{"id":60592,"date":"2025-10-30T14:01:25","date_gmt":"2025-10-30T07:01:25","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=60592"},"modified":"2025-10-30T14:01:25","modified_gmt":"2025-10-30T07:01:25","slug":"sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/","title":{"rendered":"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025).<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya diduga terlibat dalam penyalahgunaan kewenangan terkait kerja sama proyek Pasar Cinde antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan PT Magna Beatum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jaksa Bacakan Dakwaan: Negara Rugi Rp137,7 Miliar. Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel membacakan surat dakwaan yang menyoroti penyimpangan dalam skema kerja sama Bangun Guna Serah (BGS) antara Pemprov Sumsel dan PT Magna Beatum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut jaksa, perjanjian kerja sama itu tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga proyek strategis tersebut mangkrak dan tidak selesai sesuai target.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHingga batas waktu penyelesaian pada 20 Februari 2021, progres pembangunan baru mencapai 16,67 persen. Akibatnya, kontrak proyek diputus melalui surat Nomor 511.2\/0520\/BPKAD\/2022 tertanggal 25 Februari 2022,\u201d ujar jaksa di hadapan majelis hakim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil penyelidikan, perbuatan para terdakwa menguntungkan PT Magna Beatum sebesar Rp42,5 miliar dan menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp137,7 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lokasi dan Pasal yang Dikenakan JPU menyebut tindak pidana tersebut dilakukan di sejumlah tempat, antara lain:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kantor Dinas PU Cipta Karya Sumsel,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kawasan Pasar Cinde Palembang,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kantor PT Magna Beatum di Palembang dan Jakarta,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 dan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiga Terdakwa Tak Ajukan Eksepsi, Alex Noerdin Ajukan Keberatan<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah pembacaan dakwaan, majelis hakim memberi kesempatan kepada para terdakwa untuk menanggapi.<br \/>\nTiga terdakwa \u2014 Harnojoyo, Raimar Yousnaidi, dan Eddy Hermanto \u2014 memilih tidak mengajukan eksepsi dan meminta sidang dilanjutkan ke tahap pemeriksaan saksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tidak mengajukan eksepsi, Yang Mulia. Namun mohon diberikan salinan berkas perkara,\u201d ujar tim penasihat hukum Harnojoyo di ruang sidang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan tiga rekannya, terdakwa Alex Noerdin melalui kuasa hukumnya menyatakan akan mengajukan eksepsi (nota keberatan). Sidang lanjutan untuk mendengarkan pembacaan eksepsi dijadwalkan pada Senin, 17 November 2025 mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sidang Dilanjutkan 17 November 2025<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majelis hakim kemudian menutup persidangan dengan penetapan jadwal sidang lanjutan.<br \/>\nAgenda berikutnya akan diisi dengan pembacaan eksepsi dari pihak Alex Noerdin, yang disebut sebagai salah satu terdakwa utama dalam perkara dugaan korupsi megaproyek Pasar Cinde tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi sorotan publik karena proyek Pasar Cinde yang digadang-gadang sebagai pusat perdagangan modern tak kunjung selesai dan justru menimbulkan kerugian negara ratusan miliar rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penukis: Henri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor: Diding Karnadi<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60592\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60592\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya diduga terlibat dalam penyalahgunaan kewenangan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60592\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60592\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":60594,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG \u2013 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Cinde, Kamis (30\/10\/2025). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Fauzi Isra, SH, MH ini menghadirkan empat terdakwa: H. Alex Noerdin, H. Harnojoyo, Eddy Hermanto, dan Raimar Yousnaidi. Keempatnya diduga terlibat dalam penyalahgunaan kewenangan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-30T07:01:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"360\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@buanaindonesia1\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/Sidang-Alexnoerdin.jpg?fit=640%2C360&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":360},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/\",\"name\":\"Sidang Kasus Korupsi Pasar Cinde: Jaksa Bacakan Dakwaan, Alex Noerdin Ajukan Eksepsi - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-10-30T07:01:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-30T07:01:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/sidang-kasus-korupsi-pasar-cinde-jaksa-bacakan-dakwaan-alex-noerdin-ajukan-eksepsi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/559ca6059752d07b19bcc0d170a8e69f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\",\"https:\/\/twitter.com\/@buanaindonesia1\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":22854,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dugaan-korupsi-proyek-pnpm-lubuk-linggau-utara-senilai-rp-15-disidangkan\/","url_meta":{"origin":60592,"position":0},"title":"Dugaan Korupsi Proyek PNPM Lubuk Linggau Utara, \u00a0Senilai Rp 1,5 Disidangkan","date":"2 Februari 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Hari ini, Selasa 2 Februari 2016,\u00a0 \u00a0Sidang dugaaan tidak korupsi Dana proyek Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sebesar Rp 1,5 miliar tahun anggaran 2015 di Lubuk Linggau Utara di sidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang Dalam sidangkali ini, Jaksa penuntut umum (JPU), membacakan dakwaan keempat terdakwa, Eman,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/02\/PH-2.