{"id":60312,"date":"2025-09-10T21:28:54","date_gmt":"2025-09-10T14:28:54","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=60312"},"modified":"2025-09-10T22:08:45","modified_gmt":"2025-09-10T15:08:45","slug":"aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/","title":{"rendered":"Aktivis Banyuasin: Pengembalian Kerugian Negara Bukan Alasan Hentikan Perkara Korupsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Klarifikasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin terkait penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi kembali menuai tanggapan. Aktivis antikorupsi Banyuasin, Sepriadi Pratama, menilai penjelasan pihak Kejaksaan Negeribelum menjawab kekhawatiran publik.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Sepriadi, pengembalian kerugian negara di dalam.kasus Dugaan Korupsi Baznas seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan suatu perkara korupsi, Ia mengutip ketentuan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapus pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi,\u201d tegas Sepriadi, Rabu (10\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, dalam praktik peradilan banyak terdakwa kasus korupsi tetap divonis penjara meski sudah mengembalikan kerugian negara. \u201cPengembalian uang hanya bisa dipertimbangkan hakim sebagai faktor yang meringankan, bukan menghapus tindak pidana,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Sepriadi juga menyoroti lambannya proses perhitungan kerugian negara di beberapa kasus, seperti dugaan korupsi di PDAM, Banyuasin maupun program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menuntaskan perkara tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau perhitungan kerugian negara saja berlarut-larut, bagaimana masyarakat bisa percaya dengan komitmen penegakan hukum? Apakah pihak kejaksaan ini tidak ada target kerja?\u201d kata Sepriadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa publik menunggu langkah nyata Kejari Banyuasin dalam membawa perkara ke tahap selanjutnya, bukan sekadar klarifikasi. \u201cKami hanya ingin ada kepastian hukum, agar pemberantasan korupsi di Banyuasin tidak mandek di tengah jalan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya Kasi Intelijen Kejari Banyuasin, Jefry, menyatakan pihaknya memahami sorotan publik, namun memastikan bahwa seluruh proses hukum tidak boleh dipengaruhi opini atau tekanan pihak mana pun. Menurutnya, setiap langkah penyelidikan dan penyidikan harus berdasarkan bukti yang sah serta prosedur yang jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tetap bekerja sesuai SOP. Kritik itu wajar, tapi tidak benar jika dikatakan Kejari tidak serius. Semua perkara masih berjalan,\u201d ungkap Jefry, Rabu\u00a0 (10\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jefry menjelaskan, terkait dugaan penyalahgunaan dana di Baznas Banyuasin, pihak terkait sudah mengembalikan kerugian negara dan proses klarifikasi telah selesai dilakukan. Sementara untuk dugaan korupsi di PDAM Banyuasin, pihak kejaksaan masih menunggu hasil resmi perhitungan kerugian negara. Adapun kasus Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) telah memasuki tahap klarifikasi dengan menghadirkan DLH, Disbun, hingga koperasi terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Berita Sebelumnya <\/strong><a href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\"><strong>Aktivis Banyuasin Soroti Kasus Dugaan Korupsi Milyaran di Banyuasin Belum Ada Kejelasan<\/strong>\u00a0<\/a><\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60312\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60312\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Klarifikasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin terkait penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi kembali menuai tanggapan. Aktivis antikorupsi Banyuasin, Sepriadi Pratama, menilai penjelasan pihak Kejaksaan Negeribelum menjawab kekhawatiran publik. Menurut Sepriadi, pengembalian kerugian negara di dalam.kasus Dugaan Korupsi Baznas seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan suatu perkara korupsi, Ia mengutip ketentuan Pasal [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60312\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60312\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":38,"featured_media":60314,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aktivis Banyuasin: Pengembalian Kerugian Negara Bukan Alasan Hentikan Perkara Korupsi - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Klarifikasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin terkait penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi kembali menuai tanggapan. Aktivis antikorupsi Banyuasin, Sepriadi Pratama, menilai penjelasan pihak Kejaksaan Negeribelum menjawab kekhawatiran publik. Menurut Sepriadi, pengembalian kerugian negara di dalam.kasus Dugaan Korupsi Baznas seharusnya tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan suatu perkara korupsi, Ia mengutip ketentuan Pasal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-10T14:28:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-10T15:08:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"470\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":470},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/\",\"name\":\"Aktivis