{"id":51329,"date":"2021-08-20T07:54:46","date_gmt":"2021-08-20T00:54:46","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=51329"},"modified":"2021-08-20T07:54:46","modified_gmt":"2021-08-20T00:54:46","slug":"warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/","title":{"rendered":"Warga Minta Hasil Pemeriksaan Limbah Dari DLH Banyuasin di Ungkap ini Persoalanya \u00a0"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Permasalahan Limbah Pabrik PT. KAM yang beroperasi di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh belum selesai, laporan masyarakat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin belum mereka dengar ada hasil dan kejelasan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ansori warga Desa Biyuku mengungkapkan bahwa Pembuangan Limbah telah berlangsung sejak 1 tahun yang lalu, sehingga akibat dari pembuangan Limbah Pabrik tersebut warga tidak bisa mandi, minum dan menyiram tanaman seperti sayuran bahkan mengalami gejala gatal-gatal lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemarin sudah datang pihak dari Polres sebanyak orang lima, DLH orang tiga sekitar satu bulan yang lalu mereka memeriksa laporan kami dengan mengambil sampel limbah, namun hingga kini belum ada kejelasan dan hasil apa yang mereka periksa,&#8221;Ucap. Ansori ketika dihubungi, 19\/08\/21.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dirinya menyayangkan, apa yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan sehingga berakibat fatal bagi masyarakat yang terkena dampaknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selama mereka beroperasi di Desa Lubuk lancang, Asap pabriknya beraroma busuk, nah sekarang muncul air limbah pabrik yang kembali menjadi masalah bagi kami, kami sulit minum, sulit mandi, jadi untuk mandi dan minum kami terpaksa membeli,&#8221;Ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ansori menegaskan, dengan tidak adanya kejelasan hasil dari DLH, serta pihak terkait yang telah memeriksa laporan mereka dengan datang ke lokasi limbah, menimbulkan ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kemana lagi kami mengadu kalau laporan kami saja tidak ada hasilnya, rasanya kami sebagai masyarakat kecil tidak mendapatkan perhatian kalau melaporkan temuan limbah seperti ini, &#8220;Tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Untuk memberikan ruang jawaban kepada pihak berwenang mengenai permasalahan warga tersebut, Buanaindonesia.co.id mencoba menghubungi Pihak Dinas terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ya wa Alaikum salam, terkait hasil pemeriksaan kemarin silahkan hubungi Kepala Dinas saja, sebab sudah kita serahkan ke Kepala Dinas nilai-nilai dari laboratorium tersebut, dan pesan beliau silahkan tanya ke dia (Kepala Dinas red) saja,&#8221;Ucap. Abas kurib, Kepala Bidang di Dinas Lingkungan Hidup ketika dihubungi,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Ir. Izromaita. ketika dihubungi melalui Chat WhatsApp mengatakan bahwa sudah ada hasilnya, namun untuk lebih detail silahkan untuk datang ke Kantornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sudah ada hasilnya, untuk lebih jelas silahkan kekantor besok,&#8221;Singkatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya diberitakan, Limbah perusahaan buah kelapa sawit milik PT Kasih Argo Mandiri (KAM) diduga telah mencemari air sungai warga Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Akibat limbah tersebut warga mengeluhkan air sungai yang biasa mereka gunakan untuk kebutuhan mandi mencuci dan memasak tidak dapat dimanfaatkan lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga Desa Biyuku Ansori mengatakan, sebelum berdirinya perusahaan kondisi air sungai daerah mereka masih layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini air sungai telah berubah warna menjadi coklat kehitaman dan berbau busuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAir sungai daerah kami ini dahulunya jernih pak, hampir semuah warga desa menggunakan air sungai ini untuk kebutuhan memasak, mencuci dan mandi. Sekarang air sungai sudah tidak dapat digunakan lagi terasa gatal-gatal di badan jika kami mandi air ini, warnanya saja berubah warna hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap,\u201d keluhnya kepada media ini. Senin, 16\/08\/21.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyikapi keluhan masyarakat, Lembaga Pendamping Kebijakan Publik dan Keadilan (LP-KPK) Banyuasin, Ari Anggara yang memantau langsung ke lokasi sungai yang dicemari limbah tersebut menyayangkan adanya kejadian semacam ini imbasnya ke warga yang terganggu untuk kebutuhan sandang dan pangannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami sangat menyayangkan kejadian ini, kebutuhan warga akan air, makan, mandi, lingkungan yang bersih menjadi terganggu, padahal sesuai dengan undang \u2013 undang bahwa air, udara dan tumbuhan dipelihara dan dilindungi oleh negara,\u201dkatanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ari meminta kepada pihak berwajib untuk segera menindaklanjuti masalah ini dan kepada pihak yang bersangkutan untuk mengembalikan sungai tersebut seperti sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebagai pemerhati lingkungan dan pendamping kebijakan, kami dari lembaga wajib merespon hal ini. ketika laporan masyarakat, kami ingin tutup limbah tersebut kembalikan air sungai seperti dahulu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polres Banyuasin saat dikonfirmasi terkait masalah ini mengatakan pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup Banyuasin telah turun kelokasi untuk melakukan pengecekan. \u201ckita kelokasi bersama anggota terkait laporan masyarakat adanya pembuangan limbah yang memcemari air sungai,\u201d ujar Kanit Intel Ekonomi, Aipda Parman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Kepala Bidang Limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin, Abas Kurib mengatakan pihaknya telah mengambil sampel air dan melakukan beberapa pengecekan secara laboratorium lapangan. Hasil dari pengecekan tersebut didapatkan PH-nya masih dalam keadaan normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Abas, masih ada beberapa parameter lagi yang harus di uji dilaboraturium selama 2 minggu dan itulah hasil yang menentukan. Bagi masyarakat, limbah pabrik sawit ini bersifat organik artinya buah tidak berbahaya dan beracun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cCuma air limbah ini penguraiannya di alam membutuhkan oksigen, sehingga oksigen yang ada di air dipakai untuk itu, jadi ikan yang butuh oksigen yang banyak tidak tahan kalau kurang oksigen, dampaknya ikan bisa mati karena kurang oksigen bukan keracunan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, dampak lainnya yaitu menyuburkan rumput-rumput dan tanaman sehingga rawa menjadi darat karena ada endapan. Ini menyebabkan tempat ikan hidup dan rawa menjadi berkurang. \u201cSecara jangka panjang harus ada solusi seperti sungai di normalisasi atau limbahnya di isolasi dibuat tanggul dan dibuang kelaut,\u201d tandas Abas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sampai berita limbah yang dikeluhkan warga Desa penyanggah diterbitkan di media ini, pihak menejemen perusahaan belum ada yang diminta konfirmasinya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-51329\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-51329\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Permasalahan Limbah Pabrik PT. KAM yang beroperasi di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh belum selesai, laporan masyarakat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin belum mereka dengar ada hasil dan kejelasan. Ansori warga Desa Biyuku mengungkapkan bahwa Pembuangan Limbah telah berlangsung sejak 1 tahun yang lalu, sehingga akibat dari pembuangan Limbah Pabrik [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-51329\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-51329\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":13,"featured_media":51330,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[295],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/Ansori-Warga-Biyuku-Kecamatan-Suak-tapeh.jpg?fit=512%2C327&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Minta Hasil Pemeriksaan Limbah Dari DLH Banyuasin di Ungkap ini Persoalanya \u00a0 - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Permasalahan Limbah Pabrik PT. KAM yang beroperasi di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak tapeh belum selesai, laporan masyarakat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin belum mereka dengar ada hasil dan kejelasan. Ansori warga Desa Biyuku mengungkapkan bahwa Pembuangan Limbah telah berlangsung sejak 1 tahun yang lalu, sehingga akibat dari pembuangan Limbah Pabrik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-08-20T00:54:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/Ansori-Warga-Biyuku-Kecamatan-Suak-tapeh.jpg?fit=512%2C327&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"512\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"327\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/08\/Ansori-Warga-Biyuku-Kecamatan-Suak-tapeh.jpg?fit=512%2C327&ssl=1\",\"width\":512,\"height\":327,\"caption\":\"Ansori Warga Biyuku Kecamatan Suak tapeh\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/\",\"name\":\"Warga Minta Hasil Pemeriksaan Limbah Dari DLH Banyuasin di Ungkap ini Persoalanya \\u00a0 - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-08-20T00:54:46+00:00\",\"dateModified\":\"2021-08-20T00:54:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warga-minta-hasil-pemeriksaan-limbah-dari-dlh-banyuasin-di-ungkap-ini-persoalanya\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/0f13a38841f350d45a3abe12dcc42cf6\",\"name\":\"Suprianto\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a95b41476c70f1635d94d15065240b07?