{"id":35468,"date":"2018-04-19T23:36:26","date_gmt":"2018-04-19T16:36:26","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=35468"},"modified":"2018-04-19T23:59:41","modified_gmt":"2018-04-19T16:59:41","slug":"pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/","title":{"rendered":"Pedagang Tahu Di Seterio Terancam Lima Tahun Penjara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-35378\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/BANNER-SUKSESKAN-PILKADA-BANYUASIN-TANPA-HOAX.jpg?resize=640%2C137\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"137\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/BANNER-SUKSESKAN-PILKADA-BANYUASIN-TANPA-HOAX.jpg?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/BANNER-SUKSESKAN-PILKADA-BANYUASIN-TANPA-HOAX.jpg?resize=300%2C64&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN &#8211; Polres Banyuasin bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Banyuasin berhasil membokar pabrik pembuatan tahu dengan menggunakan bahan pengawet mayat (Formalin) yang sangat membahayakan kesehatan manusia. (Baca:\u00a0<a href=\"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/selain-upal-di-pasar-pangkalan-balai-beredar-juga-makanan-berformalin\/\">Selain Upal di Pasar Pangkalan Balai Beredar Juga Makanan Berformalin<\/a>)\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lokasi pembuatannya, di Lubuk Keranji RT 27 RW 07 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dengan pemilik MA Bin Dalail (46) yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Barang bukti yang diamankan sekitar 1000 buah tahu berformalin, 6 ember tahu yang berisi kurang lebih 1000 tahu yang diduga mengandung formalin dan satu liter zat formalin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita mengamankan 1000 buah tahu yang mengandung formalin bahan pengawet mayat di pabrik milik tersangka MA Bin Dalail (46) di Lubuk Keranji Rt 27 Rw 07 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III, &#8220;kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Satya dalam press rilis di Mapolres Banyuasin, Kamis (19\/04).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim Satgas Pangan yang terdari Polres Banyuasin dan Dinkes Banyuasin terang Kapolres Selasa (17\/4) sekitar pukul 10.00 WIB mendatangi pabrik tahu milik tersangka di Jln Seterio-Sedang rt 27 rw 07 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III dan melakukan pemeriksaan produksi tahu dalam rangka menghadapi bulan suci ramadhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah di uji sampel oleh Dinkes menggunakan alat taskit formin dengan metode coloring dan sliding comperator, dimana terjadi perubahan warna pada tahu menjadi unggu yang menandakan tahu mengandung formalin, &#8220;ujar dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan hasil itu, terang Kapolres dilakukan pengeledahan dan mendapatkan barang bukti 6 ember tahu yang berisi kurang lebih 1000 tahu yang diduga mengandung formalin, Satu ember warna hijau berisi cairan kurang lebih 60 liter bercampur diduga formalin dan I liter cairan formalin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dua orang kita amankan, MA Bin Dalail pemilik ditetapkan tersangka karena melakukan tindak pidana memproduksi dan menjual tahu yang diduga mengandung formalin. Sedangkan BS seorang pedagang masih berstatus Saksi. Untuk\u00a0 penyelidikan lebih lanjut pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Banyuasin, &#8221; jelas dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaku MA Bin Dalail (46) tegas Kapolres dijerat dengan Pasal 75 ayat 1 jo pasal 136 huruf b UU\u00a0 RI Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. Ancaman pidana 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 10 Milyar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya menghimbau masyarakat untuk hati-hati dalam mengkonsumsi tahu dan tempe. Kalau mencurigai segera lapor ke Polres Banyuasin atau polsek terdekat, ini bahaya sekali bisa menyebabkan penyakit Kanker, &#8220;himbaunya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-35468\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-35468\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN &#8211; Polres Banyuasin bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Banyuasin berhasil membokar pabrik pembuatan tahu dengan menggunakan bahan pengawet mayat (Formalin) yang sangat membahayakan kesehatan manusia. (Baca:\u00a0Selain Upal di Pasar Pangkalan Balai Beredar Juga Makanan Berformalin)\u00a0 Lokasi pembuatannya, di Lubuk Keranji RT 27 RW 07 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dengan pemilik [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-35468\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-35468\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":35469,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295,19],"tags":[1028,1151,622,877,1029],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/Kapolres-Banyuasin-1.jpg?fit=640%2C442&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pedagang Tahu Di Seterio Terancam Lima Tahun Penjara - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN &#8211; Polres Banyuasin bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Banyuasin berhasil membokar pabrik pembuatan tahu dengan menggunakan bahan pengawet mayat (Formalin) yang sangat membahayakan kesehatan manusia. (Baca:\u00a0Selain Upal di Pasar Pangkalan Balai Beredar Juga Makanan Berformalin)\u00a0 Lokasi pembuatannya, di Lubuk Keranji RT 27 RW 07 Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dengan pemilik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-04-19T16:36:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-04-19T16:59:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/Kapolres-Banyuasin-1.jpg?fit=640%2C442&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"442\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/Kapolres-Banyuasin-1.jpg?fit=640%2C442&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":442,\"caption\":\"Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Satya. Menggelar press rilis di Mapolres Banyuasin, Kamis (19\/04).