{"id":50099,"date":"2021-04-28T08:11:23","date_gmt":"2021-04-28T01:11:23","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=50099"},"modified":"2021-04-28T17:43:56","modified_gmt":"2021-04-28T10:43:56","slug":"polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/","title":{"rendered":"Polres Banyuasin Gagalkan Satwa Dilindungi Senilai Miliaran Rupiah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN Polres Banyuasin berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Lobster sebanyak 86900 ekor. Dari Bengkulu menuju Vietnam.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Puluhan ribu benih lobster berjenis pasir dan mutiara dengan nilai kurang lebih 8,9 miliar ini digagalkan polres Banyuasin di jalan Tanjung Api-api desa Gasing kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rencananya bibit benih lobster tersebut akan dikirim ke negara Vietnam melalui pelabuhan Tanjung Api-api kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Alhamdulillah berkat dari informasi kita berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan bibit benih lobster&#8221;. Kata Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi SIk MH. Didampingi Wakapolres Banyuasin Kompol Yenni Diarty, S.IK serta Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ikang Ade Putra saat Press release di halaman Mapolres Banyuasin selasa (27\/04\/21<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Kapolres, dari upaya penggagalan itu Polres Banyuasin mengamankan 86900 bibit benih lobster berjenis pasir dan mutiara.dengan nilai taksiran. 8 miliar lebih.serta satu orang tersangka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Meski demikian kita masih mendalami sekaligus memburu kemungkinan ada tersangka lain.&#8221; Tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kapolres mengungkapkan bahwa, upaya penggagalan ini merupakan kali kedu setelah sebelumnya sempat menggagalkan upaya penyelundupan bibit benih lobster sebanyak 28 ribu. Dengan nilai 2 miliar<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kalau sebelumnya sekitar satu bulan yang lalu kita menggagalkan upaya penyelundupan bibit benih lobster sebanyak 28 ribu dengan nilai kurang lebih 2 Milyar, kali ini berjumlah 86900 ekor dengan taksiran 8 milyar lebih&#8221;. Tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lebih lanjut dikatakan Kapolres, bahwa dari keterangan tersangka Ribuan benih lobster itu akan dikirim ke Vietnam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Untuk kali ini, Upaya penyelundupannyab kita gagalkan di desa Gasing kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin.&#8221; Tandanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terhadap tersangka ini, tegas Kapolres, diancam dengan pidana penjara selama 8 tahun . &#8220;Tersangka ini dijerat dengan pasal 88 jo pasal 92 UU no 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 tentang Cipta Kerja Bab III Bagian Keempat Paragraf 2 Pasal 92 Jo Pasal 26.&#8221; Tamdasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara untuk bibit benih lobster sendiri, Polres bekerja sama pihak terkait untuk melepaskannya di laut. &#8220;Seperti sebelumnya, kata Kapolres semua bibit benih bening Lobster akan kembali dilepaskan dilaut selat Sunda di Bandar Lampung&#8221;. Tukasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk diketahui bahwa pada tahun 2015<br \/>\nMenteri Kelautan dan Perikanan mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1\/2015. Tentang Penangkapan Lobster (Panulirus Spp.), Kepiting (Scylla Spp.), Dan Rajungan (Portunus Pelagicus Spp.)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam pasal pasal 2 peraturan menteri itu disebutkan bahwa yang dilarang adalah penangkapan ketiga hewan itu dalam kondisi bertelur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain itu, pada pasal 3, batasan lain untuk penangkapan ketiga hewan itu adalah soal ukuran karapas (cangkang). Yang boleh ditangkap untuk lobster Panulirus spp. di atas 8 centimeter, kepiting Scylla spp. dengan ukuran karapas di atas 15 centimeter, dan rajungan Portunus pelagicus spp. dengan ukuran karapas di atas 10 centimeter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Aturan baru itu mewajibkan setiap individu atau perusahaan yang menangkap ketiga hewan dalam ukuran yang dilarang maupun yang sedang bertelur, untuk melepaskan hewan itu ke laut jika masih hidup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika dalam keadaan mati, maka penangkapnya harus mencatat dan melaporkan kepada Kementerian Kelautan melalui kepala pelabuhan pangkalan yang tercantum dalam Surat Izin Penangkapan Ikan.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-50099\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-50099\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN Polres Banyuasin berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Lobster sebanyak 86900 ekor. Dari Bengkulu menuju Vietnam. Puluhan ribu benih lobster berjenis pasir dan mutiara dengan nilai kurang lebih 8,9 miliar ini digagalkan polres Banyuasin di jalan Tanjung Api-api desa Gasing kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan. Rencananya bibit benih lobster tersebut akan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-50099\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-50099\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":50100,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/banyuasin-9.jpg?fit=640%2C444&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Polres Banyuasin Gagalkan Satwa Dilindungi Senilai Miliaran Rupiah - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN Polres Banyuasin berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Lobster sebanyak 86900 ekor. Dari Bengkulu menuju Vietnam. Puluhan ribu benih lobster berjenis pasir dan mutiara dengan nilai kurang lebih 8,9 miliar ini digagalkan polres Banyuasin di jalan Tanjung Api-api desa Gasing kecamatan Talang Kelapa kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan. Rencananya