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Suprianto\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":56758,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dicek-dlh-banyuasin-pt-kasih-agro-mandiri-kooperatif\/","url_meta":{"origin":51329,"position":0},"title":"Dicek DLH Banyuasin, PT. Kasih Agro Mandiri Kooperatif","date":"18 Januari 2024","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, BUANAINDONESIA.COM,- PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, Afdul Munif . ST. M. Si, didampingi Kabid Pengawasan dan Jafung Pengawasan serta Kabid Pengendalian Pencemaran DLH Kabupaten Banyuasin mendatangi PT. Kasih Agro Mandiri ( KAM) di Desa Lubuk lancang, Kecamatan Suak Tapeh. Afdul Munif mengatakan usai investigasi bahwa kedatangan mereka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/01\/IMG_20240118_145530.jpg?fit=1024%2C519&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":58221,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kepala-desa-bentayan-komentari-masalah-limbah-pt-ccl\/","url_meta":{"origin":51329,"position":1},"title":"Kepala Desa Bentayan Komentari Masalah Limbah PT CCL","date":"16 Agustus 2024","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kepala Desa Bentayan kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin Hijerah. Angkat bicara.Terkait, Pemberitaan mengenai Limbah PT. CCL yang diduga mencemari sungai warga, beberapa waktu lalu. Menurutnya, statement yang keluar dari media tersebut tidak benar adanya, dan dirinya justru mengucapkan Terima Kasih kepada PT. CCL yang telah berkontribusi untuk Desa Bentayan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2024\/08\/Cuci-sungai.jpg?fit=640%2C685&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":51713,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/ada-dugaan-pencemaran-dari-pt-odyra-energy-ini-kata-dlh-banyuasin\/","url_meta":{"origin":51329,"position":2},"title":"Ada Dugaan Pencemaran Dari PT Odyra energy ini Kata DLH Banyuasin\u00a0","date":"22 Oktober 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Misteri Adanya Dugaan Pencemaran Dari PT Odyra energy kini terjawab sudah. itu setelah Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir. Izromaita.rnmenerangkan terkait kasus yang terjadi di Dusun 6 Desa Bentayan, Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumsel tersebut. Diduga limbah cair perusahaan tersebut meluber dan mencemari sungai warga karena bak penampungan mereka\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/10\/dlh.jpg?fit=640%2C584&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":46370,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/limbah-cair-cemari-lingkungan-ketua-dprd-kabupaten-banyuasin-akan-panggil-perusahaan\/","url_meta":{"origin":51329,"position":3},"title":"Limbah Cair Cemari Lingkungan, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Akan Panggil Perusahaan","date":"16 Juli 2020","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN - Warga Pal 8 Dusun 6 Desa Keluang Kecamatan Tungkal ilir Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Masih Mengeluhkan Cemaran Limbah cair milik PT Odira Energy Yang Diduga\u00a0 Mengalir Di Aliran Anak Sungai Mereka. Cemaran Limbah Cair Yang Diduga Milik PT Odira Energy Sampai Saat ini Masih Dikeluhkan Warga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"Sumedi tokoh masyarakat saat diwawancarai wartawan terkait pencemaran aliran sungai di Dusun 6 Desa Keluang Kecamatan Tungkal ilir Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2020\/07\/banyuasin-15.jpg?fit=640%2C351&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":49237,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/warganet-keluhkan-aroma-tidak-sedap-pabrik-sawit\/","url_meta":{"origin":51329,"position":4},"title":"Warganet Keluhkan Aroma Tidak Sedap Pabrik Sawit","date":"2 Februari 2021","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID. BANYUASIN- Warganet yang berdiam di Kecamatan Suak tapeh kini mengeluhkan polusi udara di Desanya, hal tersebut seperti diungkapkan oleh Heni rohaini di akun facebooknya, heny rohaini membuat cuitan \"Pak Bupati, Pak Camat, dan Pak Kades tolong pikirkan bagaimana busuk limbah yang terus menerus kita rasakan,\" tulis heny rohaini di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2021\/02\/banyuasin-2.jpg?fit=640%2C640&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":26172,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/mayora-bantah-limbahnya-cemarkan-air-sebabkan-ikan-mati\/","url_meta":{"origin":51329,"position":5},"title":"Mayora Bantah Limbahnya Cemarkan Air, Sebabkan Ikan Mati","date":"16 September 2016","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com -\u00a0Carles ST, Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya kelurahan Sukamoro kecamatan Talang Kelapa Banyuasin\u00a0membantah jika pencemaran air parit di belakang pabrik dari salah satu divisi Mayora Group,\u00a0yang menyebabkan ikan-ikan mati, bersumber dari limbah pabrik tempat kerjanya. Baca: Aliran Parit di Belakang Mayora Kabupaten Banyuasin Tercemar Ikan Banyak Mati\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/09\/warga-saat-menunjukan-ikan-ikan-mati.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51329"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51329"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51331,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51329\/revisions\/51331"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}