\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/\",\"name\":\"Pedagang Tahu Di Seterio Terancam Lima Tahun Penjara - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2018-04-19T16:36:26+00:00\",\"dateModified\":\"2018-04-19T16:59:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-tahu-di-seterio-terancam-lima-tahun-penjara\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":35463,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/selain-upal-di-pasar-pangkalan-balai-beredar-juga-makanan-berformalin\/","url_meta":{"origin":35468,"position":0},"title":"Selain Upal, di Pasar Pangkalan Balai Beredar Juga Makanan Berformalin","date":"19 April 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Selain beredar uang palsu, di Pasar Pangkalan Balai. (Baca : Awas\u00a0! Upal Beredar di Pasar Pangkalan Balai) Beredar juga makanan bergormalin\u00a0berupa mie kuning dan tahu. Itu terbukti saat Tim Gabungan Satgas Pangan Polres Banyuasin menggelar sidak di Pasar Pangkalan Balai, Selasa (17\/04\/18) lalu. \"Ya benar kami dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/Petugas-Gabungan-saat-melakukan-sidak-di-pabrik-tahu.jpg?fit=640%2C385&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":31470,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jual-tahu-berformalin-di-tanjung-enim-hendrik-diringkus\/","url_meta":{"origin":35468,"position":1},"title":"Jual Tahu Berformalin di Tanjung Enim, Hendrik Diringkus","date":"13 Juni 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM -Hendrik Iskandar (35), warga Jalan Lintas Muara Enim - Baturaja Kota Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim harus merasakan dinginnya jeruji besi milik Mapolres Muara Enim. lantaran, dirinya nekad menjual tahu yang diproduksinya sendiri dengan menggunakan formalin. Saat ditangkap, tersangka sedang asyik membuat tahu yang diduga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Jual Tahu Berformalin di Tanjung Enim, Hendrik Diringkus","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/06\/berita-Muaraenim-4.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":50065,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/forkopimcam-jirak-jaya-temukan-tiga-jenis-makanan-berformalin\/","url_meta":{"origin":35468,"position":2},"title":"Forkopimcam Jirak Jaya Temukan Tiga Jenis Makanan Berformalin","date":"25 April 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Demi melakukan perlindungan kepada masyarakat dan konsumen, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Jirak Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional pada Senin, ( 24\/06\/2021). Sidak dilakukan untuk memastikan peredaran atau penjualan makanan di pasar tradisional Kecamatan Jirak Jaya tidak mengandung bahan berbahaya. Sidak dipimpin Camat Jirak Jaya,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/muna-2.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":31592,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-muaraenim-musnahkan-barang-bukti-hasil-ops-cipta-kondisi\/","url_meta":{"origin":35468,"position":3},"title":"Polres Muaraenim Musnahkan Barang Bukti Hasil Ops Cipta Kondisi","date":"19 Juni 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM -Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh Polres Muara Enim selama bulan suci ramadhan 1438 H, berhasil menangkap pelaku tindak kejahatan dan mengamankan berbagai Barang Bukti (BB) diantaranya 1.302 botol minuman keras (miras), 17.415 butir percon, 22 kembang api, 44 senjata api rakitan (senpira) dan 2.600 tahu berformalin.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muara Enim&quot;","img":{"alt_text":"Polres Muaraenim Musnahkan Barang Bukti Hasil Ops Cipta Kondisi","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/06\/Berita-sumsel-2.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":40563,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/tim-gabungan-sidak-pasar-lais-tidak-temukan-makanan-berbahaya\/","url_meta":{"origin":35468,"position":4},"title":"Tim Gabungan Sidak Pedagang Pasar Lais, Tidak Temukan Makanan Berbahaya","date":"16 Mei 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Tim gabungan \u200b yang terdiri dari Dinas Kesehatan Muba melalui Puskesmas Lais yang terdiri dari bagian Gizi Masyarakat, bagian Laboratorium, Apoteker, Bidan, dan perawat, Camat Lais, anggota Polsek Lais, didampingi koordinator pasar kecamatan Lais,\u200b melakukan insveksi mendadak (Sidak) kepada pedagang sembako dan makanan yang berjualan di pasar kecamatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Kesehatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/05\/Tim-Gabungan-Sidak-Pasar-Lais.jpg?fit=800%2C526&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2395,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pedagang-pasar-ramadhan-diminta-tidak-gunakan-bahan-berbahaya\/","url_meta":{"origin":35468,"position":5},"title":"Pedagang Pasar Ramadhan Diminta Tidak Gunakan Bahan Berbahaya","date":"6 Juni 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com -\u00a0 Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar mengingatkan kepada para pedagang pasar ramadhan yang menyajikan berbagai menu santapan berbuka dan sahur, tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti formalin, borak dan sebagainya. Demikian disampaikan Bupati Muara Enim Ir. H. Muzakir Sai Sohar saat membuka Pasar Ramadhan yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/06\/kuliner.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35468"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35468"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35468\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35475,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35468\/revisions\/35475"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35469"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35468"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35468"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35468"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}