{"id":59823,"date":"2025-07-03T20:43:02","date_gmt":"2025-07-03T13:43:02","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=59823"},"modified":"2025-07-04T09:48:56","modified_gmt":"2025-07-04T02:48:56","slug":"bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/","title":{"rendered":"Bantah Keterangan Saksi Ipan, Hakim Sebut Ada &#8220;Siluman&#8221;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG : Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, 2 Juli 2025. <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkara yang terdaftar dengan nomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan empat saksi: Regina Ariyanti dari Bappeda Provinsi Sumsel, serta tiga rekanan proyek, yakni Ipan Herdiansyah, M. Ali Apan, dan Budi Santoso.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam persidangan, kesaksian Budi Santoso menjadi sorotan. Ia menyebutkan bahwa Direktur CV. Raza Jaya Cipta tidak pernah hadir dalam setiap tahapan mulai dari lelang sampai dengan kontrak dan penagihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini menjadi sorotan JPU dikarenakan yang bertanda tangan dalam dokumen proyek tersebut adalah Ari Gunarto sebagai direktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian kesaksian saksi Ipan Herdiansyah pada saat awal persidangan menyebutkan tidak kenal dengan terdakwa Apriansyah dan tidak ada dalam pertemuan di bakso kartel, Namun setelah JPU bertanya kembali tiba-tiba muncul nama terdakwa apriansyah hadir dalam pertemuan awal di rumah makan Bakso Kartel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ipan juga mengklaim terjadi pembicaraan terkait komitmen fee proyek dalam pertemuan tersebut. Namun, klaim ini langsung dibantah oleh Apriansyah dan juga bertentangan dengan kesaksian erwan hadi pada saat sidang tanggal 25 juni 2025 kemarin yang menyatakan bahwa tidak ada apriansyah disana dan belum kenal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya tidak pernah hadir di pertemuan itu. Nama saya disebut, tapi saya tidak ada di sana,\u201d Bantah Apriansyah terhadap keterangan Ipan,\u00a0 di hadapan majelis hakim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kontradiksi antara saksi dan terdakwa mengundang respons dari ketua majelis hakim, Fauzi Isra. \u201cAh, ini ada yang siluman ini. Terdakwa bilang tidak ada, kamu bilang ada,\u201d ucap Ketua Majelis, menyoroti ketidaksinkronan pernyataan dalam ruang sidang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saksi lain, M. Ali Apan, menyebut proyek yang ia tangani tidak rampung karena akses jalan rusak akibat hujan, sehingga material sulit dikirim ke lokasi. Namun, terdakwa Apriansyah kembali membantah. Ia menyebut pekerjaan terhenti karena pihak rekanan tidak ada lagi modal untuk menyelesaikan pekerjaan padahal uang muka sudah dicairkan dan juga dana termin pertama dari proyek tersebut diduga disalahgunakan padahal sudah diberikan dua kali perpanjangan waktu kontrak oleh PPK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya juga membantah keterangan dari saksi bahwa pekerjaan tidak selesai karna kondisi alam itu tidak benar. Tapi lebih karna\u00a0Uang habis,. Saya tidak tahu siapa yang membawa lari uangnya, karena yang berwenang dan langsung berhubungan adalah PPK. Saat itu PPK sudah saya minta putuskan kontrak, tapi justru malah ingin menaikkan bobot pekerjaan dan menyerahkan kwitansi yang saya ragukan keasliannya,\u201d kata Apriansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan dan juga selaras dengan pengakuan dari saksi M. Ali Apan, bahwa semua proses administrasi, termasuk penandatanganan berkas dan penghitungan bobot pekerjaan, dikendalikan penuh oleh PPK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kesaksian Ipan yang mengaku sempat berada dan bergabung dalam pertemuan di rumah Apriansyah juga ditepis langsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDia tidak ada didalam dan tidak pernah masuk ke dalam rumah. Saat itu dia hanya menunggu di luar rumah sementara yang ada pada saat itu saya sendiri, Ari, Rio dan Erwan Hadi. Pembicaraan di dalam rumah hanya berkenalan dengan terdakwa Rio dan saksi Erwan Hadi, sementara Rio menceritakan bahwa dia banyak pekerjaan di Pagar Alam, Lahat dan Muara Enim serta tidak ada bercerita tentang komitmen fee, Jadi tidak mungkin mengetahui isi pembicaraan,\u201d ujar terdakwa. hal ini juga sama seperti yang disampaikan oleh saksi Erwan Hadi pada saat ia menjadi saksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua hakim Fauzi Isra turut mengonfirmasi ulang keterangan Ali Apan, yang tetap bertahan pada pernyataannya soal hambatan teknis di lapangan sebagai penyebab proyek tidak rampung. Sementara kepada Ipan, hakim kembali menanyakan soal kehadiran Apriansyah di Bakso Kartel, namun keterangan itu kembali dibantah oleh terdakwa. Dan untuk pertemuan dirumah terdakwa Apriansyah, saksi Ipan mengatakan bahwa benar dia berada diluar rumah dan tidak terlalu jelas mendengar pembicaraan didalam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di luar ruang sidang, kuasa hukum Apriansyah, Wulan Febriana Putri, SH., MH., CLA., CMC menyoroti pernyataan saksi Budi Santoso, wakil direktur CV Raza Jaya Cipta. Dalam kesaksiannya, Budi mengaku menghadiri proses pembuktian kualifikasi di ULP dan menandatangani dokumen karena direktur utama, Ari Gunarto, tidak pernah hadir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau ternyata yang tandatangan adalah Budi, maka ini patut diduga sebagai manipulasi data. Bisa jadi tanda tangan itu dipalsukan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wulan meminta agar jaksa penuntut umum dan hakim memberi perhatian khusus pada dugaan adanya pemalsuan dokumen tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami minta ini jadi sorotan. Karena jika benar, maka proses administrasi proyek ini sudah tercemar sejak awal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wulan menyampaikan &#8220;Terkait pengembalian dana ke kas negara yang dicatat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menurut klien kami, itu dilakukan oleh PPK atas desakannya, karena pihak rekanan tidak dapat lagi dihadirkan dan PPK sudah berani mencairkan tagihan termin pertama tersebut dengan dalil bahwa bobot pekerjaan sudah lebih dari 75% serta PPK sudah menandatangani Surat Peryataan Tanggung Jawab Mutlak&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian menanggapi tidak selesainya pekerjaan, Wulan menyampaikan &#8220;bangunan itu sudah selesai dikerjakan 100%, dan dikerjakan dibulan yang sama meskipun ditahun yang berbeda. Untuk cuaca dan kondisi alam tidak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya, disini tinggal niat mau diapakan pekerjaan ini&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan juga Wulan menambahkan &#8220;yang menarik dalam sidang ini adalah dari keempat saksi yang dihadirkan, dalam pengamatan kami tidak pernah ada yg mengetahui, mendengar, atau menyaksikan secara langsung bahwa terdakwa Apriansyah terlibat dalam pengkondisian tender dan meminta atau menerima fee&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi tambahan dari pihak jaksa penuntut umum. Persidangan kini memasuki fase krusial dengan semakin banyaknya kesaksian yang saling bertolak belakang dan mulai mengungkap persoalan administratif dalam pelaksanaan proyek pokir.