{"id":60578,"date":"2025-10-22T20:28:11","date_gmt":"2025-10-22T13:28:11","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=60578"},"modified":"2025-10-22T20:29:12","modified_gmt":"2025-10-22T13:29:12","slug":"penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/","title":{"rendered":"Penembakan Tragis di Tanjung Agung Banyuasin: Sopir Angkot Tewas, Polisi Bongkar Motif dan Kepemilikan Senjata Ilegal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Suasana tenang di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III, mendadak berubah mencekam pada Selasa (21\/10\/2025) sore. Seorang sopir angkot tewas bersimbah darah, dan satu rekannya luka tembak setelah diduga ditembak oleh warga setempat menggunakan senjata api rakitan. Polisi bergerak cepat, hanya butuh waktu kurang dari 12 jam untuk mengungkap kasus ini.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban tewas diketahui bernama Oberta Parjiman alias Obi (35), sopir angkutan umum yang sehari-hari melintas di jalur Lintas Palembang\u2013Betung. Rekannya, Dwi Yulianto (27), berhasil selamat meski menderita luka tembak di tangan. Kedua korban disebut sempat terlibat adu mulut dengan tiga pria di SPBU Limau, Kecamatan Sembawa, sebelum insiden berdarah itu terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal Cekcok di SPBU, Berujung Baku Tembak di Jalan Raya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut keterangan polisi, pertikaian bermula sekitar pukul 15.00 WIB ketika korban dan tiga pelaku \u2014 belakangan diketahui bernama Hadi Siswanto (31), Indra Gunawan (35), dan Dwi Seftiadi Permana Sora (23) \u2014 berselisih paham di antrean BBM. Usai cekcok, para pelaku mengikuti mobil angkot korban menggunakan Toyota Innova Reborn warna hitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiba di Jalan Lintas Palembang\u2013Betung KM 41, mobil pelaku memepet kendaraan korban. Tanpa banyak kata, Hadi Siswanto turun dari mobil, menodongkan senjata api rakitan, dan melepaskan tembakan ke arah korban. Tembakan pertama menembus dada Oberta Parjiman, menewaskannya di tempat, sementara Dwi Yulianto terluka dan berhasil melarikan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra mengatakan, ketiga pelaku ditangkap di rumah masing-masing di Desa Regan Agung pada malam hari, tak lama setelah kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami bergerak cepat begitu menerima laporan masyarakat. Ketiganya sudah diamankan, beserta barang bukti satu pucuk senjata api rakitan dan tiga butir peluru,\u201d ujar AKBP Ferly dalam konferensi pers, Rabu (22\/10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi memastikan senjata api milik pribadi Hadi Siswanto itu adalah senjata rakitan ilegal, yang disimpan pelaku di rumah dan digunakan tanpa izin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain jeratan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pelaku juga dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga penembakan ini dilatarbelakangi emosi sesaat dan rasa tersinggung usai percekcokan di SPBU. Tidak ada hubungan bisnis atau dendam lama antara korban dan pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMotif sementara adalah tersinggung karena masalah antrean BBM. Namun kami masih mendalami kemungkinan lain, termasuk pengaruh alkohol atau faktor gengsi di jalan,\u201d tambah Kapolres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini mengguncang warga Desa Regan Agung. Banyak warga mengaku tak menyangka pelaku yang dikenal ramah ternyata menyimpan senjata api rakitan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami kaget, soalnya pelaku sehari-hari biasa saja. Tapi memang dia temperamen kalau di jalan,\u201d kata salah satu warga yang enggan disebut namanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, keluarga korban Oberta Parjiman menuntut hukuman berat bagi para pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cObi kerja cari nafkah, bukan cari ribut. Kami minta polisi tindak tegas,\u201d ujar salah satu kerabat di rumah duka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan grup warga Banyuasin. Banyak pihak menyoroti mudahnya warga mendapatkan senjata api rakitan di daerah pedesaan.Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor bila mengetahui kepemilikan senjata ilegal di lingkungannya.<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60578\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60578\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Suasana tenang di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III, mendadak berubah mencekam pada Selasa (21\/10\/2025) sore. Seorang sopir angkot tewas bersimbah darah, dan satu rekannya luka tembak setelah diduga ditembak oleh warga setempat menggunakan senjata api rakitan. Polisi bergerak cepat, hanya butuh waktu kurang dari 12 jam untuk mengungkap kasus ini. Korban tewas [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60578\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60578\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":193,"featured_media":60580,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Para-Tersangka.jpg?fit=640%2C420&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penembakan Tragis di Tanjung Agung Banyuasin: Sopir Angkot Tewas, Polisi Bongkar Motif dan Kepemilikan Senjata Ilegal - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2014 Suasana tenang di Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III, mendadak berubah mencekam pada Selasa (21\/10\/2025) sore. Seorang sopir angkot tewas bersimbah darah, dan satu rekannya luka tembak setelah diduga ditembak oleh warga setempat menggunakan senjata api rakitan. Polisi bergerak cepat, hanya butuh waktu kurang dari 12 jam untuk mengungkap kasus ini. Korban tewas [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-22T13:28:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-22T13:29:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Para-Tersangka.jpg?fit=640%2C420&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"420\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Para-Tersangka.jpg?fit=640%2C420&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":420},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/\",\"name\":\"Penembakan