{"id":34408,"date":"2018-02-05T11:46:39","date_gmt":"2018-02-05T04:46:39","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=34408"},"modified":"2018-02-04T22:55:42","modified_gmt":"2018-02-04T15:55:42","slug":"dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/","title":{"rendered":"Rumah Nyaris Ambruk, Dua Keluarga Butuh Perhatian Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Dua Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang berada di pinggir Sungai Lilin, saat ini kondisinya memprihatinkan, atap rumah yang terbuat dari daun nipah mulai mengering, dinding papan yang sudah termakan usia, dan kondisi tiang penyangga yang mulai miring dan nyaris ambruk. Darwis dan Yami sang pemilik rumah dengan terpaksa menempati rumah tersebut bersama keluarganya, karena hingga kini belum mampu untuk memperbaiki rumah kediamanya.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Rumah ini saya diami bersama keluarga sudah belasan tahun, karena tidak punya biaya untuk memperbaikinya sehingga kondisinya rusak dan hampir ambruk,&#8221; ujar Darwis (48) warga Rw 05 Rt 01 Teluk Kemang Kelurahan Sungai lilin kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), senin (5\/2\/18).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut bapak dari dua orang anak yang pekerjaan keseharianya sebagai buruh serabutan\u00a0 sekaligus nyambi pedagang sayuran ini mengatakan, saat air pasang, maka air sungai masuk kerumah miliknya dengan ketinggian kurang lebih 40 centimeter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKami tidak bisa berbuat apa-apa pak, hasil sehari-hari cukup untuk makan saja terimakasih,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Senada dikatakan Yami warga yang sama, meskipun dirinya merasa was-was disaat musim penghujan, namun dirinya tak dapat berbuat banyak, karena tak mampu memperbaikinya secara swadaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu, Ketua RW 04\u00a0 Rt 01 Raden Iskandar (62) mengatakan, kedua keluarga tersebut tergolong keluarga tak mampu. Rumah mereka yang berbentuk panggung menggunakan material dari sebetan papan bekas dan\u00a0 dinding kanan kirinya sudah using, lainnya kayu dan gebyok serta dengan kondisi lantai dari papan bekas disusun agak renggang dan mulai berlubang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dirinya berencana akan melaporkan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan Sungai Lilin, \u201csaya sebagai RW\u00a0 04 merasa sangat prihatin\u00a0 melihat kondisi tersebut, sudah\u00a0 beberapa\u00a0 tahun kondisinya sangat memprihatinkan. Harapan kami semoga Pemerintah\u00a0 setempat bisa\u00a0 membantu untuk meringankan beban kedua keluarga tersebut, \u2018 jelasnya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-34408\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-34408\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Dua Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang berada di pinggir Sungai Lilin, saat ini kondisinya memprihatinkan, atap rumah yang terbuat dari daun nipah mulai mengering, dinding papan yang sudah termakan usia, dan kondisi tiang penyangga yang mulai miring dan nyaris ambruk. Darwis dan Yami sang pemilik rumah dengan terpaksa menempati rumah tersebut bersama [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-34408\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-34408\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":31,"featured_media":34409,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[23,297],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/02\/Kondisi-pemukiman-salah-satu-warga-di-Teluk-Kemang-kelurahan-Sungai-Lilin.jpg?fit=640%2C480&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rumah Nyaris Ambruk, Dua Keluarga Butuh Perhatian Pemerintah - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Dua Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang berada di pinggir Sungai Lilin, saat ini kondisinya memprihatinkan, atap rumah yang terbuat dari daun nipah mulai mengering, dinding papan yang sudah termakan usia, dan kondisi tiang penyangga yang mulai miring dan nyaris ambruk. Darwis dan Yami sang pemilik rumah dengan terpaksa menempati rumah tersebut bersama [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-02-05T04:46:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-04T15:55:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/02\/Kondisi-pemukiman-salah-satu-warga-di-Teluk-Kemang-kelurahan-Sungai-Lilin.jpg?fit=640%2C480&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/02\/Kondisi-pemukiman-salah-satu-warga-di-Teluk-Kemang-kelurahan-Sungai-Lilin.jpg?fit=640%2C480&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":480,\"caption\":\"Kondisi pemukiman salah satu warga di Teluk Kemang kelurahan Sungai Lilin\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/\",\"name\":\"Rumah Nyaris Ambruk, Dua Keluarga Butuh Perhatian Pemerintah - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-02-05T04:46:39+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-04T15:55:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6bb3d140b038c20a67d54a19ab97f5b2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-keluarga-tinggal-di-rumah-nyaris-ambruk-butuh-perhatian-pemerintah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6bb3d140b038c20a67d54a19ab97f5b2\",\"name\":\"kahar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf1024deaf72caa05dc6361ea9348c98?