{"id":60301,"date":"2025-09-09T22:33:42","date_gmt":"2025-09-09T15:33:42","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=60301"},"modified":"2025-09-10T15:46:15","modified_gmt":"2025-09-10T08:46:15","slug":"kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/","title":{"rendered":"Aktivis ini Soroti Kasus Dugaan Korupsi Miliaran di Banyuasin Belum Ada Kejelasan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin kembali menuai sorotan publik. Sejumlah kasus dugaan korupsi bernilai besar yang ditangani lembaga ini dinilai mandek tanpa kejelasan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aktivis Banyuasin, Sepriadi Pratama, secara tegas menuding Kejari Banyuasin tidak serius mengusut kasus korupsi di tubuh Baznas, PDAM, hingga Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Banyuasin. Ia menilai, meski pemeriksaan sudah berlangsung lama, hingga kini tak ada tanda-tanda penetapan tersangka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSangat lambat! Banyak kasus besar sudah diperiksa tapi tak ada perkembangan. Masyarakat bertanya-tanya, ada apa dengan Kejari Banyuasin?\u201d tegas Sepriadi, Selasa (9\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, lambannya penanganan perkara bisa memicu runtuhnya kepercayaan publik terhadap Kejari. Ia bahkan membandingkan dengan kasus dugaan korupsi di DLH, PUPR, dan Korpri Banyuasin, yang lebih cepat diproses hingga menetapkan tersangka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, Sepriadi menduga ada intervensi politik yang membuat aparat penegak hukum ragu melangkah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya curiga ada tekanan atau ketakutan, mungkin karena kasus ini bersinggungan dengan pejabat berpengaruh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sorotan serupa juga datang dari Ketua Lembaga Tegakan Agenda Reformasi (Tegar) Sumsel, Lukmansyah. Ia menyebut kepercayaan publik terhadap Kejari Banyuasin makin tergerus setelah muncul laporan ke Jamwas Kejagung soal dugaan perbuatan tercela seorang oknum jaksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau jaksanya saja sudah dilaporkan karena perbuatan tercela, bagaimana bisa serius menangani kasus besar?\u201d kata Lukmansyah dengan nada tegas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyinggung dugaan keterlibatan oknum jaksa berinisial HD yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Menurut informasi yang ia terima, ada pihak yang mencoba melindungi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKasus ini akan saya kawal sampai tuntas,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lukmansyah juga mendesak Kejari Banyuasin lebih transparan dalam setiap perkembangan perkara. Publik, katanya, berhak tahu sejauh mana proses hukum berjalan agar kepastian hukum benar-benar ditegakkan.<\/p>\n<p><strong>Kejari Banyuasin Tegaskan Penanganan Kasus Korupsi Sesuai Prosedur<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi tudingan bahwa kejaksaan tidak serius dalam mengusut kasus dugaan\u00a0 korupsi di tubuh Baznas, PDAM, hingga Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Banyuasin<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasi Intelijen Kejari Banyuasin, Jefry, menegaskan bahwa seluruh perkara yang sedang ditangani berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menepis tudingan bahwa kejaksaan berdiam diri atau melakukan praktik tidak sehat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak benar pihak kejari melakukan main mata. Semua proses penyelidikan dan penyidikan kami jalankan sesuai aturan,\u201d tegas Jefry, Rabu (10\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Jefry menjelaskan perkembangan beberapa perkara yang menjadi sorotan. Untuk dugaan penyalahgunaan dana di Baznas Banyuasin, kata dia, pihak terkait telah melakukan klarifikasi dan mengembalikan kerugian negara. \u201cItu terjadi saat jaksa pidsus masih dijabat Hendi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun terkait dugaan korupsi di PDAM Banyuasin, saat ini Kejari masih menunggu hasil perhitungan resmi nilai kerugian negara. Sementara kasus Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sudah masuk tahap klarifikasi dengan memanggil berbagai pihak terkait, termasuk DLH, Disbun, dan koperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Jefry, penanganan perkara korupsi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Setiap tahapan, baik klarifikasi, pemeriksaan saksi, hingga perhitungan kerugian negara, membutuhkan ketelitian agar perkara dapat dibawa ke proses hukum dengan bukti yang kuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tegaskan, Kejari Banyuasin berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus-kasus tersebut sesuai hukum. Tidak ada intervensi, tidak ada kepentingan selain penegakan hukum,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60301\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60301\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin kembali menuai sorotan publik. Sejumlah kasus dugaan korupsi bernilai besar yang ditangani lembaga ini dinilai mandek tanpa kejelasan. Aktivis Banyuasin, Sepriadi Pratama, secara tegas menuding Kejari Banyuasin tidak serius mengusut kasus korupsi di tubuh Baznas, PDAM, hingga Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Banyuasin. Ia menilai, meski pemeriksaan sudah [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60301\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60301\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":60303,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Banyuasin-15.jpg?fit=640%2C440&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aktivis ini Soroti Kasus Dugaan Korupsi Miliaran di Banyuasin Belum Ada Kejelasan - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin kembali menuai sorotan publik. Sejumlah kasus dugaan korupsi bernilai besar yang ditangani lembaga ini dinilai mandek tanpa kejelasan. Aktivis Banyuasin, Sepriadi Pratama, secara tegas menuding Kejari Banyuasin tidak serius mengusut kasus korupsi di tubuh Baznas, PDAM, hingga Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Banyuasin. Ia