{"id":39581,"date":"2019-03-23T15:42:40","date_gmt":"2019-03-23T08:42:40","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=39581"},"modified":"2019-05-16T01:52:26","modified_gmt":"2019-05-15T18:52:26","slug":"ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/","title":{"rendered":"Ratusan Nelayan Pinang Banjar Nyaris Kehilangan Mata Pencaharian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA &#8211; Para nelayan dan buruh yang tergabung dalam forum Komuniksi Nelayan dan Buruh (FKNB) Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, mendatangi Kantor Kecamatan Sungai Lilin, dalam rangka rapat mediasi dengan Pt.TDM \/Pt.INDORAMA. Jumat (22\/03\/2019).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hadir dalam Musawarah itu Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita.Sstp. Msi, Kapolsek Sungai Lilin AKP. Heri\u00a0Hurairo.SH, yang diwakili Oleh intelkom Iptu M.Prawira Kusuma , Danramil sungai Lilin 401-01 Kapten Infantri Zainuri, Pimpinan Perusahaan Pt.TDM (Tiga Daya Minergy),Pt.BMP, Pt.BBS, Dinas Perhubungan, Pol Airud, Kades Pinang Banjar Aman Mahmud , Tokoh masarakat, Ketua Forum KNB M.Fatoni dan para nelayan\/buruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rapat itu para nelayan mengakui gerah dengan aktifitas anggkuta bongkar muat batu bara Pt.TDM yang menggunakan perairan Sungai dawas Kecamatan Sungai Lilin Kabupatdn Musi Banyuasin (Muba). Dimana sungai tersebut merupakan tempat para nelayan mencari ikan. untuk menyambung kehidupan keluarganya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para nelayan dan buruh itu mengaku, sejak adanya aktifitas tongkang batu bara milik Pt.TDM, perekonomian para nelayan dan buruh turun dratis .Seperti yang dikatakan M.Fatoni selaku Ketua Forum KNB. Karna itu ia meminta kepada Perusahaan serta pihak terkait agar segera bertanggung jawab &#8220;Protes para nelayan, ini karna dalam kurun empat tahun terakhir, penghasilan nelayan berkurang. Belum lagi banyaknya kerusakan jalan-jalan&#8221; kata Fatoni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fatoni, Sebelumnya hanya sedikit tongkang batu bara yang beraktivitas di sungai itu. Namun, saat ini aktifitas tongkang mengangkut batu bara itu semakin banyak. Sebingga Sungai tempat mencari ikan tercemar,\u201d kata Sulaiman dan Junaidi yang sudah puluhan tahun menjadi nelayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kades Pinang Banjar Amam Mahmud saat di konfirmasi oleh awak media, mengaku Forum Komunikasi Nelayan dan Buruh Daun Nipah (FKNB) sungai Lilin menuntut agar Perekonomian masarakat Nelayan dan buruh, di sekitar damparan sungai Dawas kembali Seperti sebelum Sepuluh tahun yang lalu, diantaranya tangkapan ikan yang didapat cukup untuk menghidupi keluarga. &#8220;sekarang, tangkapan ikan tidak bisa diharapkan lagi, dan persoalan ini berlarut-larut dan tak ada solusi dari pemerintah, nelayan akan semakin sulit memenuhi kehidupan sehari-hari. Sehingga bisa melakukan tindakan nekat, bahkan bisa bersinggungan dengan hukum.&#8221; Tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Parahnya lagi, sambung dia, Padatnya arus angkutan perusahaan beriringan dengan waktu nelayan turun mencari ikan di sungai dawas sehingga menyebabkan faktor keselamatan nelayan. Dan hasil tangkapan yang menurun serta biaya operasional nelayan kadang tidak seimbang dengan hasil tangkapan apalagi banyak alat angkut tersebut yang bersandar di bantaran sungai sehingga menyebabkan terganggunya kegiatan nelayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tuntutan para nelayan menolak adanya angkutan batu bara pt.TDM Kedua, memberi kopensasi atas pencemaran karena aktivitas tongkang batu bara. Ketiga, memulihkan Sungai Dawas dari limbah batu bara. Keempat, meminta pihak yang berwenang seperti kepolisian untuk memproses hukum tindak pencemaran&#8221;. Tegas Amam Mahmud.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kades Aman Mahmud berharap kepada pihak perusahaan dan DLH dan juga dinas perikanan untuk secepatnya melakukan penertiban juga penyelesaian kepada para Nelayan desa Pinang Banjar, baik Perusahaan tambang batu bara untuk menghentikan segala bentuk aktifitas perusahaan yang mengangkut hasil pertambangan batu bara menggunakan transportasi sungai yang melintas, melalui perair<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-39581\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-39581\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA &#8211; Para nelayan dan buruh yang tergabung dalam forum Komuniksi Nelayan dan Buruh (FKNB) Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, mendatangi Kantor Kecamatan Sungai Lilin, dalam rangka rapat mediasi dengan Pt.TDM \/Pt.INDORAMA. Jumat (22\/03\/2019). Hadir dalam Musawarah itu Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita.Sstp. Msi, Kapolsek Sungai Lilin AKP. Heri\u00a0Hurairo.SH, yang diwakili Oleh intelkom [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-39581\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-39581\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":31,"featured_media":39593,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[297],"tags":[1243,1048,1242,1118],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/03\/IMuba.jpg?fit=640%2C385&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ratusan Nelayan Pinang Banjar Nyaris Kehilangan Mata Pencaharian - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA &#8211; Para nelayan dan buruh yang tergabung dalam forum Komuniksi Nelayan dan Buruh (FKNB) Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, mendatangi Kantor Kecamatan Sungai Lilin, dalam rangka rapat mediasi dengan Pt.TDM \/Pt.INDORAMA. Jumat (22\/03\/2019). Hadir dalam Musawarah itu Camat Sungai Lilin Emilya Afrianita.Sstp. Msi, Kapolsek Sungai Lilin AKP. Heri\u00a0Hurairo.SH, yang diwakili Oleh intelkom [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-23T08:42:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-05-15T18:52:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/03\/IMuba.jpg?fit=640%2C385&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"385\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/03\/IMuba.jpg?fit=640%2C385&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":385,\"caption\":\"Camat Sungai Lilin pimpin Rapat mediasi antara warga pinang Banjar dengan Perusahaan Batu Bara di kantor Camat setempat Jumat (22\/03\/2019).