Tragis di Tanjung Agung Banyuasin: Sopir Angkot Tewas, Polisi Bongkar Motif dan Kepemilikan Senjata Ilegal - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-10-22T13:28:11+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-22T13:29:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6e9a93bbbd2cdfc8ba20039d3106329d\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/penembakan-tragis-di-tanjung-agung-banyuasin-sopir-angkot-tewas-polisi-bongkar-motif-dan-kepemilikan-senjata-ilegal\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/6e9a93bbbd2cdfc8ba20039d3106329d\",\"name\":\"Diding Karnadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0293cd60aa4e994e6ec91e69973dd6c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Diding Karnadi\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":20017,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/spesialias-rampok-toko-emas-lintas-provinsi-tewas-ditembak\/","url_meta":{"origin":60578,"position":0},"title":"Spesialias Rampok Toko Emas Lintas Provinsi Tewas Ditembak","date":"30 Juni 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Setelah dua tahun buron, Wak Nadi (48), perampok toko emas dan bank lintas provinsi, tewas ditembak polisi. Sebelum tewas, pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah petugas sambil melompat ke sungai yang ada di bawah rumahnya. Sebanyak sepuluh petugas dari Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel mendatangi rumah pelaku di Desa Awal\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/06\/Gelar.jpg?fit=620%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":21452,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/irin-boy-tewas-dengan-luka-tembak-di-dada\/","url_meta":{"origin":60578,"position":1},"title":"Irin Boy Tewas Dengan Luka Tembak di Dada","date":"14 Oktober 2015","format":false,"excerpt":"LUBUKLINGGAU, Buanaindonesia.com - Sobirin alias Irin Boy (53) warga Perumnas Lestari Blok 9 RT 07 Kelurahan Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (14\/10\/15) sekitar pukul 08.00 didapati sudah tewas bersimbah darah di ruang tamu rumahnya. Kejadian ini pertamakali diketahui oleh anak korban Irma (16) yang berada di luar rumah. Diceritakannya,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2015\/10\/irin-boy-setelah-ditembak.jpg?fit=640%2C350&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":30432,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/honda-city-di-berondong-peluru-satu-penumpang-tewas-lima-luka-luka\/","url_meta":{"origin":60578,"position":2},"title":"Honda City Diberondong Peluru, Satu Penumpang Tewas, Lima Luka-luka","date":"18 April 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL -\u00a0Naas, entah apa penyebabnya, mobil jenis Honda City dengan nopol BG 1488 ON ditembaki oleh anggota kepolisian lantaran menerobos razia. Kejadian tersebut sempat membuat heboh warga jalan HM Soeharto, dekat bank Mandiri Simpang Periuk. Selasa (18\/4\/2017) sekitar pukul 11.30 WIB. Berdasarkan informasi ditempat kejadian, mobil tersebut diketahui dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Lubuk Linggau&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/04\/berondong-peluru.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":31553,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/begal-sadis-tewas-dipelor-usai-baku-tembak-dengan-polisi\/","url_meta":{"origin":60578,"position":3},"title":"Begal Sadis Tewas Dipelor Usai Baku Tembak Dengan Polisi","date":"19 Juni 2017","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS - Berakhir sudah sepak terjang Herli Sugara (32) warga Dusun 2 Desa Remayu Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura, dalam aksi begal sadis di wilayah hukum Polres Mura. Setelah berhasil dilumpuhkan oleh tim satreskrim Polres Mura dalam aksi baku tembak dengan tersangka. Minggu (18\/6\/2017) pukul 22.00 WIB di\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Musirawas&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2017\/06\/Senjatq-rakitan-pelaku.jpg?fit=640%2C340&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1465,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/cekcok-mulut-kontraktor-tewas-di-tembak\/","url_meta":{"origin":60578,"position":4},"title":"Cekcok Mulut, Kontraktor Tewas di Tembak","date":"5 Januari 2016","format":false,"excerpt":"MUARA ENIM, Buanaindonesia.com-\u00a0Peristiwa menggemparkan terjadi di RT 04, RW 03, Kelurahan Pasar III, Muara Enim, Selasa (5\/1\/2016) sekitar pukul 08.45 Wib. Seorang kontraktor bernama Wijaya Kusuma (46), warga Jalan Ir H Sutami Kelurahan Pasar I, Muara Enim, tewas ditembak oleh orang tak dikenal setelah sebelumnya antara korban dengan pelaku sempat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Ragam peristiwa&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/01\/Penembakan-2.jpg?fit=640%2C322&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":42189,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/petani-temukan-mayat-penuh-luka-di-rantau-bayur\/","url_meta":{"origin":60578,"position":5},"title":"Petani Temukan Mayat Penuh Luka Di Rantau Bayur","date":"20 Agustus 2019","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA, BANYUASIN \u2013 Warga Dusun IV. Rantau Bayur, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, dibuat geger atas penemuan sesosok mayat yang dipenuhi dengan luka bacok.di bagian kepala dan luka di bagian perut yang diduga bekas tembakan senjata api (Senpi)\u00a0 Selasa (20\/8\/2019), sekitar pukul 13.30 WIB. Dari keterangan Plt Kades Rantau Bayur,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2019\/08\/Bani-saat-dilakukan-perawatan-di-RSUD-Seterio-sebelum-hendak-di-kebumikan.jpg?fit=640%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60578"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/193"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60578"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60581,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60578\/revisions\/60581"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}