{"id":32949,"date":"2017-08-29T21:43:44","date_gmt":"2017-08-29T14:43:44","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=32949"},"modified":"2017-08-29T22:14:29","modified_gmt":"2017-08-29T15:14:29","slug":"puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/","title":{"rendered":"Puisi &#8220;Aku Bangga Jadi Anak Desa&#8221; Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Didusun Sri Pengantin"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSIRAWAS &#8211; Tidak banyak yang tahu bahkan mengenal dusun III Sri Pengantin, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura). Yang harus ditempuh 1 jam perjalanan mengunakan perahu atau biduk, menyusuri sungai Bal. Namun letak dan dusun tertinggal itu tidak membuat surut niat Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan (Sumsel), Winny Agung Budi Maryoto, bersama rombongan untuk menyambangi dusun tersebut. Walaupun dengan kondisi geografis yang sangat jauh dari perkotaan dan terpelosok.\u00a0Selasa (29\/8\/2017).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perjalanan menuju lokasi desa tertinggal harus ditempuh dari kota Lubuk Linggau 2 jam 35 menit menggunakan transportasi roda empat yang hanya sampai di desa Pasenan. Kemudian dilanjutkan melalui sungai dengan perahu ketek selama satu jam. Tidak ada jalur darat ke lokasi dusun tersebut. Satu-satunya melalui jalur sungai. Bahkan Jaringan listrik dan sarana komunikasi juga tidak ada di lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Namun, dengan semangat Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Ny Winny Charita Agung Budi Maryoto, Wakil Ketua Bhayangkari Sumsel, Ny Dhani Asep Suhendar, didampingi Ny Eva Soemarno, Ny Titi Prasetijo, Ny Angel Nelson, Ny Ira M Aris, Ny Monik Zulkarnain, dan Ny Novie Tommy. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Mura, Noviar Hendra Gunawan, Ketua Bhayangkari Cabang Mura, Ny Achy Pambudi, dan Ketua Bhayangkari Lubuklinggau, Ny Farah Hajat Mabrur Bujangga serta Ny Dodi Syamsurizal menyusuri sungai menggunakan perahu atau biduk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan sesampai di dusun III Sri Penganten rombongan di warga yang sudah menunggu sejak pagi hari. Sambutan puisi dan nyanyian dari anak-anak sekolah dasar Sri Pengantin berjudul &#8220;aku bangga jadi anak desa membuat suasana menjadi haru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya Ketua Tim PKK Kabupaten Mura, Ny Hj Noviar Hendra Gunawan mengatakan Desa Sri Pengantin masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sehingga belum dapat dilakukan pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harapkan kedatangan Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel dapat menyampaikan kondisi yang ada di Desa Sri Pengantin ke tingkat atas. Sehingga, bisa dilakukan pembangunan di desa ini,&#8221; jelas Noviar Hendra Gunawan saat melakukan anjangsana dan kunjungan kerja dalam rangka hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke-65 dan HUT Polwan ke-69 di Desa Sri Pengantin Kecamatan STL Ulu Terawas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kondisi geografis yang ada di Desa Pengantin tidak ada akses jalan darat. Tetap, harus menggunakan perahu ketek. Dengan jumlah penduduk sebanyak 200 jiwa dengan 71 kepala keluarga. Untuk sarana pendidikan satu sekolah dasar (SD) terdiri dari kelas 1 hingga 8 dengan 80 murid dan ada satu pendidikan usia dini (PAUD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita bangga ada Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel datang kesini. Bahkan, Bupati Mura, H Hendra Gunawan satu-satunya putra daerah yang sering datang ke Desa Sri Pengantin dan sangat ingin membangun Desa Sri Pengantin. Namun, desa disini masuk kawasan TNKS,&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel, Ny Winny Agung Budi Maryoto mengatakan, dirinya sejak awal sangat apresiasi datang ke Desa Sri Pengantin yang dijelaskan Ketua Bhayangkari Cabang Mura, Ny Achy Pambudi kondisi di desa ini harus ditempuh menggunakan perahu ketek. Tidak ada jaringan listrik dan komunikasi. Sehingga, sangat memprihatinkan. Dan niat itu cepat dilaksanakan bertepatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 65.