{"id":59971,"date":"2025-07-09T16:58:20","date_gmt":"2025-07-09T09:58:20","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=59971"},"modified":"2025-07-09T18:40:20","modified_gmt":"2025-07-09T11:40:20","slug":"kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/","title":{"rendered":"Kasus Korupsi Pokir Sumsel, Kuasa Hukum Ari : Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Mengapa Masih Dipidana?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023, Rabu (09\/07\/25).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang Perkara bernomor 25\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra. menghadirkan 10 orang saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta Bidang Unit Layanan Pengadaan. Pemerintah Kabupaten Banyuasin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sidang tersebut, kuasa hukum terdakwa Ari, Heribertus Hartojo, menegaskan bahwa perkara ini seharusnya tidak masuk ke ranah pidana lantaran kerugian negara yang sebelumnya disebutkan telah dikembalikan sepenuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyoroti penerapan asas hukum pidana sebagai ultimum remedium atau jalan terakhir, yang menurutnya tak diindahkan oleh aparat penegak hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yang disebut sebagai kelebihan bayar sudah dikembalikan ke kas negara. Artinya, tidak ada lagi kerugian negara. Maka, dari aspek hukum pidana, seharusnya tidak ada tersangka,&#8221; ujar Heribertus usai sidang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Heribertus menilai perkara ini semestinya dituntaskan melalui mekanisme administrasi, bukan langsung masuk ke wilayah pidana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau sudah dikembalikan dan tidak fiktif, kenapa masih dipidana? Ini bukan proyek fiktif, progresnya ada sampai 40 persen, hanya saja terjadi kendala. Apalagi sebelum penetapan tersangka, pengembalian sudah dilakukan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menyoroti kesaksian dua saksi yang dinilai memperkuat pembelaan kliennya. Saksi pertama, Yulinda, menyatakan tidak pernah ada komunikasi langsung dengan terdakwa Ari, termasuk soal pengondisian proyek maupun permintaan commitment fee.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYulinda jelas menyatakan tidak ada pembicaraan soal pengondisian proyek ataupun fee. Hanya membahas soal kelengkapan berkas,\u201d kata Heribertus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, saksi Andi Wijaya dalam kesaksiannya membenarkan adanya kelebihan bayar dalam proyek tersebut, karena progres pekerjaan baru sekitar 40 persen namun pembayaran sudah mencapai 70 persen. Namun, ia juga menegaskan bahwa kelebihan bayar tersebut telah dikembalikan ke kas negara sebagai bentuk tanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau seperti itu, jelas tidak ada kerugian negara. Maka menurut asas ultimum remedium, pidana adalah langkah terakhir setelah semua upaya administratif tidak berhasil. Tapi ini kan justru sudah diselesaikan secara administratif terlebih dahulu,\u201d tegas Heribertus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam persidangan, majelis hakim juga sempat menyinggung ihwal waktu pengembalian dana negara yang dilakukan sebelum penetapan tersangka. Menurut kuasa hukum, hal itu menunjukkan itikad baik yang mestinya dihargai dan bukan malah dijadikan dasar pidana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan dalam proyek hasil pokok pikiran anggota DPRD Sumsel tahun anggaran 2023, yang menyebabkan potensi kerugian negara.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-59971\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-59971\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023, Rabu (09\/07\/25). Sidang Perkara bernomor 25\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra. menghadirkan 10 orang saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta Bidang Unit Layanan Pengadaan. Pemerintah [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-59971\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-59971\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":59973,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-1.jpg?fit=640%2C447&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kasus Korupsi Pokir Sumsel, Kuasa Hukum Ari : Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Mengapa Masih Dipidana? - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023, Rabu (09\/07\/25). Sidang Perkara bernomor 25\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra. menghadirkan 10 orang saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta Bidang Unit Layanan Pengadaan. Pemerintah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-09T09:58:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-09T11:40:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-1.jpg?fit=640%2C447&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"447\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-1.jpg?fit=640%2C447&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":447},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/\",\"name\":\"Kasus Korupsi Pokir Sumsel, Kuasa Hukum Ari : Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Mengapa Masih Dipidana? - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-07-09T09:58:20+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-09T11:40:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":59978,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korupsi-proyek-pokir-sumsel-kuasa-hukum-terdakwa-pertimbangkan-laporan-ke-polda\/","url_meta":{"origin":59971,"position":0},"title":"Korupsi Proyek Pokir Sumsel: Kuasa Hukum Terdakwa Pertimbangkan Laporan ke Polda","date":"9 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, (9\/07\/25). Perkara bernomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan sepuluh saksi, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Banyuasin, Andi Wijaya, dan Kepala Bagian ULP\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/pengacara.jpg?fit=640%2C522&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59807,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/terdakwa-ari-bantah-minta-fee-proyek-pokir-dprd-sumsel\/","url_meta":{"origin":59971,"position":1},"title":"Terdakwa Ari Bantah Minta Fee Proyek Pokir DPRD Sumsel","date":"2 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG - Sidang lanjutan kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Pokok Pikiran (Pokir)\u00a0 Manta Ketua Dewan Anita Noeringhati yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu, 2 Juli 2025, Terdakwa Ari Membantah bahwa dirinya telah meminta fee. Dimuka persidangan Ari menegaskan tidak pernah meminta komitmen fee dalam bentuk apa pun dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59459,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-lanjutan-dugaan-tindak-pidana-korupsi-proyek-pokir-ketua-dprd-sumsel-ketua-majelis-hakim-peringatkan-saksi-untuk-berkata-jujur\/","url_meta":{"origin":59971,"position":2},"title":"Sidang Lanjutan Dugaan Tindak Pidana Korupsi proyek Pokir Ketua DPRD Sumsel, Ketua Majelis Hakim Peringatkan Saksi Untuk Berkata Jujur","date":"4 Juni 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG- Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (04\/6\/2025). Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Fauzi Isra, didampingi Hakim Anggota Kristanto Sahat Hamonangan Sianipar, SH., MH., dan Iskandar Harun, SH., MH. Dalam sidang kali ini,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/06\/Saksi.Ardi_.Arpani.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59486,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jpu-minta-hakim-tolak-eksepsi-terdakwa-amr\/","url_meta":{"origin":59971,"position":3},"title":"JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa AMR","date":"11 Juni 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Sidang perkara dugaan korupsi proyek Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kini memasuki tahap pembacaan jawaban terhadap Eksepsi terdakwa AMR melalui tim penasihat hukumnya. Rabu (11\/6\/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Giovani dalam jawabannya menegaskan bahwa seluruh keberatan yang disampaikan oleh terdakwa AMR melalui tim\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"Sidang Tindak Pidana Korupsi dana Pokir Dewan","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/06\/Screenshot_2025_0611_162302.jpg?fit=513%2C459&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60350,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-dana-pokir-dprd-sumsel-hakim-jatuhkan-vonis-2-tahun-jaksa-masih-pikir-pikir\/","url_meta":{"origin":59971,"position":4},"title":"Kasus Dana Pokir DPRD Sumsel: Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun, Jaksa Masih Pikir-Pikir","date":"17 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG \u2013 Drama persidangan kasus korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan berakhir lebih cepat dari perkiraan. Tiga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (17\/09\/2025), serentak menyatakan menerima vonis majelis hakim: 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta kepada masing-masing. Dalam putusan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250917_135430.jpg?fit=640%2C369&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60592,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/","url_meta":{"origin":59971,"position":5},"title":"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi","date":"30 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59971"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59971"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59984,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59971\/revisions\/59984"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}