{"id":60639,"date":"2025-11-06T14:51:44","date_gmt":"2025-11-06T07:51:44","guid":{"rendered":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?p=60639"},"modified":"2025-11-06T14:51:44","modified_gmt":"2025-11-06T07:51:44","slug":"dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/","title":{"rendered":"Dana Hibah di Muba Rp1,1 Miliar Belum Jelas, Laporan Pertanggungjawaban Diduga Menguap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA\u2013 Pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2024 mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Temuan ini menyoroti lemahnya sistem pertanggungjawaban dan pengawasan terhadap penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dana hibah yang semestinya digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan itu sebagian besar belum memiliki laporan penggunaan dana yang lengkap dan sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil pemeriksaan, sejumlah penerima hibah belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban sesuai batas waktu yang ditentukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian laporan baru diserahkan setelah adanya pemeriksaan lapangan, sementara lainnya hingga kini belum memberikan laporan sama sekali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total nilai dana yang belum dapat dipertanggungjawabkan diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari hasil penelusuran dokumen, penerima hibah yang belum menyerahkan laporan di antaranya:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panitia Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Desa Ulak Embacang (Rp100 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masjid Al-Mukhlisin Desa Tanjung Agung Selatan (Rp75 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yayasan Nurul Huda Kecamatan Babat Toman (Rp50 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masjid Darussalam Kelurahan Soak Baru (Rp100 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yayasan Al-Falah Kecamatan Sungai Lilin (Rp75 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yayasan Pendidikan Islam Al-Irsyad Keluang (Rp50 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yayasan Nurul Yaqin Desa Lumpatan (Rp50 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Organisasi Pemuda Muslim Muba (Rp40 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Majelis Taklim Nurul Hidayah Sekayu (Rp25 juta)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Musala Al-Hidayah Desa Epil (Rp25 juta).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Total dari contoh penerima tersebut mencapai sekitar Rp590 juta, dan seluruhnya belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban yang memenuhi ketentuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam laporan hasil pemeriksaan disebutkan bahwa sebagian lembaga penerima bahkan tidak dapat dibuktikan keberadaannya secara aktif, sementara alamatnya tidak sesuai dengan dokumen permohonan hibah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenetapan penerima hibah belum sepenuhnya melalui mekanisme verifikasi dan klarifikasi terhadap keberadaan lembaga penerima,\u201d tulis laporan hasil pemeriksaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain lemahnya proses verifikasi, ditemukan pula penyaluran hibah tanpa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari uji petik dokumen, sebagian NPHD tidak memuat rincian kegiatan, nilai penggunaan dana, batas waktu pelaksanaan, maupun mekanisme pelaporan. Bahkan, terdapat lembaga yang menerima hibah lebih dari satu kali dalam tahun anggaran yang sama melalui program berbeda namun dari sumber anggaran serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Minimnya pengawasan juga menjadi sorotan. Setelah dana dicairkan, tidak ada mekanisme pemantauan atau kunjungan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara laporan kegiatan dan pelaksanaan di lapangan. Akibatnya, beberapa penerima hibah melaporkan kegiatan yang diduga tidak pernah dilaksanakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKetidaklengkapan laporan pertanggungjawaban dan tidak adanya verifikasi lapangan menyebabkan penggunaan dana hibah tidak dapat diyakini kebenarannya,\u201d demikian salah satu catatan pemeriksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kabag Kesra Setda Muba tahun 2024 Opi Palopi saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMusyawarahkan dengan Kabag Kesra sekarang,\u201d ujarnya singkat saat dimintai tanggapan. (Tam)<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60639\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60639\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA\u2013 Pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2024 mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah. Temuan ini menyoroti lemahnya sistem pertanggungjawaban dan pengawasan terhadap penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD. Dana hibah yang semestinya digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan [&hellip;]<\/p>\n<div class=\"sharedaddy sd-sharing-enabled\"><div class=\"robots-nocontent sd-block sd-social sd-social-icon-text sd-sharing\"><h3 class=\"sd-title\">Bagikan ini:<\/h3><div class=\"sd-content\"><ul><li class=\"share-twitter\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-twitter-60639\" class=\"share-twitter sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/?share=twitter\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk berbagi pada Twitter\"><span>Twitter<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-facebook\"><a rel=\"nofollow noopener noreferrer\" data-shared=\"sharing-facebook-60639\" class=\"share-facebook sd-button share-icon\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/?share=facebook\" target=\"_blank\" title=\"Klik untuk membagikan di Facebook\"><span>Facebook<\/span><\/a><\/li><li class=\"share-end\"><\/li><\/ul><\/div><\/div><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":60640,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"spay_email":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true},"categories":[1],"tags":[2060,2056,2059,2057,2054,2055,2053,2058,2049],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/11\/Kantor-Pemkab-Muba.jpg?fit=640%2C424&ssl=1","jetpack_publicize_connections":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dana Hibah di Muba Rp1,1 Miliar Belum Jelas, Laporan Pertanggungjawaban Diduga Menguap - BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA\u2013 Pemeriksaan terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun anggaran 2024 mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah. Temuan ini menyoroti lemahnya sistem pertanggungjawaban dan pengawasan terhadap penyaluran bantuan yang bersumber dari APBD. Dana hibah yang semestinya digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BUANASUMSEL.COM\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-06T07:51:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/11\/Kantor-Pemkab-Muba.jpg?fit=640%2C424&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"424\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@buanaindonesia1\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/\",\"name\":\"BUANASUMSEL.COM\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/11\/Kantor-Pemkab-Muba.jpg?fit=640%2C424&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":424,\"caption\":\"Kantor Pemkab Muba (poto net)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/\",\"name\":\"Dana Hibah di Muba Rp1,1 Miliar Belum Jelas, Laporan Pertanggungjawaban Diduga Menguap - BUANASUMSEL.COM\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-11-06T07:51:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-06T07:51:44+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-di-muba-rp11-miliar-belum-jelas-laporan-pertanggungjawaban-diduga-menguap\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#\/schema\/person\/b47d524271d13d828655611e946d574b\",\"name\":\"Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/559ca6059752d07b19bcc0d170a8e69f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/m.facebook.com\/pers.bi\/?ref=bookmarks\",\"https:\/\/twitter.com\/@buanaindonesia1\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":60434,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/k-maki-sumsel-desak-sekda-banyuasin-transparan-soal-dana-hibah-rp153-miliar\/","url_meta":{"origin":60639,"position":0},"title":"K-MAKI Sumsel Desak Sekda Banyuasin Transparan Soal Dana Hibah Rp153 Miliar","date":"3 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN\u2013 Polemik pengelolaan dana hibah di Kabupaten Banyuasin kembali mencuat. Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel melayangkan surat resmi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin terkait dugaan ketidakterbukaan dalam penyaluran hibah tahun anggaran 2024. Surat yang dikirim langsung oleh Koordinator Daerah K-MAKI Sumsel, Sepriadi Pratama, menyoroti alokasi dana hibah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/IMG_20251002_225932.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":17740,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/romli-tinggal-20-lsm-lagi-lsm-di-sumsel-yang-belum-melaporkan-lpj-dana-hibah\/","url_meta":{"origin":60639,"position":1},"title":"Romli : 20 LSM di Sumsel  Belum melaporkan LPJ Dana Hibah","date":"2 April 2015","format":false,"excerpt":"PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Setelah lima kali disurati, sebanyak 20 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga kini belum juga membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan dana bantuan hibah dari Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun anggaran 2013. \"Dari 62 LSM, tinggal 23 yang belum menyampaikan. Ada tiga yang meninggal. Jadi tinggal 20 lagi. Sudah\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"","width":0,"height":0},"classes":[]},{"id":60439,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/k-maki-juga-soroti-transparansi-dana-hibah-pilkada-2023-2024-pertanyakan-kesbangpol-banyuasin\/","url_meta":{"origin":60639,"position":2},"title":"K-MAKI Juga Soroti Transparansi Dana Hibah Pilkada 2023\u20132024: Pertanyakan Kesbangpol Banyuasin","date":"3 Oktober 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA..CO.ID BANYUASIN\u2013 Isu transparansi dana hibah Pilkada kembali mencuat di Kabupaten Banyuasin. Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumatera Selatan melalui Koordinatornya, Sepriadi Pratama, resmi melayangkan surat klarifikasi kepada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyuasin. Surat bernomor 31\/KOMUNITAS-MAKI\/SUMBAGSEL\/IX\/2025 tersebut mempertanyakan dugaan carut-marut penyaluran dana hibah untuk KPU Banyuasin dan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/10\/IMG_20251002_225932.jpg?fit=640%2C480&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":56651,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dana-hibah-15-m-untuk-ponpes-dipertanyakan\/","url_meta":{"origin":60639,"position":3},"title":"Dana Hibah 15 M Untuk Ponpes Dipertanyakan","date":"29 November 2023","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.OD MUBA- Ketua Yayasan Ponpes Alqomar Aripan Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), KH Ali Imran mempertanyakan Dana Hibah 15 Milyar yang digelontorkan Pemkab Musi Banyuasin melalui Bagian Keras untuk Ponpes se-kabupaten Musi Banyuasin. \"Ya penggelontoran dana Hibah sebesar 15 Milyar itu patut dipertayakan..mengingat, penggelotoran\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Muba&quot;","img":{"alt_text":"Pimpinan ponpes","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2023\/11\/KH-Ali.jpg?fit=640%2C732&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":23335,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/23-lsm-di-palembang-di-periksa-kejagung-ri-di-kejati-sumsel\/","url_meta":{"origin":60639,"position":4},"title":"23 LSM di Palembang di \u00a0Periksa Kejagung RI di Kejati Sumsel","date":"2 Maret 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com \u2013Rabu 2 Maret 2016\u00a0 di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel). Tim penyidik \u00a0Kejaksaan Agung RI dijadwalkan akan memeriksa 23 LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Palembang, \u00a02 Notaris dan 7 anggota dewan yang belum diperiksa dihari pertama pemeriksaan. Perlu diketahui jumlah anggota DPRD Sumsel berjumlah 75 orang. Yang\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Hukum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/Haryono.jpg?fit=720%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":24083,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/dpw-bkrmi-sumsel-minta-hibah-rp85-m-dikabulkan-100-persen-dikembalikan-rp27m\/","url_meta":{"origin":60639,"position":5},"title":"DPW BKRMI Sumsel Minta Hibah Rp8,5M Dikabulkan 100 Persen, Dikembalikan Rp2,7M","date":"5 Agustus 2016","format":false,"excerpt":"PALEMBANG, Buanaindonesia.com \u2013Jumat 5 Agustus 2016 di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel). Haryono, Ketua Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel, Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang Ketua Tim penyidik menjelaskan agenda pemeriksaan \u201cKalau hari ini, memeriksa rombongan ketua Forum Masjid, Ketua Forum\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2016\/03\/Haryono.jpg?fit=720%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60639"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60639"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60641,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60639\/revisions\/60641"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/sumsel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}