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tinggal di kota saja masih mengeluh. Tetapi, masyarakat dan anak-anak disini tetap semangat. Bisa hidup dan kuat disini. Semangat ini harus dicontoh dengan kekurangan kita tetap semangat,&#8221; ungkap Ny Winny Agung Budi Maryoto<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menjelaskan sejak awal ketika mendengar bahwa kondisi di desa ini memprihatinkan. Baru diketahui padahal di Sumsel ini berdampingan dengan Pulau Jawa. Tetapi, pemerataan pembangunan masih sangat jauh. Diharapkan kedepan nantinya di Desa Sri Pengantin ada sekolah SMP dan SMA serta ada pembangunan lainnya. Sehingga, desa maju dengan pembangunan yang ada.<\/p>\n<p>Puisi &#8220;Aku Bangga Jadi Anak Desa&#8221; Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Didusun Sri Pengantin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">*Ketua Bhayangkari Sumsel 1 Jam Naik Biduk Sambangin Dusun Sri Pengantin<\/p>\n<p>MUSIRAWAS &#8211; Tidak banyak yang tahu bahkan mengenal dusun III Sri Pengantin, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura). Yang harus ditempuh 1 jam perjalanan mengunakan perahu atau biduk, menyusuri sungai Bal. Namun karena letak dan dusun tertinggal itu tidak membuat surut niat Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan (Sumsel), Winny Agung Budi Maryoto, bersama rombongan untuk menyambangi dusun tersebut. Walaupun dengan kondisi geografis yang sangat jauh dari perkotaan dan terpelosok.\u00a0Selasa (29\/8\/2017).<\/p>\n<p>Perjalanan menuju lokasi desa tertinggal harus ditempuh dari kota Lubuk Linggau 2 jam 35 menit menggunakan transportasi roda empat yang hanya sampai di desa Pasenan. Kemudian dilanjutkan melalui sungai dengan perahu ketek selama satu jam. Tidak ada jalur darat ke lokasi dusun tersebut. Satu-satunya melalui jalur sungai. Bahkan Jaringan listrik dan sarana komunikasi juga tidak ada di lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Namun, dengan semangat Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Ny Winny Charita Agung Budi Maryoto, Wakil Ketua Bhayangkari Sumsel, Ny Dhani Asep Suhendar, didampingi Ny Eva Soemarno, Ny Titi Prasetijo, Ny Angel Nelson, Ny Ira M Aris, Ny Monik Zulkarnain, dan Ny Novie Tommy. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Mura, Noviar Hendra Gunawan, Ketua Bhayangkari Cabang Mura, Ny Achy Pambudi, dan Ketua Bhayangkari Lubuklinggau, Ny Farah Hajat Mabrur Bujangga serta Ketua Persit Kodim 0406 MLM Ny Dodi Syamsurizal menyusuri sungai menggunakan perahu atau biduk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan sesampai di dusun III Sri Penganten rombongan di warga yang sudah menunggu sejak pagi hari. Sambutan puisi dan nyanyian dari anak-anak sekolah dasar Sri Pengantin berjudul &#8220;aku bangga jadi anak desa membuat suasana menjadi haru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya Ketua Tim PKK Kabupaten Mura, Ny Hj Noviar Hendra Gunawan mengatakan Desa Sri Pengantin masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) sehingga belum dapat dilakukan pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita harapkan kedatangan Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel dapat menyampaikan kondisi yang ada di Desa Sri Pengantin ke tingkat atas. Sehingga, bisa dilakukan pembangunan di desa ini,&#8221; jelas Noviar Hendra Gunawan saat melakukan anjangsana dan kunjungan kerja dalam rangka hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke-65 dan HUT Polwan ke-69 di Desa Sri Pengantin Kecamatan STL Ulu Terawas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kondisi geografis yang ada di Desa Pengantin tidak ada akses jalan darat. Tetap, harus menggunakan perahu ketek. Dengan jumlah penduduk sebanyak 200 jiwa dengan 71 kepala keluarga. Untuk sarana pendidikan satu sekolah dasar (SD) terdiri dari kelas 1 hingga 8 dengan 80 murid dan ada satu pendidikan usia dini (PAUD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita bangga ada Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel datang kesini. Bahkan, Bupati Mura, H Hendra Gunawan satu-satunya putra daerah yang sering datang ke Desa Sri Pengantin dan sangat ingin membangun Desa Sri Pengantin. Namun, desa disini masuk kawasan TNKS,&#8221;<br \/>\nSementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel, Ny Winny Agung Budi Maryoto mengatakan, dirinya sejak awal sangat apresiasi datang ke Desa Sri Pengantin yang dijelaskan Ketua Bhayangkari Cabang Mura, Ny Achy Pambudi kondisi di desa ini harus ditempuh menggunakan perahu ketek. Tidak ada jaringan listrik dan komunikasi. Sehingga, sangat memprihatinkan. Dan niat itu cepat dilaksanakan bertepatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 65.