Banyuasin: Pengembalian Kerugian Negara Bukan Alasan Hentikan Perkara Korupsi - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-09-10T14:28:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-10T15:08:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/aktivis-banyuasin-pengembalian-kerugian-negara-bukan-alasan-hentikan-perkara-korupsi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/5720b406c779c3155a14730d11e35d1d\",\"name\":\"Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bcc8b22298e8955013e8c4d7a6721a93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":60301,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-miliaran-mandek-kejari-banyuasin-diduga-main-mata\/","url_meta":{"origin":60312,"position":0},"title":"Aktivis ini Soroti Kasus Dugaan Korupsi Miliaran di Banyuasin Belum Ada Kejelasan","date":"9 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin kembali menuai sorotan publik. Sejumlah kasus dugaan korupsi bernilai besar yang ditangani lembaga ini dinilai mandek tanpa kejelasan. Aktivis Banyuasin, Sepriadi Pratama, secara tegas menuding Kejari Banyuasin tidak serius mengusut kasus korupsi di tubuh Baznas, PDAM, hingga Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Banyuasin.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/Banyuasin-15.jpg?fit=640%2C440&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":61351,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kejari-banyuasin-tetapkan-kades-sebokor-jadi-tersangka-korupsi-dana-desa-2021-2024-kerugian-negara-rp418-juta\/","url_meta":{"origin":60312,"position":1},"title":"Kejari Banyuasin Tetapkan Kades Sebokor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 2021\u20132024, Kerugian Negara Rp418 Juta","date":"14 Maret 2026","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banyuasin resmi menetapkan Kepala Desa Sebokor, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, berinisial \u201cA\u201d sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 hingga 2024. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/03\/pidsusv.jpg?fit=480%2C293&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59971,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-korupsi-pokir-sumsel-kuaasa-hukum-ari-kerugian-negara-sudah-dikembalikan-mengapa-masih-dipidana\/","url_meta":{"origin":60312,"position":2},"title":"Kasus Korupsi Pokir Sumsel, Kuasa Hukum Ari : Kerugian Negara Sudah Dikembalikan, Mengapa Masih Dipidana?","date":"9 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumatera Selatan tahun anggaran 2023, Rabu (09\/07\/25). Sidang Perkara bernomor 25\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra. menghadirkan 10 orang saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Serta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-1.jpg?fit=640%2C447&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60337,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-baznas-era-hendi-ditutup-publik-pertanyakan-transparansi-rp500-juta\/","url_meta":{"origin":60312,"position":3},"title":"Kasus Baznas Era Hendi Ditutup, Publik Pertanyakan Transparansi Rp500 Juta","date":"16 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN \u2013 Kasus dugaan penyimpangan di tubuh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuasin pada masa kepemimpinan Hendi resmi ditutup. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin melalui Kasi Pidsus Giovani dikantornya Senin (15\/09\/25) menyebut, perkara tersebut selesai setelah adanya pengembalian dana sebesar Rp500 juta. Giovani menjelaskan, pengembalian dana dilakukan saat proses pra-penyelidikan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250910_212715.jpg?fit=640%2C470&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59978,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/korupsi-proyek-pokir-sumsel-kuasa-hukum-terdakwa-pertimbangkan-laporan-ke-polda\/","url_meta":{"origin":60312,"position":4},"title":"Korupsi Proyek Pokir Sumsel: Kuasa Hukum Terdakwa Pertimbangkan Laporan ke Polda","date":"9 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi proyek pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palembang, Rabu, (9\/07\/25). Perkara bernomor 26\/Pid.Sus-TPK\/2025\/PN Plg itu menghadirkan sepuluh saksi, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Banyuasin, Andi Wijaya, dan Kepala Bagian ULP\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/pengacara.jpg?fit=640%2C522&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60592,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/","url_meta":{"origin":60312,"position":5},"title":"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi","date":"30 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60312"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/38"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60312"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60312\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60319,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60312\/revisions\/60319"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}