{"id":41769,"date":"2019-07-22T07:25:53","date_gmt":"2019-07-22T00:25:53","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=41769"},"modified":"2019-09-05T02:38:14","modified_gmt":"2019-09-04T19:38:14","slug":"digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/","title":{"rendered":"Digraduation PKH 17 Warga Desa Terentang Datangi Kantor Desa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDINESIA.CO.ID, BANYUASIN -Sedikitnya 17 Warga Desa Terentang\u00a0Kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin, berkumpul di Kantor Desa Minggu, 21\/07\/19. Untuk Mempertanyakan alasan pihak Pendamping PKH dan Pihak Desa Terentang atas tergraduationnya \/terkeluarnya mereka dari Program Keluarga Harapan, (PKH) &#8220;Kami mempertanyakan kenapa yang lama sudah dapat malah tidak dapat, sekitar 17 orang rekeningnya di blokir ketika di bawa ke Dinsos, itu menunjukan ketidak transparanan melakukan tindakan tanpa sosialisasi terlebih dahulu,&#8221; ucap, salah satu warga, saat berbincang.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya menambahkan, Kepala Desa ketika ditanya tidak tahu menahu mengenai masalah tersebut sehingga warga nekat mencari tahu sendiri informasinya dengan mendatangi perangkat Desa. &#8220;Kepala Desa Pemimpin kami yang sudah pasti tahu baik informasi maupun solusi dari rakyat hadapi, kok ketika di tanya beliau malah ngaku tidak tahu, seharusnya keinginan kami Kepala Desa dan Perangkat Desa sebelum mengeluarkan anggota PKH atau bantuan lain yang dianggap mampu, adakan dulu musyawarah dan jelaskan dahulu ke penerima bahwa ada yang sudah mampu jadi tidak layak lagi menerima, saya rasa masyarakat akan legowo,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Rodi zaini kepala Desa Terentang ketika dibincangi, mengaku hanya memfasilitasi kegiatan yang dilakukan oleh Pendamping PKH Kecamatan Banyuasin III di Desanya. &#8220;Mereka ini protes, nah saya tidak tahu menahu sebab dari informasi PKH ini dari Pusat langsung turun ke Desa siapa-siapa yang berhak menerima, dan dalam hal ini kami hanya memfasilitasi kegiatan Pendamping PKH ini,&#8221; Ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkannya, dirinya tahu kalau warganya tidak lagi menerima uang PKH saat warga ramai-ramai mendatangi kediamannya mempertanyakan masalah tersebut. &#8216;Ya awalnya kami tidak tahu, setelah mereka mendatangi kediaman kami, rumah perangkat kami, mereka juga menyalahkan perangkat ada laporan perangkat bahwa penerima sudah mapan dengan ada sawah, kebun karet dan sudah mampu, sekali lagi dalam hal ini saya hanya sebatas memfasilitasi saja kegiatan Pendamping PKH ini,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya berpesan kepada masyarakat desa Terentang untuk tenang agar tidak mudah ricuh dalam menyikapi permasalahan yang ada di Desanya. &#8220;Saya berpesan kepada warga saya yang saya cintai agar sadar bahwa kalau sudah mampu ya legowo saja, sebab PKH ini tidak mungkin menerima terus dan ada syarat serta katagorinya, tidak mungkin menyusui terus, tidak mungkin pula ada anak sekolah terus kalau anak SD batasnya 6 tahun, kita mesti sadar dirilah kalau kita sudah mampu,untuk apa mampu kalau merasa miskin,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pendamping PKH Kecamatan Banyuasin III, Riko ketika dibincangi mengatakan bahwa kehadirannya di Kantor Desa Terentang dalam rangka menjelaskan kepada warga yang berhak menerima dan tidak berhak lagi. &#8220;Kehadiran kami ke setiap Desa ini dalam rangka giat kelompok giat rutin sebulan sekali, kita menjelaskan kewajiban setiap KPM PKH, melaporkan pendidikan anak sekolah, seperti naik atau sudah lulus sekolah mereka harus melapor, kemudian bagi ibu hamil atau sudah melahirkan mereka harus melapor disitulah Pendamping menjelaskan hak mereka yaitu menerima bantuan dari Pemerintah, dari pertemuan ini PKM wajib menghadiri, 1 kali tidak datang kita biarkan , 2 kali tidak hadir tanpa alasan kita kasih peringatan, 3-4 kali tidak hadir kita kasih peringatan kedua, dalam satu tahun tidak hadir maka kita beri sanksi seperti pengurangan bantuan, bahkan di keluarkan dari KPM,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkannya, kedatangannya ke Desa Terentang menjelaskan kepada warga yang tergraduation dari PKH. &#8220;Sebenarnya di Desa Terentang ini tidak ada masalah, namun mereka hanya meminta pejelasan dari kita alasan mereka di graduation atau keluar