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tinggal di kota saja masih mengeluh. Tetapi, masyarakat dan anak-anak disini tetap semangat. Bisa hidup dan kuat disini. Semangat ini harus dicontoh dengan kekurangan kita tetap semangat,&#8221; ungkap Ny Winny Agung Budi Maryoto<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menjelaskan sejak awal ketika mendengar bahwa kondisi di desa ini memprihatinkan. Baru diketahui padahal di Sumsel ini berdampingan dengan Pulau Jawa. Tetapi, pemerataan pembangunan masih sangat jauh. Diharapkan kedepan nantinya di Desa Sri Pengantin ada sekolah SMP dan SMA serta ada pembangunan lainnya. Sehingga, desa maju dengan pembangunan yang ada.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-32949\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-32949\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSIRAWAS &#8211; Tidak banyak yang tahu bahkan mengenal dusun III Sri Pengantin, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura). Yang harus ditempuh 1 jam perjalanan mengunakan perahu atau biduk, menyusuri sungai Bal. Namun letak dan dusun tertinggal itu tidak membuat surut niat Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan (Sumsel), Winny Agung [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-32949\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-32949\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":117,"featured_media":32950,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[640],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/08\/IMG-20170829-WA0104.jpg?fit=640%2C376&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puisi &quot;Aku Bangga Jadi Anak Desa&quot; Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Didusun Sri Pengantin - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSIRAWAS &#8211; Tidak banyak yang tahu bahkan mengenal dusun III Sri Pengantin, Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura). Yang harus ditempuh 1 jam perjalanan mengunakan perahu atau biduk, menyusuri sungai Bal. Namun letak dan dusun tertinggal itu tidak membuat surut niat Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan (Sumsel), Winny Agung [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-08-29T14:43:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-08-29T15:14:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/08\/IMG-20170829-WA0104.jpg?fit=640%2C376&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"376\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/08\/IMG-20170829-WA0104.jpg?fit=640%2C376&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":376,\"caption\":\"Puisi \\\"Aku Bangga Jadi Anak Desa\\\" Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Didusun Sri Pengantin\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/\",\"name\":\"Puisi \\\"Aku Bangga Jadi Anak Desa\\\" Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Didusun Sri Pengantin - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-08-29T14:43:44+00:00\",\"dateModified\":\"2017-08-29T15:14:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/dded5894b7238c6fd41747034236c980\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/puisi-aku-bangga-jadi-anak-desa-sambut-ketua-bhayangkari-daerah-sumsel-didusun-sri-pengantin\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/dded5894b7238c6fd41747034236c980\",\"name\":\"Era\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7440624295f546d9f3fff3dcbc270d8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Era\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":28231,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polisi-ini-rela-sebrangi-sungai-demi-mensosialisasikan-pesan-kamtibmas\/","url_meta":{"origin":32949,"position":0},"title":"Polisi ini Rela Sebrangi Sungai Demi Mensosialisasikan Pesan Kamtibmas","date":"6 Februari 2017","format":false,"excerpt":"BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS \u2013 Kalau ada polisi mengajar mengaji untuk anak-anak di pedesaan dengan jarak tempuh yang jauh mengendarai sepeda motor, bahkan ada polisi yang menjadi guru bagi anak-anak suku anak dalam, kali ini polisi yang rela melakukan perjalanan menggunakan ketek (perahu) demi bisa memberikan penyuluhan bagi anak-anak di SDN\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musirawas&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/02\/Sosialisasi.