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"kahar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":16106,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/tanggul-jebol-dua-rumah-di-muba-nyaris-ambruk\/","url_meta":{"origin":34408,"position":0},"title":"Tanggul Jebol, Dua Rumah di Muba Nyaris Ambruk","date":"16 Januari 2015","format":false,"excerpt":"MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Tanggul sunggai \u00a0Lebong Gemuruh kampung 1 Desa Lumpatan 2 Kecamatan Sekayu kabupaten Musi Banyuasin, rabu (14\/01\/15) \u00a0malam, sekitar pukul 20.30 jebol. Akibatnya, dua rumah yang berada dipinggiran nyaris ambruk terbawa arus. Beruntung \u00a0saat kejadian dua penghuni rumah tersebut langsung menyelamatkan diri. Jebolnya tanggul diduga akibat derasnya air\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":30536,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dua-rumah-di-tanjung-agung-ambruk-ini-penuturan-korban-yang-selamat\/","url_meta":{"origin":34408,"position":1},"title":"Dua Rumah di Tanjung Agung Ambruk, ini Penuturan Korban Yang Selamat","date":"24 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA, MUARA ENIM - Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari ini mengakibatkan tanah amblas hingga membuat Dua rumah warga di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim ambruk, satu rumah lainya terancam roboh pada Sabtu siang (22\/04\/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Siska (19), warga Kampung 3 Desa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muara Enim&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/Rumah-Ambruk.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":45991,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/biadab-seorang-nenek-diduga-dibunuh-cucunya-sendiri\/","url_meta":{"origin":34408,"position":2},"title":"Biadab, Seorang Nenek Diduga Dibunuh Cucunya Sendiri","date":"15 Juni 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Tragis yang dialami seorang nenek bernama Maserum (80) seorang warga dusun Teluk Kemang Rw 08 Rt 02 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah dikediamannya, Senin(15\/6\/2020) sekitar pukul 16.00 wib. Saat ditemukan, Maserum dalam posisi tergeletak dilantai kamar\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Kriminal&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/06\/IMG_20200615_222416.jpg?fit=640%2C344&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":43732,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/swadaya-masyarakat-bedah-rumah-janda-beranak-empat\/","url_meta":{"origin":34408,"position":3},"title":"Swadaya, Masyarakat Bedah Rumah Janda Beranak Empat","date":"7 Februari 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Masyarakat bergotong royong membangun rumah baru untuk keluarga Hasnah (55) yang beralamat di Dusun Kebun kelapa Rt 03 Rw 01 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin\u00a0 Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba). Bedah rumah ini\u00a0dilakukan pada Jumat (07\/02\/2020) sekira pukul 09.00 WIB. Itu dilakukan karena, kondisi rumah Hasanah sudah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/02\/muba-1.jpg?fit=640%2C894&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":47127,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pemdes-srigunung-panca-tunggal-sungai-lilin-bagikan-blt-dana-desa\/","url_meta":{"origin":34408,"position":4},"title":"Pemdes Srigunung &#038; Panca Tunggal Sungai Lilin Bagikan BLT Dana Desa","date":"11 September 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA\u00a0 - Guna membantu menanggulangi perekonomian masyarakat di tengah dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Desa(Pemdes) Panca Tunggal dan Desa Srigunung\u00a0 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Untuk Desad srigunung Sendiri sudah tahap Ke VI , secara\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"Pemdes Srigunung & Panca Tunggal Sungai Lilin Bagikan BLT Dana Desa","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/09\/muba-18.jpg?fit=640%2C300&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":43378,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-dihebohkan-penemuan-mayat-di-simpang-b1-sungai-lilin\/","url_meta":{"origin":34408,"position":5},"title":"Warga Dihebohkan Penemuan Mayat di Simpang B1 Sungai Lilin","date":"18 Desember 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA - Geger, sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tergeletak di kawasan tanah kosong sekitar 10 meter dari jalan aspal\u200b simpang B1 Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)\u200b sekira pukul 17.30\u200b WIB, (17\/12\/19). Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat dengan ciri ciri menggunakan kain Sarung\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/12\/IMG_20191219_130406.jpg?fit=921%2C603&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34408"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34408"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34408\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34411,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34408\/revisions\/34411"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34409"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}