\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/\",\"name\":\"Ratusan Nelayan Pinang Banjar Nyaris Kehilangan Mata Pencaharian - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-03-23T08:42:40+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-15T18:52:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6bb3d140b038c20a67d54a19ab97f5b2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-nelayan-pinang-banjar-nyaris-kehilangan-mata-pencaharian\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6bb3d140b038c20a67d54a19ab97f5b2\",\"name\":\"kahar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cf1024deaf72caa05dc6361ea9348c98?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"kahar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":35213,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ratusan-warga-kurang-mampu-desa-pinang-banjar-trima-jastra\/","url_meta":{"origin":39581,"position":0},"title":"Ratusan warga Kurang Mampu Desa Pinang Banjar Trima Jastra","date":"7 April 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUABA - Ratusan warga kurang mampu di Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba ) menerima jatah beras sejahtera (Rastra). Pembagian 789 karung berisi 10 Kg Rastra ini dilakukan di Kantor Desa Pinang Banjar (06\/04\/18). Untuk ratusan warga di 6 RW. \u201dDari data yang kami terima\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musi Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/pembagian-beras-miskin.jpg?fit=640%2C459&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":41264,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mayat-lelaki-ditemukan-mengapung-di-ulu-sungai-dawas-di-desa-pinang-banjar-2\/","url_meta":{"origin":39581,"position":1},"title":"Mayat Lelaki Ditemukan Mengapung di Ulu Sungai Dawas Di Desa Pinang Banjar","date":"22 Juni 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA - Warga di sekitar Sungai Dawas Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki mengapung di perairan Ulu Sungai Dawas tepatnya di Wilayah Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin. Mayat yang mengambang itu pertama kali ditemukan oleh salah sstu Warga ,Desa Pinang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/06\/ayat.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":38991,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-desa-pinang-banjar-dan-sungai-lilin-tuntut-ganti-rugi-dampak-proyek-pipa-pertamina-gas\/","url_meta":{"origin":39581,"position":2},"title":"Warga Desa Pinang Banjar Dan Sungai Lilin Tuntut Ganti Rugi Dampak Proyek Pipa Pertamina Gas","date":"11 Februari 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID - MUBA - Warga Desa Pinang Banja M.Ali bin Mahakil (65) Rt 02 RW 01 Desa Pinang Banjar dan Muhammad Husin , Edi Gombloh (Bengkel ) Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) menuntut Penyelesaian ganti rugi lahan serta krusakan\u00a0barang -barang diantaranya Lantai Keramik rumah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/02\/muba-4.jpg?fit=770%2C559&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":35460,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/pemkab-muba-gelar-pasar-murah-di-desa-pinang-banjar-sungai-lilin\/","url_meta":{"origin":39581,"position":3},"title":"Pemkab Muba Gelar Pasar Murah di Desa Pinang Banjar Sungai Lilin","date":"19 April 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.lD - MUBA - Ratusan Masyarakat di Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai lilin Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) berduyun-duyun mendatangi gelaran pasar murah sembilan bahan pokok (sembako) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kamis (19\/04\/2018). Pantauan dilapangan, terlihat warga sangat antusias dari pagi mengantri untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/04\/IMG_20180419_191302.jpg?fit=640%2C396&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":41460,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-saksikan-pembongkaran-makam-imam-satria\/","url_meta":{"origin":39581,"position":4},"title":"Warga Saksikan Pembongkaran Makam Imam Satria","date":"2 Juli 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Suasana di sekitar makam Imam Satria di desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ramai dikerumuni warga yang ikut menyaksikan pembongkaran makam Imam Satria korban yang ditemukan terapung di perairan Sungai Dawas beberapa waktu lalu, guna keperluan autopsi oleh pihak kepolisian. Di sekitar lokasi makam di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/07\/autopsi-korban.jpg?fit=800%2C379&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":61554,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polda-sumsel-turun-ke-tkp-dugaan-pengrusakan-lahan-di-sungai-lilin-kuasa-hukum-minta-kades-pinang-banjar-dinonaktifkan\/","url_meta":{"origin":39581,"position":5},"title":"Polda Sumsel Turun ke TKP Dugaan Pengrusakan Lahan di Sungai Lilin, Kuasa Hukum Minta Kades Pinang Banjar Dinonaktifkan","date":"22 April 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA- Kasus dugaan pengrusakan lahan di Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Tim Unit III Subdit II Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan turun langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (22\/4\/2026) sore. Pengecekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan Nilawati terkait\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/04\/Fahmi.jpg?fit=480%2C216&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39581"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39581"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39594,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39581\/revisions\/39594"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}