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13994,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dusun-v-tebing-abang-merupakan-desa-tertinggal\/","url_meta":{"origin":32949,"position":1},"title":"Dusun V Tebing Abang  Merupakan Desa Tertinggal","date":"30 April 2014","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Desa V\u00a0 Desa Tebing Abang kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan Desa yang masih terisolir, selain itu banyaknya banggunan penduduk yang taklayak huni, Banyak akses jalan yang masih belum tersentuh pembangunan begitu juga Akses jalan menuju sekolah masih tana ironisnya lagi jika tiba musim hujan\u00a0\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":31993,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polsek-ini-dirikan-perpustakaan-terapung\/","url_meta":{"origin":32949,"position":2},"title":"Polsek ini Dirikan Perpustakaan Terapung","date":"23 Juli 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MURATARA - Ada hal yang menarik di lakukan oleh Polsek Rawas Ilir, memanfaatkan Perahu Polisi yang biasa digunakan sebagai alat Operasional Polisi untuk melaksanakan kegiatan pengamanan di aliran sungai. Di Kecamatan Rawas Ilir, kini digunakan sebagai perpustaaan terapung bagi masyarakat di Daerah Aliran Sungai (DAS). Minggu (23\/7\/2017) pukul 09.00\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muratara&quot;","img":{"alt_text":"Polsek ini Dirikan Perpustakaan Terapung","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/07\/Berita-Sumsel-22.jpg?fit=640%2C398&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":49177,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-desa-srigunung-terima-bantuan-kompor-gas-gratis\/","url_meta":{"origin":32949,"position":3},"title":"Warga Desa Srigunung Terima Bantuan Kompor Gas Gratis","date":"16 Januari 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA-\u00a0 Pada Hari Ini Sabtu tgl 16 January 2021 Jam 10.30 wib Di Balai Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) Propinsi Sumatera Selatan, telah berlangsung giat Penyerahan Kompor gas alam merk Butterfly sebanyak 417 oleh Hutama Karya ( HK ) diwakili oleh Ibu Fatimah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"Warga Desa Srigunung Terima Bantuan Kompor Gas Gratis","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/01\/IMG_20210116_234117.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":25417,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dipenuhi-eceng-gondok-transportasi-air-menuju-dusun-kadembo-lumpuh\/","url_meta":{"origin":32949,"position":4},"title":"Dipenuhi Eceng Gondok, Transportasi Air Menuju Dusun Kadembo lumpuh","date":"11 Juni 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Sungai di Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumsel saat ini di penuhi enceng gondok, Akibatnya, Transportasi air menuju Dusun Kadembo ini lumpuh total. Masyarakat setempat berharap kondisi sungai tersebut dinormalisasi kembali oleh Pemkab Banyuasin. Agar kegiatan masyarakat sehari-hari bisa berjalan normal. \"jalur transportasi air lumpuh,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Dipenuhi Eceng Gondok, Transportasi Air Menuju Dusun Kadembo lumpuh","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/06\/eceng-gondok-penuhi-sungai-kedembo-Banyuasin.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":18354,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pasangan-ini-melangsungkan-pernikahan-di-kantor-polisi\/","url_meta":{"origin":32949,"position":5},"title":"Pasangan Ini Melangsungkan Pernikahan di Kantor Polisi","date":"14 April 2015","format":false,"excerpt":"OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Tidak seperti pasangan pengantin lain, yang melangsungkan pernikahan dirumah maupun di gedung, pasangan pengantin ini melangsungkan pernikahan di Mapolres Ogan Ilir. Destriansyah (21) warga Payakabung Dusun 2 RT 2 Kecamatan Indralaya Utara dan Lastriani (20) warga Dusun 1 Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya, Sepasang pengantin ini, terpaksa melangsungkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32949"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/117"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32949"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32949\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32953,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32949\/revisions\/32953"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}