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59394,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/eks-kadis-pupr-banyuasin-ardi-arfani-disebut-sebut-dalam-dakwaan-jaksa-penuntut-umum-ini-perannya\/","url_meta":{"origin":60592,"position":1},"title":"Eks Kadis PUPR Banyuasin Ardi Arfani Disebut-sebut Dalam Dakwaan Jaksa Penuntut Umum ini Perannya","date":"27 Mei 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Nama mantan Kepala Dinas PUPR Banyuasin, Ir. Ardi Arfani, ST., MM., disebut dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek aspirasi masyarakat (pokir) tahun 2023. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Ardi Arfani disebut memerintahkan bawahannya, Apriansyah, ST., MM., untuk menemui orang kepercayaan mantan Ketua DPRD Sumsel, RA\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Banyuasin&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/05\/Sidang-Perdana.jpg?fit=640%2C345&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60175,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/air-mata-di-balik-pledoi-apriansyah-minta-keadilan-di-sidang-korupsi-pokir\/","url_meta":{"origin":60592,"position":2},"title":"Harapan di Balik Pledoi: Apriansyah Minta Keadilan di Sidang Korupsi Pokir","date":"20 Agustus 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Ruang sidang Pengadilan Negeri Palembang siang itu 20 Agustus 2025 terasa sunyi ketika Ir. Apriansyah, ST, MM, duduk di kursi terdakwa. Dengan suara bergetar, mantan Sekretaris Dinas PUPR Banyuasin ini membacakan pledoi pribadinya dalam perkara dugaan korupsi pokok pikiran (pokir) DPRD Sumsel yang menyeret sejumlah pejabat daerah. Dalam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/08\/Palembang-kasus-Pokir-dewan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":60350,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/kasus-dana-pokir-dprd-sumsel-hakim-jatuhkan-vonis-2-tahun-jaksa-masih-pikir-pikir\/","url_meta":{"origin":60592,"position":3},"title":"Kasus Dana Pokir DPRD Sumsel: Hakim Jatuhkan Vonis 2 Tahun, Jaksa Masih Pikir-Pikir","date":"17 September 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG \u2013 Drama persidangan kasus korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan berakhir lebih cepat dari perkiraan. Tiga terdakwa yang duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (17\/09\/2025), serentak menyatakan menerima vonis majelis hakim: 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta kepada masing-masing. Dalam putusan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/09\/IMG_20250917_135430.jpg?fit=640%2C369&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59807,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/terdakwa-ari-bantah-minta-fee-proyek-pokir-dprd-sumsel\/","url_meta":{"origin":60592,"position":4},"title":"Terdakwa Ari Bantah Minta Fee Proyek Pokir DPRD Sumsel","date":"2 Juli 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG - Sidang lanjutan kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Pokok Pikiran (Pokir)\u00a0 Manta Ketua Dewan Anita Noeringhati yang digelar di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu, 2 Juli 2025, Terdakwa Ari Membantah bahwa dirinya telah meminta fee. Dimuka persidangan Ari menegaskan tidak pernah meminta komitmen fee dalam bentuk apa pun dari\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/07\/Sidang-lanjutan.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":59486,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/jpu-minta-hakim-tolak-eksepsi-terdakwa-amr\/","url_meta":{"origin":60592,"position":5},"title":"JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa AMR","date":"11 Juni 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Sidang perkara dugaan korupsi proyek Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2023 kini memasuki tahap pembacaan jawaban terhadap Eksepsi terdakwa AMR melalui tim penasihat hukumnya. Rabu (11\/6\/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Giovani dalam jawabannya menegaskan bahwa seluruh keberatan yang disampaikan oleh terdakwa AMR melalui tim\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"Sidang Tindak Pidana Korupsi dana Pokir Dewan","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/06\/Screenshot_2025_0611_162302.jpg?fit=513%2C459&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60592"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60592"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60596,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60592\/revisions\/60596"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60594"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}