dari PKH tersebut, Dari tahun 2018 sudah kami jelaskan, syarat-syarat mereka menerima bantuan PKH ini, Saat ini warga Desa Terentang silahkan kroscek kerumah mereka masing-masing, seperti poti rumah mereka rumah gedung, 4&#215;10, Keramikan, itu sudah keluar dari katagori penerima PKH, dan pendapatan 600 ribu maksimal satu bulan bagi warga miskin, apalagi kemudian ada kebun ,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya menegaskan, pemasangan stiker tidak perlu lagi bagi warga yang sudah keluar dari PKH. Namun stiker di pasang bagi yang masih menerima bantuan agar menjadi pukulan keras bagi penerima, &#8220;Sudah ada edaran dari kementerian ke Dinas sosial, untuk memasang Stiker PKH di setiap rumah yang menerima , saat ini masih dalam proses Percetakan, kalau stiker rastra sudah berjalan sebagian, selain stiker kita juga akan memasang juga daftar penerima di kantor Kades atau Kelurahan, agar lebih transparan,&#8221;tegasnya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-41769\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-41769\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDINESIA.CO.ID, BANYUASIN -Sedikitnya 17 Warga Desa Terentang\u00a0Kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin, berkumpul di Kantor Desa Minggu, 21\/07\/19. Untuk Mempertanyakan alasan pihak Pendamping PKH dan Pihak Desa Terentang atas tergraduationnya \/terkeluarnya mereka dari Program Keluarga Harapan, (PKH) &#8220;Kami mempertanyakan kenapa yang lama sudah dapat malah tidak dapat, sekitar 17 orang rekeningnya di blokir ketika di bawa [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-41769\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-41769\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":41771,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/07\/banyuasin-15.jpg?fit=640%2C309&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Digraduation PKH 17 Warga Desa Terentang Datangi Kantor Desa - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDINESIA.CO.ID, BANYUASIN -Sedikitnya 17 Warga Desa Terentang\u00a0Kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin, berkumpul di Kantor Desa Minggu, 21\/07\/19. Untuk Mempertanyakan alasan pihak Pendamping PKH dan Pihak Desa Terentang atas tergraduationnya \/terkeluarnya mereka dari Program Keluarga Harapan, (PKH) &#8220;Kami mempertanyakan kenapa yang lama sudah dapat malah tidak dapat, sekitar 17 orang rekeningnya di blokir ketika di bawa [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-22T00:25:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-09-04T19:38:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/07\/banyuasin-15.jpg?fit=640%2C309&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"309\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/07\/banyuasin-15.jpg?fit=640%2C309&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":309},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/\",\"name\":\"Digraduation PKH 17 Warga Desa Terentang Datangi Kantor Desa - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-07-22T00:25:53+00:00\",\"dateModified\":\"2019-09-04T19:38:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/digraduation-pkh-17-warga-desa-terentang-datangi-kantor-desa\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":53352,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-terentang-petaling-keluhkan-jalan-rusak-usulan-proposal-sudah-banyak-di-berikan-tanggapan-tidak-ada\/","url_meta":{"origin":41769,"position":0},"title":"Warga Terentang -Petaling Keluhkan Jalan Rusak, Usulan Proposal Sudah Banyak Di Berikan Tanggapan Tidak Ada","date":"9 November 2022","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pengguna Jalan Desa Petaling Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel mengeluhkan kondisi Jalan yang kini mengalami kerusakan sangat parah. Jalan Petaling tersebut di gunakan oleh Warga Desa Terentang menuju Pangkalan Balai, baik itu yang hendak bekerja ke Perkantoran Pemkab Banyuasin, Sekolah, Ke Pasar, membawa orang sakit maupun menuju\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2022\/11\/FB_IMG_1667869115291.jpg?fit=583%2C1080&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":54470,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/lansia-di-desa-terentang-terima-bantuan-langsung-tunai\/","url_meta":{"origin":41769,"position":1},"title":"Lansia Di Desa Terentang Terima Bantuan Langsung Tunai","date":"5 April 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pemerintah Desa Terentang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Memberikan hak para warganya yang mengalami kekurangan ekonomi. Dengan cara, membagikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Kepada Warga yang berjumlah 41 KPM. Pembagian dilakukan di Kantor Desa Terentang, dengan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Terentang, Rodi zaini. didampingi Sekretaris\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/04\/IMG-20230405-WA0063.