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-59823\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-59823\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG : Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, 2 Juli 2025. Perkara yang terdaftar dengan nomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan empat saksi: Regina Ariyanti dari Bappeda Provinsi Sumsel, serta tiga rekanan proyek, yakni Ipan Herdiansyah, [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-59823\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-59823\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":59813,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bantah Keterangan Saksi Ipan, Hakim Sebut Ada &quot;Siluman&quot; - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG : Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, 2 Juli 2025. Perkara yang terdaftar dengan nomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan empat saksi: Regina Ariyanti dari Bappeda Provinsi Sumsel, serta tiga rekanan proyek, yakni Ipan Herdiansyah, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-03T13:43:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-04T02:48:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"480\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":480},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/\",\"name\":\"Bantah Keterangan Saksi Ipan, Hakim Sebut Ada \\\"Siluman\\\" - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-07-03T13:43:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-04T02:48:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/bantah-keterangan-saksi-ipan-hakim-sebut-ada-siluman\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":59807,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/terdakwa-ari-bantah-minta-fee-proyek-pokir-dprd-sumsel\/","url_meta":{"origin":59823,"position":0},"title":"Terdakwa Ari Bantah Minta Fee Proyek Pokir DPRD Sumsel","date":"2 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG - Sidang lanjutan kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Pokok Pikiran (Pokir)\u00a0 Manta Ketua Dewan Anita Noeringhati yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu, 2 Juli 2025, Terdakwa Ari Membantah bahwa dirinya telah meminta fee. Dimuka persidangan Ari menegaskan tidak pernah meminta komitmen fee dalam bentuk apa pun dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59971,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/","url_meta":{"origin":59823,"position":1},"title":"Kasus Korupsi Pokir Sumsel, Kuasa Hukum Ari : Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Mengapa Masih Dipidana?","date":"9 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023, Rabu (09\/07\/25). Sidang Perkara bernomor 25\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra. menghadirkan 10 orang saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-1.jpg?fit=640%2C447&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60037,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-proyek-pokir-sumsel-saksi-ungkap-instruksi-ppk-dalam-penggelembungan-laporan-proyek\/","url_meta":{"origin":59823,"position":2},"title":"Sidang Proyek Pokir Sumsel: Saksi Ungkap Instruksi PPK dalam Penggelembungan Laporan Proyek","date":"16 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Proses hukum atas dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 terus bergulir. Pada sidang lanjutan yang digelar Rabu, 16 Juli 2025, di Pengadilan Tipikor Palembang, fakta baru terungkap dari kesaksian salah satu pengawas proyek, Fahrurozi. Sidang dengan nomor perkara 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-Tipikor.jpg?fit=640%2C414&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59459,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-lanjutan-dugaan-tindak-pidana-korupsi-proyek-pokir-ketua-dprd-sumsel-ketua-majelis-hakim-peringatkan-saksi-untuk-berkata-jujur\/","url_meta":{"origin":59823,"position":3},"title":"Sidang Lanjutan Dugaan Tindak Pidana Korupsi proyek Pokir Ketua DPRD Sumsel, Ketua Majelis Hakim Peringatkan Saksi Untuk Berkata Jujur","date":"4 Juni 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG- Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (04\/6\/2025). Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Fauzi Isra, didampingi Hakim Anggota Kristanto Sahat Hamonangan Sianipar, SH., MH., dan Iskandar Harun, SH., MH. Dalam sidang kali ini,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/06\/Saksi.Ardi_.Arpani.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59978,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korupsi-proyek-pokir-sumsel-kuasa-hukum-terdakwa-pertimbangkan-laporan-ke-polda\/","url_meta":{"origin":59823,"position":4},"title":"Korupsi Proyek Pokir Sumsel: Kuasa Hukum Terdakwa Pertimbangkan Laporan ke Polda","date":"9 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, (9\/07\/25). Perkara bernomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan sepuluh saksi, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Banyuasin, Andi Wijaya, dan Kepala Bagian ULP\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/pengacara.jpg?fit=640%2C522&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60592,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/","url_meta":{"origin":59823,"position":5},"title":"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi","date":"30 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59823"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59825,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59823\/revisions\/59825"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}