bibit benih lobster tersebut akan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-28T01:11:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-04-28T10:43:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/banyuasin-9.jpg?fit=640%2C444&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"444\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/banyuasin-9.jpg?fit=640%2C444&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":444},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/\",\"name\":\"Polres Banyuasin Gagalkan Satwa Dilindungi Senilai Miliaran Rupiah - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-04-28T01:11:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-28T10:43:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-gagalkan-satwa-dilindungi-senilai-milyaran-rupiah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":54904,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/meski-di-kelabui-satreskrim-polres-banyuasin-berhasil-amankan-pelaku-penyelundupan-benih-lobster\/","url_meta":{"origin":50099,"position":0},"title":"Meski Di Kelabui , Satreskrim Polres Banyuasin Berhasil Amankan Pelaku Penyelundupan Benih Lobster","date":"10 Juni 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Berdasarkan Laporan Polisi, Nomor: LP \/ A. 03 \/ VI \/ 2023 \/ SPKT \/ SAT.RESKRIM \/ RES.BANYUASIN \/ POLDA SUMSEL, Tanggal 07 Juni 2023; mengamankan pelaku penyelundupan benih bening lobster. Identitas Pelaku BI (34) THN merupakan Warga Lebak IS (26) THN merupakan Warga Serang Y (44) THN\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/06\/IMG-20230610-WA0028.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":29321,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/polres-banyuasin-berhasil-gagalkan-penyelundupan-hewan-langka\/","url_meta":{"origin":50099,"position":1},"title":"Polres Banyuasin Berhasil Gagalkan Penyelundupan Hewan Langka","date":"12 Maret 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL - Polres Banyuasin berhasil mengamankan Satwa dilindungi. Antara lain empat ekor kangguru Papua, satu ekor burung kakak tua maluku, dua ekor tupai jelatang, dan enam ekor burung jenis belibis, burung jalak kerbau serta burung perlin mata merah. Saat Gelar Razia Cipta Kondisi diwilayah Polsek Talang kelapa Sabtu (11\/3\/2017)\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"di dampingi Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/03\/IMG_20170312_224037.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":49882,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dprd-banyuasin-melakukan-kunjungan-kerja-ke-kabupaten-tanggamus\/","url_meta":{"origin":50099,"position":2},"title":"DPRD Banyuasin melakukan  Kunjungan Kerja ke Kabupaten Tanggamus","date":"30 Maret 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- DPRD Banyuasin provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Tanggamus provinsi Lampung Selasa (30\/03l\/21) Kunjungan kerja DPRD Banyuasin itu di wakili oleh 13 anggota Komisi II DPRD Banyuasin yang dipimpin oleh Ketua Komisi II Arisa Lahari. Bertujuan untuk studi banding di sektor perkebunan, perikanan, dan peternakan.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/04\/banyuasin4.jpg?fit=640%2C380&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":24690,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/tebar-40-ribu-benih-ikan-di-sungai-rambutan\/","url_meta":{"origin":50099,"position":3},"title":"Tebar 40 Ribu Benih Ikan di Sungai Rambutan","date":"9 Maret 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com \u2013 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuasin, Selasa (8\/3) menebar 40 ribu benih ikan di Sungai Rambutan Kecamatan Rambutan. Tabur benih yang dinamai dengan restocking ini guna menjaga kelestarian dan keberlangsungan ikan di sungai. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuasin, Ir Kosarudin menjelaskan 40 ribu benih ikan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/IMG_20160309_000826.jpg?fit=640%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":20617,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-5-desa-di-kecamatan-rambutan-kekeringan\/","url_meta":{"origin":50099,"position":4},"title":"Petani 5 Desa di Kecamatan Rambutan Kekeringan","date":"6 Juli 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com - Menanggapi kekeringan yang melanda petani di Kecamatan Rambutan, Anggota DPRD Banyuasin, Juprianto membenarkan hal tersebut. Menurut dia, berdasarkan pantauan langsung dirinya mendapati setidaknya ada lima desa yang darurat pertanian akibat kekeringan. Luasan sawah yang terancam gagal panen ini mencapai ribuan hektare. Lima desa tersebut yakni Desa Sungai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ekonomi&quot;","img":{"alt_text":"Herman Sawiran saat melakukan aksi damai poto: Aulia)","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/08\/Herman-Sawirana.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":48449,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/banyuasin-suplai-kebutuhan-ikan-nasional\/","url_meta":{"origin":50099,"position":5},"title":"Banyuasin Suplai Kebutuhan Ikan Nasional","date":"3 Agustus 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Tidak hanya Produsen beras nomor 4 Nasional, Kabupaten Banyuasin juga penghasil ikan terbesar untuk Propinsi Sumatera Selatan dan memiliki andil dalam menyuplai kebutuhan ikan nasional. Pada tahun 2019, produksi perikanan di Kabupaten Banyuasin sebesar 97. 618,87 ton, dengan rincian perikanan budidaya 40.303,07 ton dan perikanan tangkap 57.315,80 ton.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/08\/banyuasin-5.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50099"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50099"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50107,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50099\/revisions\/50107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}