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":56662,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-terentang-minta-bpk-periksa-jalan-bangunan-oknum-kepala-desa-ini-alasannya\/","url_meta":{"origin":41769,"position":2},"title":"Warga Terentang Minta BPK Periksa Jalan Bangunan Oknum Kepala Desa, Ini Alasannya","date":"1 Desember 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- aksi liar Kades Terentang Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. di duga oknum Kepala Desa tersebut menyalahgunakan wewenang sebagai Kepala Desa,\u00a0 Diduga memakan dana satgas Covid-19 selama dua tahun (Tahun 2020-2022) sebanyak 24 orang petugas. dengan rincian, 100 x24 orang x 24 bulan. Total 58 juta rupiah. Pembangunan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/12\/Screenshot_20231201-160607.jpg?fit=720%2C402&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":45244,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-pangkalan-panji-didatangi-bupati-askolani-terima-bantuan-covid-19\/","url_meta":{"origin":41769,"position":3},"title":"Warga Pangkalan Panji Didatangi Bupati Askolani, Terima Bantuan Covid-19","date":"18 Mei 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Ketua TP PKK dr Fitriyanti Askolani bersama unsur FKPD, Senin (18\/5) hari ini mulai menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin. Kendati harus melintasi jalan setapak yang licin, becek dan ada juga yang tergenang air namun keduanya nampak penuh semangat. Satu demi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Bupati Banyuasin H. Askolani SH., MH (tengah) Ketua Tim Penggerak PKK dr Fitriyanti Askolan (kiri) Wakil Bupati Banyuasin H. Selamet SH. (Kanan) menyerahkan bantuan sosial pada warga Desa Panji","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/05\/bamyuasin.jpg?fit=640%2C415&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":42202,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/gubakan-dana-desa-jalan-terentang-tajaraya-di-scraft\/","url_meta":{"origin":41769,"position":4},"title":"Gubakan Dana Desa Jalan Terentang-Tajaraya Di Scraft","date":"21 Agustus 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN -Masyarakat Desa Terentang Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Sumsel, nampaknya bisa tersenyum lega setelah jalan andalan mereka untuk beraktifitas menuju Ke Desa Tajaraya I Kecamatan Betung, (Village II) dan aktivitas warga ke kebun kini telah di lakukan scarft oleh Pemdes Desa Terentang, \"Proposal sudah lama saya masukan namun\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/08\/banyuasin-20.jpg?fit=640%2C466&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":35038,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sulit-akses-internet-warga-harapkan-pemasangan-tower\/","url_meta":{"origin":41769,"position":5},"title":"Sulit Akses Internet, Warga Harapkan Pemasangan Tower","date":"23 Maret 2018","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN - Dijaman moderen saat ini ternyata masih banyak daerah yang masih kesulitan mengakses internet. Sebab tidak ada jaringan. Seperti di Desa Terentang kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin. Bahkan, Di desa ini, jangankan akses internet, menelepon saja masih susah. Karna itu Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Kepala Desa\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Kantor Desa Terentang","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2018\/03\/Kantor-Desa-Terentang.jpg?fit=640%2C430&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41769"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41769"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41770,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41769\/revisions\/41770"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}