C355&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Media Massa Diajak Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA, YOGYAKARTA- Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kiai Haji Abdul Muhaimin menyatakan pemberitaan di media massa supaya memberi kesejukan dan tidak mengarah ke provokasi yang mengakibatkan pembacanya menjadi radikal. Akibat radikalisme, berpotensi terjadi aksi terorisme. &#8220;Harus membawa misi peace jurnalisme, titiknya ada di situ program kami,&#8221; kata Muhaimin, \u00a0seperti dilansir dilaman Tempo, Jumat , 12 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-12T03:08:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/05\/Tempo-1205-2017.jpg?fit=620%2C355&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"620\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"355\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/05\/Tempo-1205-2017.jpg?fit=620%2C355&ssl=1\",\"width\":620,\"height\":355,\"caption\":\"Ilustrasi - Foto : Internet\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/\",\"name\":\"Media Massa Diajak Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-05-12T03:08:16+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-12T03:08:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-massa-diajak-tangkal-paham-radikalisme-dan-terorisme\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":30460,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/media-diminta-ikut-cegah-radikalisme-dan-terosisme-di-masyarakat\/","url_meta":{"origin":30959,"position":0},"title":"Media Diminta Ikut Cegah Radikalisme dan Terosisme di Masyarakat.","date":"20 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONEAIA.COM, SUMSEL - Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) menyelenggarakan seminar letirasi Media sebagai upaya cegah dan tangkal Radikalisme dan Terorisme di masyarkat dalam tema Literasi media cegah dan tangkal Radikalisme dan Terorisme di Ballorom hotel Aryaduta palembang, Acara dibuka oleh Ir. H. Isak mekki MM selaku Wakil Gubernur sumatera selatan.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) menyelenggarakan seminar letirasi Media sebagai upaya cegah dan tangkal Radikalisme dan Terorisme di masyarkat dalam tema Literasi media cegah dan tangkal Radikalisme dan Terorisme di Ballorom hotel Aryaduta palembang,","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/berita-sumsel.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20353,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fkpt-sumsel-gelar-seminar-peran-media-masa-dalam-pencegahan-terorisme\/","url_meta":{"origin":30959,"position":1},"title":"FKPT Sumsel Gelar Seminar Peran Media Masa Dalam Pencegahan Terorisme","date":"11 Agustus 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar seminar sehari tentang Peran Media Dalam Pencegahan Terorisme di Sumatera Selatan \u00a0(Sumsel) di Best Skip Hotel Palembang, selasa 11 Agustus 2015. Acara digelar bersama kalangan media baik cetak, televisi dan online tersebut dihadiri oleh\u00a0 Direktur Pencegahan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/1108-Agus-Surya.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26902,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/fkpt-sumsel-gelar-seminar-sehari-peliputan-terorisme\/","url_meta":{"origin":30959,"position":2},"title":"FKPT Sumsel Gelar Seminar Sehari Peliputan Terorisme","date":"27 Oktober 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEl- Hari ini, Kamis 27 Oktober 2016, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) be kerja sama dengan Badan Nasional Penggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan seminar sehari tentang Diseminasi Pedoman Peliputan Terorisme dan peningkatan professionalisme Media Massa Pers Dalam Meliput Isu-Isu Terorisme. Acara sekarang sedang berlangsumg di Hotel Grand Duta Palembang di buka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/10\/IMG_20161027_091349.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":52311,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ketua-fkpt-sumsel-terorisme-kejahatan-extra-ordinary-cream\/","url_meta":{"origin":30959,"position":3},"title":"Ketua FKPT Sumsel ; Terorisme Kejahatan Extra Ordinary Cream","date":"28 Februari 2022","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG-Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan, Ahmad Romi Afriansyah. menjelaskan bahwa Terorisme merupakan sebuah kejahatan yang sangat berbahaya. Bersama dengan kasus korupsi serta narkoba, \"kejahatan ini termasuk kedalam kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crime), sehingga butuh penangangan secara serius dan keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan masalah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2022\/02\/IMG_20220228_102017.jpg?fit=640%2C357&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26918,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dewan-pers-wartawan-harus-utamakan-kepentingan-publik-diatas-kepentingan-jurnalistik\/","url_meta":{"origin":30959,"position":4},"title":"Dewan Pers : Wartawan Harus Utamakan Kepentingan Publik Diatas Kepentingan Jurnalistik","date":"27 Oktober 2016","format":false,"excerpt":"BUANAINSUMSEL, PALEMBANG, Peliputan peristiwa teroris harus dilengkapi dengan alat pengamanan, karena peristiwa itu cukup berbahaya bagi keselamatan jiwa wartawan, untuk itu jurnalis harus membekali peralatan keamanan untuk melindungi dirinya. Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan, peliputan peristiwa teroris harus dilengkapi alat pengamanan karena peristiwa itu cukup berbahaya bagi keselamatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Palembang&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/10\/FKPT.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":42237,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kodim-0430-banyuasin-gelar-komsos-bersama-masyarakat\/","url_meta":{"origin":30959,"position":5},"title":"Kodim 0430 Banyuasin Gelar Komsos Bersama Masyarakat","date":"23 Agustus 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID , BANYUASIN - Kodim 0430\/Banyuasin menggelar kegiatan pembinaan komsos cegah tangkal Radikalisme dan Separatisme, di Aula Makodim 0430\/Banyuasin jjumat (23\/08\/ 2019) sekiranya 09.30 Wib\u00a0 Kegiatan\u00a0 tersebut dihadiri oleh Kasdim 0430\/Banyuasin Mayor Czi Agus Supriyadi, S.Ag. Pasi Ter Kodim 0430\/Banyuasin Lettu Inf Pringgo. Kanit Sosbud Polres Banyuasin Ipda Suhendra. KanitIntel\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Kodim bersama Masyarakat menggelar penanaman pohon. Usai menggelar Komsos","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/08\/Usai-menggelar-Komsos-Kodim-bersama-Masyarakat-menggelar-penanaman-pohon.jpg?fit=640%2C447&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30959"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30959"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30961,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30959\/revisions\/30961"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}