menilai, meski pemeriksaan sudah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-09T15:33:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-10T08:46:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Banyuasin-15.jpg?fit=640%2C440&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"440\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Banyuasin-15.jpg?fit=640%2C440&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":440},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/\",\"name\":\"Aktivis ini Soroti Kasus Dugaan Korupsi Miliaran di Banyuasin Belum Ada Kejelasan - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-09-09T15:33:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-10T08:46:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":60312,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/","url_meta":{"origin":60301,"position":0},"title":"Aktivis Banyuasin: Pengembalian Kerugian Negara Bukan Alasan Hentikan Perkara Korupsi","date":"10 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Klarifikasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin terkait penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi kembali menuai tanggapan. Aktivis antikorupsi Banyuasin, Sepriadi Pratama, menilai penjelasan pihak Kejaksaan Negeribelum menjawab kekhawatiran publik. Menurut Sepriadi, pengembalian kerugian negara di dalam.kasus Dugaan Korupsi Baznas seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan suatu perkara\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60337,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-baznas-era-hendi-ditutup-publik-pertanyakan-transparansi-rp500-juta\/","url_meta":{"origin":60301,"position":1},"title":"Kasus Baznas Era Hendi Ditutup, Publik Pertanyakan Transparansi Rp500 Juta","date":"16 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN \u2013 Kasus dugaan penyimpangan di tubuh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuasin pada masa kepemimpinan Hendi resmi ditutup. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin melalui Kasi Pidsus Giovani dikantornya Senin (15\/09\/25) menyebut, perkara tersebut selesai setelah adanya pengembalian dana sebesar Rp500 juta. Giovani menjelaskan, pengembalian dana dilakukan saat proses pra-penyelidikan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":61168,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kejari-banyuasin-bantah-isu-ott-tegaskan-pertemuan-hanya-klarifikasi-internal\/","url_meta":{"origin":60301,"position":2},"title":"Kejari Banyuasin Bantah Isu OTT, Tegaskan Pertemuan Hanya Klarifikasi Internal","date":"27 Februari 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kejaksaan Negeri Banyuasin membantah isu dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat ramai diberitakan. Melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Jefri Leo, pihak kejaksaan menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah OTT, melainkan agenda klarifikasi internal. Klarifikasi itu, menurut Jefri Leo, berkaitan dengan persoalan pribadi yang melibatkan anggota Pidsus berinisial\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/02\/kejari.jpg?fit=480%2C323&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60401,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasi-pidsus-giovani-didampingi-kasi-intel-jefri-geledah-dinas-kesehatan-dan-pmi-banyuasin-terkait-dugaan-korupsi\/","url_meta":{"origin":60301,"position":3},"title":"Kasi Pidsus Giovani Didampingi Kasi Intel Jefri Geledah Dinas Kesehatan dan PMI Banyuasin Terkait Dugaan Korupsi","date":"24 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN \u2013 Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin kembali melakukan langkah tegas dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi. Pada Rabu, 24 September 2025, tim penyidik yang dipimpin Kasi Pidsus Giovani bersama Kasi Intel Jefri, Leo Candra S. SH, melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda, yaitu Dinas Kesehatan Banyuasin dan kantor Palang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Kasi-Pidsus-Giovani.jpg?fit=640%2C442&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":18521,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/direktur-rsud-banyuasin-terjerat-kasus-penipuan\/","url_meta":{"origin":60301,"position":4},"title":"Direktur RSUD  Banyuasin Terjerat Kasus Penipuan","date":"16 April 2015","format":false,"excerpt":"BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Banyuasin menegaskan Mantan Direktur RSUD Banyuasin dr Libriansyah bukan tersangka kasus korupsi pembangunan RSUD Banyuasin, namun dia tersangka kasus penipuan yang dilaporkan oleh pihak kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan gedung RSUD Banyuasin tersebut. \"Kalau laporan kasus korupsi yang dilakukan dr Libriansyah belum masuk ke\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":60439,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/k-maki-juga-soroti-transparansi-dana-hibah-pilkada-2023-2024-pertanyakan-kesbangpol-banyuasin\/","url_meta":{"origin":60301,"position":5},"title":"K-MAKI Juga Soroti Transparansi Dana Hibah Pilkada 2023\u20132024: Pertanyakan Kesbangpol Banyuasin","date":"3 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA..CO.ID BANYUASIN\u2013 Isu transparansi dana hibah Pilkada kembali mencuat di Kabupaten Banyuasin. Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumatera Selatan melalui Koordinatornya, Sepriadi Pratama, resmi melayangkan surat klarifikasi kepada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyuasin. Surat bernomor 31\/KOMUNITAS-MAKI\/SUMBAGSEL\/IX\/2025 tersebut mempertanyakan dugaan carut-marut penyaluran dana hibah untuk KPU Banyuasin dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/IMG_20251002_225932.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60301"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60301"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60307,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60301\/revisions\/60307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}